Saturday, June 13, 2026
Home Blog Page 57

Sukoharjo Meluncurkan Sekolah untuk Lansia

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani meluncurkan Sekolah Lansia di Desa Cangkol, Mojolaban, Selasa (19/7/2022).

SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo dalam hal ini Dinas Pengendalian Penduduk, KB, dan P3A meluncurkan Sekolah Lansia Kabupaten Sukoharjo Tahun 2022. Peluncuran dilakukan oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani di Gedung Serba Guna, Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Selasa (19/7/2022).

“Mudah-mudahan peluncuran Sekolah Lansia ini akan membawa manfaat dan barokah bagi kita semua,” ujar Bupati mengawali sambutannya.

Menurut Bupati, nenjadi tua dalah sebuah perjalanan hidup yang pasti terjadi, namun menjadi sehat dan produktif di usia senja adalah pilihan. Menjadi lansia bukanlah akhir dari segalanya, meskipun perubahan fisik dan psikis pasti terjadi. Namun hendaknya itu semua tidak menjadi penghambat bagi lansia untuk tetap aktif yang tentu saja sesuai dengan kapasitas dan kualitas kesehatannya.

Sekolah lansia, lanjut Bupati, merupakan salah satu upaya pendidikan diperuntukkan bagi lanjut usia. Pendekatan sekolah lansia merupakan salah satu konsep pendidikan secara informal kepada lanjut usia. Hal tersebut juga sesuai dengan UU RI No 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia bahwa sebagai penghormatan dan penghargaan kepada lanjut usia diberikan hak untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, diantaranya adalah pelayanan pendidikan dan pelatihan.

“Salah satu pembelajaran dalam sekolah lansia adalah peran lansia terutama lansia yang masih potensial di dalam keluarga dan masyarakat,” jelas Bupati.

Bupati juga megatakan, output dari adanya sekolah lansia adalah untuk mewujudkan 7 dimensi lansia tangguh antara lain dimensi spiritual, dimensi fisik, dimensi vokasional, dimensi sosial, dimensi lingkungan, dimensi hobi dan dimensi intelektual.

“Oleh karena itu saya memberikan apresiasi yang setinggi-tinggi atas penyelenggaraan kegiatan peresmian Sekolah Lansia ini. Saya berharap, semoga dengan diresmikannya Sekolah Lansia di Desa Cangkol,
Kecamatan Mojolaban ini, dapat menjadi contoh segera terbentuknya Sekolah Lansia di desa/ kelurahan lainnya di wilayah Kabupaten Sukoharjo,” kata Bupati.

“Dengan adanya Program Sekolah Lansia tersebut, saya yakin akan membantu lansia di Kabupaten Sukoharjo untuk semakin sehat, berumur panjang dan produktif serta mampu berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat,” sambungnya. (*)

Satpol PP Gelar Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran bagi Ibu-ibu Kelompok Dasa Wisma

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran Bagi Ibu-Ibu Kelompok Dasa Wisma Se Kabupaten Sukoharjo Tahun 2022 di Pendopo Balai Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Selasa (19/7/2022).

SUKOHARJO – Satpol PP Kabupaten Sukoharjo menggelar Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran Bagi Ibu-Ibu Kelompok Dasa Wisma Se Kabupaten Sukoharjo Tahun 2022. Kegiatan dilakukan di Pendopo Balai Desa Ngonbakan, Kecamatan Polokarto, Selasa (19/7/2022). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati, Etik Suryani.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan sosialisasi tersebut. Pasalnya, kebakaran merupakan salah satu bencana non alam yang sangat ditakuti oleh sebagian besar masyarakat. Bencana kebakaran memiliki dampak yang sangat besar, bukan hanya kerugian materi karena rumah dan harta benda lainnya hangus terbakar, namun juga kebakaran bisa menimbulkan korban jiwa.

“Musibah kebakaran yang sering terjadi bisa disebabkan oleh beberapa faktor, faktor kelalaian manusia juga bisa menjadi pemicu terjadinya kebakaran,” ujarnya.

Bupati melanjutkan, kebakaran bisa terjadi karena arus listrik, kompor meledak, karena bensin atau cairan mudah terbakar, dan masih banyak lagi. Walaupun kebakaran bisa terjadi tanpa diduga, namun kita bisa melakukan beberapa langkah untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Beberapa langkah yang bisa diantisipasi dalam pencegahan kebakaran antara lain gunakan alat kelistrikan secukupnya, jauhkan benda yang mudah terbakar dari jangkauan sumber api, waspadai rokok, hindarkan pemantik dan korek api dari jangkauan anak-anak.

“Oleh karena itu saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan sosialisasi ini,” ujarnya.

Bupati juga berharap melalui kegiatan sosialisasi tersebut dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan serta wawasan kepada masyarakat tentang kebakaran dan penanganannya, sehingga akan dapat menentukan strategi, pola dan upaya dalam penanggulangan dan penanganan kebakaran terutama bagi kelompok dasa wisma di lingkungan masing-masing. Karena kelompok dasa wisma sebagai unit terkecil dan menjadi garda terdepan di lingkungan masing-masing. (*)

Bupati Hadiri Pengukuhan Pengurus Dewan Harian Cabang BPK 45

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Dewan Harian Cabang BPK 45, Selasa (19/7/2022)

SUKOHARJO – Pengurus Dewan harian Cabang (DHC) BPK 45 Kabupaten Sukoharjo Masa Bakti Tahun 2022-2027, dikukuhkan. Acara pengukuhan dilakukan di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Selasa (19/7/2022). Acara tersebut dihadiri Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.

