Thursday, June 11, 2026
Home Blog Page 29

Bupati-Wakil Bupati Terima Kunjungan Tim Verifikasi Lapangan Penilaian APE

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dan Wakil Bupati, Agus Santosa saat menerima Tim Verifikasi Lapangan Penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2023, Senin (13/11/2023).

SUKOHRJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Agus Santosa menerima kunjungan Tim Verifikasi Lapangan Penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2023. Penerimaan dilakukan di Lobi Kantor Bupati, Senin (13/11/2023).

“Selamat datang dan terima kasih kepada Segenap Tim Verifikasi Lapangan Penilaian Anugerah Parahita Ekapraya dari Kementerian P3A RI, atas dipercayanya Kabupaten Sukoharjo berhasil lolos seleksi tahap kedua yaitu Verifikasi Administrasi, untuk masuk pada penilaian tahap selanjutnya yakni tahap ketiga Verifikasi Lapangan,” ungkap Bupati mengawali sambutannya.

Bupati berharap kepada seluruh pihak terkait dapat bergerak aktif dan saling bersinergi mengikuti proses verifikasi penilaian lapangan APE dengan sebaik-baiknya, sehingga Kabupaten Sukoharjo tahun ini diharapkan mampu menorehkan prestasi yang baik memperoleh penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE).

Menurutnya, pengarusutamaan gender sebagai strategi pembangunan menjadi komitmen pembangunan dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera. Sejak tahun 2000 sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2000 secara tegas menyatakan bahwa ”Bupati dalam proses penyusunan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, monitoring, evaluasi dan pengawasan harus mengintegrasikan isu-isu gender dalam pembangunan daerah.”

Hal tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan kedudukan, peran dan kualitas perempuan serta upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Kondisi di Kabupaten Sukoharjo dilihat melalui Indek Pembangunan Gender (IPG) dan Indek Pemberdayaan Gender (IDG) diatas indek rata-rata Jawa Tengah dan Nasional, yaitu, untuk Indek Pembangunan Gender (IPG) tahun 2022 Kabupaten Sukoharjo sebesar 96,96% sedangkan Provinsi Jawa Tengah sebesar 92,83% dan Nasional sebesar 91,63%

Untuk Indek Pemberdayaan Gender (IDG) tahun 2022 Kabupaten Sukoharjo sebesar 79,16%, Provinsi Jawa Tengah sebesar 73,78% dan Nasional sebesar 76,59%.

“Pada titik inilah perlu melakukan evaluasi karena dalam implementasi Sukoharjo dapat mencapai indek yang tinggi namun untuk penghargaan belum dapat meraih APE,” ujarnya.

Bupati berharap tahun 2023 ini Kabupaten Sukoharjo mendapatkan adanya legitimasi melalui Anugerah Parahita Ekapraya (APE), sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Kepala Daerah dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi Pengarusutamaan Gender, dimana indikator atas keberhasilan implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) juga diperoleh melalui angka Indek Pembangunan Gender (IPG). (*)

Bupati Pimpin Upacara Hari Kesehatan Nasional Tahun 2023

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memimpin Upacara Hari Kesehatan Nasional 2023 di RS Ortopedi, Minggu (12/11/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani memimpin Upacara Hari Kesehatan Nasional Ke-59 Tahun 2023. Upacara digelar di RS Ortopedi, Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura, Minggu (12/11/2023). Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan daerah (Forkopimda).

“Selamat Hari Kesehatan Nasional Ke-59 Tahun 2023″, kepada seluruh jajaran tenaga kesehatan, baik Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Negeri, Rumah Sakit Swasta, Puskesmas, Klinik, Institusi Pendidikan Kesehatan, Organisasi Profesi dan lintas terkait. Semoga panjenengan semuanya selalu di berikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah, untuk mewujudkan masyarakat Sukoharjo yang sehat,” ujar Bupati mengawali sambutannya.

