Wednesday, May 13, 2026
Home Blog Page 20

Bupati Serahkan Bantuan dari Baznas Untuk 77 Warga Kurang Mampu

0
Secara simbolis, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyerahkan bantuan dari Baznas untuk 77 warga kurang mampu, Rabu (8/5/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, secara simbolis menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk program Sukoharjo Makmur, Sukoharjo Sehat, Sukoharjo Peduli, dan Sukoharjo Cerdas. Kali ini, ada 77 warga yang menerima bantuan dari Baznas. Penyerahan bantuan dilakukan di Lobi Kantor Bupati, Rabu (8/5/2024).

Dari 77 warga yang menerima bantuan, nilai total mencapai Rp168,8 juta. Sedangkan nilai bantuan setiap penerima berbeda-beda dengan nilai terkecil Rp1 juta dan paling besar Rp3 juta. Bantuan sendiri selain berupa uang tunai juga diwujudkan dengan barang.

Bantuan yang diberikan antara lain bantuan biaya pengobatan, bantuan biaya pendidikan, bantuan modal usaha. Selain itu, juga ada bantuan gerobak hik, kursi roda, bantuan pembelian kompresor, gerobak hik, dan lainnya.

“Bantuan untuk masyarakat kurang mampu rutin diberikan oleh Baznas Sukoharjo. Jadi, warga yang menerima bantuan ini sebelumnya mengajukan permohonan kepada Bupati dan diteruskan ke Baznas agar bisa cepat cair,” ujar Bupati.

Bupati juga mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sukoharjo yang tengah membutuhkan. Bantuan yang diberikan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Prinsipnya saya pasti menindaklanjuti setiap permohonan yang masuk. Jadi, jika masyarakat kurang mampu dan sangat membutuhkan bantuan, bisa mengajukan pada Bupati,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, menyampaikan, program bantuan yang untuk warga kurang mampu rutin diberikan oleh Baznas Sukoharjo. “Jadi totalnya mencapai Rp168,8 juta. Sebelum bantuan cair, kami melakukan survei dulu ke calon penerima untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” kata Sardiyono. (*)

Bupati Hadiri Halalbihalal dengan Keluarga Besar Muhammdiyah

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri halalbihalal keluarga besar Muhammadiyah, Sabtu (4/5/2024)

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri acara halalbihalal keluarga besar Miuhammadiyah, Sabtu (4/5/2024). Acara tersebut digelar di Graha PGRI yang juga dihadiri oleh pejabat Forkopimda.

“Mengawali sambutan ini, perkenankan saya atas nama pribadi dan Pemkab Sukoharjo mengucapkan ”Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah. Taqobalallahu Minna Wa Minkum, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin” atas segala kesalahanan dan kekhilafan kami,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan, perayaan Idul Fitri mengandung muatan ibadah baik secara vertikal maupun horisontal. Ibadah sosial pada Idul Fitri tidak hanya terbatas pada solidaritas sosial, juga harus bermurah hati dalam aspek moral dan spiritual dengan bersilaturrahim dan saling maaf memaafkan.

“Karena sudah barang tentu dalam pergaulan dan kehidupan kita sehari-hari terdapat kesalahan dan kekhilafan, baik itu dari perbuatan, tingkah laku maupun ucapan kita. Karena sebagai manusia, kita harus senantiasa menjaga hubungan, baik secara vertikal kepada Allah SWT (hablum minallah) maupun secara horisontal terhadap sesama manusia (hablum minannaas),” kata Bupati.

“Hari ini kita berhalal bi halal dengan tujuan untuk saling maaf memaafkan, membuka pintu maaf selebar-lebarnya bagi kesalahan orang lain kepada kita, dan kesempatan kita untuk meminta maaf kepada orang lain, baik yang disengaja maupun tidak. Mudah-mudahan dengan begitu, tali silaturahmi dan tali persaudaraan diantara kita akan bertambah erat dan kuat,” sambungnya.

Menurut Bupati, kerelaan untuk membuka pintu maaf dan kesadaran untuk meminta maaf, Insya Allah telah ada dalam diri semuanya. “Alhamdulillah, mendapat kehormatan bisa bersilaturahmi dan halalbihalal bersama keluarga besar Muhammadiyah Sukoharjo. Sekali lagi, untuk semuanya kami sampaikan kembali dari saya pribadi: Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin”.

