SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri dan membuka Peringatan Hari Anak Nasional Ke-41 Tahun 2025. Acara dilaksanakan diLantai 10 Gedung Menara Wijaya, Kamis(24/7/2025). Acara tersebut juga dihadiri Wakil Bupati, Eko Sapto Purnomo.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan kualitas anak dan generasi muda sangat menentukan tingkat kemajuan sebuah bangsa. Setiap anak perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental maupun sosial. Tak kalah penting, anak juga harus memperoleh perlindungan dan terpenuhi hak-haknya.

“Upaya membangun karakter anak merupakan sebuah kewajiban berkelanjutan yang hasilnya akan terlihat dalam beberapa dekade mendatang,” ujarnya.

Menurut Bupati, melihat betapa pentingnya posisi anak sebagai elemen dari masyarakat, maka sejak tahun 1984 pemerintah menetapkan tanggal 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Peringatan Hari Anak Nasional dilaksanakan setiap tahun baik di tingkat pusat maupun daerah.

Hal tersebut menjadi pengingat bagi bahwa anak merupakan individu yang unik dan penuh dengan potensi. Tema Hari Anak Nasional di Kabupaten Sukoharjo pada tahun ini adalah: “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”

“Tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045,” menegaskan komitmen kita bersama untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat, dan berkarakter,” kata Bupati.

Bupati melanjutkan, anak-anak adalah masa depan bangsa dan harapan Indonesia. Mereka adalah aset berharga yang harus dibina dan diasuh dengan penuh kasih sayang, perhatian, dan pendidikan yang berkualitas. Bupati mengajak untuk bersama-sama meningkatkan perhatian dan komitmen dalam memberikan hak dan perlindungan terbaik bagi anak-anak, agar mereka mampu menjadi anak-anak hebat yang mampu bersaing di era globalisasi sekaligus menjaga nilai-nilai luhur budaya bangsa.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, orang tua, sekolah, dan lembaga terkait untuk terus mendukung dan memfasilitasi tumbuh kembang anak-anak kita. Mari kita bangun generasi emas yang sehat secara fisik dan mental, cerdas secara intelektual, dan berkarakter bangsa,” ujar Bupati.

Bupati menambahkan, untuk menciptakan generasi yang semacam ini, semua orang, seluruh elemen bangsa ini, harus mampu melindungi anak-anak dari kemungkinan kejahatan, mencegah adanya diskriminasi pada semua level, serta menjamin pemenuhan hak-hak dasar anak.

“Tentu saja, ini bukan perkara gampang, semua elemen bangsa ini, terutama berbagai stakeholder yang berhubungan dengan pembuatan kebijakan, harus bersinergi secara pas dan tepat.”

“Selain itu, semua orang termasuk orang tua dari anak-anak itu, harus menyadari bahwa anak-anak dari berbagai latar, kelas dan golongan, memiliki hak yang sama, serta harus dilindungi dan dijaga pemenuhannya,” tambahnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here