Wednesday, June 10, 2026
Home Blog Page 35

Usai Nonton Panggung Hiburan, Bupati dan Forkopimda Punguti Sampah

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat ikut memungut sampah usai nonton panggung hiburan, Minggu (20/8/2023) malam.

SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo membuat tujuh panggung hiburan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Ke-78 Republik Indonesia (RI), Minggu (20/8/2023) malam. Dalam kesempatan itu, Bupati Etik Suryani dan pejabat Forkopimda melakukan pantauan di tujuh panggung tersebut.

Tujuh panggung hiburan sendiri menampilkan berbagai jenis mudik, mulai dari dangdut, campursari, pop, rock serta hiburan musik lainnya. Bupati dan pejabat Forkopimda terlihat naik sepeda onthel selama pantauan di tujuh panggung tersebut.

Usai nonton di panggung terakhir di depan Toko Bata, Bupati Sukoharjo sempat naik panggung dan menyapa para penonton. Bahkan, Bupati juga menyanyikan dua lagi bersama pejabat Forkopimda.

Setelah itu, bupati sempat beristirahat sejenak sebelum akhirnya pamitan dari lokasi. Menariknya, Bupati tidak langsung menuju mobil dinasnya, namun justru ikut memungut sampah yang berserakan di sekitar panggung.

Aksi bupati tersebut diikuti oleh Ketua DPRD Sukoharjo, Kapolres, Dandim, Sekda dan pejabat yang hadir serta masyarakat.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar semoga kegiatan ini bisa memberikan hiburan bagi rakyat di HUT Kemerdekaan RI Ke 78. Selain itu kami berharap ini bisa menggerakkan UMKM yang ada di Sukoharjo sekaligus mengangkat potensi seni dan budaya. Karena yang tampil ini adalah orang-orang Sukoharjo semua,” kata Bupati.

Terkait dengan aksi bupati memunguti sampah, tujuannya adalah membantu DLH membersihkan sampah. “Setelah acara selesai semua bersih dan tidak sampai mengganggu aktivitas masyarakat. Khususnya yang melalui Jalan Jenderal Sudirman,” tambahnya.

Pawai Pembangunan Sukoharjo Meriah, Mobil Hias Jadi Daya Tarik

0
Mobil hias menjadi daya tarik msyarakat saat pawai pembangunan 2023, Sabtu (19/8/2023).

SUKOHARJO – Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Ke-78 Republik Indonesia (RI), Pemkab Sukoharjo menggelar pawai pembangunan, satu (19/8/2023). Pawai tersebut berlangsung meriah dimana pawai mengambil start dari Patung Jamu Bulakrejo hingga panggung kehormatan di simpang lima.

Selama pawai, di sepanjang rute penuh dengan warga yang ingin menyaksikan agenda tahunan tersebut. Pawai sendiri diawali dengan Tim Paskibraka yang kemudian sejumlah tim marching band.

Setelah itu, penampilan mobil hias menjadi daya tarik tersendiri karena setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, dan lainnya menampilkan mobil hias dengan beragam tema.

Pawai sendiri dimulai pukul 12.30 WIB. Untuk Paskibraka marching band, dan juga mobil hias start dari kompleks Pemkab Sukoharjo. Sedangkan untuk masyarakat umum start dari Patung Jamu Bulakrejo.

Setelah rombongan marching band, peserta dati TNI/Polri melintas yang kemudian diikuti peserta mobil hias. Peserta mobil hias tahun ini terlihat lebih tertata dibandingkan tahun lalu. Setelah itu, rombongan camat dan pejabat kecamatan yang naik mobil jeep.

Begitu juga BUMD juga menampilkan kendaraan hias masing-masing, seperti PDAM yang menampilkan replika kran raksasa yang mengeluarkan air, Bank Sukoharjo menampilkan kendaraan hias replika kantor baru, Bank Jateng juga replika kantor, dan lainnya.

Pawai pembangunan sendiri berlangsung disambut antusiasme masyarakat. Di sepanjang rute kirab, warga terlihat memenuhi sisi jalan. Bahkan, di sejumlah titik, banyak warga yang merangsek hingga bahu jalan. Momen tersebut juga digunakan untuk foto dengan peserta khususnya dengan TNI/Polri.

