26.2 C
Sukoharjo
Tuesday, July 16, 2024

Buka Kegiatan Rembug Stunting, Bupati Berkomitmen Cegah Kasus Stunting di Sukoharjo

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, membuka acara Rembug Stunting di Auditorium Gedung Menara Wijaya Lantai 10, Kamis (25/11/2021). Dalam kesempatan tersebut Bupati menyatakan komitmennya untuk mencegah kasus stunting di Kabupaten Sukoharjo. Hal itu dilakukan dengan melakukan penandatanganan bersama komitmen pencegahan stunting.

“Dengan kegiatan ini saya harap tercipta komitmen tinggi dari seluruh pihak terkait dalam menanggulangi permasalahan stunting secara bersama serta program yang direncanakan dapat terealisasi dengan baik,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, persoalan stunting sendiri, lanjut Bupati, telah menjadi agenda pembangunan nasional, dan Kabupaten Sukoharjo menjadi salah satu kabupaten prioritas perluasan lokus stunting, yakni 31 kabupaten/kota dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Stunting sendiri tidak hanya mengenai pertumbuhan anak yang terhambat, namun juga berkaitan dengan perkembangan otak yang kurang maksimal, dan memiliki dampak jangka pendek sekaligus jangka panjang. Untuk dampak jangka pendek, yakni terhambatnya perkembangan, penurunan fungsi kognitif (kecerdasan), IQ rendah, penurunan fungsi kekebalan tubuh, dan gangguan sistem pembakaran serta berisiko terjadinya kematian pada masa balita.

Sedangkan untuk dampak jangka panjang, yakni anak yang stunting berisiko mengalami kegemukan pada usia dewasa sehingga rentan terhadap serangan penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, hipertensi ataupun diabetes.

Dalam rangka pelaksanaan penanggulangan stunting tersebut, Bupati mengajak pada seluruh jajaran pemerintah daerah, pihak terkait bersama masyaraat melakukan upaya pencegahan stunting dengan sasaran di 1.000 hari pertama kelahiran, sehingga perhatian ibu hamil dan balita dibawah dua tahun perlu diupayakan dengan maksimal.

“Selain itu, pencegahan stunting juga dengan memfasilitasi penanggulangan stunting dengan mengalokasikan anggaran dalam APBD, dana desa/kelurahan, serta memanfaatkan sumber dana lain untuk pencegahan,” tambahnya. (*)

Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terbaru