Thursday, June 11, 2026
Home Blog Page 23

Bupati Berangkatkan Kontingen Olimpiade Ahmad Dahlan Muhammadiyah Sukoharjo

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat melepas Kontingen Olimpicad Muhammadiyah, Senin (4/3/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani memberangkatkan Kontingen Olimpiade Ahmad Dahlan (Olimpicad) Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM), Senin (4/3/2024). Pelepasan kontingen dilakukandi di Graha Satya Praja (GSP).

Bupati menyampaikan, Olimpicad merupakan agenda resmi Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah yang diselenggarakan setiap dua tahun sebagai ajang silaturahmi, peningkatan prestasi dan pengembangan potensi siswa dan guru Muhammdiyah se Indonesia.

“Tahun ini Olimpicad mengambil tema “Membangun Kreativitas, Menumbuhkan Prestasi, Mewujudkan Pendidikan Berkemajuan”. Dengan tema ini diharapkan event olimpiades ini menjadi ruang untuk berkreativitas dan berkompetisi bagi siswa guru serta meningkatkan prestasi di berbagai bidang dalam rangka mewujudkan sekolah/ madrasah yang unggul dan berkemajuan,” ujarnya.

Bupati berharap kontingen dari Muhammadiyah Sukoharjo berhasil meraih prestasi setinggi-tingginya sehingga membawa nama baik Kabupaten Sukoharjo.

Sedangkan Ketua Kontingen Muhammadiyah Sukoharjo, Sri Lahir, menyampaikan, Olimpiade Ahmad Dahlan digelar di Kampus Universitas Muhammadiyah Bandung, 6-8 Maret 2024. Olimpiade tersebut diikuti siswa, guru, kepala sekolah Muhammadiyah dari seluruh Indonesia.

Dalam olimpiade ini banyak bidang yang dilombakan seperti Olimpiade Mata Pelajaran, Olimpiade guru berprestasi olimpiade kreativitas siswa, olimpiade madrasah berprestasi, olimpiade Qur’an, dan lainnya.

“Tahun ini PDM Sukoharjo mengirim 182 personil dari 19 sekolah, terdiri atas 126 siswa dari jenjang SD-SMA, 55 guru, dan dua pendamping,” kata Sri Lahir. (*)

Secara Simbolis, Bupati Serahkan Bantuan Untuk 43 Warga Kurang Mampu

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menyerahkan bantuan dari Baznas, Senin (4/3/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, secara menyerahkan bantuan dariBadan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk program Sukoharjo Makmur, Sukoharjo Sehat, Sukoharjo Peduli, dan Sukoharjo Cerdas. Kali ini, ada 43 warga yang menerima bantuan dari Baznas. Penyerahan bantuan dilakukan di Lobi Kantor Bupati.

Dari 43 warga yang menerima bantuan, nilai total mencapai Rp96,3 juta. Sedangkan nilai bantuan setiap penerima berbeda-beda dengan nilai terkecil Rp1 juta dan paling besar Rp4 juta. Bantuan sendiri selain berupa uang tunai juga diwujudkan dengan barang.

Bantuan yang diberikan antara lain bantuan biaya pengobatan, bantuan biaya pendidikan, bantuan modal usaha. Selain itu, juga ada bantuan gerobak hik, perbaikan warung, kursi roda, bantuan pembelian kompresor, pelunasan BPJS, gerobak hik, dan lainnya.

“Bantuan untuk masyarakat kurang mampu rutin diberikan oleh Baznas Sukoharjo. Jadi, warga yang menerima bantuan ini sebelumnya mengajukan permohonan kepada Bupati dan diteruskan ke Baznas agar bisa cepat cair,” ujar Bupati.

“Kalau harus dianggarkan dulu di APBD bisa lama, padahal masyarakat butuh bantuannya sesegera mungkin,” sambungnya.

