Wednesday, May 13, 2026
Home Blog Page 18

Bupati Lepas Keberangkatan Jemaah Calon Haji 2024

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat melepas keberangkatan jemaah calon haji 2024 dari halaman Pemkab Sukoharjo, Sabtu (8/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani melepas keberangkatan jemaah calon haji Kabupaten Sukoharjo. Pelepasan dilakukan dari halaman Pemkab Sukoharjo, Sabtu (8/6/2024).

Bupati mengatakan, ibadah haji merupakan Rukun Islam yang ke-5 dan menjadi salah satu ibadah yang memiliki kekhususan tersendiri, yaitu ibadah yang diwajibkan sekali dalam seumur hidup bagi setiap umat Islam yang mampu dan memenuhi segala persyaratan.

“Disamping merupakan kewajiban juga sekaligus kehormatan bagi bapak dan ibu sekalian yang telah mendapatkan panggilan dari Allah SWT, hal ini tentunya harus disyukuri sebab masih banyak saudara-saudara kita yang sudah siap lahir dan bathin, fisik dan mental, bahkan sudah mempersiapkan segala sesuatunya, namun belum dapat berangkat tahun ini, yang disebabkan oleh sesuatu dan lain hal,” ungkap Bupati.

Bupati berpesan agar calhaj mengawali ibadah dengan niat yang tulus dan ikhlas, semata-mata hanya beribadah kepada Allah SWT. Jauhi hal-hal yang dapat mengurangi dan bahkan menghilangkan kemabruran haji. Laksanakan ibadah dengan tertib dan khusyu’ dengan mentaati semua aturan dan jadwal yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi, serta mengikuti petunjuk, arahan dan panduan yang telah diberikan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji setempat.

“Selain itu saya berpesan kepada seluruh jamaah calon haji, jagalah kekompakan, persatuan dan kesatuan diantara sesama jamaah. Jagalah nama baik bangsa Indonesia khususnya Kabupaten Sukoharjo, dan tidak lupa mendoakan agar Kabupaten Sukoharjo semakin maju, makmur dan sejahtera. Aamiin,” kata Bupati. (*)

Bupati Hadiri Penutupan TMMD Reguler Ke-120 2024 di Desa Wirun

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat penutupan TMMD Reguler di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Jumat (7/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri penutupan TMND Reguler Ke-120 Tahun 2024 di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Jumat (7/6/2024). Penutupan sendiri dipimpin oleh Kasdam IV Diponegoro, Brigjen TNI Budi Irawan di Lapangan Desa Wirun. Penutupan TMMD tersebut dihadiri Danrem 074 Warastratama Kolonel Inf Ali Akhwan dan pejabat Forkopimda.

Bupati Etik Suryani, menyampaikan jika pembangunan jalan dalam TMMD Reguler ini sangat membantu masyarakat karena bisa menaikkan potensi yang ada. Jalan yang dibangun bisa mempercepat transportasi saat panen para petani, termasuk meningkatkan harga tanah karena didukung oleh infrastruktur yang lebih baik.

“Selain itu, saya harap kedepan para petani tidak akan kekurangan air, meskipun dalam cuaca panas atau musim kemarau setidaknya para petani masih bisa panen dua kali atau tiga kali dalam sestahun karena ada sumur dalam,” ujar Bupati.

Dansatgas TMMD, Letkol Czi Slamet Riyadi, melaporkan pelaksanaan TMMD Reguler Ke-120 yang dibuka pada tanggal 8 Mei 2024 dan ditutup pada hari ini 07 Juni 2024 ini telah menyelesaikan semua proyek pekerjaan sasaran fisik maupun sasaran non fisik.

“Selama 31 hari TMMD Satgas TMMD Reguler ke-120 dibantu warga masyarakat dan seluruh stakeholder terkait berhasil menyelesaikan sasaran fisik berupa pembangunan 2 buah talud, 2 buah betonisasi, dan urug jalan, rehab 2 unit RTLH, rehab 4 unit MCK, rehab masjid, dan rehab Pos Kamling,” jelasnya.

Menurutnya, TMMD juga menyelesaikan sejumlah program unggulan Kasad diantaranya melaksanakan penghijauan, pembersihan lingkungan, pembagian sembako, ketahanan pangan, dan pembuatan sumur dalam sejumlah lima Unit.

