Thursday, June 11, 2026
Home Blog Page 31

Bupati Pantau Penyaluran Beras CPP Tahap II di Kartasura

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memantau penyaluran beras CPP Tahap II di Kecamatan Kartasura, Jumat (13/10/2023).

SUKOHARJO – Penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahap II untuk bulan Oktober masih berjalan di Kabupaten Sukoharjo. Terkait hal itu, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani juga rutin melakukan pantauan penyaluran. Seperti yang dilakukan pada Jumat (13/10/2023), Bupati memantau penyaluran di Desa Makamhaji dan Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura.

“Dari pantauan selama ini sejumlah kecamatan, penyaluran beras CPP Tahap II di Kabupaten Sukoharjo berjalan dengan lancar. Penyaluran cukup cepat sehingga warga tidak sampai menunggu lama,” terang Bupati.

Bupati menjelaskan, bantuan beras CPP tahap II diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) untuk periode September, Oktober dan November 2023. Untuk kuota September semuanya sudah tersalurkan. Sedangkan kuota Oktober ini masih dalam proses penyaluran. Kuota November baru akan disalurkan bulan depan.

“Penyaluran CPP saya pantau langsung keliling beberapa desa dan kelurahan di 12 kecamatan secara bergantian. Warga sangat senang menerima bantuan dan beras ini mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan warga,” lanjutnya.

Bupati juga mengatakan, di Kabupaten Sukoharjo penyaluran bantuan beras CPP pada tahap I diberikan kepada 71.913 KPM. Pada tahap II ini, bantuan beras diberikan kepada 68.678 KPM dimana setiap KPM menerima 10 kilogram beras.

“Data penerima bantuan beras tersebut sepenuhnya dari pemerintah pusat. Daerah hanya tinggal melaksanakan penyaluran saja bersama Bulog,” tambah Bupati.

Sukoharjo Raih Penghargaan 10 Besar Tingkat Nasional Pengelolaan JDIHN Tahun 2023

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menerima penghargaan sebagai Pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Terbaik ke-7 Nasional Tahun 2023 Kategori Kabupaten dari Menkumham, Yasonna H Laoly, Kamis (12/10/2023).

SUKOHARJO – Penghargaan kembali diraih Kabupaten Sukoharjo. Kali ini, pemkab Sukoharji meraih penghargaan sebagai Pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Peringkat ke-7 Nasional Tahun 2023. Penghargaan diterima langsung Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dari Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly di Hotel Aston Kartika, Jakarta Barat, Kamis (12/10/2023).

“Alhamdulilah, tahun ini Sukoharjo kembali meraih penghargaan karena masuk 10 besar tingkat Nasional dari 415 Kabupaten se-Indonesia,” kata Bupati.

Penghargaan diserahkan dalam acara Pertemuan Pengelola JDIHN dan Pemberian Penghargaan bagi anggota terbaik ditahun 2023 yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional. Penganugerahan penghargaan bagi anggota terbaik diberikan oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasona H Laoly.

Bupati menyampaikan, penghargaan tersebut akan dijadikan motivasi bagi Pemkab Sukoharjo untuk terus memberikan informasi produk hukum kepada masyarakat luas. Etik berharap kualitas JDIHN Kabupaten Sukoharjo terus meningkat dan menjadi lebih baik dengan dukungan sarana dan prasarana.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Sukoharjo, Teguh Pramono, menyampaikan Penghargaan JDIHN ini dimaksudkan untuk mendorong kabupaten/kota agar lebih meningkatkan pengelolaan JDIH pada masing-masing daerah, agar pelayanan inforrmasi produk hukum kepada publik bisa optimal, cepat dan akurat.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan sekaligus menjadi inspirasi serta pemacu bagi kami agar
kami meningkatkan prestasi di tahun yang akan datang,” ujar Teguh. (*)

Aspirasi Ketua DPR RI Puan Maharani, Sukoharjo Terima Bantuan Rehab PK-RTLH 500 Unit

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan bantuan PK-RTLH di Lantai 10 Gedung Menara Wijaya, Kamis (11/10/2023).