Bupati juga mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sukoharjo yang tengah membutuhkan. Bantuan yang diberikan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Prinsipnya saya pasti menindaklanjuti setiap permohonan yang masuk. Jadi, jika masyarakat kurang mampu dan sangat membutuhkan bantuan, bisa mengajukan pada Bupati,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, menyampaikan, program bantuan yang untuk warga kurang mampu rutin diberikan oleh Baznas Sukoharjo. “Jadi totalnya mencapai Rp96,3 juta. Sebelum bantuan cair, kami melakukan survei dulu ke calon penerima untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” tambahnya. (*)

Peringatan Hari Ginjal Sedunia, Bupati dan Forkopimda Ikuti Senam

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Forkopimda mengikuti senam dalam rangka Peringatan Hari Ginjal Sedunia, Minggu (3/3/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama pejabat Forkopimda mengikuti senam bersamadi Kompleks Sentra Niaga Solo Baru, Kecamatan Grogol, Minggu (3/3/2024). Acara tersebut dalam rangka Peringatan Hari Ginjal Sedunia yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PB Pernefri) Korwil Solo Raya.

“Perlu untuk diketahui, Hari Ginjal Sedunia merupakan kampanye global yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan ginjal. Penyakit ginjal merupakan salah satu masalah kesehatan dunia dan diperkirakan 880 juta penduduk bahkan lebih memiliki penyakit ginjal karena berbagai sebab,” ujar Bupati.

Menurutnya, kesehatan ginjal masih belum diperhatikan oleh masyarakat, sehingga beban penyakit ginjal semakin meningkat di seluruh dunia. Demi pentingnya kesehatan ginjal bagi seluruh masyarakat (The International Federation of Kidney Foundation UPKP) mencanangkan Hari Ginjal Sedunia (World Kidney Day) yang diperingati diseluruh dunia sejak tahun 2006 pada hari kamis minggu kedua pada bulan maret.

Bupati juga mengatakan, dalam rangka kegiatan World Kidney Day Tahun 2024 Pernefri Korwil Solo Raya mengadakan kegiatan senam, talkshow, dan pemeriksaan kesehatan kepada pada masyarakat di Car Free Day dengan pusat kegiatan diselenggarakan di Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi terkait bahaya penyakit ginjal kronis.

“Saya atas nama pribadi dan Pemkab Sukoharjo memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan Peringatan Hari Ginjal Sedunia Tahun 2024 ini. Saya berharap dengan kegiatan ini, dapat memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran kepada masyarakat tentang faktor risiko, cara hidup, dan mengurangi dampak penyakit ginjal serta masalah kesehatan terkaitnya,” tambah Bupati. (*)

Bupati Resmikan Gedung Kantor Pimpinan Daerah Aisyiyah Sukoharjo

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani meresmikan Gedung Kantor Pimpinan Daerah Aisyiyah, Sabtu (2/3/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani meresmikan Gedung Kantor Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Sukoharjo yang menempati Jalan Veteran Barat Nomor 112, Sabtu (2/3/2024). Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pejabat Pemkab Sukoharjo juga terlihat hadir.

“Mengawali sambutan ini, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menyampaikan ucapan “selamat dan sukses” kepada Pimpinan Daerah Aisyiyah Sukoharjo atas peresmian gedung kantor ini,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati, Aisyiyah adalah sebuah gerakan perempuan Muhammadiyah yang berdiri hampir bersamaan dengan berdirinya Muhammadiyah. Aisyiyah memiliki amal usaha yang bergerak di berbagai bidang yaitu: pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, amal usaha di bidang pendidikan saat ini terdiri dari kelompok bermain, pendidikan anak usia dini, taman kanak-kanak, tempat penitipan anak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan lain-lain.

Sebagai organisasi perempuan yang bergerak dalam bidang keagamaan dan kemasyarakatan, Aisyiyah diharapkan mampu menunjukkan komitmen dan kiprahnya untuk memajukan kehidupan masyarakat khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan ketenagakerjaan.

