SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo menggelar Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025. Acara tersebut dilaksanakan di Pendopo Graha Satya Praja (GSP) dan dihadiri langsung Bupati-Wakil Bupati, Etik Suryani-Eko Sapto Purnomo, Jumat (12/12/2025).

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, Hari Disabilitas Internasional merupakan momentum penting yang tidak hanya diperingati setiap tahun, tetapi juga dijadikan sebagai pengingat bagi semua untuk selalu menciptakan ruang inklusif bagi teman-teman penyandang disabilitas.

“Acara ini adalah sebuah upaya untuk menumbuhkan kesadaran, memperkuat empati, serta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli, lebih menghargai, dan lebih mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan mereka dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya,” ujarnya.

Bupati melanjutkan, sebagai pemerintah daerah, Kabupaten Sukoharjo berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas. Bupati menyadari meskipun berbagai upaya telah dilakukan, masih banyak tantangan yang harus dihadapi, baik dalam hal aksesibilitas, pendidikan, pekerjaan, maupun kesejahteraan sosial.

“Namun demikian, saya percaya bahwa dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan inklusif bagi setiap individu tanpa terkecuali,” kata Bupati.

Menurut Bupati, melalui regulasi dan kebijakan, serta melalui budaya masyarakat yang inklusif, melalui kerja sama antar pemangku kepentingan terkait dan seluruh komponen bangsa, bisa meningkatkan partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam pembangunan, dan mendorong terbukanya akses layanan publik yang ramah disabilitas.

“Mari kita terus berupaya keras agar Kabupaten Sukoharjo menjadi rumah yang semakin ramah, semakin nyaman, sebagai rumah harapan bagi penyandang disabilitas untuk terus berkarya meniti jalan kemajuan dan meraih prestasi”.

Bupati juga menyampaikan, Kabupaten Sukoharjo telah memberikan perhatian yang begitu besar dan luar biasa kepada disabilitas. Adanya pembentukan dan pembangunan 12 Sanggar Inklusi di setiap Kecamatan, Bantuan Sosial untuk Disabilitas, sarana aksesbilitas di gedung – gedung perkantoran dan sarana umum, akses pelayanan KIS untuk Disabilitas, Alat Bantu untuk penyandang Disabilitas, pemberian makan tambahan (PMT) untuk ABK, Tenaga terapis untuk ABK dan bantuan – bantuan lainnya.

Dengan perhatian tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mendapat kepercayaan dari KND RI dengan penghargaan Anugrah Prakasa Inklusi kepada Kabupaten Sukoharjo.

Disisi lain, selain peringatan Hari Disabilitas Internasional, dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyerahkan bantuan 20 alat bantu yaitu 17 kursi roda dan 3 Alat Bantu Dengar Khusus bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia. (*)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here