SUKOHARJO – Kabupaten Sukoharjo kembali menerima bantuan Peningkatan Kualitas-Rumah Tidak Layak Huni (PK-RTLH). Bantuan merupakan aspirasi dari Ketua DPR RI, Puan Maharani yang bersumber dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Bantuan rehap PK-RTLH tersebut diserahkan oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryanisecara simbolis di Lantai 10 Gedung Menara Wijaya, Rabu (11/10/2023).

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, mengatakan, program PK-RTLH bertujuan untuk meningkatkan kualitas RTLH dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui perbaikan tempat tinggal. Jumlah total bantuan PK-RTLH Tahun 2023 di Sukoharjo dari sumber APBN Aspirasi Ketua DPR RI, Puan Maharani berjumlah 500 dengan nilai bantuan Rp10 miliar dan dialokasikan di 12 kecamatan.

“Atas bantuan PK-RTLH ini saya atas nama pribadi dan Pemkab Sukoharjo serta masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan teriring doa semoga Ibu Puan Maharani selalu diberi kesehatan, keselamatan, kesuksesan, dan kelancaran dalam mengemban amanah,” ujar Bupati.

Bupati berpesan kepada para penerima bantuan, agar bantuan dapat dimanfaatkan dan digunakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan rumah yang telah diperbaiki dari penggunaan dana tersebut, agar dipelihara dengan baik sehingga bisa dijadikan tempat tinggal yang nyaman dan layak.

“Untuk OPD terkait untuk selalu berkoordinasi dengan Camat dan Kepala Desa/Lurah dari Desa/Kelurahan penerima bantuan agar selalu dapat mengawasi perkembangan pelaksanaan Program Bantuan PK-RTLH ini,” tambahnya.

Sedangkan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo, Lanjar Budi Wahono, menyampaikan bahwa bantuan PK-RTLH aspirasi dari Ketua DPR RI, Puan Maharani tahun 2023 ini bersumber dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program PK-RTLH sendiri untuk membantu meningkatkan kualitas rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Untuk itu, secara bertahap bantuan rehab RTLH terus diberikan.

“Harapannya program bantuan rehab RTLH ini dapat menuntaskan permasalahan RTLH di Sukoharjo,” ujarnya.

Untuk perima bantuan sendiri, Kecamatan Baki 22 penerima, Bendosari 46 penerima, Bulu 47 penerima, Gatak 131 penerima, Grogol 19 penerima, Kartasura 32 penerima, Mojolaban 65 penerima, Nguter 35 penerima, Polokarto 14 penerima, Sukoharjo 20 penerima, Tawangsari 21 penerima, dan Kecamatan Weru 48 penerima. (*)

Sebanyak 300 Tenaga Kebersihan Terima Bantuan Sembako dari Baznas, Diserahkan oleh Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan bantuan sembako kepada tenaga kebersihan, Rabu (11/10/2023).

SUKOHARJO – Sebanyak 300 orang Tenaga Harian Lepas (THL) kebersihan Dinas Lingkungan Hidup *DLH) Kabupaten Sukoharjo mendapat bantuan sembako dari Baznas Sukoharjo. Bantuan diberikan dalam rangka memperingati “World Cleanup Day” Tahun 2023. Secara simbolis bantuan diserahkan oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Rabu (11/12/2023).

Bupati Etik Suryani, mengatakan, “World Clean up Day” merupakan aksi bersih-bersih yang dilaksanakan serentak di 193 negara di dunia, dengan tujuan menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, agama, suku dan ras untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah. Aksi ini merupakan perwujudan peningkatan kepedulian terhadap permasalahan sampah serta menjadi sarana memupuk nilai cinta kasih terhadap masa depan Bumi.

“Panjenengan semua adalah pahlawan kebersihan Kabupaten Sukoharjo. Garda terdepan dalam urusan kebersihan,” kata Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sukoharjo agar terus menggalakkan berbagai langkah dan upaya untuk mendorong kehidupan yang berkelanjutan secara kondusif agar lingkungan sehat.