Sedangkan Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Budi Irawan yang membacakan sambutan Pangdam IV Diponegoro mengatakan bahwa program TMMD yang telah diselenggarakan selama lebih dari delapan dekade ini merupakan salah satu Program Bakti TNI. TMMD difokuskan untuk membantu pemerintah daerah dalam percepatan program pembangunan sarana prasarana dan infrastruktur bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di pedesaan dan di daerah-daerah terpencil.

“Kodam IV Diponegoro menggelar TMMD Reguler ke-120 di beberapa kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo, Sukoharjo, Banjarnegara, dan Semarang,” ujarnya. (*)

Bupati Hadiri Peringatan HUT Ke-9 dan Penetapan Pengurus Persojo 2024-2027

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri HUT Persojo Ke-9 di Taman Budaya, Kamis (6/6/2024) malam.

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri Gelar Budaya Opera Musik dalam rangka Memperingati HUT Persaudaraan Seniman Sukoharjo (Persojo) Ke-9 di Taman Budaya Suryani, Kamis (6/6/2024) malam. Dalam acara tersebut sekaligus dilakukan Penetapan Pengurus Persojo Periode 2024-2027.

“Saya atas nama pribadi dan Pemkab Sukoharjo, mengucapkan selamat merayakan HUT yang ke-9” kepada Keluarga Besar Persojo,” ujar Bupati mengawali sambutannya.

Dikatakan Bupati, kesenian merupakan salah satu bagian dari unsur budaya, yang sesungguhnya dapat dijadikan sebagai suatu media yang cukup strategis guna membangun semangat solidaritas dan persatuan masyarakat.

Hal tersebut dapat dibuktikan bahwa selain sebagai media apresiasi, kesenian memiliki banyak sekali fungsi yang beberapa diantaranya adalah sebagai wujud kreatifitas masyarakat serta wadah aspirasi, baik secara tekstual maupun konseptual.

“Persojo dibentuk dalam rangka mengembangkan dan menggali potensi kesenian yang ada di Kabupaten Sukoharjo. Dalam rangka memperingati HUT Ke-9, Persojo mempersembahkan pertunjukan Opera Musik Kontemporer dengan pelaku dan pemain dari kreator dan eksekutor pertunjukkan benar-benar putra dan putri Sukoharjo,” ungkapnya.

Gelar Budaya Opera Musik merupakan sebuah Opera Musik yang dikemas kedalam frame seni pertunjukkan kontemporer. Sebuah Opera Musik Kontemporer yang digarap dengan berbagai unsur seni. Pentas ini melibatkan seni karawitan dan seni musik diatonik sebagai pengiring. Seni teater dan seni tari berperan dalam membangun suasana dan alur drama. Tak luput pula dukungan seni rupa dan multimedia yang mumpuni sehingga tercipta sebuah kolaborasi pertunjukan seni yang indah dan spektakuler.

“Saya berharap kepada pengurus Persojo yang baru saja ditetapkan, dapat segera berkoordinasi dan menyusun langkah-langkah strategis dan program kerja guna mewujudkan tujuan dan harapan organisasi,” tambah Bupati. (*)

Jemaah Calon Haji 2024 Sukoharjo Pamitan, Ini Pesan Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat pamitan haji di Pendopo GSP, Rabu (5/6/2024).

SUKOHARJO – Sebanyak 834 jemaah calon haji Kabupaten Sukoharjo Tahun 2024 pamitan kepada Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Rabu (5/6/2024). Acara digelar di Pemdopo Graha Satya Praja (GSP) dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Agus Santosa dan pejabat Forkopimda.

Bupati mengatakan, ibadah haji merupakan Rukun Islam yang ke-5 dan menjadi salah satu ibadah yang memiliki kekhususan tersendiri, yaitu ibadah yang diwajibkan sekali dalam seumur hidup bagi setiap umat Islam yang mampu dan memenuhi segala persyaratan. Sehingga, setiap umat Islam sudah barang tentu mendambakan dapat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah.

“Disamping merupakan kewajiban juga sekaligus kehormatan bagi bapak dan ibu sekalian yang telah mendapatkan panggilan dari Allah SWT, hal ini tentunya harus disyukuri sebab masih banyak saudara-saudara kita yang sudah siap lahir dan bathin, fisik dan mental, bahkan sudah mempersiapkan segala sesuatunya, namun belum dapat berangkat tahun ini, yang disebabkan oleh sesuatu dan lain hal,” ungkap Bupati.

