Thursday, June 11, 2026
Home Blog Page 30

Buka Musyawarah Olahraga Kabupaten Bersama KONI, Ini Pesan Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat membuka Musorkab KONI di Hotel Brothers Solo Baru, Sabtu (28/10/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani membuka acara Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Musorkab tersebut digelar di Hotel Brothers Solo Baru, Kecamatan Grogol, Sabtu (28/10/2023). Dalam acara tersebut sekaligus dilakukan pemilihan pengurus KONI Sukoharjo Periode 2023-2027.

“Saya atas nama pribadi dan Pemkab Sukoharjo mengucapkan terima kasih kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan semua pihak yang telah berpartisipasi atas penyelenggaraan kegiatan ini,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati, Musorkab tersebut menunjukkan tingginya tekad untuk meningkatkan upaya pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga di Kabupaten Sukoharjo.

Bupati melanjutkan, KONI merupakan satu-satunya organisasi keolahragaan nasional yang berwenang mengkoordinir dan membina setiap dan seluruh kegiatan olahraga prestasi di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Repubulik Indonesia.

“Musorkab ini sebagai pemegang kekuasaan tertinggi KONI Kabupaten memiliki arti dan fungsi yang sangat penting bagi KONI Kabupaten dalam upaya untuk selalu meningkatkan peran dan fungsinya dalam pembinaan keolahragaan di Kabupaten Sukoharjo,” kata Bupati.

Bupati berpesan agar Musorkab digunakan seoptimal mungkin sebagai media untuk melakukan evaluasi terhadap hasil pembinaan olahraga yang telah dilakukan KONI dan menentukan masa depan pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga. Agenda lainnya yang tidak kalah penting adalah pemilihan Ketua Umum KONI dan Formatur yang akan menyusun kepengurusan untuk masa bhakti 2023-2027.

“Selanjutnya saya berpesan kepada para peserta, untuk bisa memanifestasikan semangat kekeluargaan dan kebersamaan pada pelaksanaan Musorkab KONI Tahun 2023 ini, dalam upaya untuk bersama-sama memikirkan dan bertangung jawab terhadap kemajuan pembinaan keolahragaan di Kabupaten Sukoharjo,” pesan Bupati. (*)

Bupati Hadiri Pengajian Maulid Akbar dan Haul Kyai Nur Suhud di Nguter

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Pengajian Maulid Akbar dan Haul Kyai Nur Suhud di Desa Kedungwinong, Nguter, Jumat (27/10/2023) malam.

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri acara Pengajian Maulid Akbar dan Haul Kyai Nur Nur Sahid di Masjid Nur Suhud Desa Kedungwinong, Kecamatan Nguter, Jumat (27/10/2023) malam. Dalam acara tersebut terlihat hadir sejumlah Kepala OPD mendampingi Bupati.

“Mengawali sambutan ini, saya atas nama pribadi, dan Pemkab Sukoharjo menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia beserta semua pihak atas penyelenggaraan kegiataan ini,” ujar Bupati.

Bupati melanjutkan, seperti diketahui bersama, bulan Rabi’ul Awal merupakan salah satu bulan yang istimewa bagi umat Islam diseluruh dunia, karena pada bulan ini ada sebuah peristiwa penting, yaitu lahirnya Nabi kita Muhammad SAW.

Nabi Muhammad bukan saja seorang Nabi dan seorang Rasul Allah, tetapi juga adalah pemimpin umat manusia. Ajaran Islam yang beliau sampaikan telah mengubah wajah dunia dan peradaban ke arah yang lebih maju, lebih manusiawi dan lebih beradab dibandingkan dengan jaman jahiliyah sebelumnya.

“Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini saya mengajak kepada hadirin dan seluruh masyarakat Sukoharjo untuk dapat memperdalam rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dengan memperbanyak bacaan sholawat. Insyaa Allah dengan banyak bersholawat kepada beliau kita semua akan mendapatkan syafaatnya baik di dunia maupun di akhirat kelak,” ungkapnya.