“Dengan visi “Tertatanya kemampuan organisasi dan jaringan aktivitas pemberdayaan ekonomi keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, Aisyiyah melalui Majelis Ekonomi bergerak di bidang pemberdayaan ekonomi rakyat kecil dan menengah serta pengembangan-pengembangan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

“Saya berharap mudah-mudahan dengan berdirinya Gedung Kantor Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Sukoharjo ini, dapat menjadi sarana kegiatan dan dakwah Aisyiyah, untuk kegiatan Ramadhan, TPQ, kajian, dakwah keagamaan, dan kemashalatan umat lainnya. Aamiin Yaa Rabbal’alamiin,” pungkasnya. (*)

Bersama Baznas, Bupati Serahkan Bantuan Rehab RTLH di Kecamatan Weru

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menyerahkan bantuan rehab RTLH bersama Baznas, Jumat (1/3/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Baznas menyerahkan bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Weru, Jumat (1/2/2024. Bantuan diberikan dengan mendatangi rumah penerima bantuan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Sesuai data, warga penerima bantuan rehab RTLH masing-masing Rukino, Trisno Widodo, dan Lasemi warga Desa Karakan, Kecamatan Weru. Kemudian Sarinem, Tarno, dan Sarmin warga Desa Karangwuni, Weru. Satu warga lainnya adalah Purwanti, warga Desa Pilang, Weru.

Untuk nilai bantuan sendiri berkisar antara Rp15 juta dan Rp20 juta tergantung kondisi rumah yang mendapatkan bantuan. Nilai total bantuan mencapai Rp115 juta.

“Sebelumnya memang ada pengajuan ke bupati dan diteruskan ke Baznas. Harapannya agar bantuan dimanfaatkan dengan baik untuk memperbiki rumah sehingga nantinya memiliki rumah yang layak huni. Nanti hasil rehab rumahnya dilaporkan melalui desa/kelurahan masing-masing,” ujar Bupati.

Menurutnya, sebelum bantuan diberikan, terlebih dahulu Baznas melakukan survei ke lokasi untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.

“Selama ini datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi rumah yang mendapat bantuan. Dari pantauan ini sekaligus untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, mengatakan sebelumnya Baznas telah melakukan survei sebelum bantuan diberikan. Menurutnya, survei dilakukan untuk memastikan kondisi calon penerima benar-benar memenuhi syarat sebagai penerima bantuan rehab RTLH.

“Soal nilai bantuan yang berbeda, memang hal itu ditentukan berdasarkan survei di lapangan. Tergantung kondisi rumah yang akan menerima bantuan,” ujar Sardiyono. (*)

Bupati Kembali Pantau Penyaluran Bantuan Beras CPP 2024 di Kecamatan Nguter dan Bulu

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memantau penyaluran bantuan beras CPP di Kecamatan Nguter dan Bulu, Rabu (28/2/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani kembali melakukan pantauan penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap 1 tahun 2024. Kali ini, pantauan dilakukan di sejumlah desa di Kecamatan Nguter dan Kecamatan Bulu, Rabu (28/2/2024).

Dalam pantauan tersebut, tampak bupati didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Antara lain, Dinas Pangan, Dinas Sosial, dan lainnya.

Pantauan dilakukan di Desa Pengkol dan Desa Nguter, Kecamatan Nguter serta Desa Bulu dan Desa Desa Kunden, Kecamatan Bulu.

Selama pantauan, bupati secara simbolis melakukan penyerahan bantuan dan juga menyempatkan diri berdialog dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di masing-masing lokasi.

“Jadi, beras yang disalurkan ini merupakan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah atau CPP untuk tahun 2024,” ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati, penyaluran bantuan beras dilakukan oleh Bulog secara bertahap. Penyaluran bantuan sendiri sudah dimulai sejak 31 Januari 2024 lalu. Setelah sempat terhenti karena ada pemilu, penyaluran bantuan beras CPP kembali dilanjutkan usai pemilu.

Untuk tahun ini, Kabupaten Sukoharjo menerima kuota penerima bantuan CPP sebanyak 72.386 KPM yang tersebar di 12 kecamatan.