“Kita semua berdoa semoga bapak dan ibu semuanya selalu diberikan kemudahan dan kelancaran oleh Allah SWT dalam menunaikan ibadah haji, dapat menjalankan ibadah sunah, wajib, rukun haji dengan tertib, selalu diberikan kesehatan, dan kembali di tanah air dengan selamat dan mendapat predikat haji yang mabrur,” sambungnya.

Bupati berpesan agar calhaj mengawali ibadah dengan niat yang tulus dan ikhlas, semata-mata hanya beribadah kepada Allah SWT. Jauhi hal-hal yang dapat mengurangi dan bahkan menghilangkan kemabruran haji. Laksanakan ibadah dengan tertib dan khusyu’ dengan mentaati semua aturan dan jadwal yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi, serta mengikuti petunjuk, arahan dan panduan yang telah diberikan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji setempat.

“Selain itu saya berpesan kepada seluruh jamaah calon haji, jagalah kekompakan, persatuan dan kesatuan diantara sesama jamaah. Jagalah nama baik bangsa Indonesia khususnya Kabupaten Sukoharjo, dan tidak lupa mendoakan agar Kabupaten Sukoharjo semakin maju, makmur dan sejahtera. Aamiin,” kata Bupati.

Dalam kesempatan itu, secara simbolis Bupati menyerahkan jasket warna merah dan juga paket lauk pauk kepada seluruh jemaah. (*)

Kodam IV Diponegoro Simulasi Penanganan Konflik Sosial di Sukoharjo, Bupati Beri Apresiasi

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri acara simulasi Latihan Kesiapsiagaan Operasional Penanganan Konflik Sosial (LKO PKS) yang digelar oleh Kodam IV Diponegoro, Rabu (5/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri acara simulasi Latihan Kesiapsiagaan Operasional Penanganan Konflik Sosial (LKO PKS) yang digelar oleh Kodam IV Diponegoro. Simulai dilakukan di Jalan Jendral Soedirman depan Pemkab Sukoharjo, Rabu (5/6/2024).

Selain Bupati, terlihat acara juga dihadiri Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryani dan sejumlah pejabat Forkopimda.

“Selaku Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengucapkan terimakasih dan apresiasi dengan adanya tiga pilar (TNI, Polri dan struktur Pemerintah) sudah diadakan simulasi penanganan konflik sosial,” ujar Bupati.

Menurutnya, simulasi ini guna untuk kesiapsiagaan TNI/Polri dalam menghadapi konflik sosial seperti demo menjelang Pilkada Sukoharjo 2024.

“Simulasinya lancar dan sudah bagus, mudah-mudahan tidak ada demo di Sukoharjo. Ini hanya latihan simulasi saja penanganan konflik sosial dari TNI Polri dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo,” ujarnya.

Bupati mengaku selama sinergitas antara Pemkab Sukoharjo dengan TNI/Polri sudah berjalan bagus dan kompak dalam hal apapun.

Sedangkan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi menyampaikan jika simulasi ini merupakan salah satu bentuk kesiapsiagaan TNI/Polri sesuai dengan prosedur.

“Jadi kita lihat tadi, simulasi tahapan kesiapsiagaan penanganan konflik sosial sesuai dengan prosedur, mulai tahap bagaimana masyarakat berdemo hingga terjadinya anarkistis,” ujar Deddy. (*)

Hadir Dalam Pelantikan PAC Fatayat NU, Soal Ini yang Disampaikan Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Pelantikan PAC Fatayat NU Se-Kabupaten Sukoharjo dalam Peringatan Hari Lahir Ke-74 PC Fatayat NU Sukoharjo, Minggu (2/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri Pelantikan PAC Fatayat NU Se-Kabupaten Sukoharjo dalam Peringatan Hari Lahir Ke-74 PC Fatayat NU Sukoharjo. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Minggu (2/6/2024).

“Selamat dan sukses kepada Pengurus PAC Fatayat NU Se-Kabupaten Sukoharjo yang baru saja dilantik. Semoga pengurus yang baru saja dilantik ini mampu menjalankan amanah dengan baik, mampu membawa NU Kabupaten Sukoharjo semakin solid dan terus dapat berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Sukoharjo,” ujar Bupati mengawali sambutan.

