Thursday, June 11, 2026
Home Blog Page 24

Bupati Serahkan Kartu Indonesia Pintar Jenjang SD Tahun 2024

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menyerahkan KIP jenjang SD di Graha PGRI, Senin (19/2/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Graha PGRI, Senin (19/2/2024). Turut hadir dari kesempatan itu Sekda Sukoharjo, Widodo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Heru Indarjo, dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan jika Program Indonesia Pintar (PIP) adalah salah satu program yang dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/ rentan miskin prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, baik melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak Lulus SMA/SMK/MA) maupun pendidikan non formal (paket A hingga Paket C serta kursus terstandar).

“Melalui program ini pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya,” ujarnya.

Menurutnya, PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan bagi peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung. Bantuan dana dari pemerintah ini dapat digunakan untuk membantu biaya pribadi peserta didik, seperti membeli perlengkapan sekolah, uang saku dan biaya transportasi.

Sebagai informasi penerima Program Indonesia Pintar (PIP) SD Negeri/Swasta mulai Tahun 2023 terbagi menjadi dua kategori, yakni menjadi keluarga yang masuk dalam data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang seluruh pesertanya disahkan oleh Bupati Sukoharjo (hal ini merupakan prioritas utama) dan usulan dari sekolah tanpa DTKA tapi menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu dari desa/ kelurahan setempat (hal ini dimungkinkan jika kuota dari prioritas pertama masih ada sisa).

“Sedangkan untuk mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk anak yang mendapatkan Program Indonesia Pintar harus terdaftar menjadi keluarga yang masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH), yang dalam hal ini juga ditentukan dan disahkan oleh Bupati,” ujar Bupati.

Bupati berpesan kepada seluruh penerima bantuan Program Indonesia Pintar, agar memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya untuk keperluan pendidikan. “Jangan untuk belu pulsa, tapi gunakan untuk keperluan sekolah,” tambahnya.

Sedangkan Kepala Disdikbud Sukoharjo, Heru Indarjo menyampaikan, sosialisasi tentang PIP 2024 akan dilakukan bertahap. Tahun 2024 ini, PIP jenjang SD di Sukoharjo diberikan kepada 25.197 siswa di 12 kecamatan. (*)

Bersama Forkopimda, Bupati Pantau Sejumlah TPS di Tiga Kecamatan

0
Bersama Forkopimda, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani melakukan pantauan pemilu di sejumlah TPS di tiga kecamatan, Rabu (14/2/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Agus Santosa dan pejabat Forkopimda melakukan pantauan pemilu di sejumlah TPS di tiga kecamatan, Rabu (14/2/2024). Dalam pantauan diketahui secara umum pelaksanaan pemilu di Kabupaten Sukoharjo berlangsung lancar dan aman.

Pantauan sendiri dilakukan di TPS 28 Kampung Klurahan, Kelurahan/Kecamatan Sukoharjo, TPS 20 Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, dan TPS 11 Dukuh Tisanan, Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura.

Dalam pantauan tersebut, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga turut serta mendampingi Bupati. Saat tiba di TPS, Bupati nampak berdialog dengan petugas KPPS dan juga dengan masyarakat yang berada di TPS yang antre untuk memberikan suaranya.

Bupati juga bertanya tentang kendala yang dihadapi selama pemungutan suara dan dari TPS yang didatangi diketahui tidak ada kendala, termasuk soal logistik pemilu.

“Secara umum berjalan lancar dan aman. Saya harap partisipasi masyarakat dalam pemilu ini tinggi,” ujar Bupati.

Bupati juga mengatakan, perbedaan pilihan diharapkan tidak sampai tidak rukun karena perbedaan adalah hal yang biasa dalam pemilu. Etik berharap siapapun yang menang bisa menjadi pemimpin untuk rakyat Indonesia.