“Setiap KPM menerima bantuan beras 10 kilogram per bulan. Dengan pantauan ini saya ingin memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar dan tidak ada kendala,” tambah Bupati. (*)

Buka Pesta Siaga Tahun 2024, Bupati: Amalkanlan Dwi Darma Pramuka dalam Kehidupan Sehari-hari

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat pembukaan Pesta Siaga Kwarcab Sukoharjo di Kecamatan Gatak, Selasa (27/2/2024)

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani membuka Pesta Siaga Kwartir Cabang Sukoharjo tahun 2024. Pembukaan dipimpin Bupati Sukoharjo Etik Suryani di Gedung Serbaguna Desa Wironanggan Kecamatan Gatak, Selasa (27/2/2024). Hadir dalam acara Ketua Kwarcab Sukoharjo, Agus Santosa yang juga Wakil Bupati Sukoharjo.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengatakan Pesta Siaga merupakan kegiatan pertemuan besar bagi anggota Gerakan Pramuka golongan Siaga yang berusia 7 sampai 10 tahun dengan melakukan berbagai aktivitas yang bersifat kreatif, produktif, edukatif dan rekreatif.

“Sungguh saya sangat berbahagia dapat berada di tengah-tengah kegiatan Pesta Siaga Tingkat Kwartir Cabang Sukoharjo yang diikuti oleh utusan 12 Kwartir Ranting se-Kabupaten Sukoharjo,” ujarnya.

Terlebih lagi, lanjutnya, kegiatan tersebut memiliki tujuan yang mulia, yaitu untuk membentuk pribadi yang Cerdas, Ceria, Berkarakter, Berbudaya dan siap meneruskan nilai-nilai kejuangan diri pada generasi sebelumnya.

Bupati berpesan agar senantiasa mengamalkan Dwi Darma, yang menyatakan bahwa Siaga berbakti kepada ayah bundanya, dan siaga berani dan tidak putus asa. Wujudkan darma tersebut dalam kehidupanmu sehari-hari.

“Selalu patuhi perintah dan nasihat orang tuamu, pembinamu, gurumu, dan belajarlah yang tekun dan rajin, karena hanya dengan belajarlah cita-citamu akan dapat tercapai. Gunakan kesempatan ini untuk saling mengenal sehingga persahabatan, persaudaraan, persatuan dan kesatuan dapat tercipta dalam kegiatan ini,” pesan Bupati.

Bupati juga berharap, agar peserta senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan keindahan taman selama mengikuti Pesta Siaga. Selain itu, juga mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Pesta Siaga dengan baik, untuk menambah pengalaman baru, menambah teman, dan memperluas wawasan.

“Kepada para pembina pendamping, kegiatan ini adalah Pesta Siaga sehingga yang berpesta adalah para siaga, bukan para pembinanya. Berikanlah kemandirian dan lepaskan para Siaga, karena sudah dibimbing oleh ayahanda dan bunda,” tambah Bupati. (*)

Kembali Pantau Penyaluran Bantuan Beras CPP 2024, Bupati Jadi Sasaran Warga

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menjadi sasaran warga yang ingin foto bersama saat pantauan penyaluran bantuan beras CPP di Kecamatan Gatak dan Kartasura, Senin (26/2/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani kembali melakukan pantauan penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap 1 tahun 2024. Kali ini, pantauan dilakukan di sejumlah desa di Kecamatan Gatak dan Kecamatan Kartasura, Senin (26/2/2024).

Dalam pantauan tersebut, tampak bupati didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Antara lain, Dinas Pangan, Dinas Sosial, dan lainnya.

Pantauan dilakukan di Balai Desa Sraten dan Desa Wironanggan, Kecamatan Gatak serta Kelurahan Kartasura dan Desa Gonilan, Kecamatan Kartasura.

Selama pantauan, bupati secara simbolis melakukan penyerahan bantuan dan juga menyempatkan diri berdialog dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di masing-masing lokasi.

“Jadi, beras yang disalurkan ini merupakan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah atau CPP untuk tahun 2024,” ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati, penyaluran bantuan beras dilakukan oleh Bulog secara bertahap. Untuk tahun ini, Kabupaten Sukoharjo menerima kuota penerima bantuan CPP sebanyak 72.386 KPM yang tersebar di 12 kecamatan.

