Friday, September 18, 2026
Home Blog Page 63

Bupati Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2021 ke DPRD

0
Draft LKPj Tahun 2021 disampaikan oleh Wakil Bupati Sukoharjo, Agus Santosa pada Ketua DPRD, Wawan Pribadi, Jumat (25/3/2022).

SUKOHARJO – Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Sukoharjo Tahun Anggaran 2021 disampaikan ke DPRD, Jumat (25/3/2022). Nota Nota pengantar LKPj tahun 2021 tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati, Agus Santosa. Selanjutnya, DPRD Sukoharjo membentuk tiga panitia khusus (pansus) untuk membahasa LKPj Bupati tersebut.

Wakil Bupati, Agus Santosa, menyampaikan, berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2021 tentang Perubahan APBD 2021, anggaran belanja daerah ditetapkan sebesar Rp 2,356 triliun. Realisasi belanja pada tahun 2021 adalah sebesar Rp2,089 triliun, atau 88,67%. Sedangkan untuk pengelolaan pendapatan, lanjut Agusm target pendapatan ditetapkan sebesar Rp2,023 triliun dan terealisasi Rp2,119 triliun atau 104,77%.

“Perlu kami sampaikan bahwa angka-angka pada pos pendapatan dan belanja tersebut masih bersifat sementara, karena masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo Tahun Anggaran 2021 yang masih dalam proses audit BPK, ” papar Agus.

Agus melanjutkan, LKPj hanya memuat keterangan mengenai realisasi program, kegiatan, dan sub kegiatan yang telah disepakati antara Pemerintah dan DPRD Kabupaten Sukoharjo. Sedangkan keterangan realisasi pelaksanaan APBD Tahun 2021 akan disampaikan setelah dilakukan pemeriksaan oleh BPK.

Terkait penanganan pandemi corona, tahun 2021 telah dialokasikan anggaran untuk pencegahan dan atau penanganan corona sebesar Rp82,895 miliar dan terealisasi sebesar Rp70,787 miliar atau 85,39%. Adanya pandemi corona berdampak pada pelaksanaan program dan kegiatan dimana dilakukan refocusing dan pergeseran anggaran beberapa kegiatan untuk dialihkan ke anggaran percepatan penanganan pandemi corona.

“Hal tersebut mempengaruhi output dari masing-masing program dan kegiatan yang dialihkan,” ujarnya.

Untuk capaian kinerja output pelaksanaan urusan pemerintahan tertinggi adalah urusan pangan yaitu sebesar 106,73% dengan realisasi keuangan sebesar 96,05%. Sedangkan capaian kinerja output terendah adalah urusan kesehatan yaitu sebesar 85,32% dengan realisasi keuangan sebesar 87,73%

Untuk penyelenggaraan pemerintahan, lanjut Agus, pembangunan dan kemasyarakatan di Kabupaten Sukoharjo sampai dengan Tahun 2021 menunjukkan hasil yang signifikan. Hal ini dapat dilihat dari hasil-hasil pembangunan di Kabupaten Sukoharjo, diantaranya : Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2018 sebesar 76,07 dan di Tahun 2019 menjadi 76,84.

Angka tersebut terus meningkat di Tahun 2020 menjadi sebesar 76,98. Dan pada Tahun 2021 ini meningkat Kembali menjadi 77,13. Hal tersebut menjadikan Kabupaten Sukoharjo sebagai Kabupaten di Indonesia dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tinggi dan masuk kategori 10 Kabupaten terbaik tingkat Nasional.

Selain itu, Angka Harapan Hidup (AHH) di Kabupaten Sukoharjo sejak lahir meningkat signifikan. Pada Tahun 2018, Angka Harapan Hidup berada di angka 77,54, sedang Tahun 2019 mencapai 77,55 dan Tahun 2020 menjadi 77,65. Tahun 2021 ini meningkat lagi menjadi 77,73 Tahun.

Begitu juga dengan Harapan Lama Sekolah (HLS) dimana pada Tahun 2018 berada di angka 13,81, Tahun 2019 menjadi 13,82 dan Tahun 2020 meningkat menjadi 13,83. Tahun 2021 ini meningkat menjadi 13,84. (*)

Hadiri Rakerda IBI Jawa Tengah, Bupati Harap Bidan Beri Layanan Paripurna Ibu dan Anak

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memberi sambutan dalam Rakerda IBI Jateng di Solo Baru, Jumat (18/3/2022).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Rakerda tersebut digelar di Hotel Best Western Solo Baru, Kecamatan Grogol, Jumat (18/3/2022). Dalam kesempatan tersebut, Bupati berharap bidan mampu memberikan layanan paripurna pada ibu dan anak dengan sepenuh hati.

“Semoga atas terselenggaranya Rakerda ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan yang akan membawa IBI terus maju serta menghasilkan komitmen untuk terus meningkatkan dan memantapkan kualitas serta keberadaan organisasi sehingga terus dapat berperan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” terang Bupati.

