22.8 C
Sukoharjo
Friday, July 19, 2024

Hadiri Wisuda Huffazh III PPTQ Al Rasyid, Bupati: Pesantren Memiliki Kontribusi Nyata Pembangunan Pendidikan

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri wisuda Huffazh III PPTQ Al Rasyid. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Swiss Bell Saripetojo Solo, Sabtu (22/6/2024).

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan program peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, dewasa ini, merupakan program terpenting dan paling strategis dalam pembangunan agama khususnya dan pembangunan nasional pada umumnya. Hal tersebut karena, keberhasilan program tersebut akan menjadi barometer baik-buruknya kondisi masyarakat Indonesia kini dan masa yang akan datang.

“Seperti kita ketahui bersama, bahwa pesantren memiliki kontribusi yang nyata dalam pembangunan pendidikan nasional, khususnya dalam melahirkan generasi-generasi muda yang cerdas dan Islami,” ujarnya.

Menurutnya, jika dilihat secara historis, pondok pesantren memiliki pengalaman yang sangat luar biasa dalam membina dan mengembangkan masyarakat. Bahkan pondok pesantren mampu meningkatkan peranannya secara mandiri dengan menggali potensi yang dimiliki masyarakat di sekelilingnya.

“Pembangunan manusia semata-mata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau masyarakat semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab semua komponen, termasuk dunia pesantren. Pesantren yang telah memiliki nilai historis dalam membina dan mengembangkan masyarakat, kualitasnya harus terus didorong dan dikembangkan,” paparnya.

Oleh karena itu, ujarnya, Ponpes tidak hanya dituntut untuk sekedar memberikan pelajaran pengetahuan, pemikiran dan ketrampilan saja, tetapi juga harus mampu menyiapkan proses pengembangan sosial, jasmani, pemikiran, intelektual, etika, budaya dan akhlaqul kharimah.

“Saya percaya hal tersebut sudah diaplikasikan dengan baik pada sistem pendidikan di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Al Rasyid Kartasura ini. Mudah-mudahan melalui Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Al Rasyid ini, dapat melahirkan para hafiz/ hafidzah yang memiliki intelektual tinggi dengan dilandasi ilmu agama yang mumpuni, beriman, berakhlakul karimah dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya. (nano)

Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terbaru