Wednesday, May 13, 2026
Home Blog Page 17

Bupati Serahkan Bantuan dan Santunan dari Baznas untuk Petugas Kebersihan

0
Bupati Sukoharjom Etik Suryani saat menyerahkan bantuan dan santunan untuk petugas kebersihan di TPA Mojorejo, Rabu (26/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan bantuan dan santunan dari Baznas untuk petugas kebersihan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Mojorejo, Kecamatan Bendosari, Rabu (26/6/2024). Pemberian bantuan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024.

Dalam kesempatan itu Bupati mengatakan, tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2024, yang diusung oleh Indonesia adalah ”Penyelesaian Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan”. Tema ini menjadi pengingat sekaligus ajakan bahwa penyelesaian akar masalah krisis iklim harus diselesaikan dengan inovasi yang dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh pemangku kepentingan, sekaligus harus mengedepankan prinsip keadilan dan inklusvitas.

“Prinsip keadilan menekankan manfaat dari pemulihan lahan harus dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, terutama yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim,” kata Bupati.

Menurutnya, pendekatan tersebut mencakup melibatkan komunitas lokal dalam proses pengambilan keputusan, memastikan akses yang adil terhadap sumber daya alam, dan mengakui serta menghargai pengetahuan tradisional dalam praktik pemulihan lahan. Dengan demikian, upaya pemulihan lahan tidak hanya berkontribusi pada solusi iklim yang inovatif tetapi juga mempromosikan keadilan sosial dan lingkungan.

“Terimakasih sebesar-besarnya kepada berbagai pihak yang telah berperan dan melakukan upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Sukoharjo,” ujarnya.

Bupati juga mengatakan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2024 ini menjadi momen penting untuk terus menumbuhkan, meningkatkan kesadaran dan kepedulian secara konsisten dalam upaya memperbaiki lingkungan secara berkelanjutan.

Tak lupa, Bupati juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Baznas, khususnya kepada muzaki atau pembayar zakat, infaq dan shodaqoh sehingga bantuan dan santunan untuk petugas kebersihan bisa diberikan. Kepada seluruh penerima bantuan, Bupati berharap agar bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo, Agus Suprapto, mengatakan, penyaluran bantuan beras dan santunan diberikan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024. Pentasyarufan zakat tersebut berasal dari Baznas Sukoharjo.

“Petugas penyapu jalan, pengangkut sampah, petugas taman adalah pahlawan kebersihan di Kabupaten Sukoharjo. Total ada 300 penerima bantuan dan santunan. Masing-masing mendapat beras 10 kilogram dan santunan Rp100 ribu,” katanya. (*)

Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Lakukan Coklit kepada Bupati

0
Pantarlih saat melakukan coklit kepada Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Rabu (26/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani didatangi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk Pilkada 2024. Petugas mendatangi Bupati untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) di rumah dinas (rumdin), Rabu(26/6/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Pantarlih terlihat didampingi PPS, Komisioner KPU, Bawaslu Sukoharjo. Terlihat juga hadir dalam coklit Camat Sukoharjo, Havid Danang PW.

Usai coklit Bupati Etik Suryani menyampaikan jika dalam coklit tersebut dirinya dimintai untuk menunjukkan KK. Dengan KK tersebut kemudian Pantarlih melakukan pencocokan dan penelitian data KK dan yang tinggal di rumah dinas.

“Kalau saya ada 4, saya sendiri, suami, anak, dan satu keponakan,” kata Bupati.

Bupati juga menyatakan harapannya agar Pilkada Sukoharjo tahun 2024 ini bisa berjalan lancar, aman, dan kondusif siapapun kandidat yang akan maju.

Sedangkan Anggota KPU Sukoharjo, Murwedhy Tanomo yang juga hadir dalam kesempatan itu mengatakan jika tahapan coklit dilakukan selama satu bulan. Menurutnya, dalam tahap coklit ini, seminggu pertama menyasar tokoh masyarakat.

“Tahapan coklit sendiridilakukan satu bulan mulai 24 Juni hingga 24 Juli 2024,” ujarnya. (*)

Hadiri Wisuda Huffazh III PPTQ Al Rasyid, Bupati: Pesantren Memiliki Kontribusi Nyata Pembangunan Pendidikan

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Wisuda Huffazh III PPTQ Al Rasyid Kartasura di Hotel Swiis Bell Saripetojo, Solo, Sabtu (22/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri wisuda Huffazh III PPTQ Al Rasyid. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Swiss Bell Saripetojo Solo, Sabtu (22/6/2024).