Menurut Bupati, IBI adalah organisasi profesi dan organisasi sosial masyarakat. Bidan adalah salah satu ujung tombak pemerintah dalam mensukseskan program di bidang kesehatan khususnya pada ibu dan anak. Peran dan fungsi bidan sangat penting untuk mencetak generasi muda yang unggul di masa mendatang dengan memberikan layanan paripurna pada ibu dan anak dengan penuh hati, ikhlas dan tulus kepada masyarakat.

IBI sebagai wadah para bidan harus siap mengoptimalkan peran dan kiprahnya untuk turut mengambil bagian dalam pembangunan kesehatan, khususnya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, menciptakan lingkungan dan keluarga yang bersih, sehat serta sejahtera lahir batin.

“Untuk itu, saya sangat berharap agar IBI dapat berkomitmen akan hal ini. Selain itu, IBU juga berperan dalam meningkatkan kualitas SDM bidan karena bidan adalah ujung tombak dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujar Bupati.

Sedangkan Ketua Penyelengga Rakerda IBI Jateng, Sumarsih, menyampaikan selama ini tenaga bidan bekerja di fasilitas kesehatan baik di pemerintah dan swasta. Saat ini, tenaga bidan yang bekerja di fasilitas kesehatan pemerintah dengan status sebagai bidan honorer masih 5.617 orang yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jateng.

“Kami merasa prihatin karena jumlah tersebut hampir 30% dari anggota IBI yang mencapai 33.287 bidan. Untuk itu, IBI berupaya untuk mengentaskan tenaga bidan honorer menjadi ASN, baik PNS maupun P3K,” ujarnya. (*)

Bupati Lepas Kontingen Pesta Siaga Binwil Surakarta

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, melepas Kontingen Pesta Siaga Binwil Surakarta perwakilan Kwarcab Sukoharjo, Kamis (17/3/2022).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo yang juga Ketua Mabicab Kwarcab, Etik Suryani, melepas kontingen Pesta Siaga Binwil Surakarta. Pelepasan kontingen dilakukan di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Kamis (17/3/2022). Acara tersebut juga dihadiri Wakil Bupati, Agus Santosa, yang juga Ketua Kwarcab Sukoharjo.

“Selamat dan sukses pada anak-anak yang terpilih sebagai peserta dan duta Kwarcab Sukoharjo. Kalian adalah Siaga berprestasi, berani, dan pantang menyerah sehingga diberi kesempatan dan amanah untuk mengikuti Pesta Siaga Binwil Surakarta,” ujar Bupati

Bupati juga mengatakan, Pesta Siaga merupakan pertemuan untuk golongan Pramuka Siaga dan menjadi ajang menggiatkan Pramuka di tingkat dasar. Pesta siaga diselenggarakan dalam dan atau gabungan dari berbagai bentuk permainan bersama dengan memadukan keterampilan kepramukaan.

“Pesta siaga dikemas dalam bentuk perlombaan guna meningkarkan semangat. Untuk itu, saya harap kalian semua harus semangat dan pantang menyerah sehingga bisa memberikan prestasi terbaik sehingga bisa terpilih menjadi juara dan mewakili Surakarta maju ke tingkat Jawa Tengah,” tambah Bupati.

Sedangkan Pimpinan Kontingen Pesta Siaga Sukoharjo, Sahirno, melaporkan bahwa Kontingen Pesta Siaga Binwil Surakarta dari Kwarcab Sukoharjo terdiri dari kontongen putra dan putri. Untuk kontingen putra diwakili oleh Gugus Depan SD Madegondo 01 Grogol dan kontingen putri diwakili oleh Gugus Depan SDIT MTA Sukoharjo.

“Perwakilan tersebut merupalan Juara 1 Pesta Siaga Kwarcab Sukoharjo yang sudah dilaksanakan pada 26 Januari 2022 lalu di SMPN 1 Bendosari,” kata Sahirno.

Sahirno juga mengatakan, Pesta Siaga Binwil Surakarta akan digelar pada 19 Maret 2022 di SMPN 1 Solo. Kegiatan dalam pesta siaga tersebut terdiri dari 10 macam di 10 taman. Yakni taman bacaan ibadah, toleransi beragama, tanda pengenal seragam pramuka, peta Jawa Tengah, simpul dan ikatan, arah mata angin, bola pantul, tokoh dan pahlawan, bumbung kemanusiaan, dan kebersihan lingkungan. (*)

Genap Berusia 59 Tahun, Bupati Dapat Kejutan Kue Ulang Tahun

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mendapat kejutan kue ulang tahun, Selasa (15/4/2022).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, genap berusia 59 tahun pada Selasa (15/3/2022) ini. Saat membuka acara pendidikan politik bagi pemilih pemula di Auditorium Menara Wijaya, Bupati mendapat kejutan kue ulang tahun dari penyelenggara acara. Bupati kemudian memotong kue ulang tahun dan diberikan pada Ketua DPRD, Wawan Pribadi dan Sekda Sukoharjo, Widodo.

“Saya mewakili Forkopimda dan juga masyarakat Sukoharjo, saya mengucapkan selamat ulang tahun pada Bu Etik,” ujar Ketua DPRD, Wawan Pribadi.