Bupati melanjutkan, peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-59 Tahun 2023 Kabupaten Sukoharjo, dengan tema “Transformasi Kesehatan Untuk Indonesia Maju”. Momen ini diharapkan dijadikan momentum untuk membangun kesadaran masyarakat, akan pentingnya kesehatan, sekaligus untuk mewujudkan Sistem Kesehatan Nasional yang lebih kuat, dengan pelayanan yang inovatif, dan prasarana yang terus berkembang, agar mampu menghadapi permasalahan kesehatan yang semakin kompleks.

“Tema tersebut di pilih untuk menggambarkan bagaimana keberhasilan transformasi kesehatan yang dilakukan kementerian kesehatan dengan berkolaborasi, dan melibatkan pihak terkait, dalam upaya meningkatkan, dan mendorong masyarakat, untuk hidup lebih sehat dan produktif, sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian yang akan menjadikan Indonesia lebih maju,” ujarnya.

Bupati juga mengatakan, usia 59 tahun, bukan usia yang muda, banyak pencapaian pembangunan kesehatan yang sudah diraih, namun demikian, masih banyak pula tugas dan tanggungjawab yang harus dijalankan, salah satunya komitmen dalam melakukan transformasi Sistem Kesehatan Indonesia.

Sebagai upaya untuk mengubah sistem kesehatan yang sudah ada, agar lebih efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan kesehatan dan lebih kuat, tangguh, dan mandiri dalam menghadapi ancaman kesehatan di masa depan, melalui enam pilar transformasi. Masing-masing Transformasi Layanan Primer, Transformasi Layanan Rujukan, Transformasi Ketahanan Kesehatan, Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan, Transformasi SDM Kesehatan, dan Transformasi Teknologi Kesehatan.

“Sebelum sambutan ini saya akhiri, selamat kepada semua pihak yang mendapatkan penghargaan sebagai pelaksana terbaik program kesehatan, tenaga kesehatan teladan, dan pemenang lomba olahraga yang di adakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional Ke-59 Tahun 2023 Kabupaten Sukoharjo,” tambah Bupati. (*)

Bupati Tandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah untuk Pembiayaan Pilkada 2024

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menandatangani NPHD Pendanaan Pilkada 2024 di Lobi Kantor Bupati, Jumat (10/11/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pendanaan Pilkada Sukoharjo 2024. Penandatangan dilakukan bersama Ketua KPU, Syakbani Reko Raharjo, dan Ketua Bawaslu, Rokhmad Basuki di Lobi Kantor Bupati, Jumat (10/11/2023).

Bupati menyampaikan, tahun 2024 adalah momen politik yang sangat penting karena penyelenggaraan pesta demokrasi terbesar dan secara serentak dalam tahun yang sama. Yakni, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD dan dilanjutkan dengan Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur, Pemilihan Bupati-Wakil Bupati serta Pemilihan Walikota-Wakil Walikota, yang digelar ditahun yang sama, yaitu tahun 2024.

“Ini akan menjadi pemilihan pertama yang terbesar di Indonesia karena sebelumnya pemilu dan pilkada belum pernah dilaksanakan di tahun yang sama,” kata Bupati.

Menurutnya, nilai total anggaran hibah dari Pemkab Sukoharjo untuk Pilkada 2024 mencapai Rp39,2 miliar. Nilai tersebut terbagi untuk KPU sebesar Rp29,2 miliar dan Bawaslu Rp10 miliar. Nilai terebut disepakati bersama setelah dilakukan penbahasan bersama antara Pemkab, KPU, dan Bawaslu.

Anggaran untuk KPU sebesar Rp29,286 miliar dimana pencairan dilakukan bertahap, masing-masing 40% pada Perubahan APBD 2023 ini sebesar Rp11,714 miliar. Kemudian yang 60% pada APBD 2024 sebesar Rp17,571 miliar. Sedangkan untuk Bawaslu total sebesar Rp10 miliar dimana pencairab 40% pada Perubahan APBD 2023 sebesar Rp4 miliar dan pada APBD 2024 sebesar Rp6 miliar.

“Saya berharap semoga dari besaran anggaran tersebut dapat digunakan dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Sukoharjo Tahun 2024 yang akan datang dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya, tertib, aman dan lancar,” harap Bupati. (*)

Memasuki Bulan November, Bupati Kembali SidakProyek Taman Budaya

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat sidak proyek Taman Budaya, Rabu (8/11/2023).