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan program peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, dewasa ini, merupakan program terpenting dan paling strategis dalam pembangunan agama khususnya dan pembangunan nasional pada umumnya. Hal tersebut karena, keberhasilan program tersebut akan menjadi barometer baik-buruknya kondisi masyarakat Indonesia kini dan masa yang akan datang.

“Seperti kita ketahui bersama, bahwa pesantren memiliki kontribusi yang nyata dalam pembangunan pendidikan nasional, khususnya dalam melahirkan generasi-generasi muda yang cerdas dan Islami,” ujarnya.

Menurutnya, jika dilihat secara historis, pondok pesantren memiliki pengalaman yang sangat luar biasa dalam membina dan mengembangkan masyarakat. Bahkan pondok pesantren mampu meningkatkan peranannya secara mandiri dengan menggali potensi yang dimiliki masyarakat di sekelilingnya.

“Pembangunan manusia semata-mata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau masyarakat semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab semua komponen, termasuk dunia pesantren. Pesantren yang telah memiliki nilai historis dalam membina dan mengembangkan masyarakat, kualitasnya harus terus didorong dan dikembangkan,” paparnya.

Oleh karena itu, ujarnya, Ponpes tidak hanya dituntut untuk sekedar memberikan pelajaran pengetahuan, pemikiran dan ketrampilan saja, tetapi juga harus mampu menyiapkan proses pengembangan sosial, jasmani, pemikiran, intelektual, etika, budaya dan akhlaqul kharimah.

“Saya percaya hal tersebut sudah diaplikasikan dengan baik pada sistem pendidikan di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Al Rasyid Kartasura ini. Mudah-mudahan melalui Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Al Rasyid ini, dapat melahirkan para hafiz/ hafidzah yang memiliki intelektual tinggi dengan dilandasi ilmu agama yang mumpuni, beriman, berakhlakul karimah dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya. (nano)

Bupati Ikuti Jalan Sehat Bersama Warga Desa Bulu Kecamatan Polokarto

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani foto bersama peserta jalan sehat di Desa Bulu, Kecamatan Polokarto, Minggu (23/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengikuti jalan sehat bersama warga Desa Bulu, Kecamatan Polokarto di halaman Balaidesa Bulu, Minggu (23/6/2024). Acara tersebut juga dihadiri Wakil Ketua DPRD, Eko Sapto Purnomo serta sejumlah pejabat Pemkab Sukoharjo.

Dalam kesempatan itu Bupati mengatakan, berolahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga imunitas dan kesehatan tubuh. Ada beberapa cabang olahraga yang murah dan sehat yang bisa menjadi pilihan masyarakat seperti berjalan kaki, lari, bersepeda dan senam. Keempat olahraga tersebut bisa dilakukan secara perorangan maupun berkelompok.

“Berolahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga imunitas dan kesehatan tubuh, sebab kondisi tubuh yang fit menjadi kunci terlindunginya diri dari paparan virus dan penyakit yang mengintai,” ujarnya.

Bupati juga mengatakan, menjaga kesehatan hendaknya menjadi prioritas bagi kita, sebuah ungkapan ”mens sana in corpore sano” (di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat) yang sudah barang tentu sering didengar. Namun berapa banyak dari kita yang betul-betul menghayati ungkapan tersebut, dan kemudian mengimplementasikannya secara riil dengan berolahraga secara teratur, menjaga pola makan, dan upaya-upaya menjaga kesehatan lainnya.

“Untuk itu sekali lagi saya sangat mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Saya berharap kegiatan gerak jalan sehat seperti ini, dapat dijadikan sebagai momentum bagi kita bersama, untuk terus memupuk rasa persatuan dan kesatuan serta kebersamaan, serta memperkokoh hubungan yang sinergis atara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Sukoharjo ini,” tambahnya. (*)

Bupati Hadiri Pengajian Akbar Milad Ke-3 Ponpes Darul Qur’an Abdul Aziz Blotan

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Pengajian Akbar Milad Ke-3 Ponpes Darul Qur’an Abdul Aziz Blotan Desa Gentan Baki, Sabtu (22/6/2024) malam.

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menghadiri Pengajian Akbar Milad Ke-3 Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Qur’an Abdul Aziz Blotan Desa Gentan, Kecamatan Bak. Pengajian tersebut digelar pada Sabtu (22/6/2024) malam.