Bupati juga mengatakan, selain Pengajian Maulid Akbar juga akan dilaksanakan Peringatan/Haul Mbah Kyai Nur Suhud. Menurutnya, beliau adalah salah satu ulama besar yang telah berperan dalam pengembangan dakwah Islam di Kabupaten Sukoharjo.

“Untuk itu marilah kita sama-sama berdo’a kepada Allah SWT, semoga beliau diampuni semua kesalahan dan dosanya, diterima semua amal ibadahnya dan ditempatkan pada tempat yang terbaik yaitu Surga Allah SWT, dan semoga kita dapat menjaga amanah dan meneruskan cita-cita perjuangan Almarhum,” tambahnya. (*)

Sebanyak 746 Buruh Tani Tembakau dan Buruh Pabrik Rokok Terima BLT DBHCHT 2023

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyerahkan BLT DBHCHT di Gedung Satria Wijaya Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Jumat (27/10/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyerahkan Bantuan Langsung Tunia (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2023. Penyerahan dilakukan di Gedung Satria Wijaya Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Jumat (27/10/2023). Total ada 736 penerima BLT DBHCHT ini yang terdiri dari buruh tani tembakau dan buruh pabrik tembakau.

Bupati mengatakan, Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu daerah daerah penghasil tembakau dan produsen rokok. Untuk itu, setiap tahun Sukoharjo menerima Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau yang diperuntukan berbagai kegiatan pembangunan.

“Selama ini Pemkab Sukoharjo telah berupaya semaksimal mungkin untuk merealisasikan kegiatan-kegiatan yang berbasis DBHCHT,” terang Bupati.

Bupati melanjutkan, sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 206/PMK.07/2020 tentang Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi DBHCHT, salah satu kegiatan yang bisa dibiayai DBHCHT adalah pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok.

Dalam rangka menjalankan amanat Permenkeu tersebut, Pemkab Sukoharjo menyalurkan BLT kepada buruh tani dan buruh rokok yang diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga, meringankan beban hidup dan meningkatan kesejahteraan buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok. Selain itu, juga mendukung bidang kesejahteraan masyarakat dalam rangka penguatan perekonomian daerah.

“Untuk itu saya mengajak kepada semuanya untuk memerangi penyebaran rokok ilegal. Karena hasil pajak cukai saat ini juga terdistribusi untuk penanganan stunting. Dengan menekan penyebaran rokok ilegal nantinya semakin banyak pajak cukai yang dihasilkan dan manfaat yang diterima masyarakat juga semakin banyak,” ujar Bupati.

Bupati mengapresiasi atas penyerahan BLT DBHCHT tersebut. Bupati berharap dengan diberikannya bantuan tersebut dapat mendorong dan memberikan stimulan kepada buruh tani tembakau dan buruh rokok dalam memenuhi kebutuhan keluarga, menjaga dan meningkatkan jumlah produksi tembakau Kabupaten Sukoharjo.

“Kepada seluruh penerima bantuan, saya berharap agar dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga bantuan ini benar-benar akan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi pelaku usaha tembakau di Kabupaten Sukoharjo,” tambahnya.

Sedangkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo, Suparmin, menyampaikan BLT DBHCHT diberikan untuk empat bulan sekaligus, yakni Juni, Juli, Agustus, dan September.

Suparmin mengatakan, dari 736 penerima terdiri atas 633 buruh tani tembakau dari kecamatan Gatak, Baki, Kartasura, Grogol, dan Weru dan 103 buruh pabrik tembakau PT Hamsina Jaya Kecamatan Kartasura. Setiap bulan penerima mendapatkan BLT senilai Rp300 ribu.

“BLT DBHCHT ini diberikan sekaligu untuk empat bulan sehingga setiap orang akan menerima Rp1,2 juta,” ujarnya. (*)

Bupati Kembali Pantau Gerakan Pangan Murah di Desa Cemani

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memantau pelaksanaan GPM di Desa Cemani, Grogol, Jumat (27/10/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani kembali melakukan pantauan program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Jumat (27/10/2023). Selama ini, program GPM rutin digelar Pemkab Sukoharjo di semua kecamatan.