Bupati melanjutkan, Fatayat NU adalah salah satu Badan Otonom NU untuk kalangan perempuan muda. Fatayat NU sebagai organisasi perempuan milenial harus mampu menjawab tantangan, khususnya di era digitalisasi sekarang ini.

Sebagai generasi perempuan muda di era milenial, Fatayat NU harus dapat memanfaatkan kemajuan teknologi dengan sebaik-baiknya, untuk memberikan edukasi kepada kalangan perempuan muda hal-hal yang positif, sehingga akan membentuk generasi muda yang cerdas, modern dan siap menerima estafet kepemimpinan Nahdlatul Ulama dimasa yang akan datang.

Sebagai organisasi terbesar di Indonesia, NU mempunyai peran strategis dalam perjalanan bangsa kita sejak jaman sebelum merdeka hingga saat ini. Oleh sebab itu, keberadaan Nahdlatul Ulama dan organisasi-organisasi di bawah naungannya sangat membantu pemerintah daerah dalam pembangunan sekarang ini.

“Saya menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh jajaran Fatayat NU atas perannya untuk ikut serta dalam upaya besar kita membangun bangsa, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta untuk memajukan peran dan derajat perempuan muda Indonesia, dapat terus berkontribusi dalam pembangunan, serta ikut serta dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa,” ujarnya.

Bupati berharap kepada Pengurus PAC Fatayat NU Se-Kabupaten Sukoharjo yang baru saja dilantik, untuk segera berkoordinasi dan menyusun langkah-langkah strategis dan program kerja. Hal itu untuk mewujudkan tujuan dan harapan organisasi, dengan senantiasa mengembangkan prinsip kerja yang akomodatif, demokratis dan transparan dalam mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. (*)

Hadiri Puncak HUT Ke-7 RS Indriati, Bupati: Tingkatkan Mutu dan Layanan Kepada Masyarakat

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri puncak HUT Ke-7 RS Indriati Solo Baru, Minggu (2/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-7 Rumah Sakit Indriati Solo Baru, Kecamatan Grogol, Minggu (2/6/2024). Dalam kesempatan itu, Bupati berpesan momentum HUT agar digunakan oleh RS Indriati untuk meningkatkan mutu dan layanan kepada masyarakat.

Bupati menyampaikan, kesehatan merupakan dimensi penting yang menjadi salah satu pilar pembangunan bangsa. Hal ini dikarenakan kesehatan memainkan peranan strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.

“Untuk mewujudkan serta menunjang akselerasi pencapaian peran strategis tersebut maka dibentuklah Sistem Kesehatan Nasional (SKN) yang merupakan pilar dari Sistem Ketahanan Nasional, yang menjadi peta jalan dalam mewujudkan masyarakat sehat dengan derajat kesehatan setinggi-tingginya,” terangnya.

Bupati melanjutkan, sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat dalam bidang kesehatan, Rumah Sakit memiliki peran sentral dalam proses pembangunan kesehatan bangsa ini. Demikian pula Rumah Sakit Indriati, dalam kiprahnya selama 7 tahun ini, telah melaksanakan upaya pelayanan kesehatan secara professional dan didukung dengan teknologi kesehatan yang modern.

“Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Rumah Sakit Indriati beserta semua pihak atas kepeduliannya terhadap kondisi masyarakat sekarang ini. Saya berharap agar dapat meningkatkan mutu dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Sukoharjo,” pesan Bupati.(*)

Bupati Hadiri Pelantikan Pengurus DPD KNPI Sukoharjo Masa Bakti 2023-2026

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Pelantikan Pengurus DPD KNPI Sukoharjo masa bakti 2023-2026, Sabtu (1/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Sukoharjo masa bakti 2023-2026. Pelantikan dilaksanakan di Gedung Menara Wijaya Lantai 10 Pemkab oleh Ketua DPD KNPI Provinsi Jawa Tengah, Casytha A. Kathmandu, Sabtu (1/6/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengucapkan selamat kepada pengurus baru KNPI Kabupaten Sukoharjo. Bupati berharap agar pengurus baru dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan menjaga soliditas serta solidaritas dalam organisasi.

“Selamat beraktifitas bagi Pengurus DPD KNPI Kabupaten Sukoharjo masa khidmad 2023-2026. Ibu menghimbau agar soliditas dan solidaritas perlu dijaga karena iklim organisasi sangat mempengaruhi kinerja organisasi,” ungkapnya.