“Siapapun yang menang, masyarakat pendukung tidak perlu merayakan dan euforia berlebihan demi kondusifitas daerah,” tambahnya. (*)

Bupati dan Keluarga Gunakan Hak Pilih di TPS 009 Kelurahan Gayam

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menggunakan hak pilih di TPS 009 Kelurahan Gayam, Rabu (14/2/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama suami Wardoyo Wijaya dan keluarga menggunakan hak pemilih dalam Pemilu 2024 di TPS 009 Kampung Larangan, Kelurahan, Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Rabu (14/2/2024). Menganakan baju warna putih, Bupati datang ke TPS sekitar pukul 07.15 WIB.

Dari pantauan di lokasi, KPPS masih melakukan penghitungan surat suara sehingga Bupati dan keluarga harus menunggu proses penghitungan selesai. Sekitar pukul 07.50 WIB, Bupati Etik akhirnya dipanggil untuk pemungutan suara.

Terpantau, setelah menerima lima surat suara, Etik membuka satu persatu surat suara sebelum masuk bilik. Pengecekan surat suara dilakukan untuk memastikan kondisi surat suara dalam keadaan baik dan tidak rusak.

Setelah mencoblos di bilik suara, satu persatu surat suara dimasukkan di kotak sesuai warna dan mencelupkan jari ke tinta. Setelah itu, Bupati mendampingi suami dan putrinya saat memberikan suaranya.

“Proses di TPS sudah berjalan sesuai aturan, lancar dan harapannya di Sukoharjo secara umum juga aman dan lancar,” ujar Bupati usai pencoblosan.

Bupati mengakui sebelum masuk bilik melakukan pemeriksaan surat suara. Menurutnya, hal itu bentuk kehati-hatian karena banyak rumor yang menyebutkan ada surat suara rusak.

“Untuk memastikan saja dan alhamdullilah disini (TPS 009) tidak ada. Saat mendampingi suami dan anak, surat suara juga bersih,” ungkapnya.

Terkait Pilpres, Etik menyampaikan siapapun nanti yang menang adalah presiden yang dipilih dan pemimpin Indonesia. “Pesan saya, siapapun yang menang, pendukungnya tidak usah merayakan dan euforia yang berlebihan agar susana tetap kondusif,” ujarnya. (*)

Bupati Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS Pemilu

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS Pemilu, Selasa (13/2/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani didampingi Kapolres AKBP Sigit dan Dandim Letkol Czi Slamet Riyadi memimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS Pemilu. Apel dilaksanakan di halaman Setda Pemkab Sukoharjo, Selasa (13/2/2024).

Dalam kesempatan itu, Bupati membacakan sambutan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi. Pada intinya, Kapolda dalam sambutan tersebut menekankan pasukan pengamanan berkewajiban untuk mendukung kelancaran distribusi logistik dan memastikan keamanan logistik sampai ke masing-masing TPS, termasuk setelah hari pencoblosan dan seluruh proses tahapan pemilu sampai selesai.

Menurut Kapolda, Polri siap mengawal dan menjaga jalannya pemilu dengan profesionalitas dan integritas. Namun, Polri juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berperan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif selama masa pemilu.

Usai apel, Bupati menyampaikan usai apel pasukan mulai bergerak ke TPS masing-masing dan melakukan pengamanan logistik yang mulai didistribusikan ke TPS.

“Dalam pesta demokrasi lima tahun sekali ini dihadapi dengan tenang, tidak usah ada takut-takut, gunakan hak pilih dengan baik sesuai hati nurani masing-masing. Kalau perbedaan pasti ada, yang penting jaga Sukoharjo tetap adem ayem,” pesan Bupati.

Bupati berharap dalam pemilu ini dapat terpilih pemimpin yang benar-benar diharapkan masyarakat yang bisa membangun Indonesia lebih baik lagi.

“Siapapun nanti yang menang, masyarakat pendukung jangan sampai ada euforia yang berlebihan,” pungkasnya. (*)

Baznas Sukoharjo Kembali Salurkan Bantuan Rehab RTLH, Diserahkan oleh Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menyerahkan bantuan rehab RTLH di dua kecamatan, Rabu (7/2/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menyalurkan bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, terdapat 10 warga di Kecamatan Bulu dan Weru yang menerima bantuan rehab. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati, Rabu (7/2/2024).

