SUKOHARJO – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, untuk pertama kalinya memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo yang digelar di Alun-Alun Satya Negara, Rabu (15/7/2026).
Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo diawali dengan prosesi kirab pataka. Pataka diberangkatkan dari Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukoharjo menuju Rumah Dinas Bupati Sukoharjo.
Setelah tiba di Rumah Dinas Bupati, pataka kemudian dibawa menggunakan mobil dinas untuk selanjutnya diberangkatkan menuju Alun-Alun Satya Negara sebagai lokasi pelaksanaan upacara.
Iring-iringan kirab pataka melintasi kawasan Simpang Lima Proliman sebelum tiba di Alun-Alun Satya Negara. Prosesi tersebut menjadi salah satu tradisi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukoharjo sekaligus simbol perjalanan sejarah dan semangat kebersamaan masyarakat dalam membangun daerah.
Usai memimpin upacara, Eko Sapto Purnomo mengajak seluruh masyarakat bersama jajaran pemerintah daerah untuk menjadikan peringatan Hari Jadi ke-80 sebagai momentum memperkuat komitmen pembangunan Kabupaten Sukoharjo.
Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo, yakni “Sukoharjo Spektakuler.”
“Harapan kami sesuai tema Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo, yaitu Sukoharjo Spektakuler. Artinya, kita ingin masyarakat bersama seluruh elemen pemerintah mewujudkan Sukoharjo yang maju, mandiri, dan berbudaya,” ujar Eko kepada awak media, Rabu (15/7/2026).

Sekda Sukoharjo Abdul Haris Widodo saat upacara Hari Lahir Ke-80 Kabupaten Sukoharjo di Alun-Alun Satya Negara, Rabu (15/7).
Menurut Eko, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada kemajuan secara fisik dan ekonomi, tetapi juga harus tetap berlandaskan nilai-nilai luhur yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sukoharjo.
Ia menekankan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Tri Dharma sebagai landasan moral dalam menjalankan pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat.
“Kembali lagi kita diingatkan dengan nilai-nilai Tri Dharma, yakni melu rumongso handarbeni, melu rumongso hangrungkebi, mulat saliro hangrasa wani. Itulah yang menjadi ruh kita dalam membangun Kabupaten Sukoharjo,” katanya.
Eko berharap semangat Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam melanjutkan pembangunan.
Plt. Bupati Sukoharjo Beserta Istri, Bersiap Menuju Alun-Alun Satya Negara
Menurutnya, kolaborasi dan kebersamaan menjadi modal penting untuk mewujudkan Kabupaten Sukoharjo yang semakin maju dan mandiri, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya serta kearifan lokal.
Peringatan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menyongsong masa depan daerah.
Dengan semangat “Sukoharjo Spektakuler”, pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sukoharjo yang maju, mandiri, berbudaya, dan berkelanjutan. (Fjr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here