Bupati juga mengatakan, dengan semangat baru, pengurus KNPI Kabupaten Sukoharjo diharapkan dapat membawa perubahan positif dan inovatif di masa mendatang bagi peran pemuda di kabupaten Sukoharjo.

Dalam kesempatan itu, Ketua KNPI Jawa Tengah, Casytha A. Kathmandu berharap agar KNPI di Jawa Tengah bisa menjadi wadah bagi berbagai organisasi kepemudaan. Ia menekankan pentingnya peran pemuda dalam masyarakat dan berharap KNPI bisa menjadi rumah bersama bagi mereka.

“Kita sadar ke depan yang paling banyak di masyarakat adalah anak-anak muda maka dengan itu besar harapan peran pemuda berada di semua lini yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Casytha juga menyampaikan bahwa Sukoharjo akan menjadi tempat kegiatan Harlah KNPI yang akan dilaksanakan dibulan Juli 2024 mendatang. (*)

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pimpin Upacara Bendera

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila 2024, Sabtu (1/6/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menjadi inspektur upacara (Irup) dalam Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Kabupaten Sukoharjo Tahun 2024. Upacara dilaksanakan di halaman Setda dan dihadiri Forkopimda dan pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo, Sabtu (1/6/2024).

“Saya ucapkan apresiasi dan terima kasih kepada segenap panitia dan semua pihak, atas penyelenggaraan kegiatan ini, semoga acara ini nanti dapat berjalan dengan lancar, sukses dan membawa barokah bagi kita semua,” ujar Bupati mengawali sambutannya.

Selanjutnya, Bupati membacakan sambutan dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Yudian Wahyudi.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan, 1 Juni 2024 diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Hari ketika Bung Karno, sebagai Proklamator Kemerdekaan, Bapak Pendiri Bangsa, pertama kali memperkenalkan Pancasila melalui pidatonya pada tahun 1945 di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK).

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 ini mengambil tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.

Pancasila dan nilai nilai yang dikandungnya menjadi bintang yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara. Keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional “Bhinneka Tunggal Ika”.

“Dalam momentum yang sangat bersejarah ini, saya mengajak komponen bangsa di mana pun berada untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.”.

Pancasila harus senantiasa dijiwai dan pedomani agar menjadi ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia. Selain regulasi yang berlandaskan pada semangat dan jiwa Pancasila, juga perlu keteladanan yang tercermin dari etika, integritas, dan karakter para pemimpin dan rakyat Indonesia.

“Dengan semangat Pancasila yang kuat, saya yakin seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi. Terlebih, di tengah krisis global yang terjadi, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik. Keberhasilan tersebut tentu merupakan sumbangsih gotong royong seluruh anak bangsa dengan ideologi Pancasila sebagai fondasi dasarnya.” (*)

Bupati Hadiri Pengajian Akbar Bersama KH Anwar Zahid

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Pengajian Akbar bersama KH. Anwar Zahid, Jumat (31/5/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri Pengajian Akbar Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim Lapak Maju Bersama Nusantara Sukoharjo. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Taman Budaya dengan menghadirkan Ustadz KH Anwar Zahid, Jumat (31/5/2024).

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, bahwa pengajian merupakan salah satu sarana yang efektif untuk lebih mendekatkan diri serta meningkatkan derajat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Selain itu, pengajian dapat dijadikan sebagai sarana untuk mejalin komunikasi dan silaturrahmi yang semakin erat antara berbagai komponen dan potensi umat Islam, sehingga mampu memperkokoh Ukhuwah Islamiyah yang bermuara pada terpeliharanya persatuan dan kesatuan bangsa.

“Konteks pengajian yang kita laksanakan harus lebih luas pemaknaannya, yaitu sebagai sarana untuk mengkoreksi diri kita masing-masing serta sebagai pengingat, untuk memperkuat kesadaran dan komitmen kita, mencontoh dan meneladani apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW,” ujar Bupati.

“Kita harus mampu menyempurnakan kepribadian kita dari hari ke hari, sehingga kita semua mampu menjadi umat Rasulullah SAW yang kelak mendapatkan safaat Beliau di hari akhir,” sambungnya.

Bupati mengajak kepada para jamaah dan seluruh masyarakat di Kabupaten Sukoharjo untuk terus menjalin persatuan dan kesatuan, Ukhuwah Islamiyah, kebersamaan dan kegotong royongan. Membuang jauh segala perbedaan, agar dapat mewujudkan kondisi masyarakat Kabupaten Sukoharjo yang aman, damai dan kondusif.

