SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menyalurkan bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di lima kecamatan dengan total 19 penerima, Rabu (26/11/2025).

Bantuan sendiri disalurkan di Kecamatan Sukoharjo satu penerima, Kecamatan Weru untuk delapan penerima, Kecamatan Bulu empat penerima, dan Kecamatan Bendosari satu penerima, dan Kecamatan Nguter dua penerima.

Nilai bantuan yang disalurkan bervariasi tergantung dari kondisi rumah saat dilakukan survei oleh Baznas. Bantuan yang disalurkan kali ini paling rendah Rp5 juta (renovasi) dan paling tinggi Rp20 juta (rehab). Total bantuan yang diserahkan Rp223 juta.

“Saya harap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik untuk memperbiki rumah sehingga nantinya memiliki rumah yang layak huni. Nanti hasil rehab rumahnya dilaporkan melalui desa/kelurahan masing-masing,” ujar Bupati.

Menurutnya, selama ini ada permohonan bantuan yang masuk ke Bupati melalui desa dan kecamatan yang kemudian diteruskan ke Baznas.

“Jadi, sebelum bantuan diberikan, terlebih dahulu Baznas melakukan survei ke lokasi untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran,” ujarnya.

“Selama ini saya memang sengaja datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi rumah yang mendapat bantuan. Dari pantauan ini sekaligus untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” sambung Bupati.

Sedangkan Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, membenarkan sebelumnya Baznas telah mernunkan tim survei sebelum bantuan diberikan. Menurutnya, survei dilakukan untuk memastikan kondisi calon penerima benar-benar memenuhi syarat sebagai penerima bantuan rehab RTLH.

“Soal nilai bantuan yang berbeda, memang hal itu ditentukan berdasarkan survei di lapangan. Tergantung kondisi rumah masing-masing,” ujar Sardiyono. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here