Menurut Wawan, dengan bertambahnya usia diharapkan semakin bertambah pengalaman, semakin sukses sehingga bisa membawa dan menuntun masyarakat Sukoharjo menuju Sukoharjo yang lebih makmur,” ujar Wawan.

Sedangkan Bupati Etik dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas kejutan yang diberikan. “Alhamdullilah, hari ini Bu Etik genap berusia 59 tahun. Usia yang tidak muda lagi, terima kasih atas doanya,” ungkap Bupati.

Bupati berharap, dengan usia 59 tahun ini, kedepan bisa bermanfaat bagi masyarakat Sukoharjo. Etik juga mohon doa restu agar selalu diberi kesehatan dan umur panjang sehingga bisa menuntaskan tugs sebagai Bupati Sukoharjo dengan baik.

“Terima kasih pada Mas Wawan, Pak Sekda, jajaran Forkopimda atas doanya dan semuanya atas kejutan kue ulang tahun ini, matur nuwun,” pungkas Bupati. (*)

Bupati Buka Pendikan Politik Bagi Pemilih Pemula, Diikuti Perwakilan Pelajar

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, saat membuka pendidikan politik pemilih pemula, Selasa (15/3/2022).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, membuka pendidikan politik bagi pemula yang digelar oleh
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Selasa (15/3/2022). Acara tersebut dilaksanakan di Gedung Menara Wijaya Lantai 10. Dalam kesempatan itu, Bupati berharap para pemuda ikut berperan aktif dalam politik sesuai kemampuan dan cita-citanya.

Bupati menyampaikan, bangsa yang kuat adalah bangsa yang memiliki para pemuda yang memiliki masa depan yang cerah. Pemuda yang bisa menorehkan prestasi baik dikancah nasional maupun internasional. Pemuda merupakan ujung tombak pembangunan suatu bangsa. Pemuda memiliki peran besar untuk membawa perubahan ke dalam suatu program pembangunan yang gemilang.

Lebih lanjut dikatakan Bupati, untuk mewujudkan pemuda yang berprestasi tersebut tidaklah mudah apabila semua komponen yang ada tidak melakukan tindakan secara bersama-sama untuk membekali generasi muda pada kegiatan yang positif. Salah satu cara untuk mengajak generasi muda supaya tidak melakukan yang negatif adalah melalui pemberian bekal pendidikan politik.

Pendidikan politik adalah suatu upaya dasar yang dilakukan antara pemerintah dan para anggota masyarakat secara terencana, sistematis, dan dialogis dalam rangka untuk mempelajari dan menurunkan berbagai konsep, simbol, hal-hal dan norma-norma politik dari satu generasi ke generasi selanjutnya.

Pendidikan politik mempunyai tujuan untuk mengubah dan membentuk tata perilaku seseorang agar sesuai dengan tujuan politik yang dapat menjadikan setiap individu sebagai partisipan politik yang bertanggung jawab.

“Pendidikan politik yang baik diharapkan akan mampu membangkitkan para generasi muda untuk ikut aktif dalam kegiatan politik sesuai dengan kemampuan dan cita-citanya,” ujar Bupati.

Etik melanjutkan, untuk membentuk generasi muda khususnya para pemilih pemula yang memiliki peran besar dalam membawa tumbuh kembangnya suatu bangsa, maka para pemilih pemula tidak hanya dibelai pendidikan formasl saja. Semua komponen yang ada harus ikut membangun konisi yang mapan, kondusif, dan menyengnakan supaya para pemilih pemula bisa belajar pendidikan politik sejak dini.

Dikatakan Etik, peran strategis pemuda untuk perubahan sebuah bangsa antara lain: pemuda pemersatu kepentingan untuk kemajuan dan perubahan, mengembalikan semangat nasionalisme dan patriotisme di kalangan generasi muda, menguatkan jati diri, identitas, kebanggaan serta komitmen untuk membangun negara, pemuda aktor terwujudnya demokrasi yang sebenarnya, serta pemuda sebagai kelompok penekan pendorong lahirnya kebijakan strategis.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini dengan harapan semua komponen masyarakat yang akan menyelenggarakan pemilu atau pilkada bisa saling bekerjasama untuk menciptakan kondisi yang demokratis dan penuh dengan tanggung jawab,” harap Etik.

Sedangkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sukoharjo, Gunawan Wibisoso, menyampaikan, kegiatan pendidikan politik bagi pemilih pemula diikuti 150 peserta. Kegiatan sendiri dilakukan selama dua hari dimana setiap hari diikuti oleh 75 peserta. (*)

Bupati Hadiri Pelantikan dan Rakercab IPNU dan IPPNU Sukoharjo

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri pelantikan dan Rakercap IPNU-IPPNU di Menara Wijaya Lantai 10, Minggu (13/3/2022).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menghadiri acara pelantikan dan Rakercab Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Kegiatan tersebut digelar di Menara Wijaya Lantai 10, Minggu (13/3/2022). Hadir dalam acara Ketua IPNU Jatengm Syaiful Kamaludin, Ketua PCNU Sukoharjo, Khomsun Nur Arif, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo.