Sedangkan panggung kehormatan sendiri berada di depan rumah dinas bupati. Tampak Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dan pejabat Forkopimda serta para pejabat Pemkab Sukoharjo ada di panggung kehormatan.

Sejumlah peserta pun memberikan penampilan di depan panggung kehormatan khususnya marching band, dan peserta lainnya.

Terkait pawai pembangunan khususnya mobil hias, Sekda Sukoharjo, Widodo mengaku untuk tahun ini memang dilakukan pengaturan khusus agar lebih tertata dan rapi. Pasalnya, dari evaluasi tahun lalu mobil hias terpisah-pisah dan tidak teratur.

“Untuk itulah tahun ini start mobil hias dipisah dengan peserta umum sehigga mobil hias bisa berurutan, tidak terpisah-pisah,” kata Sekda. (*)

Kenakan Busana Adat Padang, Bupati Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan Ke-78 RI di Alun-alun Satya Negara

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menjadi Inspektur Upacara HUT Kemerdekaan ke-78 RI di Alun-alun Satya Negara, Kamis (17/8/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam Upacara Bendera Memperingati HUT Kemerdekaan Ke-78 RI Kabupaten Sukoharjo, Kamis (17/8/2023). Upacara dilaksanakan di Alun-alun Satya Negara dengan dihadiri segenap pejabat Forkopimda.

Dalam upacara tersebut, Bupati, Wakil Bupati, dan segenap pejabat di Lingkungan Pemkab Sukoharjo terlihat mengenakan busana adat nusantara. Bupati diketahui mengenakan baju adat Padang sedangkan Wakil Bupati, Agus Santosa megenakan busana adat Minangkabau, Sumatera Barat.

Pelaksanaan upacara sendiri berjalan lancar dimana Tim Paskibraka menjalankan tugas dengan baik. Tidak ada kendala atau kejadian yang tidak diinginkan saat proses pengibaran bendera.

Usai upacara, dilakukan acara tambahan berupa penampilan marching band yang dilanjutkan dengan pengibaran 10.000 bendara. Pestas bendera merah putih tersebut diikuti oleh bupati, wakil bupati, pejabat Forkopomda, dan seluruh peserta upacara.

“Alhamdullilah, pelaksanaan upacara berjalan lancar, Paskibraka menjalankan tugas dengan baik, acara tambahan juga bagus,” ujar Bupati usai upacara.

Terkait pesta 10.000 bendara merah putih tersebut, Bupati menyampaikan diikuti semua pejabat dan ASN yang hadir, peserta upacara dan juga masyarakat yang datang.

Disinggung tentang harapan di momen HUT Kemerdekaan ini, Bupati menyampaikan sebagai generasi penerus harus bisa mengisi dengan hal-hal yang positif. “Melaju untuk Indonesia Maju”

“Khusus untuk Sukoharjo saya harap semua hal baik ekonomi, pendikan, sosial, kebudayaan semakin baik. Tentunya hal itu juga butuh pastisipasi dari masyarakat sehingga Indonesia Maju bisa terwujud,” ujarnya.

Soal baju adat nusanatara, Bupati menyampaikan jika sebelumnya memang ada imbauan untuk para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Sebelumnya memang memberikan imbauan kepada para kepala OPD untuk mengenakan busana adat nusantara. Tampil beda dengan tahun 2022. Saya mengenakan baju adat dari Padang,” ungkap Bupati.

Sedangkan Wakil Bupati, Agus Santosa yang mengaku mengenakan baju adat “Batusangkar” dari Minagkabau, Sumatera Barat. “Ini namanya baju “Batusangkar”,” ujar Agus. (*)

Bupati Kukuhkan Paskibraka Tahun 2023

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengukuhkan Paskibraka Sukoharjo tahun 2023, Selasa (15/8/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengukuhkan Paskibraka Kabupaten Sukoharjo Tahun 2023. Pengukuhan dilakukan di Rumah Dinas Bupati, Selasa (15/8/2023) sore. Hadir dalam pengukuhan Paskibraka tersebut Wakil Bupati, Agus Santosa, pejabat Forkopimda dan pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo.