Untuk nilai bantuan yang diserahkan sendiri berkisar antara Rp10 juta, Rp15 juta, dan Rp20 juta tergantung kondisi rumah yang mendapatkan bantuan. Nilai total bantuan mencapai Rp165 juta.

Warga penerima bantuan rehab RTLH masing-masing Sunardi, warga Desa Tiyaran (Bulu) dan Dede Kurniawan, warga Desa Ngasinan (Bulu). Kemudian enam warga Desa Karangwuni, Kecamatan Bulu, yakni Supatno, Sapto Miarjo Sukino, Sukamto, Riyanto, Sriyanto, dan Harno Waluyo Watno.

Selain itu, juga Manto Pawiro Ngatmin, warga Desa Grogol, Weru dan Sehono Sehno Mulyono, warga Desa Karakan, Weru.

“Sebelumnya memang ada pengajuan ke bupati dan diteruskan ke Baznas. Harapannya agar bantuan dimanfaatkan dengan baik untuk memperbiki rumah sehingga nantinya memiliki rumah yang layak huni. Nanti hasil rehab rumahnya dilaporkan melalui desa/kelurahan masing-masing,” kata Bupati.

Menurutnya, sebelum bantuan diberikan, terlebih dahulu Baznas melakukan survei ke lokasi untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.

“Selama ini datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi rumah yang mendapat bantuan. Dari pantauan ini sekaligus untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, mengatakan sebelumnya Baznas telah melakukan survei sebelum bantuan diberikan. Menurutnya, survei dilakukan untuk memastikan kondisi calon penerima benar-benar memenuhi syarat sebagai penerima bantuan rehab RTLH. (*)

Bupati Kembali Pantau Penyaluran Bantuan Beras CPP Tahap 1 2024, Kali Ini di Kartasura

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan bantuan beras CPP tahap 1 2024, Rabu (7/2/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani kembali melakukan pantauan penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap 1 tahun 2024. Pantauan dilakukan di sejumlah desa di Kecamatan Kartasura dan Gatak, Rabu (7/2/2024).

Dalam pantauan tersebut, tampak bupati didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Antara lain, Dinas Pangan, Dinas Sosial, dan lainnya.

Pantauan dilakukan di Balai Desa Makamhaji, Balai Desa Pucangan, Balai Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura, dan Balai Desa Trangsan Kecamatan Gatak.

Selama pantauan, bupati secara simbolis melakukan penyerahan bantuan dan juga menyempatkan diri berdialog dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di masing-masing lokasi.

“Jadi, beras yang disalurkan ini merupakan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah atau CPP untuk tahun 2024,” ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati, penyaluran bantuan beras dilakukan oleh Bulog secara bertahap. Penyaluran bantuan sendiri sudah dimulai sejak 31 Januari 2024 lalu. Sesuai jadwal, penyaluran bantuan beras CPP tahap 1 akan selesai pada 7 Februari ini.

Untuk tahun ini, Kabupaten Sukoharjo menerima kuota penerima bantuan CPP sebanyak 72.386 KPM yang tersebar di 12 kecamatan.

“Setiap KPM menerima bantuan beras 10 kilogram per bulan,” tambah Bupati. (*)

Rakor Desk Pemilu 2024, Bupati: Sinergi Semua Lini

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat Rakor Desk Pemilu 2024, Selasa (6/2/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Desk Pemilu Tahun 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Tosan Solo Baru, Kecamatan Grogol, Selasa(6/2/2024).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Tahun 2024 adalah momen politik yang sangat penting, karena kita menyelenggarakan pesta demokrasi terbesar dan secara serentak dalam tahun yang sama. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD, dan dilanjutkan dengan Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur, Pemilihan Bupati-Wakil Bupati, dan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota.

“Pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif secara serentak Tahun 2024 akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 sedangkan Pemilihan Kepala Daerah akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024,” ujarnya.