“Mengawali sambutan ini, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menyampaikan ucapan “Selamat dan Sukses “ kepada Pengurus Dewan Harian Cabang BPK 45 Kabupaten Sukoharjo Periode 2022-2027 yang baru saja dilantik,” ungkap Bupati.

Bupati berharap pengurus yang baru saja dilantik ini mampu menjalankan amanah dengan baik dan mampu membawa kemajuan bagi dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sukoharjo.

Menurutnya, angkatan ’45 adalah pelopor, penegak, pelaksana, pengaman dan penerus cita-cita perjuangan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, yang secara ikhlas, rela, konsekuen, aktif, kreatif, berkorban dan berjuang melawan fasisme, imperialisme, kolonialisme dan feodalisme. Hal itu untuk mewujudkan, mengisi dan mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan tanah air dalam bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan lambang negara BHINEKA TUNGGAL IKA berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 menuju masyarakat adil dan makmur.

Keberadaan Angkatan ’45 sebagai wadah penghimpunan, pembinaan potensi dan jiwa, serta semangat serta nilai-nilai juang 45. Maka dengan kesadaran yang tinggi Angkatan ’45 menerima tugas dan kewajiban suci untuk melaksanakan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945 yang diamanahkan para Pahlawan yang gugur dalam mempertahan kan kemerdekaan tanah air dan bangsa.

“Oleh karenanya berkewajiban meneruskan perjuangan serta membina tekad jiwa, semangat dan nilai-nilai ’45, dan dengan demikian pula berkewajiban meneruskannya kepada generasi sesudahnya,” ujar Bupati

Dalam kesempatan itu, Bupati berharap pengurus baru untuk segera berkoordinasi dan menyusun langkah-langkah strategis dan program kerja, guna mewujudkan tujuan dan harapan organisasi, dan menjadi organisasi yang solid, kreatif dan inovatif, dalam mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

“Untuk pengurus lama, penghargaan dan terima kasih kami ucapkan atas dedikasi dan kerja kerasnya telah mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya. (*)

Bupati Resmikan Aula Surya Kartika UPTD Puskesmas Weru

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat peresmian aula Puskesmas Weru, Senin (18/7/2022).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani meresmikan aula Surya Kartika UPTD Puskesmas Weru, Senin (18/7/2022). Keberaan aula Puskesmas Weru tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Mengawali sambutan ini, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menyampaikan ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala UPTD Puskesmas Weru,” ujar Bupati.

Menurutnya, Pusat Kesehatan Masyarakat sebagai salah satu jenis fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peranan penting dalam sistem kesehatan nasional, khususnya sub sistem upaya kesehatan. Dalam rangka meningkatkan derajad Kesehatan masyarakat serta menyukseskan program jaminan sosial nasional.

Pendirian Puskesmas harus memenuhi persyaratan yang meliputi menyediakan fungsi, keamanan, kenyamanan, perlindungan keselamatan dan kesehatan serta kemudahan dalam memberi pelayanan bagi semua orang termasuk yang berkebutuhan khusus, anak-anak dan lanjut usia.

Untuk penyelenggaraan tersebut diatas perlu adanya ruangan yang memadai agar bisa menampung semua karyawan Puskesmas Weru, sehingga memudahkan akses untuk saling berkoordinasi dan bekerjasama. Suatu ruangan atau tempat sangat dibutuhkan demi kelancaran manajeman Puskesmas Weru, serta dalam rangka meningkatkan pelayanan yang prima dan meningkatkan derajad Kesehatan masyarakat di Kecamatan Weru khususnya dan masyarakat sekitarnya.

“Saya berharap dengan adanya Aula “Surya Kartika” ini dapat memberikan akses untuk memudahkan berkoordinasi internal dan eksternal, memberikan kenyamanan dalam bekerja, terutama saat berkoordinasi agar pekerjaan fisik dapat berjalan lancar, tepat waktu dan efisiensi biaya, sehingga pada akhirnya dapatkan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Bupati. (*)

Tingkatkan Angka Konsumsi Ikan Masyarakat, Pemkab Kampanye Gemarikan

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat kampanye gerakan memasyaraktkan makan ikan (Gemarikan) di Desa Palur, Mojolaban, Senin (18/7/2022).

SUKOHARJO – Dalam upaya meningkatkan tingkat konsumsi ikan masyarakat, Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo menggelar acara kampanye gerakan memasyarakatkan makan ikan (gemarikan). Acara digelar di Balai Desa Palur, Kecamatan Mojolaban dan dihadiri langsung Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Senin (18/7/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan jika sektor perikanan mempunyai peranan yang sangat penting dalam membangun perekonomian nasional termasuk perekonomian daerah, karena sektor perikanan berfungsi sebagai salah satu penyedia bahan pangan untuk konsumsi masyarakat.

“Angka konsumsi ikan di Kabupaten Sukoharjo sampai dengan saat ini masih tergolong rendah, untuk itu perlu adanya upaya-upaya peningkatan produksi ikan maupun animo masyarakat dalam mengkonsumsi ikan melalu Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dengan kelompok sasaran anak usia sekolah, stunting, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,” papar Bupati.