SUKOHARJO – Proyek pembangunan Taman Budaya di Kelurahan Gayam kembali jadi sasaran inspeksi mendadak (sidak) oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Rabu (8/11/2023). Bupati didampingi terlihat didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Seperti diketahui, selama inididak proyek strategis sering dilakukan Bupati dalam upaya memantau progres proyek. Dengan rutin sidak diharapkan pelaksana proyek bekerja sesuai jadwal yang ditetapkan sehingga proyek bisa selesai tepat waktu.

Dalam sidak tersebut, Bupati dan rombongan berkeliling untuk melihat dari dekat proses pengerjaan. Terlihat sejumlah pekerja tengah menyelesaikan pembangunan khususnya di bagian dalam.

Dalam kesempatan itu, Bupati berharap proyek Taman Budaya dan proyek strategis lain seperti GOR Tipe B, proyek Gedung Parkir dan Taman Plaza II dan lainnya berjalan lancar dan tidak ada kendala.

Selain itu, diharapkan pelaksana proyek mulai memikirkan cuaca karena sudah mulai turun hujan. Jika pelaksana proyek tidak melakukan antisipasi, dikhawatirkan akan menghambat pelaksanaan proyek.

“Sidak biasa seperti sebelumnya, ingin tahu progres proyek khususnya Taman Budaya,” ungkap Bupati. (*)

Bupati Pantau Penyaluran Bantuan Beras CPP Tahap II untuk Bulan November

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memantau penyaluran bantuan beras CPP Tahap II untuk bulan November di Desa Kayuapak dan Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Rabu (8/11/2023).

SUKOHARJO – Penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahap II untuk bulan November sudah berjalan di Kabupaten Sukoharjo. Terkait hal itu, Bupati Etik Suryani menyempatkan diri melakukan pantauan penyaluran di Desa Kayuapak dan Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Rabu (8/11/2023).

“Hari ini memantau penyaluran bantuan beras CPP tahap II untuk bulan November di Desa Kayuapak dan Jatisobo, Kecamatan Polokarto. Dari pantauan berjalan lancar, tidak ada kendala,” ujar Bupati.

Bupati melanjutkan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat di tengah harga yang mengalami kenaikan. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan 10 kilogram (kg).

Saat ini, ujar Bupati, harga pangan yang berfluktuasi akan mempengaruhi masyarakat luas selaku konsumen akhir. Untuk itu, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi salah satu prioritas yang harus diwujudkan.

Dalam rangka menjamin ketersediaan bahan pokok dan menjaga stabilisasi harga pangan pokok, lanjut Bupati, berbagai upaya terus digencarkan, antara lain dengan penyaluran beras bantuan pangan pemerintah, termasuk yang dilaksanakan di Kabupaten Sukoharjo. Termasuk program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang terus berjalan.

Seperti diketahui, Kabupaten Sukoharjo untuk tahap II ini menerima kuota 68.678 KPM dimana bantuan beras diberikan untuk tiga bulan, yakni bulan September, Oktober dan November. (*)

Bupati Luncurkan Bumdesma Eks PNPM se Sukoharjo

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani meluncurkan Bumdesma Eks PNPM Mandiri se Sukoharjo, Minggu (5/11/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani meluncurkan Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Eks PNPM se Kabupaten Sukoharjo, Minggu (5/11/2023). Peluncuran Bumdesma tersebut dilakukan di Stadion Jombor dengan senam sehat bersama.

“Mengawali sambutan ini, saya atas nama pribadi dan Pemkab Sukoharjo mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua Forum Komunikasi Bumdesma LKD Eks-PNPM Kabupaten Sukoharjo atas terselenggaranya acara ini,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati, menjaga kesehatan hendaknya menjadi prioritas bagi semua. Ada sebuah ungkapan ”mensana in corpore sano” (di dalamtubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat), ungkapan ini tentunya sudah sangat sering kita dengar.

