Thursday, June 11, 2026
Home Blog Page 26

Serahkan Reward Untuk Insan Olahraga, Bupati Harap Prestasi Atlet Ditingkatkan

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan reward untuk atlet, pelatih, dan tokoh olahraga, Kamis (28/12/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyerahkan reward atau penghargaan untuk insan olahraga di Kabupaten Sukoharjo. Penghargaan diserahkan dalam acara “Disporapar Sukoharjo Award 2023” di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Kamis (28/12/2023).

Dalam acara tersebut tercatat ada 123 insan olahraga di yang menerima reward dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). Insan olahraga tersebut terdiri dari atlet, pelatih, dan tokoh olahraga.

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua insan olahraga dan masyarakat yang selama ini telah bersama-sama memajukan olahraga di Kabupaten Sukoharjo khususnya, baik untuk olahraga prestasi, olahraga pendidikan, maupun olahraga masyarakat.

“Tak lupa saya ucapkan terimakasih kepada seluruh rekan-rekan Koni, NPCI, Kormi, para atlet senior dan junior, pelatih, para pembina di Induk Organisasi Cabang Olahraga, fungsionalis dan profesi-profesi pendukung olahraga dan lain-lain, dalam upaya membantu pemerintah membina, mengembangkan dan memajukan prestasi olahraga di Sukoharjo,” kata Bupati.

Bupati berpesan agar reward tersebut dijadikan sebagai semangat untuk untuk tidak berhenti berjuang dan berprestasi, mengharumkan nama Kabupaten Sukoharjo di bidang olahraga. “Saya berharap ke depan atlet dari Kabupaten Sukoharjo bisa berlaga di kancah nasional bahkan internasional sehingga prestasi semakin meningkat,” tambahnya.

Sedangkan Kepala Disporapar Sukoharjo, Setyo Aji Nugroho, mengatakan dari 123 insan olahraga yang mendapatkan reward terdiri atas 66 atlet binaan Koni, 22 atlet binaan NPCI, lima atlet binaan Kormi, 26 pelatih, dan empat orang tokoh olahraga.

Terkait nominal reward yang diberikan antara lain peraih medali emas tingkat internasional yang penyelenggaraannya di luar negeri Rp9,5 juta, emas internasional yang diselengarakan di dalam negeri Rp9 juta, perak Rp8,5 juta, perunggu Rp7,5 juta.

Peraih medali emas nasional mendapat Rp6 juta, perak Rp5 juta, dan perunggu Rp4 juta. Medali emas atlet Kormi Rp3 juta, perak Rp2,750 juta, dan perunggu Rp2,5 juta. Peraih medali emas atlet Perpaprov 2023 Rp2,5 juta. (*)

Hadiri Rakor dan Sosialisasi Pelaksanaan Pemilu 2024, Bupati: Desk Pemilu Bentuk Dukungan Pemkab

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memberikan sambutan dalam acara Rakor dan Sosialisasi Pemilu 2024 di Hotel Tosan Solo Baru, Kamis (28/12/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pelaksanaan Pemilu 2024. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Tosan Solo Baru, Kecamatan Grogol, Kamis(28/12/2023). Sejumlah pejabat Forkopimda terlihat hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa tahun 2024 adalah momen politik yang sangat penting, karena penyelenggaraan pesta demokrasi terbesar dan secara serentak dalam tahun yang sama. Pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR, DPD, DPRD, dan dilanjutkan dengan pemilihan gubernur-wakil gubernur, pemilihan bupati-wakil bupati, dan pemilihan wali kota dan wakil wali kota.

“Ini bukan pekerjaan yang mudah. Ini pekerjaan besar yang sangat menentukan masa depan bangsa kita, masa depan negara kita, dengan melibatkan jumlah pemilih yang sangat besar,” ujarnya.

Menurut Bupati, dengan pengalaman yang dimiliki dalam penyelenggaraan pemilu-pemilu sebelumnya, Sukoharjo memilikibekal pengetahuan yang cukup untuk mempersiapkan Pemilu 2024 jauh lebih baik dibandingkan pemilu-pemilu sebelumnya. Suksesnya penyelenggaraan Pemilu 2024 tidak hanya menjadi tanggungjawab dari penyelenggara pemilu saja, dalam hal ini Komisi Pemilihan umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), akan tetapi menjadi tanggung jawab bersama termasuk pemerintah dan juga masyarakat.

Salah satu bentuk dukungan pemerintah Kabupaten Sukoharjo, telah dibentuk Tim Desk Pemilihan Umum Legislatif, Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024.