Menurutnya, melalui Kampanye GEMARIKAN diharapkan agar dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk menumbuh kembangkan kepedulian dan kecintaan masyarakat Kabupaten Sukoharjo untuk gemar makan ikan sejak usia dini. Pemkab berusaha untuk mendorong masyarakat terutama ibu-ibu hamil dan balita serta anak-anak agar gemar mengkonsumsi ikan.

“Pada ikan banyak sekali zat yang diperlukan tubuh dan berguna bagi kesehatan. Ikan mengandung zat omega 3 yang sangat penting untuk perkembangan kecerdasan anak terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),” ujarnya.

Untuk itu, pada kesempatan tersebut Bupati mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sukoharjo, untuk turut serta dalam mensukseskan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Dengan adanya gerakan konsumsi ikan seperti ini, dapat membantu meningkatkan kecerdasan anak bangsa.

“Ayo Ibu-ibu ajak keluarga untuk makan ikan, apabila anak-anak tidak suka ikan, maka ibu-ibu harus tahu bagaimana caranya bisa menyulap ikan menjadi makanan yang disukai oleh anak-anak, karena makan ikan itu selain bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan anak, juga dapat mencegah terjadinya stunting,” tambahnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Bagas Windaryatno menyampaikan bahwa konsumsi ikan di Kabupaten Sukoharjo masih rendah di angka 22,3 kilogram per kapita per tahun. Angka tersebut masih dibawah Jawa Tengah sehingga diperlukan gerakan memasyarakatkan makan ikan kepada masyarakat. (*)

Bupati Hadiri Pelantikan Pimpinan Cabang GP Ansor Sukoharjo

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang GP Ansor, Minggu (17/7/2022).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang GP Ansor masa khidmad 2021-2025. Pelantikan dilakukan di Pendopo Graha Satya Praja (GSP) Pemkab Sukoharjo, Minggu (17/7/2022). Terlihat hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Wawan Pribadi dan sejumlah pejabat Pemkab Sukoharjo.

“Selamat dan sukses kepada Pimpinan Cabang GP Ansor yang baru saja dilantik. Saya harap pengurus baru mampu menjalankan amanah dengan baik dan mampu membawa GP Ansor Sukoharjo terus maju dan terus dapat berperan sebagai salag satu elemen kekuatan dalam membangun bangsa dan negara,” ungkap Bupati mengawali sambutannya.

Menurutnya, GP Ansor adalah salah satu Badan Otonom NU untuk kalangan pemuda. Sebagai generasi muda di era milenial, GP Ansor harus dapat memanfaatkan kemajuan teknologi dengan baik utuk memberikan edukasi kepada kalangan muda tentang hal-hal yang positif.

Mandat dan tugas pokok GP Ansor salah satu tugs besarnya adalah menunaikan kaderisasi di kalangan generasi mua, serta dalam rangka membentengi generasi dalam mengarungi derasnya arus globalisasi yang semakin pesat saat ini.

Salah satu peran GP Ansor di eras modern saat ini adalah sebagai wadah organisasi untuk memfilter informasi negatif karna kita semua mengetahui, era globalisasi adalah sebuah era dimana berbagai informasi sangat mudah didapatkan, namun tidak semua informasi itu baik. Pasalnya, banyak sekali informasi yang seharusnya tidak diinformasikan namun disebarkan sebahai hoax.

“Untuk itu, saya berharap GP Ansor mampu berperan untuk membentengi pemuda agar bisa menyaring, memilih, dan mengambil informasi yang baik dan benar,” harap Bupati.

Sedangkan Ketua PW GP Ansor Jateng, H Sholahudin Aly, menyampaikan jika para pengurus yang baru saja dilantik memiliki tanggung jawab sejarah, yakni tanggung jawab sejarah terhadap NKRI. Ansor dilahirkan dalam rahim perjuangan revolusi kemerdekaan. Nama-nama organisasi hadir termasuk GP Ansor yang merupakan metamorfose gerakan dalam revolusi kemerdekaan.

“Sebagai bagian dari pendiri dari republik ini, maka tanggung jawab keberlangsunngan NKRI sudah melekat dalam diri kita, tampa harus diperintah. Kader Ansor, dimanapun dan kapan tanpa ragu-ragu bahwa NKRI harga mati,” tegasnya.

Aly juga berharap sahabat-sahabat GP Ansor khususnya di Sukoharjo harus bekerja keras, tambah giat lagi untuk menangkal idioloi-idiologi yang merongrong NKRI. GP Ansor Harus tampil ekstra untuk membendung munculnya kelompok-kelompok teror yang muncul.

GP Ansor tidak boleh lengah, harus bangkit dan harus lebih giat lagi. Jangan kasih ruang pada kelompok lain yang merongrong NKRI, karena sekali lengah, ancaman akan datang,” ujarnya. (*)

Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo ke-76, Bupati Pimpin Kirab Petikan PP Nomor 16/SD/1946

0
Peringatan Hari Lahir Sukoharjo ke-76, Bupati Etik Suryani menyerahkan dokumen Petikan PP Nomor 16/SD/1946 kepada Sekda, Widodo, Jumat (15/7/2022).

SUKOHARJO – Puncak acara peringatan Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo ke-76, Pemkab menggelar kirab Petikan PP Nomor 16/SD/1946 yang merupakan dokumen lahirnya Kabupaten Sukoharjo. Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo diperingati setiap tanggal 15 Juli. Sebelum kirab, Bupati Sukoharjo memimpin upacara dengan menggunakan bahasa dan juga busana adat jawa di halaman Setda Pemkab Sukoharjo.