“Namun, berapa banyak dari kita yang betul-betul menghayati ungkapan tersebut, dan kemudian mengimplementasikannya secara riil dengan berolahraga secara teratur, menjaga pola makan, dan upaya-upaya menjaga kesehatan lainnya,” katanya.

Bumdesma mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa, dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Sukoharjo Nomor 93 Tahun 2022 tentang Pedoman Pembentukan Pengelola Kegiatan Dana Bergulir Masyarakat Eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan Menjadi Badan Usaha Milik Desa Bersama.

“Alhamdulillah saat ini PNPM Mandiri Perdesaan yang ada di Kabupaten Sukoharjo telah bertransformasi menjadi Bumdesma yang diluncurkan hari ini,” ujar Bupati.

Bupati berharap, dengan adanya transformasi UPK eks PNPM Mandiri Perdesaan menjadi Bumdesma LKD ini, semoga dapat memberikan kontribusi positif dalam kemajuan pembangunan di Kabupaten Sukoharjo, khususnya dalam upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat desa, serta mampu meningkatkan kegiatan usaha, memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa, sehingga kita semua dapat bersama-sama mewujudkan Kabupaten Sukoharjo Yang Lebih Makmur. (*)

Bupati Ikuti Senam Bersama Warga Desa Blimbing Kecamatan Gatak

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat senam massal di Lapangan Tenogo Mulyo Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Jumat (3/11/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengukuti acara senam bersama di Lapangan Tenogo Mulyo, Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Jumat (3/11/2023). Senam bersama tersebut digelar dalam rangka memperimgati Hari Sumpah Pemuda Ke-95 Tahun 2023.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan berolahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga imunitas dan kesehatan tubuh, sebab kondisi tubuh yang fit menjadi kunci terlindunginya diri dari paparan virus dan penyakit yang mengintai.

“Ada beberapa cabang olahraga yang murah dan sehat yang bisa menjadi pilihan masyarakat seperti berjalan kaki, lari, bersepeda dan senam. Keempat olahraga tersebut bisa dilakukan secara perorangan maupun berkelompok,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga kesehatan hendaknya menjadi prioritas. Sebuah ungkapan ”mensana in corpore sano” (di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat), tentunya sudah sangat sering didengar. Namun, berapa banyak yang betul-betul menghayati ungkapan tersebut, dan kemudian mengimplementasikannya secara riil dengan berolahraga secara teratur, menjaga pola makan, dan upaya-upaya menjaga kesehatan lainnya.

“Dengan kegiatan senam ini, saya berharap dapat meningkatkan kesadaran kita semua akan pentingnya budaya hidup sehat melalui kegiatan olah raga. Sehingga kita bisa membiasakan diri untuk gemar berolahraga, sebagai upaya untuk mewujudkan kesehatan jasmani dan rohani,” terangnya.

Selain itu, lanjut Bupati, dengan senam massal ini dapat dijadikan sebagai momentum bagi kita bersama, untuk terus memupuk rasa persatuan dan kesatuan serta kebersamaan, dalam rangka memperkokoh hubungan yang sinergis atara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Sukoharjo ini.

“Harapan saya, semoga kita semua dapat terus menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, serta dapat menerapkan dalam kehidupan kita sehari-hari, sehingga akan dapat terwujud kondisi masyarakat Kabupaten Sukoharjo yang aman, tentram, damai dan kondusif,” harap Bupati. (*)

Bupati Serahkan Bantuan Baznas, Total Penerima Ada 76 Warga Kurang Mampu

0
Bupati Sukoharjo, Etik Sueyani menyapa warga penerima bantuan Baznas, Kamis (2/11/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Bantuan diserahkan di Lobi Kantor Bupati, Kamis (2/11/2023). Terdapat 76 warga kurang mampu yang menerima bantuan dengan nilai total bantuan mencapai Rp148,5 juta.

Bantuan Baznas sendiri bervariasi dimana nilai bantuan terkecil adalah Rp1 juta dan paling besar Rp3,9 juta. Bantuan berupa uang tunai dan juga diwujudkan dengan barang.

Bantuan tersebut terdiri atas bantuan biaya pengobatan, bantuan biaya pendidikan, dan bantuan modal usaha. Selain itu, ada juga bantuan gerobak hik, bantuan pembelian kompresor, dan lainnya.