“Semoga semangat Ramadan dan Idulfitri bisa terus kita jaga sampai kita dipertemukan dengan Ramadan berikutnya Insyaallah. Kita bersama siap terus berkarya dalam jalan perjuangan untuk Sukoharjo,” tambah Bupati. (*)

Bupati Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hardiknas 2024

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menjadi Inspektur Upacara Peringatan hari Otonomi Daerah dan Hardiknas 2024, Kamis (2/5/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani memimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2024 di halaman Setda Pemkab Sukoharjo, Kamis (2/5/2024). Upacara juga dihadiri Wakil Bupati, Agus Santosa dan juga pejabat Forkopimda.

Bupati menyampaikan, tujuan otonomi daerah pada hakekatnya adalah pemberian sebagian besar kewenangan, khususnya kewenangan konkuren yang diberikan kepada daerah. Dengan dilaksanakannya otonomi daerah, sistem pemerintahan yang awalnya pada masa Orde Baru bersifat sentralistik berubah menjadi desentralistik, namun bukan merupakan desentralisasi penuh melainkan desentralisasi sebagian.

“Sejak lahirnya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah hingga tahun 2024, Daerah Otonom di Indonesia berjumlah 38 Provinsi, 415 Kabupaten dan 93 Kota sebagai satu kesatuan dalam kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah yang akan terus berjalan sebagai komitmen pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” papar Bupati.

Bupati melanjutkan, saat ini yang menjadi tujuan bersama adalah untuk mencapai tujuan Indonesia Emas pada tahun 2045, satu abad Indonesia merdeka. Pencapaian Indonesia Emas diharapkan seluruh masyarakat Indonesia dapat memperoleh hasil-hasil pembangunan secara merata dan meminimalkan ketimpangan di dalam masyarakat dan antar daerah yang ada di Indonesia.

“Pagi ini sekaligus dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024 ini, telah kita ketahui bersama selama lima tahun terakhir, Gerakan Merdeka Belajar semakin menyadarkan kita tentang tantangan dan kesempatan yang kita miliki untuk memajukan pendidikan Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, bukan hal yang mudah untuk mentransformasi sebuah sistem yang sangat besar. Bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran. Pada awal perjalanan, disadari bahwa membuat perubahan butuh perjuangan. Rasa tidak nyaman menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan.

Kemudian, ketika langkah dimulai serempak ternyata dihadapkan dengan tantangan yang tak pernah terbayangkan yakni pandemi. Dampak yang ditimbulkan mengubah proses belajar mengajar dan cara hidup kita secara drastis. Pada saat yang sama, pandemi memberi kesempatan untuk mengakselerasi perubahan. Dengan bergotong royong kita berjuang untuk pulih dan bangkit kembali menjadi jauh lebih kuat.

Lima tahun bukan waktu yang sebentar untuk menjalankan gerakan Merdeka Belajar. Namun, lima tahun juga bukan waktu yang lama untuk membuat perubahan yang menyeluruh.

“Kita sudah berjalan menuju arah yang benar, tetapi tugas kita belum selesai. Semua yang telah kita jalankan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan. Semua yang sudah kita upayakan harus dilanjutkan sebagai perjalanan kearah perwujudan sekolah yang kita cita-citakan,” tambah Bupati. (*)

Peringati May Day 2024, Bupati Senam Bersama Ribuan Buruh dan Bagikan 2.000 Paket Beras

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani senam bersama ribuan buruh memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2024 di Taman Budaya, Rabu (1/5/2024).

SUKOHARJO – Memperingati Hari Buruh Internasional atau “May Day” 2024, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama pejabat Forkopimda mengikuti senam bersama di Taman Budaya, Rabu (1/5/2024). Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengundi puluhan hadiah doorprize dan juga membagikan 2.000 paket beras.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, peringatan Hari Buruh Internasional atau yang dikenal sebagai May Day adalah bukti bahwa pekerja/ buruh mampu untuk bersama-sama menyatukan keinginan yang dinyatakan dalam hari yang istimewa. “Sudah saatnya sekarang ini, pekerja/ buruh dan pengusaha terus bersinergi dalam menjalin komunikasi yang baik untuk meningkatkan produktivitas perusahaan, yang nantinya juga berdampak pada tingkat kesejahteraan pekerja/ buruh di perusahaan,” ujarnya.