Dalam upacara tersebut, Bupati memberikan tugas kepada Sekda Sukoharjo, Widodo untuk mengirim dokumen Petikan PP Nomor 16/SD/1946 ke Kantor DPRD dengan cara dikirab. Kirab sendiri diikuti Bupati, Wakil Bupati, pejabat Forkopimda, Sekda, hingga Asisten Sekda.

Kirab dilakukan dengan mengendarai kereta kuda dan tidak melibatkan peserta pendamping. Hal itu dilakukan karena saat ini masih dalam situasi pandemi corona sehingga kirab diikuti dengan peserta terbatas. Kirab sendiri menempuh jarak sekitar 8 kilometer.

Sesampainya di Kantor DPRD, kemudian digelar Sidang Paripurna dengan agenda penyerahan dokumen Petikan PP Nomor 16/SD/1946 dari Bupati Sukoharjo, Etik Suryani kepada Ketua DPRD, Wawan Pribadi. Proses sidang paripurna pun dilakukan dengan bahasa Jawa, termasuk agenda pidato bupati.

Kirab Petikan PP Nomor 16/SD/1946 saat Peringatanhari Lahir Kabupaten Sukoharjo.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan, peringatan Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo merupakan kenangan masa lalu, untuk menginspirasi menghadapi masa depan atas pembangunan yang berjalan lambat. Masyarakat dan segenap kekuatan yang ada di Kabupaten Sukoharjo, tidak lupa atau melupakan sejarah. Dalam masa pandemi seperti saat ini, sangat penting untuk kembali menumbuhkan ekonomi masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yaitu “Mewujudkan Masyarakat Sukoharjo yang Lebih Sejahtera”.

Seperti yang kita ketahui bersama, ujar Bupati, pandemi corona sudah melandai dan menjadi kelegaan bagi seluruh masyarakat untuk bergerak maju menciptakan kehidupan ekonomi yang lebih luas. Turunnya status PPKM ke tahap 1 membuat semua mata pencaharian berangsur pulih sehingga perekonomian masyarakat dapat tumbuh menuju Sukoharjo yang lebih sejahtera.

Mempertahankan penurunan status PPKM merupakan kerja bersama antara eksekutif dengan dukungan legislatif, dan seluruh masyarakat Sukoharjo termasuk TNI-Polri. Hal tersebut juga didukung dengan perilaku masyarakat yang patuh, patuh terhadap protokol kesehatan sehingga status PPKM di Kabupaten Sukoharjo dapat diturunkan.

“Kabupaten Sukoharjo berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Semua pemimpin bekerja sama untuk pemulihan ekonomi masyarakat. Masyarakat belum pada tahap yang paling buruk akibat pandemi corona, kami dukung melalui berbagai program yang dapat membantu masyarakat diantaranya Festival Kuliner UMKM dan bantuan subsidi kepada para pelaku UMKM,” terang Bupati.

Peringatan Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo ke-76.

Tak lupa, Bupati juga menyampaikan sejumlah prestasi yang telah diraih oleh Sukoharjo dalam masa kepemimpinannya. Penghargaan itu antara lain:
1. Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan;
2. Kabupaten dengan penanaman padi IP 400 terluas dari Museum Rekor Indonesia (MURI);
3. Nirwasita Tantra untuk Kategori Kabupaten Sedang Tahun 2021;
4. Kabupaten Dengan Ketahanan Pangan Terbaik Periode 2018-2020,
5. Penganugerahan Predikat Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik Tahun 2021,
6. Kabupaten Terbaik Dimensi Smart Branding Gerakan Menuju Smart City Tahun 2021,
7. Top Leader On Digital Implementation 2021,
8. Kabupaten Layak Anak Tahun 2022.
9. Penghargaan Top BUMD 2022 Bintang 4 diraih Perumda Tirta Makmur Sukoharjo,
10. Penghargaan Top CEO BUMD 2022 diraih Direktur Perumda Tirta Makmur Sukoharjo Dwi Atmojo Heri
11. Penghargaan Top Pembina BUMD 2022 diraih Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, SE., MM.
12. Penghargaan JDIH Awards Terbaik 2 Tingkat Nasional Tahun 2022.

Bupati juga menyampaikan, Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo ke-76 merupakan momentum bagi kita untuk bercermin pada masa depan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Bupati juga mengajak kepada eluruh elemen masyarakat untuk menjaga rasa persatuan dan kesatuan, menjaga semangat membangun Sukoharjo tercinta untuk pemulihan ekonomi masyarakat dalam rangka mewujudkan Kabupaten Sukoharjo yang lebih sejahtera.

Selain itu, Bupati juga mengibau kepada masyarakat untuk tetap waspada untuk menjaga kebiasaan hidup sehat, disiplin dan taat hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan, masyarakat dan pelayanan publik, serta bekerja lebih keras, lebih sehat, lebih produktif, lebih ikhlas, dan lebih inovatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Sekda Sukoharjo, Widodo, menyampaikan sejumlah kegiatan digelar dalam rangka Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo ke-76. Hanya saja, kegiatan yang digelar pun belum seluruhnya karena masih dalam masa pandemi corona.