“Mengawali sambutan ini, saya atas nama pribadi dan Pemkab Sukoharjo mengucapkan selamat dan sukses kepada Keluarga Besar Pondok Pesantren Darul Qur’an Abdul Aziz Blotan yang memperingati Milad yang ke-3,” ujar Bupati.

Bupati melanjutkan, sebagai negara dengan mayoritas berpenduduk muslim, Indonesia memiliki kesempatan besar untuk membangun sistem pendidikan Islam yang berkualitas, yang salah satunya dapat diwujudkan dalam bentuk sistem pendidikan pondok pesantren. Keberadaan pondok pesantren hakikatnya merupakan wujud dari kesadaran keberagaman masyarakat muslim terhadap pentingnya mempersiapkan generasi masa depan yang memiliki kompetensi dan pemahaman agama yang baik.

“Pesantren adalah lembaga pendidikan yang mempunyai ciri khas tersendiri dan berbeda dengan lembaga pendidikan lainnya,” kata Bupati.

Menurutnya, pembangunan manusia semata-mata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau masyarakat semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab semua komponen, termasuk dunia pesantren. Yang mana dalam pesantren para santrinya disiapkan untuk dapat berbaur dalam pergaulan di masyarakat dengan adab yang sesuai dengan moralitas dalam agama Islam.

Meningkatkan dan mengembangkan peran serta pesantren dalam proses pembangunan merupakan langkah strategis dalam membangun masyarakat, daerah, bangsa, dan negara. Terlebih, dalam kondisi yang telah mengalami krisis moral seperti sekarang ini. Pesantren sebagai lembaga pendidikan yang membentuk dan mengembangkan nilai-nilai moral, harus menjadi pelopor sekaligus inspirator pembangkit moral bangsa.

“Untuk itu sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pengasuh Pondok Pesantren Darul Qur’an Abdul Aziz Blotan, atas penyelenggaraan kegiatan ini. Mudah-mudahan dengan adanya Pengasuh Pondok Pesantren Darul Qur’an Abdul Aziz Blotan ini nanti, akan lahir hafidz dan hafidzoh sekaligus generasi yang cerdas dan berakhlakul karimah,” harap Bupati. (*)

Bupati Hadiri Senam Sehat Indonesia-Wai Tan Kung di Goro Assalam Kartasura

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Senam Sehat Indonesia-Wai Tan Kung (SSI-WTK) di Goro Assalam, Sabtu (22/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri Senam Sehat Indonesia-WaiTan Kung (SSI-WTK) di Goro Assalam, Kecamatan Kartasura, Sabtu (22/6/2026). Terlihat hadir, Wakil Ketua DPRD Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan berolahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga imunitas dan kesehatan tubuh, sebab kondisi tubuh yang fit menjadi kunci terlindunginya diri dari paparan virus dan penyakit yang mengintai.

“Ada beberapa cabang olahraga yang murah dan sehat yang bisa menjadi pilihan masyarakat seperti berjalan kaki, lari, bersepeda dan senam. Keempat olahraga tersebut bisa dilakukan secara perorangan maupun berkelompok,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga kesehatan hendaknya menjadi prioritas. Sebuah ungkapan ”mensana in corpore sano” (di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat), tentunya sudah sangat sering didengar. Namun, berapa banyak yang betul-betul menghayati ungkapan tersebut, dan kemudian mengimplementasikannya secara riil dengan berolahraga secara teratur, menjaga pola makan, dan upaya-upaya menjaga kesehatan lainnya.

“Dengan kegiatan senam ini, saya berharap dapat meningkatkan kesadaran kita semua akan pentingnya budaya hidup sehat melalui kegiatan olah raga. Sehingga kita bisa membiasakan diri untuk gemar berolahraga, sebagai upaya untuk mewujudkan kesehatan jasmani dan rohani,” terangnya.

Selain itu, lanjut Bupati, dengan senam massal ini dapat dijadikan sebagai momentum bagi kita bersama, untuk terus memupuk rasa persatuan dan kesatuan serta kebersamaan, dalam rangka memperkokoh hubungan yang sinergis atara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Sukoharjo ini (*)

Buka Pembinaan dan Pengarahan Kader Siaga Trantib, Ini Pesan Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat acara Pembinaan dan Pengarahan KST, Kamis (20/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani membuka kegiatan Pembinaan dan Pengarahan Kader Siaga Trantip (KST). Kegiatan dilaksanakan di Gedung IPHI, Kamis (20/6/2024). Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat Pemkab Sukoharjo.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, disebutkan bahwa salah satu urusan wajib yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah adalah penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut dibentuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), yang mempunyai tugas pokok dan fungsinya membantu Kepala Daerah dalam mengemban tanggung jawab tersebut.