“Bantuan untuk masyarakat kurang mampu rutin diberikan oleh Baznas Sukoharjo. Jadi, warga yang menerima bantuan ini sebelumnya mengajukan permohonan kepada Bupati dan diteruskan ke Baznas agar bisa cepat cair,” terang Bupati.

Bupati juga mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sukoharjo yang tengah membutuhkan. Bantuan yang diberikan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Prinsipnya saya pasti menindaklanjuti setiap permohonan yang masuk. Jadi, jika masyarakat kurang mampu dan sangat membutuhkan bantuan, bisa mengajukan pada Bupati,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, menyampaikan, bantuan yang disalurkan terdiri dari empat kategori. Masing-masing Sukoharjo Cerdas senilai Rp4,885 juta, Sukoharjo Makmur senilai Rp61,5 juta, Sukoharjo Peduli senilai Rp12,5 juta, dan Sukoharjo Sehat senilai Rp69,646 juta. (*)

Buka Seminar Kewirausahaan, Bupati Dorong Pelaku Industri Kecil Menengah Penuhi Syarat Legalitas

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat membuka seminar kewirausahaan di Lantai 10 Gedung Menara Wijaya, Rabu (1/11/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani membuka Seminar Kewirausahaan di Auditorium Lantai 10 Gedung Menara Wijaya, Rabu (1/11/2023). Seminar tersebut mengambil tema “Pemberdayaan Industri Kecil dan Menengah Melalui Aspek Legalitas”.

Dalam kesempatan tersebut Bupati mengatakan, Pemkab Sukoharjo mendukung penuh akan peningkatan pertumbuhan Industri. Hal itu dengan membuka kemudahan usaha bagi Pelaku Industri Kecil Menengah, Koperasi dan UMKM untuk bisa masuk dalam memenuhi Kebutuhan Barang dan Jasa Pemerintah Melalui Perpres Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa.

“Kami telah menginstruksikan Perangkat Daerah untuk mengalokasikan dan melaksanakan paling sedikit 40% (empat puluh persen) dari nilai anggaran belanja Barang/Jasa yang di kelolanya untuk produk usaha kecil dan/atau koperasi,” ujar Bupati.

Untuk itu, lanjutnya, diharapkan agar Pelaku Industri Kecil Menengah bergabung dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, dengan memenuhi Syarat Legalitas yang lengkap mulai kelembagaan, izin edar dan izin lainnya yang mendukung terjaminnya produk yang dihasilkan.

Bupati juga mengatakan, Nilai Investasi Usaha Mikro & Kecil di Kabupaten Sukoharjo mencapai Rp184,132 miliar dengan menyerap tenaga kerja sebesar 21.597 orang. “Kami juga mendorong Pengusaha dan Pelaku Industri Kecil Menengah untuk memiliki jaring pengaman bagi tenaga kerjanya,” kata Bupati.

Menurutnya, melalui Peraturan Bupati Sukoharjo Nomor 92 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Sukoharjo dapat menjamin kepastian hukum dan hak-hak tenaga kerja terkait perlindungan jaminan sosial kepada tenaga kerja.

“Harapannya melalui kegiatan ini Bapak Ibu sekalian dapat ikut serta dalam program perlindungan sosial bagi seluruh tenaga kerja di Kabupaten Sukoharjo,” tambahnya. (*)

Bupati Serahkan Santunan Kematian Untuk 2.300 Ahli Waris Gakin Meninggal

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat acara penyerahan santunan kematian untuk ahli waris gakin meninggal di Graha PGRI, Rabu (1/11/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolus menyerahkan satunan kematian atau uang duka untuk warga miskin (gakin) yang meninggal di Sukoharjo. Penyerahan santunan kematian untuk 12 kecamatan dipusatkan di Graha PGRI, Rabu (1/11/2023).

Bupati mengatakan, santunan kematian diserahkan secara utuh Rp3 juta tanpa potongan. Menurutnya, bantuan sosial uang duka atau santunan kematian merupakan wujud kepedulian Pemkab Sukoharjo terhadap warga miskin. Bupati berharap santunan yang diberikan dimanfaatkan dengan baik.