“Kegiatan yang digelar sudah banyak karena situasi pandemi sudah melandai, tapi belum seluruhnya. Rangkaian kegiatan sendiri akan berlanjut hingga HUT Kemerdekaan 17 Agustus nanti,” ungkapnya.

Dikatakan Widodo, kegiatan yang dilakukan antara lain, gerakan kebersihan, ziarah dan tabur bunga ke TMP serta anjangsana ke mantan pejabat Pemkab Sukoharjo, malam tirakatan, prosesi kirab Petikan PP Nomor: 16/SD/1946, Sidang Paripurna Istimewa DPRD, dan resepsi. (*)

Pemkab Sukoharjo Bangun Gedung Parkir Dua Lantai, Dianggarkan Rp1,9 Miliar

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Agus Santosa saat memulai pembangunan gedung parkir, Kamis (14/7/2022).

SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo membangun gedung parkir dua lantai. Pembangunan menempati lahan disisi utara Kantor Bupati. Pembangunan gedung parkir tersebut sebagai antisipasi kurangnya lahan parkir di kantor Terpadu Gedung Menara Wijaya. “Ground breaking” pembangunan dilakukan Bupati, Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Agus Santosa, Kamis (14/7/2022).

Dalam sambutannya Bupati Etik Suryani menyampaikan bahwa keberadaan parkir bagi sebuah bangunan atau gedung perkantoran merupakan salah satu hal yang wajib tersedia. Menurutnya, saat ini lahan parkir di Kantor Terpadu Gedung Menara Wijaya masih kurang dengan tingginya aktivitas dan kepadatan kendaraan pegawai.

“Selain hal itu, penyediaan fasilitas lahan parkir ini juga sangat diperlukan untuk mengakomodir tingginya tingkat kunjungan masyarakat umum yang mengggunakan kendataan bermotor. Jadi, lahan parkir ini juga untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” terang Bupati.

Diharapkan, dengan pembangunan gedung parkir tersebut dapat memberikan kemudahan, keamanan dan kenyamanan kepada ASN dalam menunjang kegiatan operasional dan juga untuk masyarakat yang berkunjung ke kantor Pemkab Sukoharjo.

“Saya berpesan pada pelaksana proyek agar pembangunan dilakukan secara profesional sesuai perencanaan baik dari aspek waktu maupun kualitas bangunan,” ujar Bupati.

Sekda Sukoharjo, Widodo, pembangunan gedung parkir akan dilakukan bertahap. Untuk tahap 1 menempati lahan di sebelah utara Kantor Bupati dimana gedung parkir ini mampu menampung 500 sepeda motor.

Widodo menyampaikan, lelang proyek gedung parkir tersebut dimenangkan oleh CV Mapan Jaya dari Sukoharjo dengan nilai kontrak Rp1,960 miliar. Waktu pengerjaan selama 153 hari kalender dan batas akhir kontrak pada 15 November 2022. (*)

Bupati dan DPRD Tandatangani Persetujuan Bersama Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2021

0
Bupati dan DPRD Sukoharjo menandatangani persetujuan bersama Raperda Pelaksanaan APBD 2021 ditetapkan menjadi Perda, Rabu (13/7/2022).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menandatangani persetujuan bersama dengan DPRD terkait Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2021 untuk ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda). Persetujuan bersama dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD, Rabu (13/7/2022).

Dalam pendapat akhirnya, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada DPRD serta semua Kepala SKPD atas kerjasama yang baik, mulai dari awal pembahasan sampai dengan persetujuan.

“Setelah mendengarkan Laporan dari Badan Anggaran DPRD, maka saya dapat menyetujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Sukoharjo,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan, berdasarkan ketentuan Pasal 196 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, disebutkan bahwa, Rancangan Perda kabupaten/kota tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD yang telah disetujui bersama dan Rancangan Perkada kabupaten/kota tentang Penjabaran pertanggungjawaban pelaksanaan APBD disampaikan kepada gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat paling lambat 3 (tiga) hari terhitung sejak tanggal persetujuan rancangan Perda kabupaten/kota tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD untuk dievaluasi sebelum ditetapkan oleh bupati/wali kota.

Rapat Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD, Wawan Pribadi. Sebelum disetujui bersama, Sekretaris DPRD menbacakan hasil kesimpulan Badan Anggaran yang telah disetujui selama pembahasan. Sesuai hasil kesimpulan Badan Anggaran DPRD untuk pelaksanaan APBD 2021, realisasi Pendapatan sebesar Rp2.119.633.370.538.

Untuk Total Belanda sebesar Rp2.089.455.558.854. Terdiri dari Belanja Operasi Rp1472.694.410.236, Belanja Modal Rp283.872.873.485, Belanja Tak Terduga Rp405.163.533, Belanja Transfer Rp332.483.111.600 dan terjadi surplus/(defisit) Rp30.177.811.684.

Sedangkan untuk Pembiayaan terdiri dari Penerimaan Rp358.453.599.194, Pengeluaran Rp26.836.457.124, Pembiayan Netto Rp331.617.142.070, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa Rp361.794.953.754.

Selain itu, Badan Anggaran juga memberikan sejumlah rekomendasi untuk Bupati antara lain tentang optimalisasi sektor pariwisata untuk peningkatan PAD, Badan Anggaran mengusulkan agar di bentuk Dinas Pariwisata sendiri karena telah ada Perda Riparkab (Rencana Induk Pariwisata Kabupaten). Badan Anggaran meminta agar pelayanan kependudukan lebih ditingkatkan khususnya untuk pelayanan pembuatan KK dan KTP.

Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dalam hal ini Satpol PP agar berkoordinasi dengan Pemerintah pusat terkait dengan penambangan galian C karena banyak masukan dari masyarakat terhadap galian yang tidak berijin. Badan Anggaran merekomendasikan pada dinas terkait untuk melakukan pendataan baik yang berijin maupun yang belum berijin terhadap semua usaha restoran, hotel, dan tempat hiburan se Kabupaten Sukoharjo.

Badan Anggaran merekomendasikan pengefektifan penggunaan Tapping Box yang terpasang pada wajib pajak, sesuai rekomendasi KPK dan Badan Keuangan Daerah agar melakukan pengawasan lebih intens pada wajib pajak yang tidak menggunakan Tapping Box sesuai ketentuan.

Badan Anggaran merekomendasikan pada Pemkab Sukoharjo untuk segera menyelesaikan pembayaran pembangunan Pasar Ir Soekarno berdasarkan putusan pengadilan yang sudah incraht agar tidak semakin membebani APBD dan Pemkab Sukoharjo agar menekankan kepada PT Ampuh untuk menyelesaikan kewajibannya sesuai hasil rekomendasi BPK. (*)

Rangkaian Hari Lahir Sukoharjo Ke-76, Bupati dan Forkopimda Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Jurug

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Forkopimda ziarah dan tabur bunga di TMP Kusuma Bhakti Jurug, rangkaian kegiatan Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo, Ke-76, Rabu (13/7/2022).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bhakti Jurug, Solo, Rabu (13/7/2022). TMP Jurug merupakan makam mantan Bupati Sukoharjo pertama, KMRT Soewarno Honggopati Tjitrohoepojo. Ziarah dan tabur bunga tersebut merupakan rangkaian kegiatan hari Lahir Kabupaten Sukoharjo ke-76.

Bupati menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Ke-76 Kabupaten Sukoharjo merupakan refleksi masa lalu untuk menumbuhkan semangat menghadapi masa depan dalam pembangunan yang berkesinambungan. Masyarakat dan seluruh elemen di Kabupaten Sukoharjo, tidak boleh melupakan masa-masa perjuangan dalam membentuk Pemerintahan Daerah ini. Semangat mengabdi itulah yang terus kita tumbuhkan, dalam menghadapi masa depan.

“Saya atas nama Pemkab Sukoharjo mengapresiasi penyelenggaraan upacara ziarah dan tabur bunga ini. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengingat dan mengenang jasa para pahlawan sekaligus mendoakan semoga arwah para pahlawan dapat diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” kata Bupati.

Bupati juga berharap melalui kegiatan ziarah dan tabur bunga tersebut bisa menjadi inspirasi dan motivasi seluruh masyarakat untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan.

“Jika dulu kita berjuang melawan penjajahan, sekarang kita berjuang manjadi pahlawan corona, yaitu dengan menjalankan protokoler kesehatan dan melakukan vaksinasi,” ujarnya.

Selain itu lanjutnya, nilai kepahlawanan bisa menjadi sebuah pendorong energi dan spirit baru untuk melaksanakan pembangunan dengan sebaik-baiknya, dalam rangka mengisi kemerdekaan dan mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

Bupati juga mengatakan, semangat kejuangan untuk mengabdi kepada masyarakat harus selalu dikristalkan dalam menghadapi permasalahan akhir-akhir ini. Termasuk dalam masalah pandemi corona yang sudah melandai memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat untuk bergerak menumbuhkan kehidupan ekonomi yang lebih luas.

“Penurunan status PPKM menjadi level 1, membuat seluruh aspek kehidupan secara perlahan pulih sehingga ekonomi masyarakat dapat tumbuh menuju ke arah Kabupaten Sukoharjo yang lebih Makmur lagi,” tambahnya. (*)

Bupati Lepas Atlet dan Ofisial Popda Tingkat Provinsi Jateng 2022

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat melepas atlet dan ofisial Popda Tingkat Provinsi Jateng di Kompleks Stadion Gelora Merdeka Jombor, Selasa (12/7/2022).

SUKOHARJO – Kabupaten Sukoharjo memberangkatkan 53 atlet dan 31 ofisial untuk event Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Provinsi Tengah. Para atlet dan ofisial tersebut dilepas oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, di kompleks Stadion Gelora Merdeka, Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari, Selasa (12/7/2022).

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menegaskan jika dirinya dan Pemkab Sukoharjo berkomitmen untuk memajukan olahraga. Etik mengaku akan terus mendukung dan berupaya untuk membantu dalam kegiata-kegiatan yang bersifat keolahragaan agar keolahragaan di Kabupaten Sukoharjo dapat berkembang dan menuju kearah yang lebih baik sehingga akan meningkatkan prestasi olahraga.

“Dalam prosesnya Pemkab Sukoharjo berharap akan terus mengadakan kegiatan pembibitan dan pembinaan sehingga atlet di Kabupaten Sukoharjo akan terus bergenerasi dan tetap hidup,” ujarnya.

Etik juga berharap dengan komitmen tersebut menjadikan atlet Sukoharjo tetap bertahan dan tidak lari ke daerah lain. Bupati berharap para atlet Sukoharjo mampu meraih medali sebanyak-banyaknya di event Popda tingkat Jawa Tengah.