Dengan terbatasnya jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) Satpol PP dan semakin berkembangnya dinamika/aktifitas masyarakat, ujar Bupati, maka tanggung jawab khususnya dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat tidak bisa dilaksanakan secara maksimal oleh Satpol PP sendiri tanpa peran aktif/partisipasi masyarakat.

“Untuk itu, perlu dilakukan peningkatan peran aktif masyarakat khususnya dalam mendukung penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,” kata Bupati.

Bupati melanjutkan, sehubungan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 27 November 2024 yang akan datang, diharapkan Kader Siaga Trantib (KST) dapat berperan aktif dalam menjaga ketertiban dan ketentraman di lingkungan binaan desa masing-masing. Hal itu dilakukan dengan memberikan pengertian dan pemahaman kepada warga masayarakaat sekitarnya perlunya menjaga ketertiban dan ketentraman dalam pelaksanaan Pilkada tersebut.

“Oleh karena itu saya memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan pembinaan dan pengarahan Kader Siaga Trantib ini,” lanjut Bupati.

Bupati berharap melalui kegiatan ini, anggota Kader Siaga Trantib (KST) dapat membantu menyelesikan permasalahan-permasalahan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Juga, menegakkan Peraturan Daerah melalui teknis deteksi dini dan lapor cepat secara berjenjang, dengan mengoptimalkan segala potensi yang ada, yang pada akhirnya akan dapat membantu mewujudkan keamanan, ketertiban dan ketentraman rakyat dalam pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2024 Kabupaten Sukoharjo.

Selain itu, Bupati juga berpesan kepada seluruh KS yang memiliki posisi sangat strategis untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan keamanan, ketertiban dan ketentraman.

Bupati menekankan agar KST untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1. Sebagai tangan panjang pemerintah, harus bias menangkal dan memberi penjelesan kepada masyarakat tentang hal-hal negative dan/ atau berita bohong (hoax);
2. Harus bisa melakukan deteksi dini dan cegah dini permasalahan yang ada di wilayah Saudara;

3. Kader Siaga Trantib (KST) harus bisa menyampaikan informasi keberhasilan pemerintah dalam pembangunan yang telah dicapai baik dari pusat maupun daerah; dan
4. Kader Siaga Trantib (KST) senantiasa tegak lurus mensukseskan dan melaksanakan program Bupati Sukoharjo. (*)

Bupati Serahkan Bantuan Baznas Senilai Rp104,7 Juta, Untuk 49 Penerima

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan bantuan dari Baznas di Lobi Kantor Bupati, Kamis (20/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, secara simbolis menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui program Sukoharjo Makmur, Sukoharjo Sehat, Sukoharjo Peduli, dan Sukoharjo Cerdas. Bantuan diserahkan di Lobi Kantor Bupati, Kamis (20/6/2024).

Sesuai data Baznas Sukoharjo, untuk Sukoharjo Cerdas, bantuan diberikan kepada satu penerima senilai Rp3,5 juta. Program Sukoharjo Makmur diberikan kepada 43 warga dimana nilai bantuan terkecil Rp1 juta dan terbesar Rp3 juta.

Program Sukoharjo Peduli diberikan kepada 11 penerima dengan nilai bantuan terkecil Rp1,5 juta dan terbesar Rp5 juta. Program Sukoharjo Sehat diberikan kepada lima warga dengan bantuan terkecilRp1,5 juta dan terbesar Rp2,5 juta.

“Bantuan ini untuk masyarakat kurang mampu yang selama ini rutin diberikan oleh Baznas Sukoharjo. Jadi, warga yang menerima bantuan ini sebelumnya mengajukan permohonan kepada Bupati dan diteruskan ke Baznas agar bisa cepat cair,” terang Bupati.

“Kalau harus dianggarkan dulu di APBD bisa lama, padahal masyarakat butuh bantuannya sekarang,” sambungnya.