Menurut Bupati, Pemkab Sukoharjo turut serta menyambut dan mendukung pelaksanaan peringatan May Day 2024 ini melalui berbagai rangkaian kegiatan, diantaranya, senam bersama, sebagai bentuk sarana untuk mewujudkan silaturahmi dan kebersamaan antar pekerja/ buruh di Kabupaten Sukoharjo yang diikuti 1.000 pekerja/ buruh.

Selain itu, juga penyerahan 2.000 paket beras bagi masyarakat pekerja/buruh melalui Baznas. “Melalui kegiatan ini, Pemerintah ingin mengajak semua pihak peduli atas situasi dan kondisi yang dialami oleh masyarakat pekerja/buruh di Kabupaten Sukoharjo, sehingga diharapkan dapat membantu meringan kan beban pekerja/ buruh,” kata Bupati.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan santunan kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja/buruh dan juga gelar UMKM.

“Saya sangat mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini, semoga melalui kegiatan ini mampu meningkatkan sinergitas hubungan antara pemerintah, pengusaha dan seluruh pekerja,” harap Bupati.

Sedangkan Ketua Forum Peduli Buruh (FPB) Sukoharjo, Sukarno, mengapresiasi atas fasilitasi Bupati Sukoharjo dalam memperingati May Day. Dalam rangka May Day 2024, selain senam bersama juga diundi puluhan hadiah doorprize diantaranya sembilan sepeda gunung. (*)

Bupati Bersama Ribuan Masyarakat Nobar Semifinal Piala Asia U-23, Indonesia vs Uzbekistan

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat nobar semifinal Piala Asia U-23 antara Timnas Indonesia vs Uzbekistan, Senin (29/4/2024) malam.

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) nonton bareng (nobar) partai semifinal Piala Asia U-23 antara Timnas Indonesia vs Uzbekistan di simpang lima, Senin (29/4/2024) malam.

Nobar tersebut berlangsung meriah dimana ribuan masyarakat berkumpul jadi disimpang lima. Nobar pun dilakukan dengan lesehan dimana Bupati bersama Forkopimda bergabung dengan masyarakat memberikan dukungan kepada Rizky Ridho dkk.

“Malam ini bersama Forkopimda, ada Pak Kapolres, Pak Dandim, Pak Ketua DPRD dan lainnya nobar Timnas Indonesia U-23 melawan Uzbekistan,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati berharap Indonesia mampu memenangkan pertandingan meskipun akhirnya harus kalah 2-0.

Acara nobar sendiri berlangsung santai tanpa adanya seremonial. Bupati hanya mengajak masyarakat berdoa bersama masyarakat agar Timnas menang di awal nobar.

Setelah itu, dengan duduk lesehan, Bupati pun menikmati pertandingan. Tepuk tangan dan sorakan memberi semangat pun beberapa kali terlihat saat Timnas membawa bola dan melakukan serangan.

Sorakan meriah sempat terjadi ketika Ferari mencetak gol meski akhirnya harus kecewa karena wasit menganulir gol tersebut setelah melakukan cek “VAR”. Acara nobar sendiri berjalan sukses hingga pertandingan selesai. (*)

PPPK Formasi 2023 Sukoharjo Terima SK Pengangkatan

0
Secara simbolis SK pengangkatan PPPK diserahkan oleh Asisten I Sekda, Agustinus Setiyono, Senin (29/4/2024).

SUKOHARJO – Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi 2023 Pemkab Sukoharjo bagikan. SK diserahkan kepada 379 Tenaga Harian Lepas (THL) yang telah lolos seleksi di Auditorium Menara Wijaya Lantai 10, Senin (29/4/2024).

SK Pengangkatan PPPK tersebut diserahkan secara simbolis oleh Asisten I Sekda, Agustinus Setiyono mewakili Bupati Etik Suryani. Dalam kesempatan itu, Agus menyampaikan jika pengadaan ASN merupakan kegiatan pengisian formasi yang dilaksanakan melalui tahapan-tahapan yang memakan waktu panjang.

“Seleksi pengadaan P3K Formasi Tahun 2023 dilaksanakan secara transparan melalui sistem Computer Assisted Test (CAT),” ujar Agus membacakan sambutan Bupati Sukoharjo.