“Setiap KPM menerima bantuan beras 10 kilogram per bulan. Dengan pantauan ini saya ingin memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar dan tidak ada kendala,” tambah Bupati.

Selama pantauan, bupati menjadi sasaran warga yang ingin mengajak bersalaman atau foto bersama. Seperti kebiasaan selama ini, bupati pun dengan sabar melayani setiap permintaan foto bersama. (*)

Hadiri Pagelaran Wayang Kulit di Desa Kedungjambal, Bupati: Jaga Persatuan dan Kesatuan

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka bersih dusun Dukuh Gandekan, Desa Kedungjambal, Tawangsari, Minggu (25/2/2024) malam.

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri acara Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Bersih Dusun Dukuh Gandekan, Desa Kedungjambal, Kecamatan Tawangsari, Minggu (25/2/2024) malam. Bupati berpesan agar masyarakat senantiasa menjaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan.

“Seperti kita ketahui bersama, bahwa bersih dusun merupakan sebuah upacara adat, yang memiliki makna yang sangat besar bagi kita semua, selain sebagai bentuk ungkapan syukur kita kepada Allah SWT, bersih dusun merupakan perwujudan rasa solidaritas dan kegotong royongan antar sesama warga masyarakat,” ungkap Bupati.

Menurutnya, kegiatan positif tersebut perlu terus dijaga dan dilestarikan dimasa yang akan datang, agar rasa kebersamaan dan kegotong royongan antar warga masyarakat yang selama ini sudah terbentuk dapat terus terjaga dan terpelihara.

Tradisi bersih dusun, lanjutnya, sudah ada sejak jaman nenek moyang yang merupakan bentuk kecintaan terhadap tanah leluhur, kecintaan pada tanah kelahiran, kecintaan terhadap desa dan lingkungannya. Sehingga, dalam usaha menyelamatkan desa dan lingkungannya perlu adanya kegiatan–kegiatan positif yang bertujuan untuk menghindarkan diri dari segala macam gangguan maupun bencana agar desa ini benar–benar memberikan kenyamanan, kedamaian dan ketentraman lahir maupun batin.

“Dengan bersih dusun, bumi yang dipijak sebagai tempat bermukim, berteduh, mencari nafkah, akan dapat memberikan manfa’at yang sebesar- besarnya bagi seluruh warga masyarakat,” ujarnya.

Bupati berharap, dengan kegiatan bersih dusun tersebut dapat memupuk rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan, antar warga masyarakat, untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sukoharjo menuju Sukoharjo Yang Lebih Makmur lagi. (*)

Bupati: Perbaikan Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas Tahun 2024 Ini

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dalam sebuah acara.

SUKOHARJO – Banyaknya keluhan masyarakat mengenai kerusakan jalan yang mulai muncul mendapat perhatian Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Bupati langsung mengintruksikan DPUPR untuk menindaklanjuti sejumlah masukan masyarakat terkait jalan rusak yang banyak disampaikan melalui media sosial.

“Terima kasih atas masukan masyarakat mengenai jalan rusak. Prinsipnya Pemkab Sukoharjo dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang (DPUPR) sudah ada perencanaan perbaikan jalan. Sudah ada pemetaan mengenai kondisi jalan untuk jadi acuan jalan mana saja yang menjadi prioritas perbaikan,” terang Bupati, Jumat (23/2/2024).

Menurutnya, terkait infrastruktur jalan semuanya sudah ditata jalan mana saja yang masuk lelang awal tahun ini maupun masuk lelang pada perubahan APBD. DPUPR sudah memiliki perencanaan jalan mana saja yang cukup dilakukan pemeliharaan rutin dengan penambalan dan jalan mana yang dilakukan peningkatan.

“Kalau warga ada masukan soal jalan bisa langsung disampaikan ke Bupati atau DPUPR, Insya Allah ditindaklanjuti. Soal infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas tahun ini,” tambah Bupati.

Sementara itu, Kepala DPUPR Sukoharjo, Bowo Sutopo Dwi Atmojo menyampaikan, salah satu program prioritas Bupati tahun 2024 ini salah satunya adalah infrastruktur jalan. Untuk penanganan jalan tahun ini dianggarkan Rp99,5 miliar.