Bupati juga mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sukoharjo yang tengah membutuhkan. Bantuan yang diberikan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Prinsipnya saya pasti menindaklanjuti setiap permohonan yang masuk. Jadi, jika masyarakat kurang mampu dan sangat membutuhkan bantuan, bisa mengajukan pada Bupati,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, menyampaikan, program bantuan yang untuk warga kurang mampu rutin diberikan oleh Baznas Sukoharjo. “Jadi totalnya mencapai 109,5 juta. Sebelum bantuan cair, kami melakukan survei dulu ke calon penerima untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” katanya. (*)

Usai Salat Idul Adha di Masjid Agung, Bupati Serahkan Hewan Kurban ke Ormas

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani foto bersama Forkopimda dan Ormas usai penyerahan sapi, Senin (17/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengikuti salat Idul Adhadi Masjid Agung Baiturrahmah, Senin (17/6/2024). Dalam kesempatan itu, nampak juga sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat Pemkab Sukoharjo.

Masjid Agung menjadi salah satu lokasi yang digunakan masyarakat melaksanakan salat Idul Adha 2024. Masyarakat juga melaksanakan salat di lapangan seperti Alun-Akun Satya Negara, dan lainnya.

Usai melaksanakan salat, Bupati didampingi sejumlah pejabat Forkopimda melanjutkan kegiatan dengan menyerahkan hewan kurban.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyerahkan hewan kurban kepada perwakilan ormas Islam. Nampak perwakilan yang hadir antara lain Nahdlatul Ulama (NU) dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).

Bupati nampak secara simbolis menyerahkan hewan kurban sapi kepada perwakilan ormas. Dalam kesempatan itu, ada tiga ekor sapi yang diserahkan bupati kepada perwakilan ormas tersebut.

“Sudah menjadi agenda rutin tiap tahun, usai salat Idul Adha dilanjutkan penyerahan hewan kurban sapi kepada ormas Islam,” kata Bupati. (*)

Grand Final Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata 2024, Ini Pesan Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyerahkan trophy kepada pemenang Mas dan Mbak Duta Wisata 2024, Sabtu (15/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri malam Grand Final Mas dan Mbak Duta Wisata, Sabtu (15/6/2024). Setelah melalui serangkaian penilaian, akhirnya terpilih pemenang Mas dan Mbak 2024, yakni Rangga Satria Putra Pratama dan Athalia Shafa’ Putri Aninda.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan, pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata dilaksanakan sebagai salah satu langkah Pemkab Sukoharjo dalam peningkatan partisipasi, prestasi, inovasi dan kreasi para remaja. Disamping mewujudkan generasi muda yang saling berkoordinasi dan berintegritasi dalam mengusung dunia kepariwisataan baik dibidang destinasi objek wisata yang menjadi tujuan para wisatawan, maupun dalam bidang pemasaran promosi wisata untuk menarik wisatawan.

“Disisi lain pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Sukoharjo ini adalah untuk menampilkan dan memilih sosok putra-putri terbaik Kabupaten Sukoharjo,” ujar Bupati.

Diharapkan para peserta menjadi generasi muda agen perubahan, sebagai mitra pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan, memiliki wawasan kepariwisataan yang luas, berdisiplin, mandiri, serta memiliki kepribadian yang tangguh, konsisten dengan segala ucapan dan perbuatannya. Rangkaian kegiatan Pemilihan Mas dan Mbak terdiri dari beberapa pentahapan yang sangat ketat, yang dimulai dari test tertulis, test wawancara, orientasi lapangan, karantina, serta penilaian penampilan dan bakat seni para finalis.

“Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata jangan hanya sebagai acara seremonial semata, namun harus dapat menjadi contoh dan teladan yang baik bagi seluruh anak muda di Kabupaten Sukoharjo,” pesan Bupati.

Kegiatan juga merupakan sarana untuk mendorong semangat putra-putri kita agar memiliki motivasi yang kuat dalam berekspresi melalui penampilan fisik, serta kecerdasan intelektualnya.

Saya berharap, Mas dan Mbak Duta Wisata memiliki kepribadian baik, banyak berkarya, kreatif dan inovatif, sehingga mampu menjadi generasi penerus yang handal dimasa yang akan datang,” kata Bupati.