Menurutnya, penerima SK merupakan orang-orang yang terpilih karena berhasil melalui tahapan dan ketentuan seleksi yang pada akhirnya dinyatakan lulus seleksi. Dengan diserahkannya SK Bupati Sukoharjo tentang Pengangkatan menjadi PPPK, maka para THL telah resmi menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Agus melanjutkan, bersamaan dengan diangkat sebagai PPPK akan berdampak selaras pada peningkatan kesejahteraan maupun status kepegawaian. Namun demikian sejalan dengan itu, PPPK dituntut untuk mampu melaksanakan amanah sebagai aparatur negara, aparatur pemerintah dan abdi masyarakat. Sebuah kondisi yang tentu saja memberikan konsekuensi logis bagi PPPK untuk meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja.

“Lebih lanjut saya berharap PPPK mampu mewujudkan tujuan reformasi birokrasi yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, produktif, berintegritas tinggi dan memberikan pelayanan prima, berorientasi pada kinerja yang profesional, komitmen pada kepentingan rakyat akuntabilitas sesuai pada tuntutan zaman,” kata Agus.

“Untuk itu kepada Seluruh ASN khususnya yang baru diangkat menjadi PPPK untuk dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional, bertanggungjawab serta berdedikasi tinggi yang dibarengi dengan kecepatan dan ketepatan dalam mengatasi permasalahan,” sambungnya.

Agus juga beresan kepada PPPK yang menerima Surat Keputusan untuk bekerja dengan sebaik-baiknya, selalu bersemangat dan bertanggung jawab sesuai dengan tugasnya masing-masing.
“Teruslah belajar, memperbaiki diri, mengembangkan potensi karena tugas dan tanggung jawab yang kita emban ke depan akan semakin berat,” tambah Agus.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Sukoharjo, Sumini, menambahkan, jumlah PPPK yang menerima SK sebanyak 379 orang. Terdiri atas 142 tenaga teknis, 206 tenaga kesehatan, dan 31 tenaga kependidikan (guru). (*)

Tinjau Korban Rumah Roboh di Desa Gadingan, Bupati Salurkan Bantuan

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat meninjau korban rumah roboh dan memberikan bantuan di Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban, Minggu (28/4/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani melakukan peninjauan korban rumah roboh akibat angin puting beliung di Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban Sukoharjo, Minggu (27/4/2024). Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyalurkan sejumlah bantuan.

“Ingin melihat langsung kondisi korban rumah roboh di Desa Gadingan ini sekaligus menyalurkan bantuan rehab. Sebagai bentuk empati pada warga yang tengah terkena musibbah,” ungkap Bupati.

Dalam tinjauan tersebut, Bupati didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Bupati juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mewaspadai cuaca yang tidak menentu. Masyarakat untuk waspada kemungkinan terjadinya bencana alam seperti angin kencang, banjir, dan juga tanah longsor.

Bupati sendiri menyalurkan bantuan uang tunai Rp15 juta untuk rehab, sembako, tempat tidur, peralatan dapur, dan lainnya.

“Dari data BPBD, ada sepuluh rumah warga yang terdampak bencana puting beliung, tapi kebanyakan pohon tumbang yang menghalangi jalan,” kata Bupati.

Terkait pohon rawan tumbang, Bupati mengaku sudah meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan BPBD Sukoharjo untuk melakukan pengecekan secara rutin. Selain pemangkasan, juga tindakan lain seperti penebangan untuk pohon yang benar-benar rawan tumbang.

“Semoga bantuan dapat sedikit meringankan beban masyarakat khususnya yang terkena musibah rumah roboh ini,” tambah Bupati. (*)

Buka Seminar Peringatan Hari Kartini ke-145 Tahun 2024, Ini Pesan Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat acara seminar memperingati Hari Kartini ke-145 Tahun 2024, Selasa (23/4/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani membuka seminar Peringatan Hari Kartini ke-145v Tahun 2024 di Auditorium Gedung Menara Wijaya Lt 10, Selasa (23/4/2024). Dalam kesempatan itu, semua peserta perempuan termasuk bupati mengenakan kebaya.

“Momentum Hari Kartini merupakan bentuk penghormatan untuk perjuangan RA Kartini dalam mendapatkan kesetaraan hak perempuan dan laki-laki di masa lalu. Meski perjuangan Kartini membawa banyak perubahan, upaya membumikan kesetaraan perlu terus dilanjutkan,” ujar Bupati.

Bupati melanjutkan, seperti diketahui bersama, Ibu Kartini merupakan salah satu pahlawan yang tanpa lelah memperjuangkan emansipasi perempuan.