“Kepada Ustadz KH. Anwar Zahid dari Bojonegoro Jawa Timur, saya ucapkan terima kasih hadir mengisi acara pada siang hari ini. Mudah-mudahan tausyiyah ini mampu memberikan tontonan sekaligus tuntunan bagi kita semuanya, serta menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” tambahnya.

Disisi lain, dalam kesempatan itu juga dilaksanakan kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim. Bupati berharap santunan yang diberikan dapat bermanfaat dan diterima dengan senang hati dan tidak dipandang dari nilai atau harganya, tetapi yang lebih penting adalah makna didalamnya. (*)

Tebar Benih Ikan di Embung Djowo Desa Ponowaren, Ini Pesan Bupati

0
Bupati Sukoharjom Etik Suryani bersama Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Bagas Windaryatno saat menebar benih ikan di Embung Djowo Desa Pnowaren, Jumat (31/5/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menerbar benih ikan di Embung Djowo Desa Ponowaren, Kecamatan Tawangsari, Jumat (31/5/2024). Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas Pertanian dan Perikanan.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan jika salah satu sumber protein yang bermutu tinggi terdapat pada ikan. Ikan termasuk bahan makanan yang mengandung asam lemak omega-3 dan vitamin K serta kaya akan protein, lemak sehat dan mineral. Kandungan gizi pada ikan sangat berpengaruh untuk perkembangan dan pertumbuhan pada anak.

“Kabupaten Sukoharjo memiliki perairan umum daratan dengan luasan 958,9 hektar berupa waduk, sungai, embung, kali mati dan genangan air lainnya. Terdapat 890 rumah tangga yang melakukan usaha penangkapan ikan untuk mencukupi kebutuhan pangan dan untuk menambah penghasilan. Produksi ikan hasil tangkapan di perairan umum mencapai 400.228 kg pada tahun 2023,” papar Bupati.

Menurutnya, Pemkab Sukoharjo melalui Dinas Pertanian dan Perikanan, dari tahun ke tahun telah memfasilitasi kegiatan penyediaan benih ikan untuk ditebar di perairan umum maupun di kolam kelompok masyarakat, melalui APBD. Penebaran benih ikan yang rutin dilaksanakan diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan stok ikan yang ada di perairan umum yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk bisa mengkonsumsi ikan.

“Jadi, kegiatan ini merupakan upaya pemerintah Kabupaten Sukoharjo dalam meningkatkan produksi ikan, angka konsumsi ikan, dan meningkatkan gizi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada kelompok tani (klomtan) maupun gabungan kelompok tani (gapoktan).

Kepada Bapak Camat dan Kepala Desa, Bupati berpesan agar ikut berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan perairan umum, salah satu upaya yang bisa dilakukan antara lain ikut memasang rambu peringatan larangan menangkap ikan yang merusak lingkungan dan himbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Peran PKK juga diperlukan dalam menjaga kelestarian perairan umum di lingkungan masing-masing.

“Kepada masyarakat sekitar untuk ikut mengawasi perairan umum, dan tidak melakukan penangkapan ikan yang merusak lingkungan serta gunakan alat tangkap yang tidak membahayakan penggunanya. Tangkaplah ikan secara selektif, ambil ikan yang sudah berukuran cukup untuk dikonsumsi, biarkan ikan yang kecil untuk tetap tumbuh di perairan umum,” tambahnya. (*)

Bupati Terima Tim Penilai Lomba KB Pria Tingkat Nasional, Berharap Keluar Sebagai Juara

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menerima Tim Verifikasi Lapangan Penilaian Lomba KB Pria Tingkat Nasional, Jumat (31/5/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menerima Tim Verifikasi Lapangan Penilaian Lomba KB Pria Tingkat Nasional BKKBN RI. Penerimaan tim penilai dilakukan di ruang rapat Bupati, Jumat (31/5/2024).

“Saya atas nama pribadi dan Pemkab Sukoharjo mengucapkan selamat datang dan terima kasih” kepada Tim Verifikasi Lapangan Penilaian Lomba KB Pria Tingkat Nasional BKKBN RI, beserta rombongan di Kabupaten Sukoharjo,” ujar Bupati mengawali sambutan.

