SUKOHARJO – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, membuka Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Badminton 2026 di GOR Surya, Desa Bakalan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Senin (28/9/2026).
Sebanyak 138 pebulu tangkis muda dari 11 perkumpulan bulu tangkis (PB) atau klub di Kabupaten Sukoharjo mengikuti kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 September 2026.
Kejurkab Badminton 2026 menjadi salah satu upaya pembinaan atlet sekaligus pencarian bibit-bibit pebulu tangkis muda potensial di Kabupaten Sukoharjo.
Pembukaan kejuaraan tersebut turut dihadiri jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sukoharjo. Sejumlah atlet muda juga hadir dengan didampingi orang tua masing-masing.
Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet usia dini, khususnya pada cabang olahraga bulu tangkis.
Menurutnya, pembinaan atlet perlu dilakukan secara berjenjang, mulai dari perkumpulan bulu tangkis hingga melalui kejuaraan dan turnamen di tingkat daerah.
“Pemerintah memberi atensi khusus terhadap pembinaan atlet usia dini, khususnya bulu tangkis. Apalagi, bulu tangkis menjadi cabang olahraga populer di Tanah Air,” kata Sapto, Senin (28/9/2026).
Ia menjelaskan, kejuaraan tingkat kabupaten menjadi salah satu sarana untuk memantau perkembangan kemampuan dan prestasi atlet muda.
Melalui kompetisi tersebut, para atlet dapat mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta bersaing dengan atlet dari berbagai PB di Kabupaten Sukoharjo.
“Kejuaraan atau turnamen daerah menjadi ajang pemantauan prestasi atlet bulu tangkis. Mereka mengerahkan kemampuannya untuk memenangkan pertandingan dan menjadi juara,” ujarnya.
Sapto berharap Kejurkab Badminton 2026 dapat melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang mampu berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Ia menilai, atlet yang menunjukkan potensi dan prestasi perlu mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pembinaan lanjutan, sehingga dapat dipersiapkan menghadapi kompetisi di tingkat nasional hingga internasional.
“Sehingga diharapkan para atlet muda yang memiliki talenta dan bakat asal Sukoharjo mampu bersaing di turnamen level nasional. Bila memiliki potensi, bukan tidak mungkin bisa lolos ke pelatihan nasional (pelatnas) yang dipersiapkan untuk kejuaraan atau turnamen internasional,” papar Sapto.

Plt. Bupati Sukoharjo memberikan semangat kepada atlet badminton Kejurkab Sukoharjo 2026 (28/9)
Sementara itu, Ketua Pengkab PBSI Sukoharjo, Didik Sulistyo, mengatakan Kejurkab Badminton 2026 diikuti 138 atlet muda yang berasal dari 11 PB atau klub di Kabupaten Sukoharjo.
Menurut Didik, jumlah peserta tersebut menunjukkan tingginya minat atlet muda untuk berkompetisi sekaligus mengembangkan kemampuan melalui kejuaraan tingkat kabupaten.
“Animo pebulu tangkis muda untuk mengikuti Kejurkab Bulu Tangkis 2026 cukup tinggi. Mereka berasal dari 11 PB atau klub di Sukoharjo,” kata Didik.
Dalam kejuaraan tersebut, panitia mempertandingkan 12 kategori. Beberapa di antaranya adalah tunggal usia dini putra dan putri, tunggal anak putra dan putri, serta tunggal pemula putra dan putri.
Didik menjelaskan, penyelenggaraan kejuaraan kali ini lebih difokuskan pada pembinaan dan pencarian bibit-bibit pebulu tangkis muda potensial di Kabupaten Sukoharjo.
Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan tersebut memberikan kesempatan kepada para atlet untuk menambah jam terbang, meningkatkan kemampuan teknis, serta mengasah mental bertanding.
“Kejuaraan bulu tangkis kali ini memprioritaskan pencarian bibit-bibit pebulu tangkis muda di Sukoharjo. Para pebulu tangkis muda mendapat jam terbang dan mengasah mental bertanding di lapangan,” jelasnya.
Didik menambahkan, para atlet yang berhasil menjadi juara di masing-masing kategori berkesempatan mengikuti kejuaraan dengan jenjang lebih tinggi, termasuk Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulu Tangkis Jawa Tengah.
Dengan demikian, Kejurkab Badminton 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi bagian dari tahapan pembinaan atlet muda untuk mempersiapkan mereka menghadapi kompetisi di tingkat provinsi maupun nasional. (Ang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here