Bupati melanjutkan, hal itu menjadi pekerjaan besar yang sangat menentukan masa depan bangsa, masa depan negara, dengan melibatkan jumlah pemilih yang sangat besar. Suksesnya penyelenggaraan Pemilu 2024 tidak hanya menjadi tanggungjawab dari penyelenggara pemilu saja, dalam hal ini Komisi Pemilihan umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), akan tetapi menjadi tanggung jawab bersama termasuk pemerintah dan juga masyarakat.

“Salah satu bentuk dukungan pemerintah Kabupaten Sukoharjo yaitu dengan dibentuknya Tim Desk Pemilihan Umum Legislatif, Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024. Urgensi pembentukan Desk Pemilu yaitu membantu kelancaran pelaksanaan tugas, wewenang, dan kewajiban penyelenggaraan pemilu,” kata Bupati.

Menurutnya, bantuan dan fasilitasi yang diberikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sebagai antisipasi terjadinya hal-hal yang akan menghambat proses pentahapan Pemilu Serentak Tahun 2024 dan menjadikan Pemilu Serentak Tahun 2024 berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil; serta menekan, mengurangi, dan mencegah terjadinya pelanggaran-pelanggaran.

Oleh karena itu, Bupati memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan Rapat Koordinasi tersebut. Pasalnya, rakor ini merupakan salah satu langkah untuk mensinergikan kerjasama yang optimal antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan penyelenggara Pemilu guna mencegah permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan Pemilu dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran Pemilu Tahun 2024.

“Melalui rakor ini, diharapkan dapat menggerakkan semua potensi satuan kerja untuk secara efektif memetakan dan mengatasi potensi permasalahan menjelang Pemilu 2024, sehingga penyelenggaraan Pemilu dapat berjalan aman, nyaman, dan kondusif,” tambahnya. (*)

Bupati Pantau Penyaluran Bantuan Beras CPP Tahap 1 2024

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan bantuan CPP tahap 1 tahun 2024, Senin (5/2/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani melakukan pantauan penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap 1 tahun 2024. Pantauan dilakukan di sejumlah desa di dua kecamatan, Senin (5/2/2024).

Dalam pantauan tersebut, tampak bupati didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Widodo, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pantauan dilakukan di Desa Sapen dan Desa Joho, Kecamatan Mojolaban, Desa Tepisari dan Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto.

Selama pantauan, bupati secara simbolis melakukan penyerahan bantuan dan juga menyempatkan diri berdialog dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di masing-masing lokasi.

“Jadi, beras yang disalurkan ini merupakan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah atau CPP untuk tahun 2024,” ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati, penyaluran bantuan beras dilakukan oleh Bulog secara bertahap. Penyaluran bantuan sendiri sudah dimulai sejak 31 Januari 2024 lalu. Sesuai jadwal, penyaluran bantuan beras CPP tahap 1 akan selesai pada 7 Februari nanti.

Untuk tahun ini, Kabupaten Sukoharjo menerima kuota penerima bantuan CPP sebanyak 72.386 KPM yang tersebar di 12 kecamatan.

“Setiap KPM menerima bantuan beras 10 kilogram per bulan,” tambah Bupati. (*)

Bupati Berangkatkan Peserta Jalan Sehat HUT Satpol PP Ke-74

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saatacara jalan sehat dalam rangka HUT Satpol PP Ke-74, Jumat (2/2/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani memberangkatkan peserta jalan sehat jajaran Satpol PP Kabupaten Sukoharjo dalam rangka Memperingati HUT Ke-74 Satpol PP, Ke-62 Satlinmas dan Ke-105 Pemadam Kebakaran Tahun 2024. Start dan finish jalan sehat sendiri di Halaman Setda Pemkab Sukoharjo, Jumat (2/2/2024).

