SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri acara khitanan massal yang digelar oleh Baznas, Sabtu (13/7/2024). Khitan massal tersebut diikuti 262 anak dan dilaksanakan di Kantor Dinas Kesehatan. Acara tersebut juga dihadiri Wakil Ketua DPRD, Eko Sapto Purnomo.

Dalam kesempatan itu Bupati menyampaikan jika khitan adalah salah satu bagian dari syariat agama dan wajib hukumnya bagi anak laki-laki. Dari pandangan agama, fungsi dari khitan adalah mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syarat sahnya ibadah.

Sedangkan secara medis, khitan mempunyai faedah yang sangat penting, yakni untuk membuang bagian anggota tubuh yang menjadi persembunyian kotoran, virus, bakteri, dan lainnya yang dapat membahayakan kesehatan.

“Untuk itu, saya mengapresiasi Baznas Sukoharjo atas terselenggaranya khitan massal ini dan semoga kegiatan ini dapar terus dijadikan agenda rutin tahunan,” kata Bupati.

Bupati juga mengatakan, dengan khitan massal masyarakat mendapatkan manfaat ganda, yakni bermanfaat untuk mendidik anak-anak untuk berperilaku hidup bersih dan sehat dan juga merupakan bagian dari pemanfaatan bantuan dana zakat atau infaq yang dikelola Baznas dengan cara kreatif.

“Yang kedua, kegiatan khitanan massal yang diselenggarakan oleh Baznas ini merupakan bagian dari bantuan dan pentasyarufan dana zakat atau infaq dari mustahiq dengan cara-cara yang kreatif.

Sedangkan Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, mengatakan khitanan massal sudah menjadi agenda rutin tiap tahun Baznas Sukoharjo dimana tahun ini diikuti 262 anak.
Sardiyono melanjutkan, setiap anak peserta khitan massal tersebut mendapat paket bantuan dari Baznas. Setiap anak mendapat paket berupa sarung, baju koko, kopiah, tas, paket alat tulis, dan uang saku Rp200 ribu serta suvenir.

“Khitan massal ini dilakukanoleh 26 tim dimana setiap tim terdiri dari satu dokter dan dua parameis dari 12 Puskesmas, 10 rumah sakit, dan empat organisasi profesi,” ujarnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here