“Urgensi pembentukan Desk Pemilu yaitu membantu kelancaran pelaksanaan tugas, wewenang, dan kewajiban penyelenggaraan pemilu,” kata Bupati.

Bupati juga mengatakan, bantuan dan fasilitasi yang diberikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sebagai antisipasi terjadinya hal-hal yang akan menghambat proses pentahapan Pemilu Serentak Tahun 2024 dan menjadikan Pemilu Serentak Tahun 2024 berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil; serta menekan, mengurangi, dan mencegah terjadinya pelanggaran-pelanggaran.

“Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah unsur aparatur negara yang bertugas memberi layanan kepada masyarakat secara profesional, jujur, adil, dan merata. ASN yang netral menjamin birokrasi yang kuat dan menciptakan pemilu yang berkualitas,” tambahnya. (*)

Bupati Tutup Turnamen Taekwondo Bupati Cup 2023 di GOR Bung Karno

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat penutupan Kejuaraan TaekwondoBupati Cup 2023 di GOR Bung Karno, Rabu (27/12/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menutup Kejuaraan Taekwondo Bupati Cup 2023 Antar Dojang Tingkat Pelajar se-Kabupaten Sukoharjo. Penutupan dilakukan di lokasi kejuaraan, GOR Bung Karno, Rabu (27/12/2023). Hadir dalam acara tersebut sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Saya berharap, kegiatan kejuaraan taekwondo ini dapat kembali diselenggarakan di tahun yang akan datang, sehingga dapat melahirkan atlet-atlet taekwondo yang berprestasi di Kabupaten Sukoharjo,” ujar Bupati

Bupati juga mengucapkan selamat bagi dojang yang telah berhasil mengukir prestasi pada kejuaraan tersebut dan berharap agar prestasi bisa pertahankan dan ditingkatkan di masa-masa mendatang. “Bagi dojang yang belum berhasil saya ucapkan terima kasih atas partisipasinya, tingkatkan lagi semangat untuk tetap terus berlatih, semoga pada kesempatan lainnya dapat meraih prestasi yang diinginkan,” pesannya.

Sebuah prestasi pada umumnya dan prestasi olahraga khususnya tidaklah mungkin diraih dengan cara instan, tetapi memerlukan adanya keuletan dan ketekunan dalam berlatih. Untuk itu Bupati menekankan agar pembinaan secara terprogram dan berkesinambungan terus dilakukan, tidak hanya menjelang adanya kejuaraan atau turnamen saja.

Berikut ini hasil Kejuaraan Taekwondo Bupati Cup 2023:

– Juara Umum 1 : DOJANG CENTRAL SUKOHARJO
– Juara Umum 2 : DOJANG NGUTER
– Juara Umum 3 : DOJANG MAGENTA. (*)

Hadiri Pelantikan Pengurus Koni Periode 2023-2027, Bupati Serahkan Bonus Atlet Porprov

0
Secara simbolis Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyerahkan bonus atlet peraih medali Porprov Jateng 2023, Rabu (27/12/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Agus Santosa menghadiri pelantikan Pengurus KONI Sukoharjo periode2023-2027 di Pendopo GSP, Rabu (27/12/2023). Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bonus untuk atlet Porprov Jateng 2023.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan jika Koni merupakan satu-satunya organisasi keolahragaan nasional yang berwenang dan bertanggung jawab mengelola, membina, mengembangkan, dan mengkoordinasikan setiap dan seluruh pelaksanaan kegiatan olahraga di wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk Kabupaten Sukoharjo.

Koni Bertujuan mewujudkan prestasi olahraga yang membanggakan, membangun watak, mengangkat harkat dan martabat kehormatan bangsa dalam rangka ikut serta mempererat, membina persatuan dan kesatuan bangsa, serta memperkokoh ketahanan nasional terutama di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

“Untuk itu, saya memberikan apresiasi atas penyelenggaran kegiatan ini, saya berharap kepada Pengurus Koni Masa Bhakti 2023-2027 yang baru saja dilantik, untuk segera berkoordinasi dan menyusun langkah-langkah strategis dan program kerja, guna mewujudkan tujuan dan harapan organisasi, dan menjadi organisasi yang solid, kreatif dan inovatif, dalam memajukan prestasi olahraga di Kabupaten Sukoharjo,” ujarnya.

Disisi lain, Bupati juga mengucapkan selamat dan terima kasih kepada atlet dan pelatih yang telah berhasil mengukir prestasi dan keluar sebagai juara. Kedepan, Bupati berharap agar prestasi tersebut dipertahankan dan ditingkatkan. (*)

Bupati Panen Sayur di Demplot KWT Kenanga Kelurahan Sukoharjo

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani panen sayur di demplot KWT Kenanga Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Rabu (27/12/2023).