“Mengawali sambutan ini, saya mengucapkan “Selamat Hari Ulang Tahun Ke-74 Satpol PP, Ke-62 Satlinmas dan Ke-105 Pemadam Kebakaran Tahun 2024″. Mari jadikan momentum ini sebagai motivasi dan pembangkit semangat, dalam bekerja dan berkontribusi melayani masyarakat dalam rangka mewujudkan pembangunan bangsa dan negara,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, disebutkan bahwa salah satu urusan wajib yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah adalah penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut dibentuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang mempunyai tugas pokok dan fungsinya membantu Kepala Daerah dalam mengemban tanggung jawab tersebut.

Dengan terbatasnya jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) Satpol PP dan semakin berkembangnya dinamika/ aktifitas masyarakat, maka tanggung jawab khususnya dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat tidak bisa dilaksanakan secara maksimal oleh Satpol PP sendiri tanpa peran aktif/ partisipasi masyarakat.

Terkait Pemilu 2024, Bupati berpesan kepada Jajaran Satpol PP beserta Kader Siaga Trantib (KST) agar dapat berperan aktif dalam menjaga ketertiban dan ketentraman baik menjelang saat pemilu maupun pasca pemilu, khususnya di lingkungan binaan desa masing-masing serta melalaksanakan tugas pengamanan dengan sebaik-baiknya.

“Dengan jalan sehat ini sekaligus sebagai ajang untuk menjalin keakraban dan kebersamaan antara Jajaran Satpol PP Kabupaten Sukoharjo,” tambahnya. (*)

Bupati Dampingi Presiden Jokowi Kunjungan Kerja di Sukoharjo

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat mendampingi Presiden Jokowi kunjungan kerja di Sukoharjo, Kamis(1/2/2024).

SUKOHARJO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sukoharjo, Kamis(1/2/2024). Selama kunjungan, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani terlihat mendampingi. Presiden sendiri menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) di GOR Bung Karno dan melakukan pengecekan stok beras dan membagikan bantuan pangan di Gudang Bulog Telukan, Kecamatan Grogol.

Saat pembagian PIP di GOR Bung Karno, Jokowi berpesan agar bersemangat dalam belajar sehingga bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. “Saya titip tetap semangat belajar agar nanti bisa masuk ke jenjang yang lebih tinggi, agar bisa kuliah semuanya,” pesannya.

Jokowi juga menyampaikan jika PIP telah berjalan selama 10 tahun dengan jumlah penerima mencapai 18,6 juta pelajar di seluruh tanah air. Bantuan diberikan di setiap jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA), maupun sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan jumlah berbeda untuk tiap jenjang.

“Yang SD diberikan Rp450 ribu, betul? Yang SMP diberikan Rp750 ribu, benar? Yang SMA, SMK tahun ini berubah, naik menjadi Rp1,8 juta. Kalau untuk Kabupaten Sukoharjo ya cukup 1,8 (juta),” ujarnya.

Selain itu, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa pemerintah juga memberikan KIP kuliah yang telah dinikmati oleh sekitar 900 ribu mahasiswa penerima manfaat. Presiden menyebut bahwa KIP kuliah diberikan dengan nominal bervariasi, menyesuaikan dengan jurusan.

“Jadi anak-anak tidak usah khawatir kalau semangat belajar anak tinggi, nilainya baik-baik bagus, untuk kuliah sekarang ini pemerintah telah memberikan KIP kuliah yang kurang lebih angkanya, angka bantuannya di angka Rp8 juta,” jelasnya.

Sedangkan di Gudang Bulog Telukan, Presiden Jokowi mengecek stok beras. Selain itu, Jokowi juga menyerahkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah berupa beras 10 kilogram kepada masyarakat penerima manfaat.

“Jadi Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni ibu dan bapak sekalian pikantuk (mendapatkan). Nanti hitung-hitungan malih (lagi) kalau APBN kita saya lihat masih ada kesempatan lagi bisa di (lanjutkan), tapi saya enggak janji. Janjinya yang sampai Juni. Nanti mungkin ada ruang lagi kita bisa di bulan berikutnya,” ujarnya.