“Mari kita jaga dan tingkatkan lagi pengelolaan sampah sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan kita dalam rangka menjaga dan mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan asri, demi keberlangsungan hidup anak cucu kita kelak,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala DLH Sukoharjo, Agus Suprapto, mengatakan, Tenaga Harian Lepas (THL) kebersihan tersebut terdiri dari penyapu jalan, petugas pengangkut sampah, petugas Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dan petugas taman. “Jumlah penerima bantuan sembako dan uang saku Rp100 ribu sebanyak 300 orang,” ujarnya.

Menurutnya, paket sembako yang diberikan terdiri dari beras 5 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng, 2 liter, teh 2 bungkus, dan mi instan 10 bungkus. (*)

Bupati Pantau Penyaluran Bantuan Beras CPP Tahap II di Desa Langenharjo

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memantau penyaluran bantuan beras CPP Tahap II di Desa Langenharjo, Grogol, Rabu (11/10/2023).

SUKOHARJO – Penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahap II masib berjalan di Kabupaten Sukoharjo. Terkait hal itu, Bupati Etik Suryani kembali melakukan pantauan penyaluran di Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Rabu (11/10/2023).

“Hari ini memantau penyaluran bantuan beras CPP tahap II di Desa Langenharjo dan dari pantauan berjalan lancar, tidak ada kendala,” ujar Bupati.

Bupati melanjutkan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat di tengah harga yang mengalami kenaikan. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan 10 kilogram (kg).

Saat ini, ujar Bupati, harga pangan yang berfluktuasi akan mempengaruhi masyarakat luas selaku konsumen akhir. Untuk itu, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi salah satu prioritas yang harus diwujudkan.

Dalam rangka menjamin ketersediaan bahan pokok dan menjaga stabilisasi harga pangan pokok, lanjut Bupati, berbagai upaya terus digencarkan, antara lain dengan penyaluran beras bantuan pangan pemerintah, termasuk yang dilaksanakan di Kabupaten Sukoharjo. Termasuk program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang terus berjalan.

Seperti diketahui, Kabupaten Sukoharjo untuk tahap II ini menerima kuota 68.678 KPM dimana bantuan beras diberikan untuk tiga bulan, yakni bulan September, Oktober dan November. (*)

Pemkab Sukoharjo “Kick Off” Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat membuka "Kick off meeting" Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka PanjangDaerah (RPJPD) Kabupaten Sukoharjo Tahun 2025-2045 di Hotel Tosan, Senin (9/10/2023).

SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo lakukan “kick off meeting” penyusunan Rencana Pembangunan Jangka PanjangDaerah (RPJPD) Kabupaten Sukoharjo Tahun 2025-2045. Kegiatan dilakukan di Hotel Tosan Solo Baru, Kecamatan Grogol dan dibuka Bupati Etik Suryani.

Mengawali sambutan, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Baperida Kabupaten Sukoharjo beserta panitia dan semua pihak atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Perencanaan pembangunan Daerah adalah suatu proses untuk menentukan kebijakan masa depan, melalui urutan pilihan, yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada dalam jangka waktu tertentu di daerah,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan, merujuk pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional juncto Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, RPJPD merupakan perencanaan jangka panjang (20 tahun) yang akan merupakan pondasi umum untuk perencanaan jangka menengah (RPJMD) yang akan disusun Kepala Daerah terpilih untuk perencanaan lima tahun kepemimpinannya.

“Kita patut bersyukur bahwa hasil evaluasi terhadap pelaksanaan RPJPD sebelumya telah memberikan pondasi yang cukup kuat untuk perencanaan jangka panjang yang akan kita susun bersama. Hal ini bisa dilihat dari beberapa capaian indikator makro pembangunan yang ada,” ujarnya.

Menurutnya, data tahun 2022 yang dirilis BPS, menunjukan data angka pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 5,61%, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sukoharjo sebesar 77,94% lebih tinggi dari angka provinsi dan nasional bahkan terbaik (nomor 1) se-Jawa Tengah untuk tingkat kabupaten dan masuk kategori 10 (sepuluh) Kabupaten terbaik tingkat Nasional.

Selain itu, juga Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 2,47% terendah ketiga di Jawa Tengah, dan Angka Kemiskinan sebesar 7,61% dan Kemiskinan Ekstrem sebesar 0,36%, merupakan terendah kedua di Provinsi Jawa Tengah.