SUKOHARJO – Demplot Kelompk Wanita Tani (KWT) Kenanga di Dukuh Menjing, Kelurahan Sukoharjo didatangi Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Rabu (27/12/2023). Dalam kesempatan itu, Bupati melakukan panen sayur di demplot milik KTW Kenanga.

Dalam kesempatan itu Bupati mengatakan, KWT merupakan kelompok perempuan yang terlibat secara langsung dalam usaha pertanian, baik sebagai petani maupun sebagai pekerja. KWT tidak hanya berperan dalam kegiatan produksi, tetapi juga berfungsi sebagai pemegang peranan penting dalam pengelolaan sumber daya alam, mengatur pemasaran produk pertanian, serta mengakses kegiatan edukasi dan pelatihan dalam bidang pertanian.

“Saya harap KWT ini tidak kalah dengan petani laki-laki untuk membuka akses bagi mereka agar dapat menerima pengetahuan yang sama terkait metode pertanian modern, manajemen usaha dan teknologi pertanian yang lebih efisien. Dengan begitu KWT dapat meningkatkan produksi pertanian dan memperoleh pendapatan yang lebih baik,” kata Bupati.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada KWT atas kerja kerasnya dalam pemanfaatan pekarangan baik dengan budidaya sayuran, buah-buahan, toga dan ternak sehingga bisa mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga untuk mendukung hidup sehat, aktif dan produktif.

“Saya berharap, KWT juga berperan dalam penanganan dan pencegahan stunting. Bentuk partisipasi dapat berupa pemberian sayuran hasil panen KWT atau memberikan makanan yang sudah diolah kepada keluarga stunting,” ujarnya

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan hibah rumah pangan B2SA kepada tiga KWT masing-masing Rp30 juta.

Sedangkan Plt Kepala Dinas Pangan Sukoharjo, Iwan Setiyono, menambahkan keberadaab KWT bertujuan untuk meningkatkan ekonomi keluarga dengan memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran, beternak, dan lainnya.

Dalam kesempatan itu Iwan juga menyampaikan terkait wacana pengambangan usaha KWT tidak hanya fokus pada sayuran saja. “Ke depan seandainya disetujui KWT bisa mengembangkan usaha ke hasil tanaman keras seperti jambu, durian, dan lainnya,” ujarnya. (*)

Bersama Forkopimda, Bupati Pantau Gereja dan Pospam Nataru

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menyambangi pelaksanaan ibadah malam natal di sejumlah gereja dan pengecekan Pospam Nataru, Minggu (25/12/2023) malam.

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama pejabat Forkopimda melakukan pengecekan pelaksaanan ibadah malam Natal dan juga pengecekan pos pengamanan (Pospam) Nataru. Pantauan dilakukan pada Minggu (25/12/2023) malam dimana dalam kesempatan itu Bupati dan rombongan mendatangi sejumlah gereja.

Pantauan perayaan malam Natal dilakukan di Gereja Hati Kudus Yesus Sukoharjo, Gereja Kristus Raja Solo Baru, dan Gereja Santa Maria Kartasura. Sedangkan pospam yang dipantau masing-masing di simpang lima, bundaran Pandawa Solo Baru, dan bundaran Kartasura.

“Jadi, secara umum pelaksanaan ibadah malam Natal di Kabupaten Sukoharjo berjalan lancar dan aman. Tadi menyambangi tiga gereja yang melaksanakan ibadah,” ujar kata Bupati.

Sedangkan terkait Pospam, Bupati mengatakan didirikan dalam rangka pengamanan Nataru secara keseluruhan. Bupati berharap dengan adanya Pospam tersebut pengalaman selama libur Nataru di Kabupaten Sukoharjo bisa berjalan optimal.

Sedangkan Kapolres AKBP Sigit menyampaikan, pengamanan Nataru tergabung dalam Operasi Lilin Candi 2023 yang akan berlangsung selama 12 hari, dimulai dari 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024 mendatang.

Untuk setiap Pospam sendiri, lanjut Kapolres, nantinya ada tiga shift yang dijalankan selama 12 hari operasi tersebut.