Selain itu, Bupati juga kembali berpesan kepada seluruh finalis Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Sukoharjo 2024, agar dapat mempromosikan seluruh potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Sukoharjo, sehingga apa yang menjadi tujuan dan harapan dari kegiatan benar-benar dapat membawa manfaat dan kontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Sukoharjo khususnya di sektor pariwisata sehingga diharapkan pula pendapatan dari sektor pariwisata dapat lebih meningkat, dalam rangka mewujudkan Sukoharjo yang lebih Makmur. (*)

Berikut ini daftar pememang Mas Mbak Sukoharjo 2024:

Juara 1 Mas
Rangga Satria Putra Pratama (Sukoharjo)

Juara 1 Mbak
Athalia Shafa’ Putri Aninda (Bendosari)

Juara 2 Mas
Hanindito Bintang Restu Aji (Mojolaban)

Juara 2 Mbak
Aulia Nur Ristaningsih (Sukoharjo)

Juara 3 Mas
Muhammad Novel Al Najasy (Nguter)

Juara 3 Mbak
Gracelyn Dwika Novela (Sukoharjo).

Juara Persahabatan
Mas : Zamzam Nur Fahlefi
Mbak : Destasya Rima W

Juara Favorit
Mas : Iqbal Sudrajat P
Mbak : Aning Suryani

Juara Duta Digital
Mas : Nicko Hamza Rafi A
Mbak : Aninda Himiko Emmanuela

Juara Duta Lingkungan
Mas : Tegar Priambodo
Mbak : Syiffana Eira Nabila

Juara Duta Anti Narkoba
Mas : Syafi’ Rakha Muwafaq
Mbak : Shela Ayu Putri K

Juara Duta Inovasi Ekraf
Mas : Zaky Taufiqurrahman
Mbak : Katya Fatia Qurrota ayun. (*)

Bupati Melepas Atlet dan Official Kontingen Popda Jateng 2024

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat pelepasan atlet Popda Jateng 2024 di Pendopo GSP, Jumat (14/6/2024),

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani melepas 76 atlet dan 34 official kontingen Popda Kabupaten Sukoharjo. Para atlet akan berlaga dalam Popda Tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2024 di Kota Semarang. Pelepasan kontingen dilakukan di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Jumat (14/6/2024).

Bupati mengatakan, Popda Tingkat Provinsi Jawa Tengah merupakan momentum untuk memberikan motivasi kepada atlet-atlet muda di berbagai cabang olahraga agar selalu semangat dan pantang menyerah sehingga dapat meraih prestasi yang diimpikan.

“Pemkab Sukoharjo akan terus mendukung dan berupaya untuk membantu dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat keolahragaan agar keolahragaan di Kabupaten Sukoharjo dapat berkembang dan menuju kearah yang lebih baik sehingga akan meningkatkan prestasi olahraga,” ujar Bupati.

Menurutnya, dalam prosesnya Pemkab Sukoharjo akan terus mengadakan kegiatan pembibitan dan pembinaan sehingga atlet di Kabupaten Sukoharjo akan terus bergenerasi dan tetap hidup.

Bupati berharap kepada seluruh kontingen manfaatkan kesempatan untuk meraih prestasi yang tinggi, agar memberikan kebanggaan tersendiri dan juga akan mengharumkan nama Kabupaten Sukoharjo.

“Selain itu saya juga berharap supaya menjaga nama baik daerah dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, kejujuran, bersikap dan bertingkah laku yang baik dan sopan. Tunjukkanlah kita sebagai pribadi yang berasal dari daerah yang menjunjung tinggi nilai penghormatan kepada orang lain,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sukoharjo, Setyo Aji Nugroho mengatakan, Popda Provinsi Jawa Tengah 2024 dilaksanakan melalui dua tahap di Kota Semarang. Tahap I digelar 20-23 Juni 2024 dengan peserta sembilan cabang olahraga terdiri dari 39 atlet dan 17 pelatih official. Tahap II digelar 24-27 Juni 2024 dengan peserta sembilan cabang olahraga terdiri dari 37 atlet dan 17 pelatih official.

“Jumlah keseluruhan atlet dan official kontingen Popda Kabupaten Sukoharjo sejumlah 76 atlet dan 34 pelatih official,” ujarnya.

Aji juga mengatakan, dalam kesempatan pelepasan kontingen Popda Provinsi Jawa Tengah, juga dilaksanakan penyerahan uang pembinaan untuk atlet peraih medali di Popda tingkat Karesidenan Surakarta tahun 2024 yang telah dilaksanakan pada 22-25 April 2024 di Kabupaten Sragen.