Terkait program GPM, Bupati memberikan apresiasi pada OPD terkait. Pasalnya, selama ini GPM rutin digelar oleh Pemkab Sukoharjo dalam hal ini Dinas Pangan. Tidak hanya di pusat kota, yakni di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), GPM juga dilakukan di desa 12 kecamatan.

“GPM ini merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan harga dan juga mengendalikan inflasi,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati, GPM merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan harga dan juga menekan angka inflasi. Pasalnya, sejumlah bahan pokok seperti beras tengah mengalami kenaikan harga.

Selama GPM, dijual paket sembako Bulog dengan harga murah. Untuk paket sembako sendiri terdiri dari beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kg yang dijual dengan harga Rp78.500. Rinciannya beras 5 kg Rp51.000, minyak goreng Rp14.000, dan gula pasir Rp13.500.

“Tidak hanya beras, minyak, dan gular pasir, banyak juga barang kebutuhan pokok yang dijual murah seperti telur, bawang merah, dan lainnya,” tambah Bupati. (*)

Bupati Buka “Polokarto Tumoto Expo 2023” dan Launching BUMdesma Polokarto Tumoto

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani membuka "Polokarto Tumoto Expo 2023" di Kecamatan Polokarto, Kamis (26/10/2023) malam.

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani membuka acara “Polokarto Tumoto Expo 2023”, Kamis (26/10/2023) malam. Dalam kesempatan iu juga diserahkan Bantuan Sosial Rumah Tangga Miskin (RTM) Alokasi Surplus UPK PNPM Mandiri Perdesaan Polokarto serta Launching BUMDesma Polokarto Tumoto.

Bupati menyampaikan, program pemberdayaan merupakan salah satu program prioritas di bidang pengentasan kemiskinan. Salah satu strategi penurunan kemiskinan yang penting selain mengurangi beban pengeluaran adalah dengan meningkatkan pendapatan seperti peningkatan akses permodalan, peningkatan kualitas produk dan akses pemasaran, pengembangan keterampilan dan layanan usaha, serta pengembangan kewirausahaan, kemitraan, dan keperantaraan.

“Seperti diketahui, PNPM Mandiri Perdesaan merupakan salah satu program penanggulangan kemiskinan yang berbasis pemberdayaan masyarakat,” ujar Bupati.

menurutnya, melalui program tersebut, diharapkan mampu menciptakan atau meningkatkan kapasitas masyarakat, baik secara individu maupun berkelompok, dalam memecahkan berbagai persoalan terkait upaya peningkatan kualitas hodup, kemandirian dan kesejahteraannya.

Sehingga, dengan keterlibatan seluruh komponen masyarakat dalam pembangunan akan menjadikan pembangunan lebih teearah dan tepat sasaran.

Untuk itu, diharapkan Pengurus UPK dan seluruh pelaku PNPM Mandiri Perdesaan Polokarto untuk terus melestarikan program tersebut. Sehingga, apa yang menjadi tujuand dari PNPM Mandiri Perdesaan dapat tercapai dengan baik, khususnya dalam upaya kemiskinan di Sukoharjo.

“Dalam kesempatan ini juga diserahkan bantuan sosial bagi rumah tangga miskin Alokasi Surplus UPK 2023 sebanyak 50 RTM. Saya harap bantuan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pesan Bupati.

Disisi lain, Bupati sekaligus meluncurkan BUMDesma Polokarto Tumoto yang merupakan transformasi dari UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Polokarto.

Bupati berharap dengan BUMdesma tersebut dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa sekitarnya dan meningkatkan perekonomian bagi masyarakat. (*)

Bupati Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rehab RTLH di Empat Kecamatan

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Baznas kembali menyalurkan bantuan rehab RTLH di empat kecamatan, Kamis (26/10/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menyalurkan bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni, Kamis (26/10/2023). Kali ini, ada lima warga kurang mampu menerima bantuan di empat kecamatan.

Para penerima bantuan adalah Sademin, warga Desa Gupit, Kecamatan Nguter menerima Rp20 juta, Muh Amin, warga Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari menerima Rp20 juta, Nanik Suryani, warga Desa Kemasan, Polokarto menerima Rp4 juta, Rofiih, warga Desa Bakalan, Polokarto menerima Rp10 juta, dan Santoso, warga Bulakan, Kecamatan Sukoharjo menerima Rp13 juta.