“Selamat dan sukses kepada Pimpinan Cabang IPNU dan IPNU Sukoharjo yang baru saja dilantik. Semoga pengurus baru mampu membawa IPNU dan IPPNU terus maju dan dapat berperan sebagai salah satu elemen kekuatan dalam membangun bangsa dan negara,” ungkap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, mengawali sambutannya.

Bupati melanjutkan, IPNU dan IPPNU merupakan badan otonom dalam tubuh NU. Sebagaimana fungsinya, IPNU dan IPPNU dimandati mengakomodir pelajar-pelajar putra dan putri dengan cakupan pelajar di sekolah umum dan santri di pesantren. Mandat dan tugas pokok IPNU dan IPPNU salah satu tugas besarnya adalah menunaikan kaderisasi dikalangan pelajar, baik di sekolah maupun di pesantren dalam rangka membentengi pelajar dan santri dalam mengarungi derasnya arus globalisasi/

Indonesia, kata Bupati, sebagai bangsa yang dikenal mempunyai kultur moderat, santun dan sangat ramah pada siapapun sehingga implikasinya masyarakat bangsa Indoneaia terkadang kurang mampu memproteksi dan membendung arus budaya yang masuk melalui berbagai media, baik cetak maupun elektronik.

“Untuk itu, saya berharap pimpinan IPNU dan IPPNU Sukoharjo dapat berkontribusi dalam mengatasi berbagai persoalan tersebut,” harap Bupati.

Bupati juga mengatakan, salah satu peran IPNU dan IPPNU di era modern sekarang ini adalah sebagai wadah organisasi untuk memfilter informasi negatif, karena di era globalisasi berbagai informasi sangat mudah didapatkan. Namun, tidak semua informasi itu baik karena banyak sekali informasi dan diinformasikan. Seperti informasi hoax, berita ujaran kebencian pada ulama dan masih banyak lagi.

Di akhir sambutannya, Bupati kembali mengharapkan kepada pengurus IPNU dan IPPNU Sukoharjo dapat bekerja dengan baik sehingga memberi manfaat bagi diri sendiri, organisasi dan massyarakat. Selain itu, bisa bersinergi dan berkontribusi dengan pemerintah khususnya membangun generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlakul kharimah.

Ketua IPNU Jawa Tengah, Syaiful Kamaludin, menyampaikan melalui momentum pelantikan tersebut merupakan komitmen untuk berkhidmat dengan NU dan memberikan kontribusi terbaik untuk Indonesia. “Jangan sekali-sekali menempuh jalan untuk mundur karena di IPNU dan IPPNU ditempa dan didik sebagai kader yang tidak “ingah-ingih” atau seorang kader yang tidak memiliki prinsip dan pendirian,” ujarnya.

Syaiful juga mengatakan, IPNU dan IPPNU merupakan suatu wasilah atau sarana untuk berkhidmat dengan NU juga dalam wakru bersamaan senantiasa memberikan sumbangsih untuk Indonesia. Tugas ke depan sangat berat, banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan. Untuk itu pengurus baru segera berkonsolidasi agar kepengurusan solid dan memiliki ide pikiran dan persepsi yang sama.

Ketua PCNU Sukoharjo, Khomsun Nur Arif, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan pengurus IPNU dan IPPNU tersebut. Khomsun juga menegaskan lagi pesan Ketua IPNU Jateng agar pengurus IPNU dan IPPNU Sukoharjo tidak jadi pengurus yang “ingah-ingih”, pengurus yang tidak memiliki pendirian yang kuat.

“Seorang pemuda harus punya sikap rendah hati, bukan rendah diri dan punya pendirian yang kuat,” tandas Khomsun. (*)

Bupati Lantik dan Kukuhkan Pengurus IWAPI Sukoharjo Periode 2022-2027

0
Pelantikan dan pengukuhan ketua dan pengurus DPC IWAPI oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Jumat (11/3/2022).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, meelantik Ketua dan pengurus DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Sukoharjo periode 2022-2027. Pelantikan dan pengukuhan tersebut digelar di Orient Hartono Mal, Jumat (11/3/2022). Dalam kesempatan itu, Bupati berpesan agar IWAPI turut berperan dan memajukan ekonomi di Kabupaten Sukoharjo.

Bupati menyampaikan, perempuan sangat luar biasa, selama pandemi banyak kreasi dan inovasi dari perempuan di berbagai sektor. Ada kerajinan, makanan olahan, batik, dan lainnya. “Saya harap dengan pengurus baru IWAPI semakin maju dan bisa memajukan ekonomi di Sukoharjo. Nantinya, IWAPI bisa berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM sehingga bisa berkolaborasi dan program-program yang ada,” terang Bupati.

Dikatakan Bupati, bicara tentang pembangunan, keberadaan dan partisipasi perempuan sudah seharusnya sama dengan laki-laki. Perempuan harus ikut serta dan diikutsertakan dalam pembangunan kesejahteraan keluarga melalui sektor ekonomi. Pasalnya, perempuan juga memiliki kualitas yang tidak diragukan lagi.