“Santunan kematian ini merupakan program warisan Bupati Sukoharjo sebelumnya, Pak Wardoyo Wijaya. Karena merupakan program bagus, maka dilanjutkan di era kepemimpinan saya hingga saat ini,” ujarnya.

Dikatakan Bupati, santunan uang duka tidak bisa cair sekaligus ketika gakin meninggal dunia. Pasalnya, pengajuan anggaran santunan harus “by name by address” sehingga harus diajukan dalam APBD terlebih dahulu.

“Saya harap santunan ini dapat meringankan beban ahli waris dari gakin yang meningal dunia,” tambah Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo, Suparmin, menyampaikan, uang duka yang cair merupakan periode kematian Maret-Agustus 2023. Pencairan dilakukan dua sesi pagi dan siang dimana setiap sesi untuk enam kecamatan.

Sesuai data Dinas Sosial (Dinsos), penerima di Kecamatan Bendosari 137 ahli waris, Bulu 181 ahli waris, Nguter 212 ahli waris, Sukoharjo 168 ahli waris, Tawangsari 188 ahli waris, Weru 235 ahli waris, Baki 151 ahli waris, Gatak 173 ahli waris, Grogol 208 ahli waris, Mojolaban 247 ahli waris, Polokarto 222 ahli waris.

“Total ahli waris yang menerima santunan sebanyak 2.300 dimana tiap ahli waris menerima Rp3 juta sehingga total nominal santunan sebesar Rp6,9 miliar,” jelas Suparmin. (*)

Pemerintah Desa Terima Bantuan Keuangan Senilai Rp22,4 Miliar dari Perubahan APBD 2023

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat membuka Sosialisasi Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa di Auditorium Menara Wijata Lantai 10, Senin (30/10/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani membuka Sosialisasi Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa se-kabupaten yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Senin (30/102023). Bantuan keuangan yang disosialisasikan adalah bersumber dari Perubahan APBD 2023 senilai Rp22,4 miliar.

“Pemberian bantuan keuangan desa merupakan stimulan dalam rangka membantu peningkatan pembangunan perdesaan sebagai upaya untuk membangkitkan kembali partisipasi masyarakat agar sifat gotong royong. Bantuan keuangan sendiri rutin diberikan setiap tahun,” ungkap Bupati.

Menurutnya, perlu adanya sinergitas antara Pemkab Sukoharjo dengan Pemerintah Desa karena dengan sinergitas komunikasi akan terjalin dengan bai. Bupati berharap pemerintah desa untuk menyiapkan “Grand Design” terkait potensi desa dan potensi terjadinya bencana, sehingga nantinya program yang diusulkan akan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bupati juga mengatakan, pemerintah desa sudah paham bagaimana menata dan mengimplementasikan pelaksanaan bantuan keuangan, sehingga dalam pertanggungjawaban berbagai kegiatan nanti dapat berjalan lancar, aman dan sesuai regulasi.

“Saya berharap kepada para camat dan kepala desa agar melakukan fasilitasi, koordinasi, identifikasi, sosialisasi, verifikasi, monitoring dan evaluasi dalam pelaksanaan bantuan keuangan ini dapat berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran,” tambah Bupati.

Sedangkan Kepala DPMD Sukoharjo, Rohmadi, menyampaikan, dengan sosialisasi tersebut diharapkan pemerintah desa segera mempersiapkan diri untuk proses pencairan bankeu. “Saya harap pemerintah desa lebih meningkatkan kinerja dalam pengelolaan dan segera mengajukan proses pencairan bantuan keuangan ini,” ujarnya.

Selain itu, ujarnya, pemerintah desa diharapkan melaksanakan kegiatan bantuan keuangan sesuai dengan peruntukannya, segera membuat laporan pertanggungjawaban setelah selesai kegiatan, dan penerima manfaat bantuan keuangan memahami ketentuan aturan dan kebijakan pengelolaan bantuan keuangan.

