SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani meluncurkan Program Z-MART dari Baznas. Peluncuran dilakukan di Desa Toriyo, Kecamatan bendosari, Kamis (12/3/2026).

Bupati mengatakan, Z-mart merupakan inovasi strategis dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukoharjo. Kehadiran Z-Mart diharapkan mampu menjadi salah satu solusi inovatif dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang lebih modern, efisien, dan akuntabel.

“Selain itu, keberadaan Z-Mart menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses yang lebih luas terhadap produk kebutuhan pokok yang berkualitas, dengan harga yang bersaing dan terjangkau,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran pengurus dan staf Baznas Sukoharjo atas kerja keras, inovasi, serta komitmen yang luar biasa dalam mengembangkan program ini. Menurutnya, upaya tersebut merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Baznas dalam meningkatkan peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan pilar utama dalam pembangunan ekonomi masyarakat berbasis keadilan dan kesejahteraan.

“Saya juga mengingatkan bahwa keberhasilan pelaksanaan Z-Mart ini tidak lepas dari dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Sukoharjo agar memanfaatkan keberadaan Z-Mart sebagai salah satu sarana untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sekaligus menunaikan zakat dan sedekah secara aman, nyaman, dan transparan,” papar Bupati.

Bupati juga mengatakan, dalam konteks pembangunan sosial ekonomi, keberadaan Z-Mart memiliki peranan strategis dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya mereka yang berada di garis kemiskinan dan membutuhkan. Melalui program ini, diharapkan zakat yang terkumpul dapat dioptimalisasi penggunaannya untuk program-program pemberdayaan, seperti pelatihan kewirausahaan, pemberian modal usaha, serta pembangunan fasilitas umum yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Selain itu, saya juga ingin mengingatkan tentang pentingnya menjaga kepercayaan dan integritas dalam pengelolaan zakat. Transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme harus senantiasa menjadi prinsip utama dalam pengoperasian Z-Mart,” pesan Bupati.

“Hal ini penting agar kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat tetap terjaga dan kebermanfaatan zakat dapat dirasakan secara maksimal oleh penerima manfaat,” tambahnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here