Sudah banyak perempuan yang memiliki pendidikan tinggi, keterampilan yang memadai dan kecerdasan yang tidak kalah pentingnya dengan laki-laki, bahkan sudah banyak perempuan yang menduduki jabatan-jabatan strategis, baik di pemerintahan maupun di sektor swasta lainnya.

Dengan memberikan kesempatan kepada kaum perempuan untuk melakukan wirausaha, diharapkan akses perempuan pada sektor ekonomi akan semakin terbuka lebar, selain itu dengan membuka lebar akses ekonomi untuk perempuan, maka kesenjangan ekonomi dapat dikurangi.

“Meningkatkan kesejahteraan sama dengan menjembatani kesenjangan yang terjadi antara perempuan dan laki-laki. Namun, tentunya diperlukan kebijakan di berbagai aspek untuk perlahan mengurangi masalah kesenjangan ini,” terang Bupati.

Bupati juga mengatakan, perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan membangun kewirausahaan di Indonesia sekarang ini karena perempuan berpotensi menciptakan alternatif pendapatan bagi keluarga. Potensi ini akan muncul ketika perempuan menjadi pelaku ekonomi, menjadi wirausaha.

Perempuan lebih gigih, ulet, dan teliti dibandingkan laki-laki. Kemampuan itulah yang menjadi modal dasar menjadi pengusaha. Bahkan, bukan tidak mungkin kontribusinya mampu mengurangi angka kemiskinan, menyerap tenaga kerja, dan pemerataan kesejahteraan agar tujuan pembangunan berkelanjutan dapat tercapai.

“Saya harap kepada Ketua DPC IWAPI Sukoharjo beserta seluruh pengurus yang baru saja dilantik untuk segera berkoordinasi dan menyusun langkah strategis serta program kerja guna mewujudkan tujuan dan harapan organisasi dengan prinsip kerja yang akomodatif, demokratis, transparan, dan penuh rasa kebersamaan serta kekompan,” tambah Bupati. (*)

Ketua Kwarcab Lantik Mabi dan Pengurus Kwarran Kecamatan Baki Periode 2022-2025

0
Ketua Kwarcab Sukoharjo, Agus Santosa, melantik dan mengukuhkan kepengurusan Mabi dan Kwarran Kecamatan Baki, Rabu (9/3/2022).

SUKOHARJO – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Sukoharjo yang juga Wakil Bupati Sukoharjo, Agus Santosa, melantik dan mengukuhkan kepengurusan Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) dan Kwartir Ranting (Kwarran) Baki periode 2022-2025. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Graha Wijaya Kecamatan Baki, Rabu (9/3/2022).

Jajaran pengurus yang dilantik sendiri, untuj Ketua Mabiran dijabat oleh Camat Baki, Kakak Sutarto. Sedangkan Ketua Kwarran dipegang oleh Kakak Sri Haryanto yang juga Kepala SD Negeri Bakipandeyan 1.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kwarcab Sukoharjo, Agus Santosa, mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Agus berharap Ketua Mabiran berserta anggota dapat memberikan bimbingan dan bantuan baik material maupun spiritual untuk kemajuan Pramuka di Kecamatan Baki.

“Saya juga berharap kepada Ketua Kwarran berserta pengurusnya untuk menggelorakan semangat Trisatya dan Dasa Darma dengan sungguh–sungguh dengan penuh rasa tanggung jawab untuk memajukan Gerakan Pramuka di Baki semakin lebih baik,” harap Agus. (*)

Bupati Serahkan Bantuan Rehab Rumah Tidak Layak Huni dan Bantuan Modal Usaha

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menyerahkan bantuan rehab rumah di Desa Plesan, Kecamatan Nguter, Rabu (9/3/2022).

SUKOHARJO – Bantuan kembali disalurkan pada masyarakat kurang mampu. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dengan mendatangi rumah warga, Rabu (9/3/2022). Bantuan yang disampaikan Bupati bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Total ada empat warga yang mendapat bantuan rehab rumah tidak layak huni dan satu bantuan modal usaha.

Bantuan rehab RTKLH pertama diberikan pada warga Dukuh RT 2/5, Desa Gupit, Kecamatan Nguter, Ahmad Jarohasan. Warga tersebut mendapat bantuan setelah rumahnya diketahui roboh pada 5 Maret lalu. Kemudian, bantuan juga diberikan pada warga Klitak RT 02/04, Desa Plesan, Nguter, Sutino, warga Tengklik RT 01/03, Desa Polokarto, Kecamatan Polokarto, Sutrisno, dan warga Godekan RT 02/15, Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Yohana Lestari.

Satu lagi bantuan modal usaha diberikan pada warga Gadingan RT 01/03, Desa Serut, Kecamatan Nguter. Bupati mengatakan, untuk empat warga penerima bantuan rehab rumah, masing-masing mendapatkan bantuan RP20 juta. Sedangkan untuk bantuan modal usaha sebesar Rp2,5 juta.

Menurut Bupati, sebelumnya warga tersebut mengajukan permohonan bantuan pada Bupati yang kemudian dikoordinasikan dengan Baznas. Hal itu dikarenakan bantuan Baznas bisa cepat cair sehingga bisa langsung dimanfaatkan warga yang membutuhkan.