Perempuan harus mendapatkan pendidikan, wawasan dan kesempatan untuk berkarir di ranah publik. Saya percaya perempuan memiliki potensi yang luar biasa dan tidak bisa dipandang sebelah mata, wanita tidak hanya sebagai warga kelas dua, melainkan sejajar sebagai mitra dalam konteks apapun.

Menurutnya, kesenjangan dan bias gender yang masih terjadi perlu menjadi perhatian bersama, potensi dan kekuatan perempuan sudah menjadi nyata. Penyebutan perempuan sebagai Ibu Bangsa tentu bukanlah kiasan semata, peran perempuan mulai dari keluarga, sektor ekonomi, sosial, politik, budaya, dan pembangunan nasional sudah tidak bisa dipandang sebelah mata lagi.

“Pengarusutamaan gender di setiap sektor pembangunan menjadi tugas bersama, baik laki-laki maupun perempuan itu sendiri,” ujarnya.

Bupati melanjutkan, memperjuangkan kesetaraan gender tidak berarti mendorong perempuan menjadi sama dengan laki-laki, namun mendobrak stigma-stigma yang masih meminggirkan posisi perempuan dan memberikan kesempatan seadil-adilnya agar perempuan dan laki-laki bisa hidup dalam posisi yang setara dan sejajar.

“Oleh karena itu saya mengajak semua pihak membangun Indonesia khususnya Kabupaten Sukoharjo yang lebih baik dan sejahtera serta mewujudkan kondisi yang setara bagi perempuan dan laki-laki,” kata Bupati.

“Untuk itu marilah kita gelorakan perjuangan dan semangat Ibu Kartini, menuju kesetaraan dimanapun kita berada. Kita wujudkan mimpi dimana perempuan kuat, mandiri dan berdaya untuk kesejahteraan,” tambahnya. (*)

Bupati Ikuti Halalbihalal di Kecamatan Weru dan Tawangsari

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri halalbihalal di Kecamatan Weru dan Tawangsari, Senin (22/4/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Wakil Bupati, Agus Santosa menghadiri acara halalbihalal di Kecamatan Weru dan Kecamatan Tawangsari, Senin (22/4/2024). Kegiatan tersebut juga dihadiri pejabat Forkopimda dan diikuti segenap elemen masyarakat di dua kecamatan.

“Mengawali sambutan ini, perkenankan saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengucapkan ”Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah. Taqobalallahu Minna Wa Minkum, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin” atas segala kesalahan dan kekhilafan kami,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati, halalbihalal merupakan tradisi khas umat muslim sebagai salah satu upaya merefleksikan bahwa Islam adalah agama toleran, yang mengedepankan pendekatan hidup rukun dengan semua agama. Perbedaan yang ada bukanlah tanda untuk saling memusuhi dan mencurigai, tetapi merupakan rahmat Allah SWT.

Karena Islam adalah agama yang rahmatan lil’ alamiin yang sangat menghargai perbedaan dalam hal kebajikan. Berawal dari makna halal bi halal seperti tersebut di atas, pesan Universal Islam adalah untuk selalu berbuat baik, memaafkan orang lain dan saling berbagi kasih sayang hendaknya tetap menjadi warna masyarakat Muslim Indonesia.

“Hari ini kita berhalalbihalal dengan tujuan untuk saling maaf-memaafkan, membuka pintu maaf selebar-lebarnya bagi kesalahan orang lain kepada kita dan kesempatan kita untuk meminta maaf atas kesalahan kita kepada orang lain baik yang disengaja maupun tidak. Mudah-mudahan dengan begitu, tali silaturahim dan tali persaudaraan diantara kita akan lebih bertambah erat dan kuat,” ujarnya.

Menurutnya, kerelaan untuk membuka pintu maaf dan kesadaran untuk meminta maaf, Insyaallah telah ada dalam diri semuanya. “Selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan, kita telah ditempa untuk meningkatkan ketaqwaan dan ketaatan kita kepada Allah SWT, melalui puasa, Zakat, Sholat berjamaah, memperbanyak dzikir dan ibadah lainnya,” tambah Bupati.

Disisi lain, halalbihalal tersebut menghadirkan Ustadz Ivan S. Hadi Al Hafidz. (*)

Bupati Buka Pembinaan Tata Kelola Aparatur Sipil Negara

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat membuka Pembinaan Tata Kelola ASN, Jumat (19/4/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani membuka acara Pembinaan Tata Kelola Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lantai 10 Gedung Menara Wijaya, Jumat (19/4/2024). Acara tersebut diikuti oleh pejabat struktural eselon IV dan III.