“Meskipun demikian, kita tidak boleh terlena dengan capaian tersebut. Persoalan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem menjadi persoalan yang harus segera kita selesaikan,” pesan Bupati.

Disisi lain, lanjut Bupati, persoalan stunting, perlu mendapatkan perhatian lebih. Konvergensi dan sinergitas dalam penanganannya harus dijalankan dengan baik, agar target nasional sebesar 14% pada tahun 2024 bisa kita wujudkan.

“Untuk itu, saya berharap adanya kerjasama yang baik dan partisipasi masyarakat yang aktif dalam proses penyusunan RPJPD ini,” pungkas Bupati. (*)

Bupati Sukoharjo Luncurkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani meluncurkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), Senin (9/10/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani meluncurkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Desa yang dipilih adalah Desa Telukan, Kecamatan Grogol. Peluncuran dilakukan di lantai 10 Gedung Menara Wijaya, Senin (9/10/2023). Pembentukan DRPPA dalam rangka mempercepat terwujudnya pembangunan berkelanjutan yang ke-5, yakni kesetaraan gender.

Bupati menyampaikan, DRPPA merupakan desa yang mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa, yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, berkelanjutan. Desa harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakatnya khususnya perempuan dan anak, memenuhi hak atas perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta tersedia sarana dan praarana publik yang ramah perempuan dan anak.

“DRPPA merupakan model desa yang dikembangkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk dapat menjawab lima arahan Presiden RI yang dimulai dari tingkat desa,” ujarnya.

Lima arahan tersebut adalah Peningkatan pemberdayaan perempuan di bidang kewirausahaan berperspektif gender; Peningkatan peran ibu/keluarga dalam pengasuhan/pendidikan anak; Penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak; Penurunan pekerja anak; dan Pencegahan perkawinan anak.

Untuk mewujudkan DRPPA, dengan dapat mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa dan pembangunan desa yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, serta berkelanjutan.

“Saya memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini, saya berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada saat kegiatan launching dan Sosialisasi DRPPA, tetapi justru terus berlanjut memberikan dampak positif bagi masyarakat sehingga dapat memberikan tempat yang aman dan nyaman. Bagi perempuan dan anak, dan masyarakat Sukohjarjo umumnya,” tambahnya.

Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB dan P3A Sukoharjo, Sumini, menyampaikan, tujuan dibentuknya DRPPA adalah untuk mewujudkan desa yang mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa.

“Harapan dengan dibentuknya DRPPA adalah mampu menyelesaikan berbagai permasalahan perempuan dan anak,” jelasnya.

Untuk desa yang dipilih adalah Desa Telukan, Kecamatan Grogol. Desa Telukan dipilih karena desa Telukan telah mendapat pendampingan dari Wahid Faoundation menjadi desa damai yang saat ini telah berakhir. Desa damai salah satunya bergerak pada pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. (*)

Bupati Pantau Penyaluran Bantuan Beras Tahap II Bulan Oktober

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan bantuan beras CPP tahap II di Kelurahan Mandan, Sukoharjo, Senin (9/10/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani memantau penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahap II untuk bulan Oktober, Senin (9/10/2023). Pantauan dilakukan di Kecamatan Bendosari dan Sukoharjo.

“Hari ini memantau penyaluran bantuan beras CPP tahap II untuk bulan Oktober. Tadi memantau di Bendosari dan Kecamatan Sukoharjo. Penyaluran serentak di 12 kecamatan,” kata Bupati.

Bupati melanjutkan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat di tengah harga yang mengalami kenaikan. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan 10 kilogram (kg).

Saat ini, ujar Bupati, harga pangan yang berfluktuasi akan mempengaruhi masyarakat luas selaku konsumen akhir. Untuk itu, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi salah satu prioritas yang harus diwujudkan.

Dalam rangka menjamin ketersediaan bahan pokok dan menjaga stabilisasi harga pangan pokok, lanjut Bupati, berbagai upaya terus digencarkan, antara lain dengan penyaluran beras bantuan pangan pemerintah, termasuk yang dilaksanakan di Kabupaten Sukoharjo. Termasuk program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang terus berjalan.