“Saya harap ada yang lolos dan mewakili Jawa Tengah dalam event Popda tingkat nasional,” ujarnya.

Bupati melanjutkan, usia pelajar merupakan usia yang tepat untuk melaksanakan pembinaan atlet, oleh karenanya Popda Tingkat Provinsi Jawa Tengah merupakan momentum untuk memberikan motivasi kepada atlet-atlet muda di berbagai cabang olehraga agar selalu semangat dan pantang menyerah sehingga dapat meraih prestasi yang diimpikan.

Sedangkan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sukoharjo, Abdul Haris Widodo menyampaikan, 53 atlet tersebut akan berlaga di 16 cabang olahraga (cabor). Masing-masing atletik, bola voli pasir, gulat, bulutangkis, karate, panahan, panjat tebing, pencak silat, petanque, renang, sepatu roda, taekwondo, tarung derajat, tenis lapangan, tenis meja, dan tinju.

Popda Provinsi Jateng sendiri digelar dua tahap, masing-masing tahap 1 mulai 12-15 Juli 2022 dan tahap 2 mulai 16-19 Juli 2022. “Popda Jateng 2022 ini dilaksanakan berdasarkan kelompok umur dengan syarat kelahiran maksimal Januari 2004,” ujar Haris.

Haris juga menambahka, dengan pengiriman atlet ke Popda Jateng tersebut diharapkan dapat mengukur pencapaian pembinaan prestasi olahraga pelajar daerah, mencetak dan melahirkan atlet-atlet terbaik kalangan pelajar yang di masa depan menjadi atlet andalan daerah.

Selain itu, juga sebagai momentum peningkatan gairah dan motivasi pelajar untuk berlatih dan berprestasi di ajang olahraga. (*)

Pimpin Upacara Hari Koperasi ke-75, Bupati: Koperasi Tulang Punggung Perekonomian

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menyerahkan sertifikat pemeriksaan kesehatan koperasi saat Upacara Peringatan Hari Koperasi 2022, Selasa (12/7/2022).

SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo menggelar upacara memperingati hari Koperasi ke-75 tahun 2022 di halaman Pemkab Sukoharjo, Selasa (12/7/2022). Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Upacra tersebut juga diikuti segenap pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Bupati menyampaikan, adanya Pandemi Corona 9 telah memberikan dampak yang luar biasa, baik dalam sistem politik, sosial dan ekonomi dunia. Keberadaan koperasi sebagai soko guru perekonomian sangat diharapkan bisa memberikan kontribusi bagi pemulihan ekonomi Bangsa Indonesia.

Menurut Bupati, para pendiri bangsa berkeyakinan bahwa lembaga ekonomi yang paling tepat di Indonesia adalah koperasi, karena koperasi dijalankan berdasarkan prinsip kekeluargaan, sarat dengan nilai-nilai keadilan dan sangat dekat dengan kultur kebudayaan masyarakat di Indonesia yaitu gotong royong.

“Untuk itu, melalui peringatan Hari Koperasi ini, marilah sejenak kita menengok cita-cita luhur kemerdekaan Bangsa Indonesia, yaitu mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Bupati.

Persoalan pangan dan energi terbarukan, lanjut Bupati,disebut sebagai problema hampir seluruh masyarakat dunia kedepan. Permasalahan tersebut dapat dihadapi dengan menghidupkan koperasi melalui keterlibatan semua kelompok masyarakat, termasuk salah satunya adalah kaum perempuan. Hal ini selaras dengan tema Peringatan Hari Koperasi ke-75 Tahun 2022 yaitu “Percepatan dan Perkuatan Kedaulatan Pangan dan Energi Terbarukan, melalui Peran Koperasi dan Kelompok Perempuan”.

Saat ini, ujar Bupati, di Kabupaten Sukoharjo telah berdiri 167 Koperasi Pra Keluarga Harapan (PKH) yang sebagian besar anggotanya adalah kaum perempuan. Melalui koperasi PKH ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan kaum perempuan dalam peningkatan taraf kehidupan sosial ekonomi masyarakat melalui kegiatan koperasi maupun kegiatan ekonomi lainnya.

“Selain itu, perlu saya sampaikan bahwa pada saat ini secara keseluruhan terdapat 439 koperasi di Kabupaten Sukoharjo yang terdiri dari Koperasi Produksi, Koperasi Konsumen, maupun Koperasi Simpan Pinjam baik yang konvensional maupun syariah. Sungguh ini merupakan sebuah potensi yang luar biasa apabila dapat kita berdayakan secara maksimal,” paparnya.

Bupati berharap segenap pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi yang hadir dalam upacara untuk senantiasa meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, baik kemampuan manajerial maupun kemampuan administratif. Hal itu dilakukan dengan cara mengikuti berbagai pelatihan baik yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sukoharjo maupun Lembaga Diklat lainnya, sehingga koperasi benar-benar mampu menjadi tulang punggung bagi perekonomian di Kabupaten Sukoharjo. (*)

Usai Salad Idul Adha di Masjid Agung, Bupati Serahkan Hewan Kurban

0
Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo, Etik Suryani-Agus Santosa saat menyerahkan hewan kurban usai salat Idul Adha, Minggu (10/7/2022).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Wakil Bupati Agus Santosa menjalankan salat Idul Adha 1443 H/2022 M bersama ribuan warga di Masjid Agung, Baiturrahmah, Minggu (10/7/2022). Terlihat Ketua DPRD, Wawan Pribadi dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo. Salat Idul Adha sendiri dimulai pukul 06.00 WIB.