“Mengawali sambutan ini, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengucapkan selamat kepada anak-anakku semua yang telah terpilih menjadi Paskibraka Kabupaten Sukoharjo Tahun 2023,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pembina dan pelatih yang telah bekerja keras mendidik dan melatih Anggota Paskibraka.

Mudah-mudahan pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 78 di Kabupaten Sukoharjo besok dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

“Akhirnya dengan memohon ridho dari Allah SWT, maka dengan mengucapkan “BISMILLAHIR ROHMANIRROHIM” Paskibraka Kabupaten Sukoharjo Tahun 2023, secara resmi saya nyatakan “dikukuhkan”. Semoga Allah SWT selalu memberikan bimbingan dan kemudahan bagi kita semua. Amiin Yaa Rabbal’alamiin,” ungkap Bupati. (*)

Bupati dan DPRD Sukoharjo Tandatangani Persetujuan Penetapan Raperda Pajak Daerah Menjadi Perda

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menandatangani persetujuan bersama penetapan Rapeda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah menjadi Perda, Senin (14/8/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama DPRD menandatangani persetujuan bersama penerapan Raperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah menjadi Peraturan Daerah (Perda). Penantanganan persetujuan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Sukoharjo yang digelar, Senin (14/8/2023).

Sebelum dilakukan penandatanganan, Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi membacakan hasil keimpulan Pansus II. Dari hasil pembahasan terdapat sejumlah penyempurnaan. Di antaranya penambahan konsideran PP Nomor 35 tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara RI Nomor 6881).

Selain itu juga terdapat poin lainnya yang jumlahnya sebanayk 36 poin. Usai pmbacaan kesimpulan pembahasan dilakukan penandatanganan bersama antara Ketua DPRD dan Bupati Sukoharjo.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan para anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo yang telah bekerja keras dan telah berusaha semaksimal mungkin sejak tanggal 13 Juli 2023.

“Hal ini menunjukkan betapa besarnya perhatian dan tanggung jawab pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo sebagai wakil rakyat dalam menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat,” kata Bupati.

Lebih lanjut menurut Bupati, setelah mendengarkan Laporan Pimpinan Panitia Khusus DPRD Kabupaten Sukoharjo, dengan mempertimbangkan visi tentang masa depan yang lebih baik dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Sukoharjo. Bahwa Pajak daerah dan retribusi daerah merupakan sumber pendapatan daerah yang mempunyai peran penting dalam pembiayaan kegiatan pemerintah daerah, pembangunan daerah dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, seluruh jenis Pajak dan Retribusi ditetapkan dalam 1 (satu) Peraturan Daerah dan menjadi dasar pemungutan Pajak dan Retribusi di Daerah.

Pada dasarnya penetapan Peraturan Daerah tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah ini, memberikan kewenangan kepada Daerah untuk memungut Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dengan penguatan melalui restrukturisasi jenis Pajak dan penyederhanaan jenis Retribusi Daerah, selain itu juga memberikan kewenangan pemungutan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Peraturan Daerah tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah ini bertujuan untuk mengoptimalisasikan pemungutan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sebagai komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD), mencabut Peraturan Daerah tentang Pajak Daerah dan Peraturan Daerah tentang Retribusi Daerah yang sudah tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

“Berdasarkan pertimbangan tersebut di atas dan melihat pentingnya Rancangan Peraturan Daerah ini, maka saya berpendapat bahwa Rancangan Peraturan Daerah tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah ini dapat ditetapkan untuk menjadi Peraturan Daerah,” ujar Bupati. (*)

Jalan Sehat di Desa Mulur, Bupati: Olahraga Jaga Imunitas

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri acara jalan sehat di Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Minggu (13/8/2023).

SUKOHARJO – Dalam rangka Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Ke-78 RI, Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, menggelar kegiatan jalan sehat, Minggu (13/8/2023). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan 17 Agustus merupakan hari bersejarah Bangsa Indonesia yang mana setiap tanggal tersebut, rakyat Indonesia memperingati kemerdekaan. Dengan semangat patriotisme menjadikan kita manusia yang mempunyai jiwa nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air.