Seperti diketahui, Kabupaten Sukoharjo untuk tahap II ini menerima kuota 68.678 KPM dimanabantuan beras diberikan untuk tiga bulan, yakni bulan September, Oktober dan November. (*)

Bupati Hadiri Safari Mulid Nabi Muhammad SAW Pengurus NU Desa Nguter

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Safari Maulid Nabi Muhammad SAW Pengurus NU Desa Nguter, Kecamatan Nguter, Minggu (8/10/2023) malam.

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menghadiri acara Safari Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1445 H Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Nguter, Kecamatan Nguter, Minggu (8/10/2023) malam. Dalam kesempatan itu, Bupati hadir bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo.

“Mengawali sambutan ini, terlebih dahulu saya atas nama pribadi dan Pemkab Sukoharjo mengucapkan “Selamat Memperingati Maulid Nabi SAW. 1445 H”, tak lupa saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pengurus Ranting NU Desa Nguter beserta panitia atas terselenggaranya pengajian pada malam hari ini,” ujar Bupati.

Bupati melanjutkan, seperti kita ketahui bersama, bulan Rabi’ul Awal merupakan salah satu bulan yang istimewa bagi umat Islam diseluruh dunia, karena pada bulan ini ada sebuah peristiwa penting, yaitu lahirnya Nabi kita Muhammad SAW. Setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sesungguhnya terkandung makna yang sangat mendalam.

“Misi mulia dari Nabi Muhammad SAW untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil alamin) hendaknya menjadi semangat yang senantiasa mewarnai setiap gerak langkah kaum muslim diseluruh dunia, termasuk kita semua yang hadir disini,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Bupati, pada kesempatan tersebut mengajak kepada hadirin dan seluruh masyarakat Sukoharjo untuk dapat memperdalam rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dengan memperbanyak bacaan sholawat, insyaa Allah dengan banyak bersholawat kepada beliau kita semua akan mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW. baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Selain itu, dengan momentum peringatan Maulid Nabi ini saya mengajak kepada hadirin dan seluruh umat Islam di Sukoharjo, untuk selalu introspeksi diri, terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dan tidak lupa tetap terus membina ukhuwah islamiyah, sehingga harapannya agar terwujud masyarakat Sukoharjo yang aman, damai, sejahtera dan kondusif. (*)

Bupati Senam Sicita Bersama Warga Kelurahan Jombor

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suyani mengikuti Senam Sicita bersama masyarakat Kelurahan Jombor, Bendosari, Sabtu (7/10/2023).

SUKOHARJO – Dalam rangka memperingati Haornas 2023, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama LPM Kelurahan Jombor dan masyarakat mengikuti senam sicita, Sabtu (7/10/2023). Selain bupati, nampak sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo juga hadir dalam acara tersebut.

Bupati menyampaikan, sebagaimana diketahui bersama, berolahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga imunitas dan kesehatan tubuh, sebab kondisi tubuh yang fit menjadi kunci terlindunginya diri dari paparan virus dan penyakit yang mengintai.

“Ada beberapa cabang olahraga yang murah dan sehat yang bisa menjadi pilihan masyarakat seperti berjalan kaki, lari, bersepeda, dan senam. Keempat olahraga tersebut bisa dilakukan secara perorangan maupun berkelompok,” ujar Bupati.

Menurutnya, menjaga kesehatan hendaknya menjadi prioritas, sebuah ungkapan ”mens sana in corpore sano” (di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat), tentunya sudah sangat sering didengar. Namun berapa banyak warga yang betul-betul menghayati ungkapan tersebut, dan kemudian mengimplementasikannya secara riil dengan berolahraga secara teratur, menjaga pola makan, dan upaya-upaya menjaga kesehatan lainnya.

Dalam rangka memperingati Haornas, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Jombor menyelenggarakan beberapa kegiatan diantaranya berbagai perlombaan antara lain lomba senam kreasi, bola volley, tenis meja antar RW Se Kelurahan Jombor dan akhiri dengan Senam Sicita Bersama.