Di hadapan para penerima, Jokowi menjelaskan alasan pemerintah menyalurkan bantuan pangan tersebut yaitu karena harga beras naik di hampir semua negara. Menurut Presiden, fenomena iklim El Nino telah memberikan dampak pada terganggunya suplai beras di dunia.

“Bantuan itu diberikan karena ada yang namanya musim kering yang panjang nggih sehingga harga beras menjadi naik, itu di seluruh dunia. Dulu, waktu keadaan normal, kita beli beras di semua negara bisa. Sekarang ini beras mereka pegang semua untuk rakyatnya sendiri-sendiri. Sehingga apa? Harga beras karena suplainya berkurang, harga beras menjadi naik,” tambah Jokowi. (*)

Bupati Cek Sejumlah Pedukuhan Cek Tanah Longsor dan Banjir di Kecamatan Bulu

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat cek jembatan di Dukuh Sendini, Desa Lengking, Bulu, Senin (29/1/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani langsung mengecek lokasi sejumlah pedukuhan di Desa Lengking, Kecamatan Bulu setelah mendapat laporan. Bupati mengecek tanah longsor dan juga terdampak banjir, Senin (29/1/2024).

Salah satu lokasi yang dicek adalah jembatan di Sukuh Sendini dimana jembatan yang dikeluhkan butuh perbaikan karenaa memicu banjir di lokasi tersebut.

“Tadi dapat laporan dari camat soal jembatan di Dukuh Sendini, Desa Lengking ini, dan karena tidak ada agenda dan tidak ada tamu, langsung saya datang,” ujar Bupati.

Bupati melanjutkan, terkait kondisi jembatan tersebut, Bupati langsung menyanggupi untuk perbaikan dan diusahakan tahun ini.

“Ini ada Pak DPUPR, biar diitung biayanya, paling lambat pertengahan tahun dengan anggaran Rp1,4 miliar,” tegasnya.

Bupati juga mengatakan, untuk melakukan perbaikan tidak bisa serta merta karena ada prosesy yang harus dilakukan, baik administrasi, lelang, dan lainnya.

Terkait normalisasi sungai, Bupati mengatakan Pemkab akan membantu melaporkannya ke Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS). Bupati meminta masyarakat untuk tidak khawatir karena aspirasi warga pasti diperhatikan dan ditindaklanjuti.

Diharapkan setelah jembatan diperbaiki masalah banjir yang menggenangi sawah tidak terulang kembali.

Selain Dukuh Sendini, Bupati juga meninjau di Dukuh Kadutan, Desa Lengking dilanjutkan di Desa Kamal, Kecamatan Bulu. Saat Bupati datang, sejumlah warga tengah kerja bakti membersihkan sampah yang menyumbat jembatan di Dukuh Sendini. (*)

Bupati Serahkan Bantuan Baznas Untuk 48 Warga Kurang Mampu

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyerahkan bantuan dari Baznas, Senin (29/1/2024)

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, secara simbolis menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui program Sukoharjo Makmur, Sukoharjo Sehat, danSukoharjo Peduli. Bantuan diserahkan di Lobi Kantor Bupati, Senin (29/1/2024).

Bupati menyampaikan, untuk penyaluran ini total ada 48 warga kurang mampu yang menerima bantuan nilai Rp109,5 juta. Besaran bantuan sendiri bermacam-macam dengan nilai terkecil Rp1 juta dan tertinggi Rp3 juta. Bantuan sendiri selain berupa uang tunai juga diwujudkan dengan barang.

Bantuan yang disalurkan antara lain bantuan biaya pengobatan, bantuan biaya pendidikan, bantuan modal usaha. Selain itu, juga ada bantuan gerobak hik, kursi roda, bantuan pembelian kompresor, modal usaha, dan lainnya.

“Bantuan ini untuk masyarakat kurang mampu yang selama ini rutin diberikan oleh Baznas Sukoharjo. Jadi, warga yang menerima bantuan ini sebelumnya mengajukan permohonan kepada Bupati dan diteruskan ke Baznas agar bisa cepat cair,” terang Bupati.