“Hari ini menyalurkan bantuan rehab RTLh untuk lima penerima di empat kecamatan dengan nilai total bantuan Rp54 juta,” ungkap Bupati.

Bupati berharap bantuan rehab tersebut dimanfaatkan betul untuk membangun rumah atau merenonasi rumah agar menjadi rumah layak huni. Untuk penerima bantuan juga diminta untuk melaporkan hasil rehab melalui desa masing-masing.

“Selama ini ada permohonan bantuan yang masuk ke Bupati melalui desa dan kecamatan dan diteruskan ke Baznas. Sebelum bantuan diberikan, terlebih dahulu Baznas melakukan survei ke lokasi untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran,” ujarnya.

“Dengan datang langsung ke lokasi sekaligus untuk melihat langsung kondisi rumah yang mendapat bantuan. Dari pantauan ini diketahui memang penerima bantuan layak untuk mendapat bantuan karena kondisi rumahnya belum layak huni,” sambung Bupati.

Sedangkan Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, membenarkan sebelumnya Baznas telah melakukan survei sebelum bantuan diberikan. Menurutnya, survei dilakukan untuk memastikan kondisi calon penerima benar-benar memenuhi syarat sebagai penerima bantuan rehab RTLH.

“Soal nilai bantuan yang berbeda, memang hal itu ditentukan berdasarkan survei di lapangan. Tergantung kondisi rumah masing-masing,” ujarnya. (*)

Memasuki Akhir Oktober, Proyek Taman Budaya Kembali Disidak Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani didampingi Sekda Widodo saat sidak proyek Taman Budaya, Kamis (26/10/2023).

SUKOHARJO – Proyek pembangunan Taman Budaya di Kelurahan Gayam kembali jadi sasaran inspeksi mendadak (sidak) oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Kamis (26/10/2023). Bupati didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Widodo dan jajaran Asisten Sekda.

Sidak proyek strategis sudah sering dilakukan Bupati dalam upaya memantau progres proyek. Dengan rutin sidak diharapkan pelaksana proyek bekerja sesuai jadwal yang ditetapkan sehingga proyek bisa selesai tepat waktu.

Dalam sidak tersebut, Bupati dan rombongan berkeliling untuk melihat dari dekat proses pengerjaan. Terlihat pendopo sudah terpasang genteng dan paving juga sudah terpasang.

Bupati berharap proyek Taman Budaya dan proyek strategis lain seperti GOR Tipe B, proyek Gedung Parkir dan Taman Plaza II dan lainnya berjalan lancar dan tidak ada kendala.

Selain itu, diharapkan pelaksana proyek mulai memikirkan cuaca karena sudah mulai turun hujan. Jika pelaksana proyek tidak melakukan antisipasi, dikhawatirkan akan menghambat pelaksanaan proyek.

“Sidak biasa seperti sebelumnya, ingin tahu progres proyek khususnya Taman Budaya,” ungkap Bupati. (*)

Bupati Pantau Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Kenep

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani memantau pelaksanaan GPM di Kelurahan Kenep, Kamis (26/10/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani melakukan pantauan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Kenep, Kecamatan Sukoharjo, Kamis (26/10/2023). Program GPM tersebut rutin digelar Pemkab Sukoharjo di semua kecamatan.

Terkait GPM tersebut, Bupati memberikan apresiasi pada OPD terkait. Menurutnya, selama ini GPM rutin digelar oleh Pemkab Sukoharjo dalam hal ini Dinas Pangan. Tidak hanya di pusat kota, yakni di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), GPM juga dilakukan di desa-desa di 12 kecamatan.

“GPM ini merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan harga dan juga mengendalikan inflasi,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati, GPM merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan harga dan juga menekan angka inflasi. Pasalnya, sejumlah bahan pokok seperti beras tengah mengalami kenaikan harga.