“Oleh karena itu saya memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan langkah tepat untuk menjalin keakraban dan kebersamaan serta membiasakan diri untuk gemar berolahraga, sebagai upaya untuk mewujudkan kesehatan jasmani dan rohani,” ujarnya.

Disisi lain, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan hadiah lomba yang diselenggarakan oleh LPM Kelurahan Jombor. Melalui penyelenggaraan lomba ini, diharapkan mampu menggelorakan kembali panji-panji olah raga melalui slogannya “Memasyaratkan Olahraga Menggelorakan Masyarakat dalam rangka Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat”. (*)

Gowes Jumat Pagi, Kali Ini Bupati Sapa Warga Kecamatan Nguter

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyapa warga saat gowes di Kecamatan Ngute, Jumat (6/10/ 2023) pagi.

SUKOHARJO – Agenda Gowes Jumat Pagi Bupati Sukoharjo, Etik Suryani kembali dilaksanakan. Kali ini, gowes dilaksanakan di Kecamatan Nguter. Gowes mengambil start dari halaman Balai Desa kedungwinong dan dan finish di de Bengawan Cafe dan Restoran Desa Jangglengan.

Bupati mengatakan, kegiatan gowes sudah menjadi agenda rutin setiap dua minggu sekali jika tida ada agenda. Menurutnya, Gowes dilaksanakan setiap hari Jumat pagi. Tidak hanya sekadar gowes saja, Bupati mengaku sekaligus melihat kiri kanan, memantau kondisi seperti jalan rusak, dan lainnya.

“Melihat-lihat kondisi sekitar dan sekaligus memberikan solusi jiga memang membutuhkan solusi dari pemerintah. Menyapa warga,” kata Bupati.

Terkait agenda gowes tersebut, Plt Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Pemkab Sukoharjo, Budi Santoso menyampaikan bahwa agenda tersebut dibuat rutin setiap dua minggu sekali jika tidak ada agenda lain yang lebih penting.

“Dulu berawal dari agenda gowes di kompleks Kantor Setda Sukoharjo yang kemudian dibuat keliling di semua kecamatan,” ujarnya.

Budi mengatakan, lokasi gowes selalu berpindah dari satu kecamatan ke kecamatan yang lain. “Jadi, nanti gowes dilaksanakan di 12 kecamatan. Kalau sudah semua, dimulai lagi dari awal,” ujarnya. (*)

Bupati Panen Bawang Merah Bersama KWT Subur Makmur Desa Kadilangu

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat panen bawang merah di KWT Subur Makmur Desa Kadilangu, Kecamatan Baki, Kamis (5/10/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani melakukan panen bawang merah yang ditanam oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Subur Makmur Desa Kadilangu, Kecamatan Baki, Kamis (5/10/2023). Bupati berharap KWT Subur Makmur Desa Kadilangu menginspirasi KWT desa lainnya untuk bisa produktif sehingga mampu menambah pendapatan anggota.

“KWT Desa Kadilangu ini menggunakan lahan 1.500 untuk bercocok tanam sayuran dan memelihara ikan. Bawang merahnya super jadi bagus sekali,” ujar Bupati.

Bupati melanjutkan, di lahan tersebut selain ditanami bawang merah, juga dikembangkan tanaman sayuran lain seperti tomat, terong, cabai, sawi, dan lainnya. Sedangkan di lahan yang sama juga terdapat kolam ikan yang ditebari dengan benih ikan nila.

Bupati berharap KWT desa lainnya juga melakukan hal sama agar dapat berkembang. Menurutnya, ketika KWT berkembang dan memiliki produk unggulan, otomatis akan menambah pendapatan anggota KWT.

Sementara itu, Kepala Desa Kadilangu, Budi Christiawan, mengucapkan terima kasih pada Bupati Sukoharjo yang menyempatkan hadir di KWT Desa Kadilangu.

Budi berharap dengan kedatangan bupati akan memotivasi anggota KWT untuk lebih berkembang dan terus produktif sehingga mampu mengangkat perekonomian masyarakat khususnya anggota KWT Subur Makmur.