“Kalau harus dianggarkan dulu di APBD bisa lama, padahal masyarakat butuh bantuannya sekarang,” lanjut Bupati.

Bupati juga mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sukoharjo yang tengah membutuhkan. Bantuan yang diberikan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Prinsipnya saya pasti menindaklanjuti setiap permohonan yang masuk. Jadi, jika masyarakat kurang mampu dan sangat membutuhkan bantuan, bisa mengajukan pada Bupati,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, menyampaikan, program bantuan yang untuk warga kurang mampu rutin diberikan oleh Baznas Sukoharjo. “Jadi totalnya mencapai 109,5 juta. Sebelum bantuan cair, kami melakukan survei dulu ke calon penerima untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” katanya. (*)

Desa Mayang Bangun Tempat Transit Sampah, Diresmikan Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat meresmikan Tempat Transit Sampah di Desa Mayang, Kecamatan Gatak.

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani meresmikan Tempat Transit Sampah “Ngudi Resik” di Desa Mayang, Kecamatan Gatak, Kamis (25/1/2024). Bupati berharap pembangunan tempat transit sampah tersebut bisa dicontoh desa lain.

“Ini patut diapresiasi karena di tempat ini sampah dipilah sebelum sampah yang tidak terpakai dibuang ke TPA Mojo,” ungkap Bupati.

Dengan dibangunnya tempat transit sampah tersebut diharapkan mampu mengatasi masalah sampah khususnya di Desa Mayang, Kecamatan Gatak.

“Nantinya, sampah-sampah dari masyarakat dikumpulkan disini dan dipilah. Jadi dilakukan 3R, yakni “reuse, reduce, dan recycle”,” ujar Bupati.

Sampah yang bisa didaur ulang dikumpulkan dan diolah menjadi barang yang berguna kembali. Tentunya, dibutuhkan inovasi dalam melakukan proses daur ulang tersebut dan diharapkan memiliki nilai ekonomi.

“Harapannya, sampah yang bisa digunakan atau ada ada nilai uangnya bisa digunakan untuk membiayai tempat transit sampah dan syukur-syukur bisa memberikan penghasilan untuk pengelolanya,” ujarnya.

“Untuk sampah yang tidak bisa digunakan barulah dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir di Mojo,” sambung Bupati.

Bupati juga mengatakan, lahan di TPA Mojo sangat terbatas sehingga proses pemilahan sampah sangat penting agar TPA Mojo tidak “overload” sampah. (*)

Percepatan Penurunan Angka Stunting, Bupati Sukoharjo Galakkan Program Dapur Sehat

0
Bupati Sukoharjo saat meluncurkan Dapur Sehat Atasi Stunting di Desa Mayang, Kecamatan Gatak, Kamis (25/1/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani meluncurkan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Desa Mayang, Kecamatan Gatak, Kamis(25/1/2024). Program Dashat merupakan upaya Pemkab Sukoharjo untuk percepatan penurunan angka stunting. Pasalnya, hingga saat ini angka stunting di Kabupaten Sukoharjo masih 7,05%.

“Program Dashat ini merupakan upaya Pemkab Sukoharjo untuk percepatan penanganan stunting,” ungkap Bupati.

Menurutnya, stunting menjadi permasalahan yang harus ditanggulangi secara terpadu dan terintegrasi melalui kolaborasi semua pihak, pemerintah, pengusaha swasta, tokoh agama, tokoh masyarakat dan yang paling berperan adalah dimulai dari lingkungan keluarga. Menurutnya, masyarakat sebagai individu atau pribadi, dengan membangun ketahanan keluarga secara utuh di berbagai bidang seperti penanganan gizi, kualitas sanitasi dan kualitas lingkungan.

Terkait program Dashat, Bupati mengaku merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting yang memiliki calon pengantin, ibu hamil, ibu meyusui dan ibu yang memiliki anak usia bawah dua tahun/ bawah lima tahun stunting terutama dari keluarga kurang mampu.