Menurut Bupati, peringatan HUT RI Ke-78 merupakan refleksi masa lalu untuk menumbuhkan semangat menghadapi masa depan dalam pembangunan yang berkesinambungan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada hadirin dan seluruh masyarakat Kabupaten Sukoharjo yang telah ikut berpartisipasi dan berkontribusi dalam memeriahkan HUT Proklamasi Kemerdekaan Ke-78 RI,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati, berolahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga imunitas dan kesehatan tubuh. Ada beberapa cabang olahraga yang murah dan sehat yang bisa menjadi pilihan masyarakat seperti berjalan kaki, lari, bersepeda, dan senam. Keempat olahraga tersebut bisa dilakukan secara perorangan maupun berkelompok, seperti apa yang akan kita laksanakan bersama pada pagi hari ini. (*)

Bupati Hadiri Bazar dan Pasar Murah di Desa Juron

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri acara bazar dan pasar murah di Desa Juron, Kecamatan Nguter, Sabtu (12/8/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri acara bazar kuliner dan pasar murah di Desa Juron Kecamatan Nguter, Sabtu (12/8/2023). Acara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo.

“Apresiasi kepada Kepala Desa Juron beserta panitia yang telah menyelenggarakan acara ini karena sangat positif,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Bupati mengatakan, beberapa hari lagi, masyarakat akan memperingati HUT Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia. 17 Agustus merupakan hari bersejarah Bangsa Indonesia yang mana setiap tanggal tersebut, rakyat Indonesia memperingati kemerdekaan. Dengan semangat patriotisme menjadikan kita manusia yang mempunyai jiwa nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air.

“Peringatan HUT Ke-78 RI merupakan refleksi masa lalu untuk menumbuhkan semangat menghadapi masa depan dalam pembangunan yang berkesinambungan,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat dan seluruh elemen di Kabupaten Sukoharjo, tidak boleh melupakan masa-masa perjuangan dalam membentuk Bangsa ini. Semangat mengabdi itulah yang terus kita tumbuhkan, dalam menghadapi masa depan. Untuk itu, Bupati mengajak agar peringatan ini dijadikan sebagai momentum untuk terus dapat membakar semangat perjuangan dalam diri kita semua, untuk terus bekerja dan mengabdi bagi kemajuan dan kejayaan Bangsa Indonesia tercinta.

“Saya berharap melalui kegiatan ini dapat menjalin silaturahmi antar warga dengan pemerintah desa, mewujudkan kerukunan antar warga masyarakat serta mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Mudah-mudahan dengan momen peringatan ini, terus dapat membakar semangat perjuangan dalam diri kita semua, untuk terus bekerja dan mengabdi bagi kemajuan dan kejayaan Bangsa Indonesia tercinta,” tambahnya.

Keseruan dan Antusiasme Bupati Sukoharjo Ikuti Lomba 17-an

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Sekda dan Asisten Sekda saat ikut lomba 17-an memasukkan paku ke dalam botol, Jumat (11/8/2023).

SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo menggelar sejumlah lomba untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Ri ke-78. Lomba 17-an tersebut digelar di kompleks Sekretariat Daerah (Setda) dan juga di Gelora Jombor, Jumat (11/8/2023).

Selain bupati, terlihat Sekda Sukoharjo, Widodo dan jajaran Asisten Sekda juga turut serta dalam sejumlah lomba.

Dalam lomba 17-an ini, Bupati tampak berpartisipasi untuk lomba voli, estafet kelereng, memasukkan paku ke dalam botol, dan juga lomba tenis lapangan. Bupati sangat antusias untuk mengikuti lomba 17-an tersebut.

“Jadi, sebelum lomba 17-an tadi diawali dengan senam bersama. Setelah itu lomba 17-an dengan peserta dari perwakilan OPD,” kata Bupati.

Bupati mengatakan, lomba 17-an sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Untuk itu, tahun ini Pemkab Sukoharjo juga menggelar sejumlah lomba untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan ke-78.