Menurut Bupati, sebagaimana diketahui bersama, Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk serta membentuk keluarga yang berkualitas. Pendekatan program KB saat ini tidak hanya fokus pada pengendalian populasi dan penurunan fertilitas saja tetapi juga diarahkan pada pemenuhan hak-hak reproduksi.

“Partisipasi pria menjadi penting dalam KB dan KR (Kesehatan Reproduksi) karena pria adalah “partner” dari wanita dalam reproduksi dan seksual, sehingga pria dan wanita harus berbagi tanggung jawab,” ujarnya.

Pemkab Sukoharjo melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan P3A terus mengupayakan agar kesertaan KB Pria dapat meningkat dengan mengatasi faktor penyebab rendahnya kesertaan KB pria.

Upaya Pemerintah untuk meningkatkan partisipasi pria dalam pemakaian kontrasepsi dilakukan secara intensif dan terus-menerus, diantaranya melalui pemberdayaan ekonomi keluarga, meningkatkan kepesertaan KB pria khususnya MOP Vasektomi dan menyediakan fasilitas KIE dan konseling tentang informasi KB pria.

Sebagai informasi, Kelompok KB Pria “Surya Kencana” Desa Karangwuni, Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo, berdasarkan penilaian profil dan presentasi berhasil sebagai juara 1 tingkat Provinsi dan mewakili Provinsi Jawa Tengah ke Tingkat Nasional menjadi 3 (tiga) nominasi terbaik bersama Provinsi Jawa Timur dan Jawa Barat.

“Untuk itu saya memberikan apresiasi dan terima kasih atas raihan ini. Saya berharap kepada seluruh pihak terkait dapat bergerak aktif dan saling bersinergi mengikuti proses verifikasi penilaian Lomba KB Pria Tingkat Nasional ini dengan sebaik-baiknya, sehingga Kabupaten Sukoharjo diharapkan mampu menorehkan prestasi berhasil menjadi juara Tingkat Nasional,” harap Bupati. (*)

Pastikan Proyek Sesuai Jadwal, Bupati Sidak Proyek Gedung Pertemuan

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat sidak proyek gedung pertemuan, Kamis (30/5/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek gedung pertemuan di Jalan Veteran, Kamis (30/5/2024). Bupati dengan didampingi Sekda, Widodo dan sejumlah Kepala OPD ingin mengetahui progres pembangunan gedung tersebut.

Sidak sendiri dilakukan bupati usai memantau penyaluran beras CPP dan dalam perjalanan menuju Kantor DPRD untuk mengikuti Rapat Paripurna. Terlihat juga dalam sidak tersebut Kepala DPUPR Sukoharjo, Bowo Sutopo Dwi Atmojo dan pejabat lainnya.

Dalam kesempatan itu, bupati bersama Sekda melihat-lihat pelaksanaan proyek yang sebagian besar masih menyelesaikan pengecoran. Mendapat kunjungan bupati, sejumlah karyawan pelaksana proyek pun segera menghampiri dan memberikan penjelasan.

“Pokoknya harus selesai sesuai jadwal, jangan sampai molor karena waktunya cukup panjang,” ujar Bupati.

Menurutnya, agar pekerjaan tidak molor, pelaksana proyek harus memperhatikan jumlah pekerja yang ada. Diharapkan dengan jumlah pekerja yang memadai, pelaksaan proyek akan berjalan lancar.

Bupati Etik mengaku saat ini pegerjaan proyek masih sesuai jadwal. Artinya, tidak ada keterlembatan dalam pengerjaan.

“Tadi disampaikan saat ini sudah 11%. Nanti kalau pengecoran selesai dan atap dipasang, progres akan terlihat,” ujarnya.

Disinggung soal kendala, Bupati mengaku sampai saat ini belum ada kendala karena pengerjaan sudah sesuai jadwal. Bupati minta doa restu masyarakat agar proyek tersebut bisa selesai tepat waktu dan tepat mutu. (*)

Hari Jamu Nasional ke-16 2024, Bupati Sukoharjo Racik Jamu Sendiri

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani meracik jamu sendiri saat momen peringatan Hari Jamu Nasional, Rabu (29/5/2024).

SUKOHARJO – Peringatan Hari Jamu Nasional Ke-16 Tahun 2024 dimanfaatkan oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani untuk meracik jamu sendiri. Momen tersebut terjadi di Lobi Gedung Menara Wijaya, Rabu (29/5/2024).