Selama GPM, dijual paket sembako Bulog dengan harga murah. Untuk paket sembako sendiri terdiri dari beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kg yang dijual dengan harga Rp78.500. Rinciannya beras 5 kg Rp51.000, minyak goreng Rp14.000, dan gula pasir Rp13.500.

“Tidak hanya beras, minyak, dan gular pasir, banyak juga barang kebutuhan pokok yang dijual murah seperti telur, bawang merah, dan lainnya,” tambah Bupati. (*)

Bupati Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Candi 2023-2024

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memimpin Apel gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Candi di Halaman Setda Pemkab, Jumat (20/10/2023).

SUKOHARJO – Polres Sukoharjo melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Candi di halaman Setda Kabupaten Sukoharjo, Jumat (20/10/2023). Apel tersebut dalam rangka pengamanan Pemilu tahun 2024. Apel dipimpin oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani didampingi Kapolres AKBP Sigit, dan Dandim Letkol Czi Slamet Riyadi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, menyampaikan amanat dari Kapolri, yang menyampaikan apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarpras Operasi Mantap Brata 2023-2024, sehingga pemilu 2024 diharapkan dapat terselenggara dengan aman dan lancar.

“Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi indonesia dan sekaligus menjadi titik penentuan masa depan bangsa,” kata Bupati.

Bupati melanjutkan, hal itu sebagaimana penyampaian Presiden Joko Widodo bahwa tahun 2024 adalah momen politik yang sangat penting, karena kita menyelenggarakan pesta demokrasi terbesar dan secara serentak dalam tahun yang sama.

Melihat pentingnya hal tersebut, lanjut Bupati menyampaikan, maka seluruh komponen bangsa tentunya harus berpartisipasi penuh guna menyukseskan Pemilu 2024. Terlebih lagi, Pemilu 2024 memiliki kompleksitas tersendiri karena dilaksanakan secara serentak dengan rentan waktu yang berdekatan, wilayah yang luas, geografis yang beragam serta melibatkan jumlah pemilih yang besar.

Untuk itu, guna mengamankan Pemilu 2024 maka Polri didukung TNI, kementrian/lembaga, instansi terkait dan mitra kamtibmas lainnya menggelar Operasi Mantap Brata tahun 2023-2024.

“Operasi ini dilaksanakan sejak tanggal 19 oktober 2023 sampai dengan 20 oktober 2024 yang diikuti oleh 261.695 personel di seluruh Indonesia guna mengamankan seluruh tahapan Pemilu,” kata Bupati.

Dalam pelaksanaannya, Polri akan membentuk pola pengamanan sistem wilayah yang terdiri dari 4 wilayah korps Brimob dan 7 zonasi untuk Dalmas Nusantara. Polri juga menyiapkan 2.000 personel Brimob, serta 8.500 personel Dalmas Nusantara yang siap dimobilisasi kapanpun dan dimanapun.

Sebagai dukungan operasi, Polri juga menggelar Operasi Nusantara Cooling System 2023-2024 untuk mengantisipasi polarisasi akibat isu SARA, propaganda, berita hoaks, dan black campaign yang dilengkapi dengan Satgas Anti Money Politics serta Satgas Pemilu Damai. (*)

Bupati Terima Penghargaan BKN Award 2023 Kategori Implementasi NSPK Manajemen ASN Terbaik

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menerima penghargaan BKN Award 2023 dari Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Haryomo Dwi Putranto di Hotel Brothers Solo Baru, Kamis (19/10/2023).

SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo meraih penghargaan BKN Award 2023. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Etik Suryani di Hotel Brothers Solo Baru, Kamis (19/10/2023). Penghargaan diserahkan oleh Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Haryomo Dwi Putranto.

Kabupaten Sukoharjo meraih penghargaan pada kategori Implementasi Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Manajemen ASN Terbaik pada BKN Award 2023. Dalam kesempatan tersebut, Haryomo mengapresiasi kinerja Kabupaten Sukoharjo dan berharap bahwa penghargaan yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi Pemkab Sukoharjo untuk terus melahirkan inovasi baru dalam peningkatan pelayanan kepegawaian.