“Bantuan pada masyarakat yang membutuhkan akan terus kami diberikan. Dengan bantuan seperti ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di Kabupaten Sukoharjo, khususnya masyarakat kurang mampu,” tambahnya.

Sedangkan Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, menyampaikan jika total bantuan rehab rumah tidak layak huni yang diberikan oleh Bupati sebesar Rp80 juta untuk empat penerima. Selain itu, juga masih ada satu bantuan modal usaha senilai Rp2,5 juta. (*)

Bupati Bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, saat berkunjung ke PPMI Assalaam di Desa Pabelan, Kartasura, Selasa (8/3/2022).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam di Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura, Selasa (8/3/2022). Selain beramah tamah dengan jajaran pengurus PPMI, Bupati juga menyempatkan diri berbicara di depan peserta didik PPMI Assalaam.

“Alhamdullilah akhirnya bisa terealisasi, bisa bersilaturahmi dengan Pondok Assalaam setelah sebelumnya beraudiensi. Kunjungan ke Pondok Assalam sendiri untuk mempererat tali silaturahmi dengan keluarga besar Pondok Assalaam,” ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati, keberadaan Pondok Assalaam menjadi salah satu kebanggaan karena berada di Kabupaten Sukoharjo. Meski ada di Sukoharjo, para santri Pondok Assalam berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Bupati titip pada para pendidik di Assalam agar anak-anak dididik menjadi generasi yang nasional relegius.

Ke depan, ujar Bupati, tantangan akan semakin berat karena menghadapi perkembangan zaman dan juga perkembangan teknologi yang semakin pesat. Berharap anak didik di Pondok Assalaam menjadi anak yang sholeh sholehah. Terkait MoU kerjasama, Bupati juga mempersilahkan pada Pondok Assalaam untuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Silahkan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah yang diinginkan untuk bekerjasama. Kami welcome,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan antara lain hand sanitizer 2.200, masker medis 2.200 dan juga masker kain. Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga menyempatkan diri bertemu dengan peserta didik di Pondok Assalaam.

Sedangkan Pimpinan PPMI Assalaam, Uripto Mahmud Yunus, menyampaikan, PPMI Assalaam sudah sejak lama menginginkan wejangan dari Bupati perempuan pertama di Kabupaten Sukoharjo, Etik Suryani. “Suatu kebahagiaan dan kebangaan bagi kami atas kedatangan Bupati,” ujarnya.

Uripto juga menyampaikan keinginannya untuk menjalin kerja sama dengan Pemkab Sukoharjo, entah itu di bidang pendidikan, sosial, maupun bidang lainnya. (*)

Peletakan Batu Pertama oleh Bupati Tandai Pembangunan Gedung IPHI Desa Makamhaji

0
Peletakan batu pertama pembangunan gedung IPHI Desa Makamhaji, Kecamatan kartasura oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Selasa (8/3/2022).

SUKOHARJO – Pembangunan Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura dimulai. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Selasa (8/3/2022). Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD, Wawan Pribadi dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo.

“Semoga pembangunan gedung IPHI Desa Makamhaji ini dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi kita semua,” ujar Bupati mengawali sambutan.

Dikatakan Bupati, persaudaraan haji atau IPHI merupakan wadah berhimpun para alumni haji dari seluruh wilayah Indonesia yang bersifat permanen dan terorganisasi dengan visi misi, dan program yang jelas serta prinsip-prinsip keorganisasian dan kepemimpinan dan nilai-nilai luhur budaya bangsa. Berdirinya IPHI merupakan keinginan para haji untuk meningkatkan kesatuan dan persatuan bangsa, keimanan dan ketaqwaan serta amal nyata dalam upaya melestarikan kemabruran hajinya.

Persaudaraan haji, lanjut Bupati, bertujuan memelihara dan mengupayakan pelestarian haji mabrur guna meningkatkan partisipasi umat dalam pembangunan bangsa yang diridhoi Allah SWT, bertugas melaksanakan penyuluhan, pembimbingan, dan pembinaan kepada calon jamaah haji dan para haji Indonesia.

Persaudaraan haji, berfungsi sebagai wahana penghimpun potensi para haji Indonesia, menyerap dan penyalur aspirasi umat, sebagai organisasi kemasyarakatan berupaya ikut serta menyukseskan program pembangunan bangsa, serta sebagai sarana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sesama umat.

“Saya harap dengan adanya gedung IPHI ini nanti, dapat menjadi wadah terselenggaranya berbagai kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial dalam rangka untuk meningkatkan kebersamaan dan persaudaraan. Juga, menyelenggarakan berbagai amaliyah sosial, ekonomi, pendidikan dan kesehatan yang semuanya merupakan kontribusi keutamaan IPHI,” tambah Bupati. (*)

Hari Terakhir Perbaikan Underpass Makamhaji, Bupati Kembali Cek Lokasi

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, kembali mengecek perbaikan Underpass Makamhaji, Senin (7/3/2022). Rencananya,underpass kembali dibuka, Selasa (8/3/2022) besok.