Para Popda tingkat Karesidenan Surakarta tahun 2024, Kabupaten Sukoharjo meraih total 36 medali dengan rincian 7 medali emas, 13 medali perak dan 16 medali perunggu. (*)

Bupati Buka Acara Pelatihan Juru Sembelih Halal Baznas

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat acara Pembinan Juru Sembelih Halal Baznas di Pendopo GSP,Rabu (12/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani membuka acara Pelatihan Juru Sembelih Halal yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Acara tersebut dilaksanakan di Pendopo Graha Satya Praja (GSP) Pemkab, Rabu (12/6/2024).

Bupati menyampaikan, pelatihan tersebut digelar agar menjadi juru sembelih yang terampil, handal, dan profesional. Pelatihan bukan semata-mata untuk penyembelihan hewan kurban saja, tetapi juga penyembelihan hewan di hari-hari biasa.

“Pesan saya, pastikan tata cara pemotongan hewan sesuai syariat Islam dan aturan lainnya. Jadi, bukan hanya dagingnya saja yang dirasakan, tapi prosesnya juga memberikan manfaat ke masyarakat,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengimbau saat proses pemotongan agar hewan tidak dibanting, namun menggunakan teknik dan peralatan yang benar kemudian direbahkan. Proses pemotongan hewan sapi dengan cara dibanting harus dihentikan sehingga didorong penerapannya memperhatikan sisi “animal welfare”.

“Saya ingin bangun komitmen bersama setiap penyembelihan sapi, hewan ternak, mari ikhtiarkan menggunakan prinsip selain sehat tentu memenuhi syarat fiqih, maka “animal welfare” juga harus diterapkan,” pesan Bupati.

Bupati menambahkan, kepada petugas kesehatan hewan diimbau untuk mengecek kesehatan hewan kurban di tempat penampungan dan pemotongan hewan. Bupati meminta agar petugas mengerjakannya dengan baik dan mendatangi tempat-tempat penampungan hewan dan pemotongan hewan.

“Selain itu, mari kita galakkan bahan-bahan yang ramah lingkungan seperti menghindari penggunaan plastik berwarna hitam,” tambah Bupati. (*)

Hadiri Pengajian Akbar Rutinan Ranting NU Desa Watubonang, Soal Ini yang Disampaikan Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Pengajian Akbar Rutinan Rantung NU Desa Watubonang, Kecamatan Tawangsari, Minggu (9/6/2024) malam.

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri Pengajian Akbar Rutinan Ranting NU Desa Watubonang, Kecamatan Tawangsari, Minggu (9/6/2024) malam. Pengajian tersebut juga dihadiri Ketua PCNU Sukoharjo, Khomsun Nur Arif serta sejumlah pejabat Pemkab Sukoharjo.

“Mengawali sambutan ini, perkenankan saya atas nama pribadi dan Pemkab Sukoharjo menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua Ranting NU Kecamatan Tawangsari atas terselenggaranya acara ini,” ujar Bupati mengawali sambutan.

Dikatakan Bupati, pengajian merupakan salah satu sarana yang efektif untuk lebih mendekatkan diri serta meningkatkan derajat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Selain itu, pengajian dapat kita jadikan juga sebagai sarana untuk mejalin komunikasi dan silaturrahmi yang semakin erat antara berbagai komponen dan potensi umat Islam, sehingga mampu memperkokoh Ukhuwah Islamiyah yang bermuara pada terpeliharanya persatuan dan kesatuan bangsa.

“Konteks pengajian yang kita laksanakan harus lebih luas pemaknaannya, yaitu sebagai sarana untuk mengkoreksi diri kita masing-masing serta sebagai pengingat, untuk memperkuat kesadaran dan komitmen kita, mencontoh dan meneladani apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW,” ujarnya.

“Kita harus mampu menyempurnakan kepribadian kita dari hari ke hari, dan terus berupaya meneladani apa yang telah dilaksanakan oleh Rasulullah SAW. Sehingga kita semua mampu menjadi umat Rasulullah SAW yang kelak mendapatkan safaat Beliau di hari akhir,” sambungnya.

Bupati berharap, dengan pengajian tersebut, dapat dijadikan sebagai majelis ilmu yang bermanfaat dalam hidup, karena ibadah tanpa disertai ilmu akan menjadi sia-sia. Ilmu merupakan kunci untuk menyelesaikan berbagai persoalan, baik persoalan yang berhubungan dengan kehidupan beragama/akherat, maupun persoalan yang berhubungan dengan kehidupan duniawi.