“Seru juga lombanya. Yang susah itu memasukkan paku ke dalam botol karena beregu. Jadi satu regu harus sinkron, kalau tidak pakunya sulit masuk ke botol,” ujarnya.

Sedangkan Sekda Sukoharjo, Widodo, mengatakan, tahun ini Pemkab Sukoharjo menggelar sejumlah lomba dengan peserta OPD. Menurutnya, total ada lima lomba yang digelar, yakni bola voli, tenis meja, tenis lapangan, lomba estafet kelereng, dan memasukkan paku ke dalam botol.

“Khusus untuk tenis lapangan digelar di Gelora Jombor, untuk empat lomba lainnya di di pendopo dan halaman Setda,” kata Sekda. (*)

TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Karangwuni Resmi Ditutup

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Karangwuni, Kecamatan Polokarto, Kamis (10/8/2023)

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Agus Santosa menghadiri penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2023 di Desa Karangwuni, Kecamatan Polokarto. Upacara penutupan dilakukan di Lapangan Desa Karangwuni dan dipimpin oleh Dandim, Letkol CZI Slamet Riyadi. Terlihat hadir sejumlah pejabat Forkopimda.

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II di Sukoharjo dimulai 12 Juli hingga 10 Agustus 2023. Selama pelaksanaan, terdapat sasaran fisik dan juga sasaran nonfisik.

Sasaran fisik antara lain talud sepanjang 618 meter x 0,8 meter x 0,3 meter, di lokasi yang berbeda juga terdapat pembuatan talud jalan dengan panjang 250 meter x T. 0,8 meter x L. 0,3 meter dan jalan rabat beton sepanjang 334 meter x L 2,5 meter x T 0,1 meter.

Untuk Sasaran Non Fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan hukum dan Kamtibmas, penyuluhan kesehatan, KB dan stunting, serta rekam dan sosialisasi KTP elektronik/e-KTP.

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, mengatakan dengan adanya rabat beton jalan tembus antara desa Karawangwuni dengan Tegalmade sepanjang 334 meter ini, diharapkan dapat bermafaat bagi masyarakat. Khususnya dalam meningkatkan perekonomian serta dapat dimanfaatkan sebagai lintas jalan bagi anak-anak sekolah dan warga sekitar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0726 Sukoharjo yang telah menggerakkan masyarakat untuk berswadaya bergotong royong bersama TNI dan seluruh elemen masyarakat Sukoharjo dalam menyelesaikan TMMD ini,” ujarnya.

Sedangkan Dandim 0726 Sukoharjo, Letkol Czi Slamet Riyadi yang membacakan Amanat Pangdan IV Diponegoro, Mayjen TNI Widhi Parsetijono, mengatakan selama kurang lebih satu bulan para prajurit bersama pemerintah daerah, dan segenap komponen masyarakat saling bahu-membahu, tanpa mengenal lelah berupaya menyelesaikan program TMMD.

“Kebersamaan TMMD ini merupakan bentuk sinergitas yang positif dalam menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara,” kata Dandim. (*)

Bupati Hadiri Pembinaan Kelembagaan Petani di Kecamatan Mojolaban

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan bantuan untuk petani saat acara Pembinaan Kelembagaan Petani di Balaidesa Dukuh, Kecamatan Mojolaban, Rabu (9/8/2023).

SUKOHARJO – Dalam upaya mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern, Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo terus melakukan penguatan kelembagaan petani. Kali ini, kegiatan dilakukan di Balaidesa Dukuh, Kecamatan Mojolaban dan dibuka oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Jumat (9/8/2023).

Dalam kesempaan itu Bupati mengatakan pemerintah mempunyai komitmen yang besar dalam pembangunan di sektor pertanian. Terlebih lagi, sektor pertanian penuh dengan ketidakpastian. Dalam berbudidaya tanaman banyak resiko yang dihadapi dari awal budidaya sampai dengan panen.

“Faktor lahan, air, iklim dan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) menjadi kendala dalam keberhasilan berbudidaya. Oleh karena itu Pemerintah harus hadir untuk membantu dan mempunyai komitmen yang besar pada pembangunan di sektor pertanian,” ungkap Bupati.