“Selain ditanami bawang merah, ada juga tanaman sayur yang ditanam di lahan ini termasuk budidaya ikan,” kara Budi. (*)

Masuk Oktober, Bupati Kembali Sidak Sejumlah Proyek Strategis

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat sidak proyek Taman Budaya dan GOR di Kelurahan Gayam, Selasa (3/10/2023).

SUKOHARJO – Memasuki bulan Oktober, sejumlah proyek strategis kembali jadi perhatian Buati Sukoharjo, Etik Suryani. Inspeksi mendadak (sidak) pun kembali dilakukan. Seperti pada hari ini, Selasa (3/10/2023), Bupati melakukan sidak ke proyek GOR Tipe B dan Taman Budaya di Kelurahan Gayam.

“Pokoknya sering-sering dicek agar bisa selesai. Ingin tahu sampai mana progresnya. Saya ingin lihat sampai mana progresnya setelah terakhir kali sidak,” kata Bupati.

Dalam sidak tersebut, terlihat Sekda Widodo ikut mendampingi Bupati. Sejumlah Kepala OPD juga terlihat seperti Kepala DPUPR, Bowo Sutopo Dwi Atmojo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Heru Indarjo, Kepala Disporapar, Setyo Aji Nugroho, Kepala Dinsos, Suparmin, dan lainnya.

Bupati mengatakan, dirinya ingin melihat apakah ada kendala yang terjadi atau tidak dan ingin memberikan support pada pelaksana proyek agar pengerjaannya lancar dan selesai sesuai kontrak. “Intinya mensupport, kalau barang sudah ada segera dikerjakan, jangan ditumpuk saja. Apalagi ini sudah masuk Oktober,” tegasnya.

Menurutnya, dari dua proyek yang berdekatan tersebut sudah mulai kelihatan bangunannya. Baik itu Taman Budaya maupun GOR Tipe B. Untuk Taman Budaya, Etik mengaku progres sudah bagus meski jumlah pekerja dinilai belum maksimal.

“Tadi pemimpin proyeknya sudah saya telpon dan siap untuk mengerahkan tenaga kerja agar cepat selesai. Kalau perlu lembur,” tandasnya.

Tidak hanya dua proyek tersebut, Bupati juga ingin proyek lainnya juga dikerjakan dengan baik dan tepat waktu. Baik itu proyek Gedung Parkir dan Taman Plaza II maupun proyek Factory Sharing di Kecamatan Gatak. (*)

Sebanyak 11 Warga Terima Bantuan Rehab RTLH dari Baznas, Diserahkan Langsung oleh Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat "blusukan" menyalurkan bantuan rhab RTLH, Selasa (26/9/2023)

SUKOHARJO – Sebanyak 11 warga kurang mampu menerima bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sukoharjo. Penerima bantuan berasal dari tiga kecamatan yang diderahkan langsung oleh Bupati Sukoharjom Etik Suryani bersama Baznas, Selasa (26/9/2023).

Untuk penerima bantuan sendiri tersebar di Kecamatan Weru (9 penerima), Kecamatan Bulu (1 penerima), dan Kecamatan Tawangsari (1 penerima). Untuk bantuan di Weru, sebanyak lima warga menerima bantuan Rp20 juta, dua warga menerima masing-masing Rp10 juta, satu warga Rp6 juta, dan satu warga lainnya Rp5 juta.

Selain itu, untuk satu warga di Kecamatan Bulu dan Tawangsari masing-masing menerima bantuan rehab RTLH Rp20 juta. Total bantuan yang disalurkan oleh Baznas kali ini mencapai Rp171 juta.

Bupati berharap bantuan rehab tersebut dimanfaatkan betul untuk membangun rumah atau merenonasi rumah agar menjadi rumah layak huni. Untuk penerima bantuan juga diminta untuk melaporkan hasil rehab melalui desa masing-masing.

“Selama ini ada permohonan bantuan yang masuk ke Bupati melalui desa dan kecamatan dan diteruskan ke Baznas. Sebelum bantuan diberikan, terlebih dahulu Baznas melakukan survei ke lokasi untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran,” ujarnya.