Usai salat Idul Adha, Bupati dan Wakil Bupati lantas menyerahkan hewan kurban berupa sapi pada perwakilan organisasi Islam di Sukoharjo.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati. Dalam kesempatan tersebut, Bupati berharap sapi kurban tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik. Daging kurban dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga bermanfaat dan dagingnya dapat dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bupati. (*))

Pemkab Sukoharjo Alokasikan Rp2,1 Miliar untuk Rehab 146 RTLH

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan bantuan rehab RTLH, Jumat (8/7/2022).

SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo mengalokasikan anggaran Rp2,1 miliar untuk rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2022 ini. Program rehab RTLH sendiri rutin dilakukan setiap tahun dengan sumber biaya dari pemerintah pusat, provinsi, dan juga program CSR Bank Jateng.

Penyerahan bantuan rehab RTLH tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani di lantai 10 Gedung Menara Wijaya, Jumat (8/7/2022). Terlihat hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD, Wawan Pribadi, Sekda Widodo, dan pejabat dilingkungan Pemkab Sukoharjo.

“Dalam APBD tahun 2022 dianggarkan Rp2,1 miliar untuk rehab RTLH sebanyak 146 penerima manfaat yang berasal dari 41 desa dan kelurahan di Sukoharjo,” terang Asisten II Sekda Sukoharjo, RM Suseno Wijayanto.

Dikatakan Suseno, masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp15 juta. Bantuan peningkatan RTLH tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Bupati Sukoharjo terhadap warga kurang mampu khususnya yang rumahnya tidak layak huni.

Sedangkan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengatakan, Pemkab Sukoharjo akan terus berupaya untuk membantu rakyat khususnya dalam mengentaskan RTLH agar menjadi rumah layak huni. Terlebih lagi, jumlah RTLH di Kabupaten Sukoharjo masih cukup banyak.

“Saya harap seluruh pihak yang terlibat dalam RTLH ini benar-benar mengawasi agar bantuan tersebut sampai pada warga yang benar-benar membutuhkan dan layak menerima,” ujarnya

“Pak camat, pak lurah tulung ini benar-benar dikawal jangan sampai salah sasaran. Pemkab Sukoharjo akan terus memberikan bantuan untuk warga yang kurang mampu,” tambah Bupati. (*)

Bersama Forkopimda, Bupati dan Wakil Bupati Pantau Harga dan Stok Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Agus Santosa dan pejabat Forkopimda saat memantau harga dan stok bahan pokok masyarakat di pasar tradisional, Rabu (6/7/2022).

SUKOHARJO – Secara umum, harga-harga kebutuhan pokok masyarakat Kabupaten Sukoharjo stabil meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga menjelang hara Raya Idul Adha 1443 H/2022 M. Begitu juga dengan stok ketersediaan barang juga aman. Hal itu berdasarkan pantauan Bupati Sukoharjo, Etik Suryano di dua pasar tradisional, Rabu (6/7/2022).

Dalam pantauan tersebut, diikuti juga Wakil Bupati, Agus Santosa dan pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Terlihat hadir Kapolres AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dan Kajari, Hadi Sulanto.

Dua pasar yang jadi lokasi pantauan adalah Pasar Bekonang Kecamatan Mojolaban dan Pasar Kartasura Kecamatan Kartasura. “Dari pantaun di dua pasar, stok barang kebutuhan aman. Kalau harga secara umum stabil meski ada yang mengalami kenaikan harga,” ungkap Bupati.

Bupati mengatakan, pemantauan kebutuhan pokok pangan dilakukan untuk mengetahui secara langsung di pedagang dengan mendatangi pasar tradisional. Hasilnya, tidak ditemukan gejolak dan kebutuhan menjelang Idul Adha dipastikan aman.

“Harga relatif stabil dan stok masih tersedia. Yang naik signifikan itu bawang merah dan cabai, kalau yang lain seperti telur, bawang putih, minyak goreng normal,” ujar Bupati.

Khusus untuk harga minyak goreng curah, Bupati mengaku harganya berkisar Rp15.000 per liter. Diharapkan jika stok sudah stabil, harga miyak goreng curah bisa sesuai dengan HET, yakni Rp14.000 per liter.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan menambahkan, Polres Sukoharjo bersama penegak hukum lainnya seperti Kodim 0726 Sukoharjo selama ini rutin memantau pasar tradisional untuk melihat secara langsung distribusi kebutuhan pokok pangan. Pemantauan juga melihat stok dan harga di pedagang.

“Selama ini kami pantau bersama Polsek jajaran terkait harga dan stok bahan pokok. Tidak hanya pangan tapi juga gas dan Bahan Bakar Minyak (BBM). Distribusinya seperti apa, harganya dan stok. Hasilnya semua aman belum ada temuan pelanggaran. Mudah-mudahan tidak ada dan semua kebutuhan masyarakat terpenuhi,” papar Kapolres.

Polres Sukoharjo akan semakin mengintensifkan pemantauan termasuk melibatkan Satreskrim dan Intel. Hal ini sebagai bentuk pemantauan sekaligus penindakan terhadap pelaku pelanggaran hukum terkait kebutuhan pokok pangan. (*)

22,952FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Recent Posts