Dalam kesempatan itu, Bupati singgah di stan Jamu Gatotkaca. Bupati pun lantas menggantikan penjaga stan yang selama ini meracik jamu di lokasi pameran. Bupati pun lantas mengambil kencur dan serai dan menumbuknya.

Kemudian, kencur yang sudah ditumbuk dimasukkan ke cangkir tanah dan diberi bahan jeruk dan gula. Setelah itu, bupati pun menuangkan air panas ke dalam cangkir dan menyedu jamu yang baru saja diraciknya.

“Ternyata lebih segar rasanya jika dibuat spontan,” ujar bupati sembari mengaduk jamunya menggunakan batang serai.

Dalam kesempatan itu, sejumlah pejabat seperti Sekda Widodo, Asisten 1 Sekda, Agustinus Setiyono dan lainnya juga ikut duduk di depan stan. Terlihat juga Ketua Koperasi Jamu Indonesia (Kojai) Sukoharjo, Suwarsi Moertedjo yang ikut meracik jamu bersama bupati.

“Jamu telah dikenal sejak jaman nenek moyang sebelum pengobatan modern masuk ke Indonesia. Secara tradisional dan turun temurun, nenek moyang Bangsa Indonesia telah memanfaatkan tanaman berkhasiat bagi kesehatan, khususnya dalam bentuk ramuan jamu,” ungkap Bupati.

Menurutnya, saatini budaya sehat jamu (Jamu Wellness Culture) ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh UNESCO. Pengakuan UNESCO merupakan penghargaan yang luar biasa, karena yang dihargai adalah cara bagaimana orang Indonesia menjadi sehat.

“Dengan dijadikannya jamu sebagai warisan budaya di UNESCO, diharapkan generasi muda Indonesia terus bersama-sama melestarikan budaya sehat jamu untuk masa depan. Penetapan ini akan memperkuat upaya Indonesia untuk melindungi dan mengembangkan jamu sebagai warisan budaya, serta berkontribusi terhadap kesehatan dan kesejahteraan global,” paparnya.

Terlebih lagi, ujarnya, Sukoharjo merupakan sentra industri jamu dan dikenal sebagai kabupaten jamu di Indonesia. Untuk itu, warga Sukoharjo harus melestarikan jamu dengan tetap melestarikan minum jamu.

“Selama ini Pemkab Sukoharjo juga sudah menggelar Gerakan Minum Jamu setiap hari Jumat,” tambahnya. (*)

Bupati Salurkan Bantuan Rehab RTLH di Empat Kecamatan Bersama Baznas

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menyerahkan bantuan rehab RTLH bersama Baznas, Rabu (29/5/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menyalurkan bantuan renovasi rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di empat kecamatan, Rabu (29/6/2024). Penyerahan bantuan ini diberikan kepada 13 penerima.

Penerima bantuan sendiri berasal dari Kecamatan Bendosari (4 orang), Kecamatan Grogol (3 orang), Kecamatan Mojolaban (4 orang), dan Kecamatan Polokarto (2 orang).

Nilai bantuan sendiri bervariasi dimana untuk renovasi RTLH berkisar Rp5 juta hingga Rp7,5 juta, rehab RTLH berkisar Rp10 juta hingga Rp20 juta. Total bantuan yang diserahkan mencapai Rp181 juta.

“Saya harap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik untuk memperbiki rumah sehingga nantinya memiliki rumah yang layak huni. Nanti hasil rehab rumahnya dilaporkan melalui desa/kelurahan masing-masing,” ujar Bupati.

Bupati juga mengatakan, selama ini ada permohonan bantuan yang masuk ke Bupati melalui desa dan kecamatan dan diteruskan ke Baznas. Sebelum bantuan diberikan, terlebih dahulu Baznas melakukan survei ke lokasi untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.

“Selama ini datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi rumah yang mendapat bantuan. Dari pantauan ini sekaligus untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, mengatakan sebelumnya Baznas telah melakukan survei sebelum bantuan diberikan. Menurutnya, survei dilakukan untuk memastikan kondisi calon penerima benar-benar memenuhi syarat sebagai penerima bantuan rehab RTLH.

“Soal nilai bantuan yang berbeda, memang hal itu ditentukan berdasarkan survei di lapangan. Tergantung kondisi rumah masing-masing,” katanya. (*)

22,952FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Recent Posts