“Marilah kita buang jauh segala perbedaan, agar kita semua dapat mewujudkan kondisi masyarakat Kabupaten Sukoharjo yang aman, damai dan kondusif,” tambahnya. (*)

Bupati Hadiri Awarding Ceremony Liga TopSkor Jateng Dilanjut Penutupan Jatingarang Cup 2024

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri "Awarding Ceremony" Liga TopSkor Jateng 2024 di Lapangan Desa Kemasan, Kecamatan Polokarto, Minggu (9/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri “Awarding Ceremony Liga TopSkor Jateng 2024 di Lapangan Desa Kemasan, Kecamatan Polokarto, Minggu (9/6/2024). Sore harinya, Bupati melanjutkan agenda penutupan serta penyerahan hadiah turnamen sepak bola Jatingarang Cup 2024 di Kecamatan Weru.

“Saya berharap, kegiatan turnamen ini dapat di jadikan sebagai agenda rutin, dan bisa kembali diselenggarakan ditahun-tahun yang akan datang,” ujar Bupati.

Bupati berharap dengan kegiatan turnamen, selain sebagai ajang kejuaraan atau kompetisi, dapat juga sebagai sarana pembinaan bagi klub dan para pemain, sehingga melalui turnamen dapat melahirkan atlet-atlet sepak bola yang berprestasi, khususnya di Kabupaten Sukoharjo.

Bupati Sukogarjo, Etik Suryani foto bersama pemenang Turnamen Sepak Bola Jatingarang Cup 2024 Kecamatan Weru, Minggu (9/6/2024).

Dalam sebuah turnamen atau kejuaraan, ujar Bupati, tentunya ada yang menang dan ada yang kalah. Untuk itu, bagi tim sepak bola yang telah berhasil mengukir prestasi dan keluar sebagai juara pada turnamen kali ini, bupati mengucapkan selamat atas keberhasilannya.

“Pertahankan dan terus berprestasi untuk masa-masa mendatang. Bagi tim-tim yang belum berhasil saya ucapkan terima kasih atas partisipasinya, tingkatkan lagi semangat untuk tetap terus berlatih, semoga pada kesempatan lainnya dapat meraih prestasi yang diinginkan,” ujarnya.

Bupati menambahkan, sebuah prestasi pada umumnya dan prestasi olahraga khususnya tidaklah mungkin dapat diraih dengan cara instan, tetapi memerlukan adanya keuletan dan ketekunan dalam berlatih. Untuk itu saya tekankan agar pembinaan dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan, tidak hanya menjelang adanya kejuaraan atau turnamen seperti ini saja, namun harus dilakukan secara rutin dan terprogram. (*)

Bupati Hadiri Gowes Susur Desa Wisata Rotan Trangsan

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri acara gowes susur sungai Desa Wisata Trangsan, Minggu (9/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri acara Gowes Susur Desa Wisata Trangsan, Kecamatan Gatak. Gowes tersebut merupakan rangkaian acara Grebek Penjalin 2024, Minggu (9/6/2024).

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan berolahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga imunitas dan kesehatan tubuh. Ada beberapa cabang olahraga yang murah dan sehat yang bisa menjadi pilihan masyarakat seperti berjalan kaki, lari, bersepeda dan senam. Keempat olahraga tersebut bisa dilakukan secara perorangan maupun berkelompok, seperti apa yang akan kita laksanakan bersama pada pagi hari ini.

“Saat ini, aktivitas olahraga bersepeda masih menjadi tren di berbagai kalangan. Tua muda, pria wanita, dewasa anak-anak dari pejabat, pebisnis, pekerja kantoran, pekerja lepas, dan lain sebagainya, ramai-ramai mengayuh sepeda,” ujar Bupati.

Menurutnya, bersepeda memang menjadi salah satu olahraga favorit karena mudah untuk menyehatkan badan, sekaligus menjadi sarana melepas kepenatan (refreshing), selain itu bersepeda juga dapat kita jadikan sebagai sebuah kegiatan rekreasi.

“Untuk itu saya sangat mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Saya berharap kegiatan gowes seperti ini, dapat dijadikan sebagai momentum bagi kita bersama, untuk terus memupuk rasa persatuan dan kesatuan, kebersamaan, serta memperkokoh hubungan yang sinergis antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Sukoharjo ini,” kata Bupati.

Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta gowes untuk tetap tertib dan berhati-hati dalam mengikuti kegiatan ini, agar pelaksanaan gowes pagi hari ini dapat berjalan dengan lancar dan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. (*)

22,952FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Recent Posts