Menurutnya, tantangan di Kabupaten Sukoharjo yang paling nyata dihadapi di masa yang akan datang adalah semakin meningkatnya kebutuhan pangan tetapi luas lahan pertanian semakin berkurang, masih kurangnya infrastruktur pertanian baik berupa jaringan irigasi, pengembangan sumber air baru untuk pertanian, prasarana jalan pertanian, ketersediaan benih dan bibit bermutu yang masih terbatas, masih lemahnya kelembagaan petani dan kemampuan kelompok petani dalam persaingan global.

“Adanya anomali iklim berupa El Nino juga menjadi ancaman gagal panen, untuk itu kolaborasi stakeholder untuk mengatasi kendala ini harus lebih intensif agar kerugian di tingkat petani dapat dikendalikan dan ketersediaan pangan tetap terjaga,” katanya.

Bupati berharap dalam upaya mensiasati kemunculan El Nino setelah tiga tahun fase La, semua petani untuk segera mempercepat tanam, memanfaatkan ketersediaan air, agar pada saat puncak El Nino pada Bulan September, fase pertumbuhan tanaman sudah tidak membutuhkan air.

“Manfaatkan sumber-sumber air yang masih tersedia untuk memaksimalkan produksi komoditas pertanian, gunakan benih yang berumur pendek dan tahan kekeringan agar Kabupaten Sukoharjo tidak hanya surplus pangan, namun juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani pada khususnya dan masyarakat Kabupaten Sukoharjo pada umumnya,” pesan Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk kelompok tani (*)

Bupati dan DPRD Tandatangani Persetujuan Bersama KUA-PPAS APBD 2024

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dan Ketua DPRD Sukoharjo, Wawan Pribadi usai penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS APBD 2024, Senin (7/8/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo bersama DPRD melakukan penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum APBD-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2024. Penandatangan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Sukoharjo, Senin (7/8/2023).

Usai penandatanganan, Bupati Etik Suryani mengatakan, mengacu kepada Ketentuan Umum Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, bahwa Kebijakan Umum APBD dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD yang telah disepakati oleh Kepala Daerah bersama DPRD menjadi pedoman bagi perangkat daerah dalam menyusun RKA SKPD.

“Selanjutnya akan segera ditindak lanjuti dengan menerbitkan Surat Edaran tentang pedoman penyusunan RKA-SKPD sebagai acuan kepala SKPD dalam menyusun RKA-SKPD Tahun Anggaran 2024,” ujar Bupati.

Bupati melanjutkan, RKA–SKPD yang disusun oleh Kepala SKPD tersebut memuat Rencana Pendapatan, Rencana Belanja untuk masing-masing Program, Kegiatan dan Sub Kegiatan, objek pendapatan dan belanja, serta pembiayaan. Di samping itu juga memuat informasi tentang Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi, Standar Biaya, Prestasi kerja yang akan dicapai dari program, kegiatan dan sub kegiatan.

RKA-SKPD tersebut merupakan bahan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan Rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024.

“Selanjutnya saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pimpinan serta anggota DPRD yang telah bekerja keras dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah, untuk membahas Kebijakan Umum APBD, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Tahun Anggaran 2024,” kata Bupati. (*)

Buka Musyawarah Lokal I Orari, Bupati: Manfaatkan Frekuensi Secara Bijak

0

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani membuka Musyawarah Lokal (Muslok) I Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Lokal Sukoharjo 2023. Muslok digelar di Pendopo Graha Satya Praja Pemkab, Minggu (6/8/2023). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati, Agus Santosa.

Bupati mengatakan, di era kemajuan teknologi informasi saat ini, Orari dapat ikut ambil bagian dalam memperlancar kegiatan pemerintahan, khususnya melalui penyebarluasan informasi yang dikemas dengan baik. Tidak dapat dipungkiri bahwa selama ini Orari telah berperan aktif memberikan dukungan komunikasi dalam penanggulangan berbagai musibah dan bencana maupun kegiatan – kegiatan lain.