Kegiatan Dashat sendiri mencakup edukasi perbaikan gizi dan konsumsi pangan ibu hamil, ibu menyusui dan bawah dua tahun. Dalam hal ini masyarakat akan diberi sosialisasi terkait pangan lokal yang terjangkau, bercita rasa dan bergizi. (*)

Bupati Beri Penghargaan kepada OPD Berprestasi di Bidang Pelayanan Publik

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memberikan penghargaan kepada OPD berprestasi di bidang pelayanan publik, Selasa (23/1/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani memberikan apresiasi dan penghargaan kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berprestasi di bidang pelayanan publik. Penghargaan diberikan di Auditorium Gedung Menara Wijaya Lantai 10, Selasa (23/1/2024).

“Marikita hilangkan stigma layanan yang “mbulet” dan bertele-tele, kita harus bisa lari memberikan layanan yang cepat dan tidak ada pungli sehingga harapan masyarakat bisa terpenuhi,” jelasnya.

Bupati melanjutkan, Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) akan digelar setiap tahun sehingga OPD harus bisa mempersiapkan diri memberikan layanan yang baik kepada masyarakat. Pasalnya, pelayanan publik adalah tujuan akhir dari reformasi birokrasi. Dengan inovasi pelayanan publik, persepsi masyarakat tentang pelayanan yang berbelit akan berubah.

Terkait KIPP, Bupati menilai merupakan langkah strategis untuk menjaring inovasi pelayanan yang dilahirkan oleh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Perkembangan penyelenggaraan pelayanan publik saat ini wajib menganut paradigma New Public Service dimana masyarakat merupakan pusat dari penyelenggaraan pelayanan publik dan pemerintah.

“Wajah pelayanan publik harus kita ubah dari yang berbelit-belit, lamban, tidak ramah, dan sarat pungutan liar (pungli), menjadi pelayanan publik yang modern, bersih, efisien, dan dinamis menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat,” tandasnya.

Bupati juga mengatakan, sejumlah OPD Pemkab Sukoharjo telah meraih penghargaan tingkat nasional di bidang pelayanan publik. Pada tahun 2023 Pemkab Sukoharjo berhasil meraih Penghargaan Top 45 KIPP dari Menteri PANRB, melalui inovasi “Semangat Bangun Desa melalui Program Kampung Iklim” (Sembada Proklim), yang diprakarsai oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Kemudian penghargaan di bidang Pelayanan Publik juga diterima dari Ombudsman Republik Indonesia, di mana Kabupaten Sukoharjo telah berhasil meraih Peringkat 2 tingkat nasional untuk Kategori Pemerintah Kabupaten dengan Nilai 97,41 dengan predikat Opini Tertinggi Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023.

Di samping itu, dalam pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) tahun 2023 oleh Kementerian PANRB, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo juga telah berhasil memperoleh predikat Pelayanan Prima, dengan Indeks Pelayanan Publik sebesar 4,51 dan menempati peringkat 8 nasional.

Piagam Penghargaan dan hadiah berupa uang pembinaan diberikan kepada Peraih Top 5 KIPP Tingkat Kabupaten Sukoharjo Tahun 2023, Piagam Penghargaan kepada Peraih Top 45 KIPP Tahun 2023, Piagam Penghargaan kepada Perangkat Daerah/Unit Penyelenggara Pelayanan Publik yang menjadi lokus penilaian kepatuhan standar pelayanan publik, dan Piagam Penghargaan kepada Perangkat Daerah yang menjadi lokus Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2023.

Sedangkan Asisten Administrasi Sekda Sukoharjo, Roni Wicaksono menyampaikan, OPD yang menerima penghargaan bidang pelayanan publik sebanyak 20 OPD. Penerima penghargaan sendiri terbagi dalam sejumlah kaategori.

“Dengan acara ini diharapkan menumbuhkan semangat kompetisi yang positif bagi seluruh penyelenggara pelayanan publik dan memberikan apresiasi serta penghargaan bagi penyelenggara pelayanan publik yang berprestasi,” katanya. (*)

22,952FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Recent Posts