26.2 C
Sukoharjo
Tuesday, July 16, 2024

Bupati Dampingi Menteri Pertanian Panen Raya Padi di Desa Tegalsari, Weru

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, mendampingi Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo melakukan panen raya padi di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Selasa (12/10/2021). Terlihat hadir dalam acara tersebut anggota DPR RI, Eva Yuliana dan Luluk Nur Hamidah. Selain itu, pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan juga Wakil Bupati, Agus Santosa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati bersama Mentan melakukan panen raya padi jenis Inpari 32 di lahan IP 400 yang merupakan lahan tanam dan panen empat kali setahun. Kabupaten Sukoharjo sendiri merupakan salah satu daerah di Indonesia yang menjadi percontohan pengembangan program IP 400 dari Kementerian Pertanian.

“Kalau bisa panen empat kali setahun, kenapa hanya dua atau tiga kali panen dalam setahun. Kabupaten Sukoharjo sudah membuktikan bisa melakukan tanam dan panen empat kali setahun dan hasilnya bisa 9 ton per hektar,” kata Mentan.

Menurutnya, untuk bisa empat kali tanam dan panen dalam setahun harus dilakukan intervensi, mekanisasi, korporasi pertanian, menyusun kelembagaan, dan merencanakan dari hulu hingga pasca panen. Sesuai instruksi presiden, ujar Mentan, beberapa lahan konsentrasi diatas 5 ribu hektar salah satu “rice mill unit” (RMU) harus dinaikkan. Salah satu RMU akan dinaikkan kelasnya untuk bisa melakukan persiapan ekspor pada saatnya.

“Target untuk Kabupaten Sukoharjo 5.000 hektar lahan yang akan melakukan IP 400, jadi ada perluasan lahan karena saat ini belum 5.000 hektar,” tambah Mentan.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyampaikan bahwa program IP 400 sangat disambut baik oleh petani di Kabupaten Sukoharjo. Bahkan, petani sanggup melaksanakan perluasan areal lahan IP 400 hingga 5.000 hektar jika tersedia sumber airnya.

Selama ini, lanjut Etik, Pemkab Sukoharjo sudah memberikan dukungan dengan pengembangan sumber air baru berupa pembangunan sumur dalam, irigasi perpipaan, dan pembangunan embung dalam rangka mendukung keberhasilan IP 400.

“Namun, karena ada agenda rutin penutupan saluran air Dam Colo setiap 1 Oktober hingga 30 Oktober, membuat Pemkab harus ekstra cermat dalam pembagian airnya,” ujar Etik.

Etik juga berharap pada Menteri Pertanian agar program IP 400 bisa berhasil disediakan benih super genjah untuk tiga musim tanam. Jika benih super genjah tersedia, diharapkan dapat diwujudkan tanam dan panen padi empat kali dalam satu tahun.

“Hasil panen dalam program IP 400 sangat bagus karena tiap hektar rata-rata menghasilkan 9 ton. Selama ini, untuk lahan IP 400 sendiri diatur masa tanam dan juga jenis varietas padi yang ditanam,” ujar Bupati. (*)

Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terbaru