“Prestasi yang luar biasa, tahun 2021 indeks implementasi NSPK Manajemen ASN masuk dalam kategori D. Sedangkan pada tahun 2022 meningkat menjadi kategori A Predikat Unggul,” ungkap Haryomo.

Disisi lain, Bupati Sukoharjo, Etik juga menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan kepada Kabupaten Sukoharjo dalam kategori implementasi NSPK Manajemen ASN. “Dengan pemberian penghargaan ini saya berharap semoga bisa menjadi pemacu semangat bagi seluruh perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo serta ASN untuk memberikan pelayanan terbaik bagi Kabupaten Sukoharjo,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Manusia (BKPSDM) Sukoharjo, Sumini, menyampaikan bahwa BKN Award 2023 merupakan penghargaan yang diberikan bagi Instansi Pemerintah yang dinilai telah berhasil melaksanakan penyelenggaraan manajemen ASN di lingkupnya masing-masing, termasuk pemanfaatan layanan digital ASN.

“Penghargaan BKN Award merupakan penghargaan kali pertama bagi Pemkab Sukoharjo,” ujarnya. (*)

Peringati Hari Santri, Bupati Hadiri Haul Masyayikh Nahdlatul Ulama

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Haul Masyayikh Nahdlatul Ulama di Halaman GOR Pandawa Solo Baru, Rabu (18/10/2023) malam.

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri acara Haul Masyayikh Nahdlatul Ulama di Halaman GOR Pandawa Solo Baru, Rabu (18/10/2023) malam. Dalam haul tersebut dihadirkan KH Ahmad Muwafiq dari Sleman, Yogyakarta untuk memberikan tauziah.

“Mengawali sambutan ini, perkenankan saya atas nama pribadi dan Pemkab Sukoharjo menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua PCNU Kabupaten Sukoharjo, panitia beserta semua pihak atas penyelenggaraan kegiataan ini,” ujar Bupati.

Bupati melanjutkan, santri merupakan salah satu elemen masyarakat yang turut andil dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Sebagai apresiasi pemerintah akan adanya santri sebagai elemen penting dalam tatanan sosial kemasyarakatan, maka ditetapkan Hari Santri Nasional oleh Presiden Jokowi melalui Kepres Nomor 22 Tahun 2015 jatuh setiap tanggal 22 Oktober 2023.

Menurutnya, peringatan tersebut tidak luput dari peristiwan sejarah yang dikenal dengan “Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama” yang dikeluarkan oleh pahlawan nasional sekaligus salah satu pendiri Ormas Islam terbesar di Indonesia yakni Hadratusyeikh KH. Hasyim Ashari.

Saat itu, resolusi jihad yang dikeluarkan oleh KH Hasyim Ashari mampu membakar semangat para pejuang kemerdekaan dan tak luput pula seluruh santri di seluruh penjuru Indonesia untuk mengusir penjajah dari bumi pertiwi.

“Haul Masyayikh ini merupakan salah satu rangkaian dalam memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sukoharjo,” ujarnya.

Bupati juga mengatakan, haul merupakan suatu peringatan yang diadakan bertepatan dengan wafatnya seseorang yang ditokohkan oleh masyarakat, baik tokoh perjuangan atau tokoh agama/ulama kenamaan. Makna yang dapat diambil dari peringatan haul antara lain: mengingatkan akan kematian (dzikrul maut). Dengan mengingat kematian, diharapkan kita menjadi lebih baik dalam memaknai tujuan kehidupan.

“Selain itu, juga untuk mengetahui keteladanan dan mengenang jasa perjuangan para tokoh terhadap tanah air, bangsa serta umat dan kemajuan agama Allah,” tambah Bupati. (*)

Pembinaan Kader Siaga Trantib, Bupati: KST Harus Berperan Aktif Jaga Ketenteraman dan Ketertiban

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dalam acara Pembinaan dan pengarahan Kader Siaga Trantib di Graha PGRI, Rabu (18/10/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani membuka acara Pembinaan dan Pengarahan Kader Siaga Trantib (KST) di Graha PGRI, Rabu (18/10/2023). Dalam kesempatan itu, Bupati mengimbau KST untuk berperan aktif dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban (trantib).