Penggunaan anggaran tersebut terbagi dalam beberapa kegiatan seperti perbaikan jalan menuju standard, rehabilitasi jalan, pelebaran jalan, dan lainnya.

“Memang ada beberapa kegiatan yang jadi prioritas segera dilaksanakan, terutama untuk kegiatan infrastruktur jalan yang masuk dalam proyek strategis tahun ini,” ujarnya.

Bowo mengaku yang masuk dalam proyek strategis ada enam proyek yang terkait jalan tahun ini. Antara lain ruas jalan Tengklik-Jarum, Tanjunganom-Daleman, Gentan-Bekonang, Jalan Rajawali, dan jembatan penghubung di Jatingarang, Kecamatan Weru.

Khusus untuk penanganan yang bersifat rutin, dilakukan dengan penambalan-penambalan jalan berlubang. Tentunya, untuk pelaksanaan sendiri menunggu proses lelang selesai. Saat ini ada beberapa proyek sedang proses lelang dan ada juga yang sedang persiapan lelang.

“Termasuk juga Jalan Adi Soemarmo Kartasura akan dilakukan perbaikan. Tentunya masyarakat bersabar untuk realisasinya karena ada proses lelang yang harus dilalui,” tambahnya. (*)

Bupati Hadiri Sosialisasi Program Indonesia Pintar Jenjang SMP di Taman Budaya

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan KIP jenjang SMP di Taman Budaya Suryani. Kamis (22/2/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri Sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) jenjang SMP di Taman Budaya Suryani,Kamis (22/2/2024). Dalam kesempatan itu, Bupati secara simbolis menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada siswa SMP.

Acara tersebut juga dihadiri Sekda Sukoharjo, Widodo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Heru Indarjo, dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan jika Program Indonesia Pintar (PIP) adalah salah satu program yang dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/ rentan miskin prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, baik melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak Lulus SMA/SMK/MA) maupun pendidikan non formal (paket A hingga Paket C serta kursus terstandar).

“Melalui program ini pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya,” ujarnya.

Menurutnya, PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan bagi peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung. Bantuan dana dari pemerintah ini dapat digunakan untuk membantu biaya pribadi peserta didik, seperti membeli perlengkapan sekolah, uang saku dan biaya transportasi.

Bupati berpesan kepada seluruh penerima bantuan Program Indonesia Pintar, agar memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya untuk keperluan pendidikan. “Jangan untuk beli pulsa, tapi gunakan untuk keperluan sekolah. Bapaknya jangan minta untuk beli rokok,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Sukoharjo, Heru Indarjo menyampaikan, sosialisasi tentang PIP 2024 akan dilakukan bertahap. Tahun 2023 ini, PIP jenjang SMP di Sukoharjo diberikan kepada 14.465 siswa di 12 kecamatan.

“Setiap siswa menerima Rp750 ribu sehingga total dananya mencapai Rp8.754 miliar,” ujar Heru. (*)

Pantau Penyaluran Bantuan Beras CPP 2024, Bupati Ingin Pastikan Tidak Ada Kendala

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memantau penyaluran bantuan beras CPP di Kecamatan Polokarto dan Mojolaban, Kamis (22/2/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani kembali melakukan pantauan penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap 1 tahun 2024. Kali ini, pantauan dilakukan di sejumlah desa di Kecamatan Polokarto dan Kecamatan Mojolaban, Kamis (22/2/2024).

Dalam pantauan tersebut, tampak bupati didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Antara lain, Dinas Pangan, Dinas Sosial, dan lainnya.

Pantauan dilakukan di Balai Desa Bugel dan Balai Desa Karangwuni Kecamatan Polokarto dan Balaidesa Tegalmade serta Balai Desa Laban, Kecamatan Mojolaban.

Selama pantauan, bupati secara simbolis melakukan penyerahan bantuan dan juga menyempatkan diri berdialog dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di masing-masing lokasi.

