22.8 C
Sukoharjo
Friday, July 19, 2024

Bupati Kukuhkan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Tingkat Kecamatan se-Sukoharjo

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, mengukuhkan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) tingkat kecamatan se-Kabupaten Sukoharjo. Pengukuhan dilakukan di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Rabu (8/12/2021). Hadir dalam acara tersebut Pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan juga Wakil Bupati, Agus Santosa.

Dalam sambutannya Bupati berharap nantinya program-program kerja yang diusung kepengurusan yang baru dikukuhkan mampu memberikan manfaat untuk kemajuan terutama di bidang keagamaan, kenyamanan, ketertiban masyarakat Sukoharjo. “Perlu kesiapsiagaan yang lebih bagi FKDM terhadap bencana alam, non alam, dan bencana lainnya termasuk bencana sosial,” ungkap Bupati.

Pembentukan FKDM tingkat kecamatan merupakan salah satu wujud dan upaya antara pemerintah daerah dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh etnis, tokoh adat, dan lainnya. Pembentukan tersebut bertujuan untuk membangun dan memelihara kondisi kepekaan, kesiapsiagaan, dan antisipasi masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi dan indikasi timbulnya bencana.

Lebih lanjut disampaikan Bupati, pandemi corona belum berakhir. Untuk itu, FKDM bisa mengawal program-program pemerintah dalam upaya penanggulangan corona beserta dampak yang ditimbulkan, baik dampak ekonomi maupun dampak sosial budaya. Saat ini, penyebaran corona sudah menunjukkan penurunan signifikan.

“Untuk capaian vaksinasi juga sudah diatas 77% dan khusus vaksinasi lansia perlu terus didorong. Untuk itu, saya harap FKDM turut memotivasi dan memberikan teladan kepada masyarakat untuk disiplin melindungi diri dengan menjaga prokes,” harap Bupati.

Bupati juga memberikan pesan pada FKDM, yakni agar anggota FKDM melaksanakan tugas sesuai amanat undang-undang atau peraturan yang berlaku dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan serta terus memperkuat jalinan koordinasi pada setiap jajaran dalam wadah FKDM untuk menjaring dan menampung informasi tentang segala potensi dan indikasi yang mengarah pada ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang dapat menyebabkan timbulnya disintegrasi bangsa.

“Anggota FKDM juga melaporkan informasi kepada pimpinan secara berkala maupun insidentil dan berjanjang untuk mengambil kebijakan serta meningkatkan sinergitas dalam tugas antara FKDM kecamatan dengan tiga pilar,” ujar Bupati. (*)

Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terbaru