“Mengawali sambutan ini, saya atas nama pribadi dan Pemkab Sukoharjo mengucapkan terima kasih kepada Kepala Satpol PP atas penyelenggaraan kegiatan ini,” ujarnya.

Dikatakan Bupati, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, disebutkan bahwa salah satu urusan wajib yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah adalah penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut dibentuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), yang mempunyai tugas pokok dan fungsinya membantu Kepala Daerah dalam mengemban tanggung jawab tersebut.

Dengan terbatasnya jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) Satpol PP dan semakin berkembangnya dinamika/ aktifitas masyarakat, maka tanggung jawab khususnya dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat tidak bisa dilaksanakan secara maksimal oleh Satpol PP sendiri tanpa peran aktif/partisipasi masyarakat.

Nah, dalam rangka meningkatkan peran aktif/partisipasi masyarakat dalam mendukung trantib pada penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 yang akan datang, Bupati menghimbau KST dapat berperan aktif dalam menjaga ketertiban dan ketentraman di lingkungan binaan desa masing-masing-masing. Atas dasar hal tersebut, perlu diselenggarakannya kegiatan pembinaan dan pengarahan bagi KST.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, anggota KST dapat membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, serta menegakkan Peraturan Daerah melalui teknis deteksi dini dan lapor cepat secara berjenjang, dengan mengoptimalkan segala potensi yang ada, yang pada akhirnya akan dapat membantu mewujudkan keamanan, ketertiban dan ketentraman rakyat dalam pelaksanaan Pilkades serentak Tahun 2022 Kabupaten Sukoharjo,” paparnya.

Bupati juga berpesan pada KST harus bisa menangkal dan memberi penjelesan kepada masyarakat tentang hal-hal negative dan/ atau berita bohong (hoax); harus bisa melakukan deteksi dini dan cegah dini permasalahan yang ada di wilayah; serta harus bisa menyampaikan informasi keberhasilan pemerintah dalam pembangunan yang telah dicapai baik dari pusat maupun daerah. (*)

Bupati Kembali Pantau Gerakan Pangan Murah dan Penyaluran Beras CPP Tahap II

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memantau GPM di di Desa Tiyaran, dilanjutkan pantauan penyaluran CPP Tahap II di Desa Ngasinan, Kecamatan Bulu, Rabu (18/10/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani kembali turun ke lapangan melakukan pantauan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Balaidesa Tiyaran, Kecamatan Bulu, Rabu (18/10/2023). Usai dari Desa Tiyaran, Bupati melanjutkan pantauan penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahap II di Desa Ngasinan, Bulu.

Terkait GPM tersebut, Bupati memberikan apresiasi. Menurutnya, selama ini GPM rutin digelar oleh Pemkab Sukoharjo dalam hal ini Dinas Pangan. Tidak hanya di pusat kota, yakni di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), GPM juga dilakukan di desa-desa.

“GPM ini merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan harga dan juga mengendalikan inflasi,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati, GPM merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan harga dan juga menekan angka inflasi. Pasalnya, sejumlah bahan pokok seperti beras tengah mengalami kenaikan harga.

Selama GPM, dijual paket sembako Bulog dengan harga murah. Untuk paket sembako sendiri terdiri dari beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kg yang dijual dengan harga Rp78.500. Rinciannya beras 5 kg Rp51.000, minyak goreng Rp14.000, dan gula pasir Rp13.500.

Usai pantauan GPM, Bupati melanjutkan pantauan penyaluran bantuan beras CPP Tahap II di Dewa Ngasinan, Kecamatan Bulu. Bantuan yang salurkan merupakan kuota Oktober yang mulai disalurkan oleh Bulog sejak pekan lalu.

“Baik GPM maupun bantuan beras CPP ini juga dalam upaya membantu masyarakat kurang mampu dan juga untuk mengendalikan harga di pasaran,” kata Bupati. (*)

Serahkan SK Kenaikan Pangkat PNS Periode Oktober 2023, Bupati: PNS Harus BerAKHLAK

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan SK Kenaikan Pangkat PNS Periode 1 Oktober 2023 di Pendopo GSP, Senin (16/10/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat Periode 1 Oktober 2023 untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Sukoharjo. Penyerahan SK kenaikan pangkat PNS dilakukan di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Senin (16/10/2023).