“Saya ucapkan aselamat datang dan terima kasih kepada Asisten Komisioner KASN beserta jajarannya yang telah berkenan hadir dalam Kegiatan Pembinaan Tata Kelola ASN di Lingkungan Pemkab Sukoharjo. Acara ini bertema “Mewujudkan Birokrasi Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang Profesioanal dan Berkinerja Tinggi melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara”,” terang Bupati.

Dikatakan Bupati, dalam penjelasan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023, dijelaskan bahwa untuk melaksanakan amanah membentuk suatu pemerintah Negara Indonesia sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945, bahwa diperlukan adanya birokrasi pemerintahan yang berkinerja baik. Pemerintah telah mencanangkan rencana aksi membuat pemerintahan yang selalu hadir dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demorkatis dan terpecaya.

Untuk mewujudkannya, lanjutnya, dibutuhkan ASN sebagai mesin utama birokrasi yang professional, netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme, mampu menyelenggarakan pelayanan publik yang berkualitas, serta mampu menjalankan peran sebagai perekat persatuan dan kesatuan bengsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Menghadapi dunia yang berubah cepat yang disertai dengan kemjuan pesat, tuntutan masyarakat atas pelayanan publik semakin meningkat, serta peluang dan tantangan ekonomi global yang dihadapi bangsa Indonesia untuk dapat bersaing dengan bangsa lain di dunia, telah dilakukan perubahan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 menjadi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Apartaur Sipil Negara.

Berbagai pokok pengaturan dalam Undang-Undang ini menjadi dasar untuk melakukan percepatan transformasi Manajemen ASN untuk mewujudkan birokrasi Indonesia yang profesioanl dan berkelas dunia. ASN perlu memiliki digital mindset dalam menjalankan transformasi birokrasi dan Manajemen ASN. Hal ini terkait dengan pola kerja tatanan baru, dimana pekerjaan birokrasi juga sudah beralih ke digital based dan struktur organisasi juga memulai bertransformasi dari hierarki menjadi koordinasi.

“Oleh karena itu saya memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Saya berharap dengan adanya pembinaan tata kelola ASN ini, peserta bisa mendapatkan informasi yang lengkap terkait manajemen ASN dalam rangka memastikan terwujudnya system merit dalam kebijakan manajemen ASN demi mewujudkan birokrasi Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang berkinerja tinggi,” ujarnya.

“Pesan saya kepada seluruh peserta, agar dapat mengikuti kegiatan pembinaan tata kelola ASN ini dengan sebaik-baiknya serta dapat menerapkannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga pelayanan publik menjadi lebih baik dan masyarakat menjadi lebih sejahtera,” tambahnya. (*)

Bupati Pantau Sejumlah Layanan Publik Usai Libur Lebaran 1445 H

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat melakukan pantauan di sejumlah pelayanan publik, Rabu (17/4/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Sekretaris Daerah, Widodo dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan pemantauan terhadap sejumlah pelayanan publik, Rabu (17/4/2024). Bupati ingin memastikan semua pelayanan publik berjalan lancar usai libur Lebaran 1445 H.

“Ingin memastikan semua pelayanan publik berjalan lancar usai libur Lebaran,” ujar Bupati.

Pantauan dilakukan di Kantor Kecamatan Sukoharjo Kota, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), RSUD Ir Soekarno, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), Kantor Kecamatan Bendosari, dan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Dalam pemantauan tersebut Bupati Sukoharjo Etik Suryani melihat dari dekat kerja pegawai setelah libur dan cuti Lebaran 2024. Bupati memastikan ASN dan pegawai sudah masuk kerja dan melakukan pekerjanya masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Bupati meminta kepada para ASN untuk disiplin dan tetap semangat memberikan pelayanan selepas libur. “ASN sudah kembali masuk kerja. Tidak ada yang izin dan cuti apalagi bolos. ASN dan pegawai sudah bekerja di masing-masing kantor melayani masyarakat,” kata Bupati.

Bupati mengingatkan kepada para ASN yang memiliki tanggungjawab pelayanan kepada masyarakat. Sebagai abdi negara mereka wajib memberikan pelayanan penuh pada masyarakat.

Sedangkan Sekda Sukoharjo, Widodo mengatakan, Pemkab Sukoharjo memberikan perhatian besar terhadap sistem pelayanan dasar masyarakat seperti pendidikan, administrasi kependudukan, kesehatan dan jenis layanan lainnya. Pelayanan dilakukan dengan penempatan petugas baik secara manual tatap muka dan online.