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, kembali melakukan pengecekan perbaikan Underpass Makamhaji, Senin (7/3/2022). Bupati kembali datang ke underpass karena sesuai jadwal hari ini adalah hari terakhir perbaikan. Bupati ingin melihat hasil perbaikan dan memastikan perbaikan sudah selesai dan akses underpass bisa dibuka kembali.

Bupati mengaku datang ke underpass secara spontan karena teringat kalau hari ini adalah hari terakhir perbaikan Underpass Makamhaji. “Spontan ingin datang ke underpass melihat perkembangan perbaikan dan memastikan besok underpass dibuka lagi,” kata Bupati.

Menurut Bupati, dirinya ingin melihat hasil pengerjaan perbaikan underpass dan dari hasilnya terlihat sudah harapan. Meski masih da pengerjaan aspal dan penutupan saluran air dengan grill, rekanan memastikan perbaikan selesai hari ini.

Setelah underpass dibuka, lanjut Bupati, untuk kendaraan berat tidak boleh lagi melintas agar underpass bisa awet. Hal itu dikarenakan underpass tersebut tidak untuk dilewati kendaraan berat diatas 8.500 kilogram. Untuk itu, kendaraan berat harus melalui jalur lain sesuai pengalihan arus yang telah dibuat Dinas Perhubungan.

“Kami mohon maaf, bukan berarti kami ingin membuat kendaraan berat memutar jauh, tapi demi kenyamanan dan keawetan underpass,” ujar Bupati.

Bupati mengaku setelah perbaikan underpass selesai, Pemkab akan memonitor selama enam bulan ke depan. Jika tidak ada apa-apa dan tidak ada masalah, apa yang dikehendaki Pemkab Sukoharjo, yakni aset underpass bisa diserahkan dan Pemkab siap menerima.

“Kita monitor dulu selama pemeliharaan enam bulan. Mudah-mudahan masyarakat bisa nyaman lagi lewat underpass karena sudah diperbaiki. Besok pagi underpass sudah dibuka lagi untuk masyarakat karena pekerjaan ini selesai malam ini,” tambah Bupati Etik. (*)

Sosialisasi Bantuan Keuangan 2022, Pemerintah Desa Diminta Segera Serahkan LPj 2021

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani ssat membuka sosialisasi bantuan keuangan pemerintah desa, Senin (7/3/2022).

SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo menggelar Sosialisasi Bantuan Keuangan untuk Pemerintah Desa tahun 2022. Sosialisasi digelar di Gedung Menara Wijaya Lantai 10 dan dibuka oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Senin (7/3/2022). Disampaikan, syarat untuk pencairan bantuan keuangan tahun 2022 adalah harus sudah menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) bantuan keuangan tahun 2021.

Dalam kesemapatan itu, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyampaikan jika desa merupakan pemegang peran penting dalam pembangunan nasional, bukan karena sebagian besar rakyat Indonesia bertempat tinggal di desa, melainkan desa memberikan sumbangsih yang besar dalam menciptakan stabilitas nasional. Pembangunan perdesaan sangat penting untuk kemajuan perekonomian desa agar bisa bangkit dan masyarakat desa maju dan sejahtera.

“Pemberian bantuan keuangan desa merupakan stimulan dalam rangka membantu peningkatan pembangunan perdesaan sebagai upaya untuk membangkitkan kembali partisipasi masyarakat agar sifat gotong royong tetap dimiliki masyarakat desa di Kabupaten Sukoharjo khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya,” terang Bupati.

Menurut Bupati, kegiatan pemberian bantuan keuangan kepada Pemerintah Desa merupakan kegiatan yang rutin dilakukan. Untuk itu, perlu adanya sinergitas antara Pemkab Sukoharjo dengan Pemerintah Desa di seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo. Dengan sinergitas, komunikasi akan terjalin dengan baik. Pemerintah desa diharapkan menyiapkan grand design terkait potensi desa dan potensi terjadinya bencana sehingga program yang diusulkan akan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bupati juga mengatakan, tahun ini nominal bantuan keuangan dari Pemkab Sukoharjo untuk pemerintah desa sebesar Rp25,264 miliar. Selain itu, pemerintah desa juga mendapat bantuan keuangan dari provinsi sebesar Rp54,1 miliar.

“Saya harap kepada seluruh pemangku kepentingan, utamanya adalah para camat dan kepala desa agar melakukan fasilitasi, koordinasi, identifikasi, sosialisasi, verifikasi, monitoring dan evaluasi dalam pelaksanaan bantuan keuangan kepada Pemerintah Desa sehingga dapat berjalan efektif, efisien dan tepat sasaran,” tambah Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sukoharjo, YC Sriyana, mengatakan bahwa syarat pencairan Bankeu 2022 adalah menyerahkan LPj tahun 2021. Untuk itu, pemerintah desa yang belum menyerahkan LPj penggunaan bantuan keuangan tahun 2021 tidak bisa mencairkan bantuan keuangan tahun 2022.

“Untuk Bankeu tahun 2022, saat ini sudah ada beberapa desa yang mengajukan proposal pencairan, baik itu Bankeu APBD Kabupaten Sukoharjo maupun Bankeu dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” kata Sriyana. (*)

Ground Breaking Pembangunan Gedung PT Bank Sukoharjo (Perseroda)

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat "ground breaking" pembangunan gedung kantor PT Bank Sukoharjo, Sabtu (5/3/2022).