“Untuk itu Orari kedepannya diharapkan untuk mampu meningkatkan peran serta dan eksistensinya ditengah-tengah masyarakat. Terlebih lagi Orari merupakan salah satu organisasi yang menjadi mitra kerja pemerintah dalam menyebarluaskan informasi kepada publik sesuai dengan kode etik Orari,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, yang tidak kalah pentingnya adalah pada masa menjelang pelaksanaan Pemilu 2024, pengurus maupun anggota Orari diharapkan untuk ikut berperan aktif mengantisipasi berita hoax serta informasi yang potensial menimbulkan konflik dan perpecahan ditengah-tengah masyarakat.

Orari sebagai salah satu pemain dalam jalur frekuensi radio saya harapkan untuk senantiasa aktif dalam mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan frekuensi radio. Bupati berpesan jangan sampai frekuensi yang tersedia disalahgunakan untuk melakukan Jamming sehingga menganggu kepentingan pihak lain.

“Untuk itu saya harapkan agar Orari memanfaatkan frekuensi secara bijak,” pesan Bupati.

Bupati juga menyampaikan melalui musyawarah lokal tersebut diharapkan akan menghasilkan keputusan-keputusan yang terbaik bagi Orari Lokal Kabupaten Sukoharjo. (*)

Festival Gamelan “Sukoharjo Sound of Gamelan”, Bupati Berikan Apresiasi

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Festival Gamelan "Sukoharjo Sound of Gamelan #2" di Alun-alun Satya Negara, Minggu (6/8/2023).

SUKOHARJO – Gerbang Budaya Sukoharjo menggelar Festival Gamelan “Sukoharjo Sound of Gamelan #2”. Kegiatan dilaksanakan di Alun-alun Satya Negara, Minggu (6/8/2023) dan dibuka oleh Bupati Etik Suryani.

“Mengawali sambutan ini, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Gerbang Budaya dan semua pihak atas penyelenggaraan kegiatan ini,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati, gamelan resmi ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Dunia (Intangible Cultural Heritage) pada tanggal 15 Desember 2021 oleh UNESCO. Hal ini berarti gamelan menjadi produk unik dari Budaya Indonesia yang tidak bisa ditemukan di belahan dunia manapun.

Disisi lain, Kabupaten Sukoharjo patut berbangga dengan penetapan gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda ini, karena di Kabupaten Sukoharjo terdapat 1 (satu) sentra kerajinan gamelan yaitu di Desa Wirun Kecamatan Mojolaban. Banyak perajin yang menggantungkan kehidupannya pada pembuatan gamelan.

“Harga satu perangkat gamelan bisa berkisar ratusan juta rupiah, tergantung pada bahan pembuatannya, apakah terbuat dari tembaga, kuningan, dan besi,” ujar Bupati.

Bupati berharap melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan semangat kepedulian dan mengolah potensi gamelan agar semakin bermanfaat secara budaya, ekonomi dan pariwisata baik di tingkat daerah, nasional bahkan internasional.

“Selain itu saya berharap malalui kegiatan ini, gaungnya bisa terdengar se antero Nusantara, sehingga dapat mengangkat nama Kabupaten Sukoharjo sebagai pusat kerajinan gamelan beserta multiplayer efeknya yaitu menghidupkan roda ekonomi di Desa Wirun Kecamatan Mojolaban dan sekitarnya,” tambah Bupati. (*)

Bupati Hadiri Pengajian Rutin Ahad Wage dan Mangayubagyo Jemaah Haji Sukoharjo 2023

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri pengajian rutin ahad wage dan mangubagyo jemaah haji 2023 di Gedung IPHI, Minggu (6/8/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri pengajian rutin ahad wage sekaligus mangayubagyo jemaah haji Kabupaten Sukoharjo 2023. Pengajian digelar di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Minggu (6/8/2023).

Dalam kesempatan itu, Bupati mengucapkan selamat datang kepada jemaah haji Kabupaten Sukoharjo, yang telah selesai menunaikan ibadah haji dan dapat kembali ke tanah air. “Insya Allah mendapatkan ridho dan barokah dari Allah SWT,” ujarnya.