“Bahkan saat libur dan cuti bersama pelayanan dasar tersebut tetap dilayani Pemkab Sukoharjo dengan penempatan petugas jaga piket secara manual dan online,” ujarnya.

Widodo mengatakan, para ASN dan pegawai di jajaran Pemkab Sukoharjo sudah diminta untuk melayani masyarakat dengan maksimal. “Tadi penekanan bupati agar ASN dan pegawai tetap ramah, senyum dan mudah kepada masyarakat saat memberikan pelayanan. Bahkan masyarakat dipersilahkan melapor kepada bupati apabila menemukan ASN dan pegawai yang galak dan tidak maksimal saat memberikan pelayanan,” tambahnya. (*)

Hari Pertama Masuk Kerja Usai Libur Lebaran, Bupati dan Wakil Bupati Halalbihalal Bersama ASN

0
Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo, Etik Suryani-Agus Santosa saat halalbihalal bersama ASN, Selasa (16/4/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Agus Santosa melakukan halalbihalal bersama ASN di hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran 2024, Selasa (16/4/2024). Kegiatan dilaksanakan dihalaman Setda Pemkab Sukoharjo usai apel.

Dalam halalbihalal tersebut diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkantor di lingkungan Setda. “OPD yang mengikuti halalbihalal adalah OPD yang kantornya di kompleks Setda. Untuk yang diluar kompleks Setda tidak ikut halalbihalal,” jelas Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Pemkab Sukoharjo, Wisnu Pramudiya Wardana.

Menurutnya, halalbihalal menjadi agenda rutin tiap tahun saat masuk kerja pertama selepas Lebaran. Halalbihalal sendiri dimulai sekitar pukul 07.30 WIB setelah apel pagi. Terlihat dalam halalbihalal tersebut dimulai oleh para pejabat esselon II, eselon III dan seterusnya.

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengucapkan selamat Idul Fitri kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Sukoharjo. Bupati juga menyampaikan maaf apabila selama memimpin Kabupaten Sukoharjo ada kesalahan.

“Kami juga memohon doa restu agar dalam memimpin Kabupaten Sukoharjo dapat berjalan dengan lancar dan menjadikan Sukoharjo Lebih Makmur,” ujar Bupati.

Setelah itu, secara bergiliran seluruh ASN bersalaman dengan Bupati, Wakil Bupati, dan Asisten Sekda. Acara salaman tersebut menjadi antrean panjang, bahkan diakhir-akhir paraASN sempat berdesak-desakan. (*)

Ribuan Warga Hadiri “Open House” Idul Fitri 1445 H/2024 M Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menggelar "open house" Lebaran di rumah dinas, Rabu (10/4/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menggelar “open house” Lebaran 2024 di rumah dinas, Rabu (10/4/2024). Sebelum open house, Bupati melakukan salat Idul Fitri 1445 H/2024 M di Masjid Agung Baiturrahmah. Open house” sendiri dimulai pukul 08.00 WIB.

Dalam acara “open house”, pagi harinya dikuti pejabat Forum Koordinasi Pimpinan daerah (Forkopimda) seperti Ketua DPRD, Wawan Pribadi beserta istri, Kapolres AKBP Sigit beserta istri, Dandim Letkol Czi Slamet Riyadi beserta istri, Wakil Bupati Agus Santosa beserta istri, dan Sekda Widodo beserta istri.

Sebelum “open house” dibuka, tampak warga bersama pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo sudah datang dan antre di depan pintu sebelum akhirnya pintu rumah dinas dibuka. Untuk kelancaran “open house”. Antrean pun tampak dijaga oleh petugas Satpol PP yang melakukan pengaturan agar berjalan tertib.

“Dilakukan pengaturan dimana dbagi dalam beberepa gelombang agar antrean tertib dan tidak berdesakan,” ujar Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Pemkab Sukoharjo, Wisnu Pramudya Wardana.

“Untuk yang hadir belakangan ya, masuknya belakangan. Antrean sesuai kursi yang ditempatkan di depan rumdin. Rombongan depan masuk dulu hingga habis, baru kemudian disusul rombongan berikutnya. Jadi, antrean tertib,” sambungnya.

Dalam “open house” tersebut, tidak hanya pejabat, warga umum pun banyak yang datang untuk mengikuti “open house” bupati tersebut. Banyak warga yang datang karena “open house” bersifat umum dan tidak hanya terbatas untuk para pejabat.