“Jadi, beras yang disalurkan ini merupakan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah atau CPP untuk tahun 2024,” ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati, penyaluran bantuan beras dilakukan oleh Bulog secara bertahap. Penyaluran bantuan sendiri sudah dimulai sejak 31 Januari 2024 lalu. Sesuai jadwal, penyaluran bantuan beras CPP tahap 1 akan selesai pada 7 Februari ini.

Untuk tahun ini, Kabupaten Sukoharjo menerima kuota penerima bantuan CPP sebanyak 72.386 KPM yang tersebar di 12 kecamatan.

“Setiap KPM menerima bantuan beras 10 kilogram per bulan. Dengan pantauan ini saya ingin memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar dan tidak ada kendala,” tambah Bupati. (*)

Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan pada Pendidikan Anak Usia Dini, Ini Pesan Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan pada Pendidikan Anak Usia Dini di Graha PGRI, Rabu (21/2/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri acara Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan kekerasan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Acara digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Graha PGRI, Rabu (21/2/2024).

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, anak merupakan investasi sosial untuk keberlanjutan pembangunan bangsa. Anak adalah pewaris negeri, merekalah yang akan mengisi warna-warni negeri ini, menentukan maju mundurnya negeri ini, merekalah yang akan menggenggam masa depan negeri ini.
“Oleh karena itu perlakuan terhadap anak membutuhkan spesialisasi atau perlakuan khusus dan emosi yang stabil, karena anak memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang menjamin kelangsungan eksistensial bangsa dan negara pada masa depan,” ujarnya.

Bupati melanjutkan, dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan, bahwa peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan dan warga satuan pendidikan lainnya berhak mendapatkan pelindungan dari kekerasan yang terjadi di lingkungan satuan pendidikan.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi ini menjadi bagian yang penting dalam memenuhi amanat Undang-undang dan Peraturan Pemerintah yang bertujuan untuk melindungi anak dari kekerasan yang terjadi di lingkungan satuan pendidikan. Perlu dilakukan pencegahan dan penanganan kekerasan yang mempertimbangkan hak peserta didik dalam memperoleh lingkungan satuan pendidikan yang ramah, aman, nyaman, menyenangkan dan kondusif untuk mendukung optimalnya peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan melaksanakan aktivitas belajar dan mengajar serta mengembangkan potensinya.

Menurutnya, ada enam bentuk kekerasan yang didefinisikan secara terperinci di Permendikbudristek ini, yaitu : Kekerasan fisik, Kekerasan psikis, Perundungan, Kekerasan seksual, Diskriminasi dan intoleransi, Kebijakan yang mengandung kekerasan. Bentuk-bentuk kekerasan tersebut dapat dilakukan secara fisik, verbal, nonverbal maupun melalui media teknologi dan informasi (media sosial).

“Fenomena maraknya kasus kekerasan terhadap anak, terkadang masih terjadi di lingkungan satuan pendidikan. Inilah yang harus dicegah,” ujarnya.

Bupati menilai, kontrol dari keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat perlu ditingkatkan kembali, sehingga peserta didik ada masalah atau terlibat konflik baik orang tua maupun peserta didik bisa menyikapi dengan hal yang positif tidak merugikan orang lain.

Upaya pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan perlu ditingkatkan dan diimplementasikan secara lebih sistematis dan komprehensif agar tidak hanya difungsikan sebagai penanganan saat sudah terjadi kekerasan saja, namun juga dalam upaya pencegahannya.

“Saya sangat mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Saya berharap melalui kegiatan ini, orang tua, pendidik dan tenaga pendidikan, dan seluruh warga satuan pendidikan dapat saling bekerjasama dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan satuan pendidikan,” pesannya. (*)

Gerakan Pangan Murah Sasar Pabrik, Bupati: Meringankan Beban Pekerja Pabrik

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memantau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di PT Sami Surya Indah Plastik, Rabu (21/2/2024).

SUKOHARJO – Gerakan Pangan Murah (GPM) rutin digelar oleh Pemkab Sukoharjo. Tidak hanya menyasar pedesaan, GPM juga dilaksanakan di pabrik-pabrik dengan sasaran para pekerja bisa membeli sembako dengan harga murah.