Bupati melanjutkan, menunaikan ibadah haji merupakan anugerah besar yang harus disyukuri, selama beberapa minggu meninggalkan keluarga dan kampung halaman dengan tujuan yang suci, yakni menjalankan Rukun Islam yang ke-5. “Semoga Bapak/Ibu semua menjadi haji dan hajjah yang mabrur dan kelak mendapatkan imbalan surga dari Allah, SWT,” kata Bupati.

Menurutnya, dengan predikat sebagai haji dan hajjah, tentunya diharapkan mampu menjadi contoh dan tauladan bagi keluarga dan masyarakat dilingkungan masing-masing, baik dalam beribadah maupun dalam mendukung dan menyukseskan program-program pemerintah. Sehingga, harapannya akan terwujud masyarakat Kabupaten Sukoharjo yang agamis, aman, damai, makmur dan sejahtera, Baldatun toyibatun warobun ghofur.

Tak lupa, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Baik dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo, Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Jamaah Haji (P3H), IPHI dan OPD terkait. (*)

Hadapi Pemilu 2024, Bupati Bersama Kapolres dan Dandim Pimpin Apel 3 Pilar

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memimpin Apel 3 Pilar di halaman Mapolres, Sabtu (5/8/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Kapolres AKBP Sigit dan Dandim Letkol Czi Slamet Riyadi memimpin Apel 3 Pilar di halaman Mapolres, Sabtu (5/8/2023). Apel tersebut digelar dalam rangka persiapan menghadapi pemilu 2024 dan diikuti oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta kepada desa/lurah se-Kabupaten Sukoharjo.

Bupati mengungkapkan, Apel 3 Pilar yang meliputi Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Lurah, sangat penting sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam upaya untuk mencegah terorisme, narkoba dan gangguan keamanan menjelang Pemilihan Umum Tahun 2024.

“Masalah keamanan lingkungan dan daerah bukan hanya tugas aparat keamanan namun juga tugas seluruh masyarakat. Tiga Pilar harus bekerja professional dan menjaga netralitas,” ujarnya.

Bupati mengatakan, netralitas ibarat angka nol “0”, tidak pakai koma, tidak mendukung salah satu kandidat Paslon yang bertarung sekarang. Disamping itu, keberadaan Forum Tiga Pilar digunakan untuk menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat, mulai dari lapisan yang paling bawah.

Apabila ada permasalahan atau kejadian-kejadian yang meresahkan masyarakat, Forum Tiga Pilar harus tahu dan segera tanggap, supaya tercipta situasi kondisi yang aman dan kondusif dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Ketiga Pilar harus selalu berkoordinasi membangun komunikasi secara berkala dan transparan, bersatu padu, bergotong royong, berat sama dijinjing dan saling asah juga asuh.

“Tiga Pilar sebagai pelayan dan pelindung, wajib tetap netral dalam menyelenggaraan Pileg dan Pilpres 2024,” tuturnya.

Tiga Pilar berperan aktif untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar menolak segala bentuk berita bohong atau hoax yang menimbulkan rasa kebencian, permusuhan, dengan latar belakang suku, agama, ras dan antar golongan.

Karena berita hoax ibarat minyak yang terus diguyurkan dan mengobarkan amarah dan benci di tengah masyarakat yang sedang berselisih, sehingga menciptakan pertikaian, terutama di ruang maya.

“Sebagai Bupati Sukoharjo bersama unsur Forkopimda di negeri yang makmur ini, saya mengucapkan terima kasih kepada Tiga Pilar, karena sampai dengan saat ini sudah menciptakan Kabupaten Sukoharjo menjadi daerah yang aman dan kondusif,” kata Bupati.

“Kepada Tiga Pilar, saya berpesan, tingkatkan netralitas dan siap membantu kejadian yang ada di tengah masyarakat dan tetap menjaga soliditas dengan apparat,” tambahnya.

“Semoga pemilu 2024 mendatang dapat terlaksana dengan aman, damai dan sejuk. Semoga Allah SWT, senantiasa meridhoi usaha kita semua dalam menyongsong proses demokrasi ini dengan baik demi kesejahteraan rakyat,” tandasnya. (*)

22,952FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Recent Posts