“Open house” digelar sekitar 2,5 jam sehingga berakhir pukul 10.30 WIB,” tambah Wisnu.

Dalam kesempatan itu juga banyak dimanfaatkan warga untuk minta foto bersama Bupati Etik. Seperti biasanya, Bupati pun melayani permintaan foto dari warga yang datang. (*)

Pemkab Sukoharjo Kirim 7 Unit Bus Program Mudik Gratis, Kedatangan Pemudik Disambut Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menyambut kedatangan pemudik di Terminal Sukoharjo, Sabtu (6/4/2024) malam.

SUKOHARJO – Sebanyak tujuh unit bus yang mengangkut pemudik dari Kabupaten Sukoharjo tiba di Terminal Sukoharjo, Sabtu (6/4/2024) malam sekitar pukul 23.45 WIB. Pemudik yang mengikuti Program Mudik Gratis tersebut disambut langsung Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam acara penyamnbutan tersebut terlihat hadir Kapolres AKBP Sigit, Dandim Letkol Czi Slamet Riyadi, dan juga Ketua DPRD, Wawan Pribadi. Sejumlah pejabat Pemkab Sukoharjo juga terlihat hadir di terminal.

Bupati dan pejabat lainnya pun langsung menyambut turunnya pemudik dengan bersalaman. Dalam kesempatan itu, Bupati secara singkat menyampaikan selamat datang di Kabupaten Sukoharjo bagi warga perantau yang kembali pulang untuk berlebaran di kampung halaman.

“Sugeng rawuh bapak-bapak-ibu-ibu, semoga perjalanannya menyenangkan,” kata Bupati.

Bupati juga mengatakan, program mudik gratis bagi warga Sukoharjo yang merantau di Jakarta dan sekitarnya rutin digelar tiap tahun. Untuk 2024 ini, Pemkab Sukoharjo memberikan bantuan tujuh unit bus.

“Semoga program mudik gratis ini tetap berlangsung dan lebih meningkat lagi di tahun-tahun mendatang,” ujar Etik.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo, Toni Sribuntoro mengatakan, tahun ini Pemkab Sukoharjo menyediakan tujuh unit bus dengan kapasitas 350 orang. Program tersebut bekerjasama dengan Paguyuban Warga Sukoharjo.

“Program mudik gratis menyasar sejumlah profesi perantauan di Jakarta seperti Asisten Rumah Tangga (ART), Pedagang Kaki Lima (PKL) dan asongan, buruh pabrik dan bangunan, supir angkutan umum, penyandang disabilitas dan juga warga yang kurang mampu,” ujarnya. (*)

Bupati Bersama Forkopimda Cek Pospam Lebaram di Tiga Lokasi

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat melakukan pengecekan Pospam Lebaran, Sabtu (6/4/2024).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pengecekan Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran di tiga lokasi, Sabtu (6/4/2024). Pengecekan Pospam juga diikuti sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo.

Tiga Pospam yang dicek masing-masing ada di Simpang lima depan rumah dinas bupati, Bundara Patung Pandawa Solo Baru, dan di bekas terminal Kartasura.

“Ini melakukan pengecekan Pospam, bagaimana kesiapannya untuk menghadapi arus mudik dan juga Lebaran,” ungkap Bupati.

Menurutnya, di setiap pospam yang dibangun dihuni personel gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, tenaga kesehatan, dinas perhubungan, Satpol PP, dan lainnya.

Bupati berharap dengan keberadaan tiga Pospam terpadu tersebut arus mudik di Kabupaten Sukoharjo berjalan lancar. Menurutnya, saat ini sudah ada peningkatan jumlah kendaaran yang melintas di Sukoharjo.

“Harapannya semua lancar semua, Lebaran di Sukoharjo aman,” kata Bupati.

Sementara itu, Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit menyampaikan, pendirikan tiga pospam tersebut dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2024 pengamanan Idul Fitri 2024.

Selain itu, Polres Sukoharjo juga mendirikan satu Pos Sinergitas TNI Polri yang berlokasi didepan Pasar Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo.

Kapolres juga mengatakan, dalam pengamanan lebaran selama Operasi Ketupat Candi 2024 Polres Sukoharjo menerjunkan 879 personel yang terdiri dari anggota TNI dan Polri dan juga personel instansi terkait. (*)

22,952FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Recent Posts