Seperti yang dilakukan pada Rabu (21/2/2024) ini dimana GPM digelar di PT Sami Surya Indah Plastik Kecamatan Grogol dan dipantau langsung Bupati Etik Suryani.

“Gerakan Pangan Murah sudah jadi agenda rutin Pemkab Sukoharjo. Kalau dulu menyasar masyarakat pedesaan, saat ini menyasar pekerja pabrik,” ujar Bupati.

Menurutnya, dengan GPM tersebut, pekerja pabrik bisa mendapatkan sembako dengan harga murah. Untuk beras 5 kilogram (kg) dijual dengan harga Rp51 ribu. Selain itu juga paket gula pasir 1 kg dan minyak goreng 1 liter dengan harga Rp30 ribu.

“Jadi GPM di perusahaan ini sudah dijadwalkan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. Dalam satu hari ada yang lima perusahaan, dan lainnya,” ujarnya.

Bupati berharap dengan program GPM tersebut masyarakat dapat mendapatkan sembako dengan harga murah. (*)

Bupati Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2024 Kodim 0726 Sukoharjo di Desa Pranan

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani membuka TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2024 di Desa Pranan, Kecamatan Polokarto, Selasa (20/2/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani membuka pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2024 Kodim 0726 d Desa Pranan, Kecamatan Polokarto, Selasa (20/2/2024). Hadir dalam acara tersebut Dandim Letkol CZI Slamet Riyadi, segenap pejabat Forkopimda dan juga Wakil Bupati Sukoharjo, Agus Santosa.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengatakan, TMMD merupakan wujud Operasi Bhakti TNI dan menjadi program Kerjasama lintas sektoral TNI, Polri, Pemerintah Daerah serta komponen masyarakat lainnya, yang dilaksanakan secara terpadu dan berkesinambungan, dalam upaya membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah. Kegiatan TMMD diprioritaskan pada Pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana kebutuhan dasar masyarakat untuk mendukung peningkatan perekonomian serta derajat kesehatan.

“Saat ini menjadi momentum luar biasa untuk menambah semangat baru dalam merajut kebersamaan serta kegotongroyongan demi menata dan membangun kehidupan yang semakin baik,” paparnya.

Menurutnya, TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa. Semua bahu membahu, memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga dan ketrampilan, sumbangan materi dan kebendaan, dan lain-lain.

TMMD bukan semata membangunkan sarana fisik bagi masyarakat desa. Tapi, dalam TMMD juga membangunkan semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi.

“Ayo kita sengkuyung bareng-bareng program pembangunan yang mensejahterakan masyarakat desa. Bangun desa dengan tanpa pernah meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya. Desane maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakate komplet, SDM-me makin berkualitas, mandiri, punya spiritualitas tinggi, kreatif dan inovatif serta berkarakter kebangsaan yang kuat,” ujarnya.

Sedangkan Perwira Pelaksana TMMD, Kapten Czi Hartono mengatakan, rencana pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2024 sebagai berikut, lokasi di Desa Pranan Kecamatan Polokarto. Waktu pelaksanaan TMMD dimulai pada tanggal 20 Februari-20 Maret 2024 yang telah didahului dengan pra TMMD mulai tanggal 10-19 Februari 2024.

Sasaran kegiatan TMMD meliputi sasaran fisik berupa pembuatan betonisasi jalan Desa Pranan dengan volume panjang 233 meter x lebar 3 meter x tinggi 0,12 meter, pembuatan talud jalan Desa Pranan dengan volume panjang 945 meter x lebar 0,3 meter dan tinggi 1,2 meter.

Sasaran non fisik yakni melaksanakan penyuluhan dan pelayanan meliputi penyuluhan pengetahuan Wasbang dan Bela Negara, penyuluhan pengetahuan narkoba, hukum dan Kamtibmas, penyuluhan KB kesehatan dan stunting, penyuluhan pertanian, serta rekam dan sosialiasi Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik. (*)

22,952FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Recent Posts