Rohmadi juga mengatakan, nilai bantuan keuangan untuk pemdes dari Perubahan APBD 2023 sebesar Rp22,469 miliar. Bantuan tersebut akan digunakan untuk 2.382 titik bantuan. (*)

Bupati dan DPRD Tandatangani Persetujuan Bersama Raperda APBD 2024 Menjadi Perda

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menandatangani persetujuan bersama penetapan Raperda APBD Tahun 2023 menjadi Perda, Senin (30/10/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Pimpinan DPRD menandatangani persetujuan bersama Rancangan Peraturan daerah (Raperda) APBD Tahun 2024 menjadi Peraturan daerah (Perda). Penandatanganan persetujuan bersama dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (30/10/2023).

Bupati Etik Suryani dalam pendapat akhirnya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada DPRD serta semua Kepala SKPD atas kerjasama yang baik selama ini, mulai dari awal pembahasan sampai dengan persetujuan bersama berjalan dengan lancar.

“Setelah mendengarkan Laporan dari Badan Anggaran DPRD, seraya mengucap ”Bismillahirrahmannirahim dan senantiasa memohon petunjuk Allah Subhanallohu Wata’ala dan bertawakal kepada-Nya, maka saya dapat menyetujui Raperda APBD Tahun Anggaran 2024 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah,” ujar Bupati.

Selanjutnya, ujar Bupati, berdasarkan ketentuan Pasal 112 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, disebutkan bahwa, Rancangan Perda kabupaten/ kota tentang APBD yang telah disetujui bersama dan Rancangan Perkada tentang Penjabaran APBD disampaikan kepada gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat paling lambat 3 (tiga) hari sejak tanggal persetujuan Rancangan Perda kabupaten/kota tentang APBD untuk dievaluasi sebelum ditetapkan oleh bupati/wali kota.

“Adapun mengenai pendapat, saran, serta himbauan yang disampaikan oleh para anggota dewan, baik melalui pandangan umum fraksi, rapat-rapat Badan Anggaran, rapat-rapat Komisi dan Rapat Paripurna, saya menyampaikan terima kasih yang setulus- tulusnya selanjutnya akan saya pelajari dan tindaklanjuti sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tambah Bupati. (*)

Dibuka Bupati, Ponowaren Carnival 2023 Berlangsung Meriah

0
Ponowaren Carnival 2023 dibuka Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Minggu (29/10/2023),

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani membuka Ponowaren Carnival 2023. Acara tersebut digelar Minggu (29/10/2023) dan berlangsung meriah. Terlihat hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD, Wawan Pribadi dan sejumlah pejabat Pemkab Sukoharjo.

Bupati sendiri memberikan apresiasi kepada Karang Taruna “Primitif” yang menggagas acara tersebut. Bupati berharap Ponowaren Carnival Tahun 2023 dapat berjalan dengan lancar dan membawa barokah bagi masyarakat.

“Kegiatan seperti ini merupakan salah satu acara untuk menyalurkan kreatifitas khususnya kepada generasi muda dan seluruh elemen masyarakat pada umumnya. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk memperlihatkan potensi dan bakat generasi muda Desa Ponowaren,” kata Bupati.

Bupati juga mengatakan, dengan diadakanya acara tersebut berharap dapat menjalin kekompakan dan kerjasama antar lembaga di wilayah desa Ponowaren serta memupuk semangat kebangsaan antar generasi. Selain itu juga bisa memupuk jiwa kreatifitas khususnya kepada generasi muda, serta memberikan tempat ataupun wadah bagi generasi muda untuk menonjolkan bakat dan kreatifitasnya.

“Sedangkan bagi pelaku UMKM, semoga dengan kegiatan ini dapat memberikan tempat untuk menampilkan produk-produknya agar bisa lebih dikenal oleh masyarakat,” ujarnya.

“Untuk itu sekali lagi saya sangat mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan Ponowaren Carnival ini, karena kegiatan ini merupakan langkah tepat untuk menjalin keakraban dan kebersamaan antar warga masyarakat Desa Ponowaren,” sambungnya. (*)

Launching Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat, Soal Ini yang Disampaikan Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat launching kabupaten/kota sehat di Sentra Niaga Solo Baru, Grogol, Minggu (29/10/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani meluncurkan Penyelenggaraan Kebupaten Sehat dan Senam Sentul (Sendi dan Tulang). Kegiatan tersebut dalam rangka Hari Kesehatan Nasional Ke-59 Tahun 2023 Kabupaten Sukoharjo di Kompleks Sentra Niaga Solo Baru, Grogol, Minggu (29/10/2023).