“Dengan datang langsung ke lokasi sekaligus untuk melihat langsung kondisi rumah yang mendapat bantuan. Dari pantauan ini diketahui memang penerima bantuan layak untuk mendapat bantuan karena kondisi rumahnya belum layak huni,” sambung Bupati.

Sementara itu, Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, membenarkan sebelumnya Baznas telah melakukan survei sebelum bantuan diberikan. Menurutnya, survei dilakukan untuk memastikan kondisi calon penerima benar-benar memenuhi syarat sebagai penerima bantuan rehab RTLH.

“Soal nilai bantuan yang berbeda, memang hal itu ditentukan berdasarkan survei di lapangan. Tergantung kondisi rumah masing-masing,” ujarnya.

Sejumlah warga penerima bantuan memberikan apreiasi pada Bupati dan Baznas Sukoharjo yang telah memberikan bantuan untuk rehab rumah. “Terima kasih pada Bupati dan Baznas yang telah menberikan bantuan pada saya,” ujar Ponidi, warga Nuricik, Desa Grajegan, Kecamatan Tawangsari. (*)

Resmikan Gedung Ikatan Bidan Indonesia Sukoharjo, Bupati: Anggota Agar Berperan Aktif dan Berinovasi

0

SUKOHARJO – Gedung Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sukoharjo diresmikan oleh Bupati Sukoharjo, Minggu (24/9/2023). Dalam kesempatan itu, Bupati meminta agar anggota IBI Sukoharjo untuk berperan aktif dan melakukan berbagai inovasi.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa profesi bidan diakui sebagai tenaga profesional di dalam bidang kesehatan yang bertanggung jawab dan akuntabel, yang bekerja sebagai mitra perempuan untuk memberikan dukungan, asuhan dan nasehat selama masa hamil, masa persalinan atas tanggung jawab sendiri dan memberikan asuhan kepada bayi baru lahir,” papar Bupati.

Menurutnya, IBI sebagai wadah para bidan harus siap mengoptimalkan peran dan kiprahnya untuk turut mengambil bagian dalam pembangunan kesehatan, khususnya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, menciptakan lingkungan dan keluarga yang bersih, sehat serta sejahtera lahir-batin. Untuk itu saya sangat berharap agar IBI dapat berkomitmen akan hal ini.

Selain itu, IBI juga berperan dalam meningkatkan kualitas SDM dalam hal ini bidan, karena bidan adalah ujung tombak dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya kepada ibu dan anak.

Peran dan fungsi bidan sangat penting untuk mencetak generasi muda yang unggul di masa mendatang dengan memberikan layanan pada ibu dan anak dengan sepenuh hati, ikhlas dan tulus, pelayanan kesehatan yang paripurna kepada masyarakat. Karena bidan itu komunikasinya bagus, jaringannya sangat luas dan luwes.

“Saya memberikan apresiasi atas dibangunnya Gedung IBI Kabupaten Sukoharjo ini, semoga dengan adanya Gedung IBI ini dapat dijadikan sebagai tempat untuk kegiatan pertemuan dan koordinasi antar anggota IBI serta bisa dipakai untuk kegiatan masyarakat,” pesan Bupati.

Disisi lain, selain Peresmian Gedung IBI, sekaligus juga dilaksanakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) IBI Cabang Sukoharjo. Bupati berharap melalui rakercab dijadikan sebagai sarana untuk evaluasi program-program kerja IBI Cabang Sukoharjo terdahulu. Harapannya, dapat dijadikan sebagai masukan bagi penyusunan program-program kedepan dalam mendukung kontribusi percepatan keberhasilan pembangunan kesehatan ibu dan anak serta kesejahteraan keluarga.

“Saya berharap kepada seluruh anggota IBI Sukoharjo untuk dapat berperan secara aktif dan melakukan berbagai inovasi sehingga mampu mengubah paradigma masyarakat untuk lebih mengutamakan upaya pencegahan dengan senantiasa menerapkan gerakan masyarakat untuk hidup sehat (GERMAS), khususnya dibidang kesehatan reproduksi dan keluarga berencana yang menjadi program unggulan IBI,” tambah Bupati. (*)

22,952FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Recent Posts