SUKOHARJO – Pembangunan gedung Kantor PT Bank Sukoharjo (Perseroda) dimulai dengan “ground breaking” oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Sabtu (5/3/2022). Lokasi pembangunan gedung baru PT Bank Sukoharjo tersebut berada di Jalan Jenderal Sudirman. Hadir dalam acara ground breaking tersebut Ketua DPRD, Wawan Pribadi, Wakil Bupati, Agus Santosa, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo.

“Eksistensi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai lembaga bisnis yang dimiliki dan dikelola oleh pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah,” terang Bupati dalam sambutannya.

Dikatakan Bupati, keberadaan BUMD diharapkan dapat memberikan multiplier effect yang sangat besar dalam menggerakkan sektor-sektor ekonomi produktif, serta menjadi stimulan bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Sebagai bank milik daerah, PT Bank Sukoharjo memiliki peran strategis dalam mendorong perkembangan perekonomian masyarakat.

Bank Sukoharjo, lanjut Bupati, harus mampu mengelola manajemen perbankan secara profesional agar menjadi bank yang sehat, yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dalam menggerakkan sektot perekonomian masyarakat, khususnya di masa pandemi corona saat ini. Pasalnya, pandemi corona membawa dampak luar biasa dalam perekonomian masyarakat, untuk itu diharapkan Bank Sukoharjo mampu berkontribusi dalam menggerakkan kembali perekonomian masyarakat.

“Pembangunan gedung Kantor Bank Sukoharjo ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan performa bank guna meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memaksimalkan pelayanan pada nasabah,” terang Bupati.

Gedung baru diharapkan juga mendorong kinerja PT Bank Sukoharjo lebih baik lagi dalam rangka menggerakkan ekonomi daerah dan meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Etik berharap kantor baru tersebut nantinya pelayanan kepada nasabah bisa lebih optimal dan lebih nyaman sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat Sukoharjo.

“Kepada pelaksana proyek, saya berpesan dapat bekerja secara profesional, memperhatikan kualitas bangunan dan aspek waktu sesuai perencanaan yang sudah disepakati bersama,” tambah Bupati.

Sedangkan Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sukoharjo, Maryanto, melaporkan jika pembangunan kantor baru tersebut dilakukan oleh CV Srikandi Pinilih dari Klaten dengan nilai kontrak Rp7,623 miliar. Pembangunan gedung sesuai kontrak selama 180 hari kalender, mulai 8 Februari 2022 hingga 7 Agustus 2022.

“Bangunan terdiri dari tiga lantai dengan volume bangunan seluas 1.100 meter persegi,” terang Maryanto. (*)

Bupati Buka Diklat Wawasan Kebangsaan Yayasan Gerakan Paramuda Nusantara

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat membuka diklat wasbang Yayasan Gerakan Paramuda Nusantara di Kecamatan Weru, Jumat (4/3/2022).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, membuka pendidikan dan latihan (diklat) wawasan kebangsaan (wasbang) yang digelar oleh Yayasan Gerakan Paramuda Nusantara di Kecamatan Weru, Jumat (4/3/2022). Bupati berharap diklat wasbang tersebut dapat mengoptimalkan pengembangan dan pelaksanaan nilai-nilai kebangsaan.

Dikatakan Bupati, wawasan kebangsaan lahir ketika bangsa ini berjuang membebaskan diri dari segala bentuk kolonisasi. Perlawanan terhadap bentuk kolonisasi dan dominasi tersebut masih bersifat lokal sehingga kurang mampu membawa hasil yang maksimal. Satu kunci dalam hal itu karena perjuangan kedaerahan bergerak sendiri-sendiri, disamping tentunya karena pengaruh penjajah yang terus menggunakan politik adu domba kepada kekuatan daerah tersebut.

“Dalam perkembangannya, munculnya kesadaran bahwa perjuangan bersifat nasional yang mampu menyatukan berbagai kekuatan yang ada,” terangnya.

Bupati mengatakan, merupakan suatu kenyataan ketika pergerakan Budi Uotmo pada 20 Mei 1908 lahir dan berhasil menjadi tonggak awal sejarah perjuangan bangsa yang bersifat nasional. Kemudian disusul gerakan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan puncaknya proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Pendidikan karakter saat ini tengah dilanda problematik lebih dari sekadar krises ekonomi maupun politik, yakni krisis karakter, utamanya karakter bangsa. Berbagai kekerasan melanda negeri ini karena tidak adanya kepercayaan untuk kehidupan yang lebih damai. Hal itu berawal dari minimnya moral dan kejujuran, dalam konteks yang lebih luas, krisis bangsa tersebut pasti berpengaruh terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Untuk itu saya sangat mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan latihan wawasan kebangsaan ini. Saya harap dapat mengoptimalkan pengembangan dan pelaksanaan nilai-nilai kebangsaan guna pemberdayaan dan penguatan kesadaran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Bupati. (*)

22,952FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Recent Posts