“Mengawali sambutan ini, saya atas nama pribadi, dan Pemkab Sukoharjo mengucapkan Selamat Hari Kesehatan Nasional Ke-59 Tahun 2023 kepada seluruh jajaran kesehatan di Kabupaten Sukoharjo,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati, usia 59 bukanlah usia yang muda, banyak pencapaian pembangunan kesehatan yang sudah diraih, khususnya saat kita kemarin menghadapi pandemi COVID-19. Namun sampai saat ini, Pemerintah masih terus berupaya untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri, produktif dan berkeadilan, melalui penanganan masalah Kesehatan yang menjadi prioritas nasional.

Menurutnya prioritas nasional tersebut antara lain: Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Penurunan Angka Stunting Pada Balita, Memperbaiki Pengelolaan Jaminan Kesehatan, serta Meningkatkan kemandirian penggunaan produk farmasi dan alat Kesehatan dalam negeri.

Bupati juga mengajak seluruh jajaran Kesehatan, Perangkat Daerah terkait, Lembaga dan Masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten/Kota Sehat di Sukoharjo melalui penerapan minimal 80% di 9 tatanan, yaitu Kehidupan Sehat Mandiri, Permukiman dan Fasilitas Umum, Pasar, Satuan Pendidikan, Pariwisata, Transportasi dan Tertib Lalu Lintas Jalan, Perkantoran dan Perindustrian, Perlindungan Sosial, Pencegahan dan Penanganan Bencana.

“Penyelenggaraan Kabupaten Kota Sehat (KKS) membutuhkan peran aktif pemerintah, swasta dan masyarakat, dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih, aman, nyaman dan sehat,” tambahnya. (*)

Bupati Ikuti Jalan Sehat dan Pimpin Pembentangan Bendera 1.000 Meter di Kartasura

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri acara jalan sehat Desa Gumpang, Kartasura, Minggu (29/10/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengikuti acara jalan sehat di Desa Gumpang, Kartasra. Usai jalan sehat, Bupati memimpin acara pembentangan bendera merah putih dengan panjang 1.000 meter di Car Free Day Kartasura, Minggu (29/10/2023). Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Dalam acara jalan sehat, Bupati berharap semua elemen masyarakat dapat terus menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda serta dapat menerapkan dalam kehidupan kita sehari-hari, sehingga akan dapat terwujud kondisi masyarakat Kabupaten Sukoharjo yang aman, tentram, damai dan kondusif.

“Berolahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga imunitas dan kesehatan tubuh. Ada beberapa cabang olahraga yang murah dan sehat yang bisa menjadi pilihan masyarakat seperti berjalan kaki, lari, bersepeda dan senam. Keempat olahraga tersebut bisa dilakukan secara perorangan maupun berkelompok,” ujarnya.

Sementara itu, saat acara pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter, Bupati menyampaikan, seperti yang disampaikan oleh Bung Karno, “beri aku 10 pemuda niscaya akan aku goncang dunia”. Pemuda memang menjadi salah satu kekuatan yang dapat memberikan perubahan.

“Tentunya dengan peringatan ini diharapkan dapat membangkitkan rasa perjuangan di masa lalu khususnya kepada pemuda pemudi Sukoharjo supaya menghormati para pahlawan dan bagaimana cara kita melanjutkan pembangunan pada masa sekarang ini,” kata Bupati.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada hadirin dan seluruh masyarakat Kabupaten Sukoharjo yang telah ikut berpartisipasi dan berkontribusi dalam memeriahkan Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2023. Salah satunya melalui kegiatan Pembentangan Bendera Merah Putih Sepanjang 1.000 Meter yang diselenggarakan di CFD Kartasura tersebut. (*)

22,952FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Recent Posts