“Berdasarkan Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 12 Tahun 2002 disebutkan “Pangkat adalah kedudukan yang menunjukkan tingkat seorang Pegawai Negeri Sipil berdasarkan jabatannya dalam susunan kepegawaian dan digunakan sebagai dasar penggajian,” ujar Bupati.

Selanjutnya, ujar Bupati, kenaikan pangkat bagi seorang PNS pada hakekatnya merupakan sebuah penghargaan yang diberikan negara atas prestasi kerja. Pengabdian adalah penyumbangan tenaga dan pikiran secara ikhlas dengan mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan golongan atau pribadi. Sedangkan prestasi kerja adalah hasil yang dicapai oleh seorang PNS dalam melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya.

Dari pengertian pangkat dan kenaikan pangkat tersebut terdapat 4 kata kunci yaitu penghargaan, prestasi kerja, pengabdian dan Negara. Kendali terhadap 4 kata kunci diatas mewujudkan konsekuensi bahwa kenaikan pangkat diberikan dalam system, susunan pangkat dan masa kenaikan pangkat yang harus diatur dalam peraturan perundang-undangan. Artinya pemberian kenaikan pangkat ditetapkan dengan ketentuan yang jelas, tegas dan obyektif.

“Sekali lagi saya ingatkan bahwa kenaikan pangkat bukanlah merupakan hak tetapi merupakan penghargaan, oleh karena itu dengan kenaikan pangkat ini saudara-saudara harus mensyukurinya, dengan wujud lebih meningkatkan prestasi dan pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat seuai dengan bidang dan tugasnya masing-masing,” pesan Bupati.

Bupati menambahkan, sedangkan nilai-nilai dasar (core value) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu BerAKHLAK. Untuk itu, sudah seharusnya dipedomani dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sebagai nilai dan etika professional dalam memberikan pelayanan publik, yang merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis dan Loyal. (*)

Bupati Pantau Gerakan Pangan Murah dan Penyaluran Beras CPP Tahap II

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memantau GPM di halaman MPP, Senin (16/10/2023).

SUKOHARJO – Dalam memperingati Hari Pangan Sedunia, Dinas Pangan Kabupaten Sukoharjo menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (16/10/2023). Bupati Sukoharjo, Etik Suryani memantau pelaksanaan acara dilanjutkan pantauan penyaluran bantuan beras CPP tahap II di Desa Lawu, Kecamatan Nguter.

Terkait GPM tersebut, Bupati memberikan apresiasi. Menurutnya, selama ini GPM rutin digelar oleh Pemkab Sukoharjo dalam hal ini Dinas Pangan.

“GPM hari ini sama dengan GPM yang rutin Jumat pagi, digelar hari Senin karena memperingati Hari Pangan Sedunia,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati, GPM merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan harga dan juga menekan angka inflasi. Pasalnya, sejumlah bahan pokok seperti beras tengah mengalami kenaikan harga.

“Semua bahan yang dijual selama GPM ini lebih murah dibandingkan harga pasaran. Contohnya telur ayam, kalau di pasaran harganya Rp25 ribu per kilogram, di GPM ini dijual Rp22.500 per kg,” ujarnya.

Selain itu, ujarnya, ada juga paket sembako Bulog yang dijual murah. Untuk paket sembako sendiri terdiri dari beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kg yang dijual dengan harga Rp78.500. Rinciannya beras 5 kg Rp51.000, minyak goreng Rp14.000, dan gula pasir Rp13.500.

Usai pantauan GPM, Bupati melanjutkan pantauan penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahap II di Dewa Lawu, Kecamatan Nguter. Bantuan yang salurkan merupakan kuota Oktober yang mulai disalurkan oleh Bulog sejak pekan lalu.

“Baik GPM maupun bantuan beras CPP ini juga dalam upaya membantu masyarakat kurang mampu dan juga untuk mengendalikan harga di pasaran,” kata Bupati. (*)

22,952FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Recent Posts