Disinggung soal pengamanan gereja selama perayaan Natal ini, Kapolres mengatakan semua gereja yang menggelar ibadah dilakukan pengamanan. Bahkan, petugas juga melakukan sterilisasi gereja dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Prinsipnya, Polri bersinergi dengan TNI dan dibantu dengan elemen terkait siap mengamankan Nataru ini,” tegasnya. (*)

Bupati Hadiri Pengajian An Nisa’ Kecamatan Baki

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Pengajian An Nisa' di Kecamatan Baki, Minggu (24/12/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri Pengajian An Nisa’ Kecamatan Baki, Minggu (24/12/2023). Dalam kesempatan itu, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terlihat mendampingi Bupati.

“Mengawali sambutan ini, terlebih dahulu saya atas nama pribadi dan Pemkab Sukoharjo mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pengurus Pengajian An Nisa’ Kecamatan Baki dan semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan pengajian ini,” ujar Bupati.

Bupati melanjutkan, masyarakat perlu menyadari jika pembangunan tidak hanya sebatas pada pembangunan fisik semata, tetapi harus diimbangi dengan pembangunan mental spiritual. Dengan demikian pembangunan akan lebih bermakna karena akan mensejahterakan masyarakat lahir dan bathin.

“Salah satu upaya pembangunan mental spiritual adalah dengan pengajian seperti ini. Saya berharap, mudah-mudahan dengan pengajian seperti ini akan terus terjalin hubungan yang sinergis antara pemerintah, ulama dan umaro di Kabupaten Sukoharjo,” katanya.

Bupati juga mengajak kepada hadirin dan seluruh masyarakat Kabupaten Sukoharjo untuk terus menjalin persatuan dan kesatuan, Ukhuwah Islamiyah, kebersamaan dan kegotong-royongan. “Marilah kita buang jauh segala perbedaan, marilah kita bersama-sama membangun Kabupaten Sukoharjo menuju Sukoharjo yang lebih Makmur lagi, toleran dan bermartabat. Mudah-mudahan kita semua dapat mewujudkan apa yang menjadi harapan dan tujuan kita semua,” tambah Bupati. (*)

Berawal dari Curhatan Warga di Pasar Bekonang, Bupati Sukoharjo Kirim Bantuan Air Bersih ke Desa Joho

0

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengirimkan bantuan air bersih ke Desa Joho kecamatam Mojolaban.

Sebanyak dua tangki dikirimkan ke desa tersebut untuk kebutuhan warga. Dalam kesempatan tersebut, Etik menceritakan awal mulanya mengirimkan bantuan air bersih ke Desa Joho.

“Awalnya saya itu sidak ke Pasar Bekonang, di sana bertemu dengan bu Juariah menceritakan di tempatnya kesulitan air bersih. Dari situ saya hari ini bersama PDAM dan BPBD datang membawa dua tangki air bersih untuk warga,” ungkap bupati.

Bupati berharap, air bersih tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan warga sehingga bisa tercukupi.

Seandainya masih kurang, lanjut bupati, warga dipersilahkan untuk kembali mengajukan bantuan. Alurnya, laporan ke desa nanti akan diteruskan ke PDAM.

“Panjenangan di sini ada pak lurah, ada pak camat, matur saja kalau ada kekurangan dan kebutuhan lain. Pasti nanti akan sampai di tempat kami dan insyaalloh apa yang panjenengan harapkan kami bantu wujudkan,” imbuhnya.

“Tadi saya mendapat informasi bahwa nantinya di daerah sini ada 6-7 titik untuk saluran air dari PDAM. Nah di Joho ini nanti akan dilewati, jadi ke depan kalau itu sudah jadi panjenengan semua tidak kesusahan mendapat air bersih.”

Untuk proses pemasangan meteran sampai air nanti mengalir warga tidak akan dibebani biaya. Hanya saja, warga diwajibkan membayar ardministrasi sebesar Rp 100 ribu.

Bupati Sukoharjo Hj Etik Suryani SE MM mengirimkan bantuan air bersih bagi warga Desa Joho, Kecamatan Mojolaban.

“Kalau pajak ya bayar seperti biasa, karena kebutuhan air masing-masing warga kan berbeda,” ungkapnya.

Selain mendapat curhatan tentang air bersih, bupati juga menceritakan bahwa ada warga yang rumahnya tidak layak.

Karena itu bupati minta segea diajukan untuk mendapatkan bantuan rehap rumah. Setelah data tersebut masuk, tim akan melakukan survey, jika memang layak untuk menerima bantuan, pasti akan mendapat bantuan.

“Pokoknya kalau ada kesusahan silahkan sampaikan ke kami melalui pak lurah atau pak camat, tidak perlu bingung,” tandas bupati. **

Hadiri HUT Ke-24 DWP, Bupati: Perempuan Punya Peran Penting Dalam Pembangunan

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menghadiri Peringatan HUT Ke-24 Dharma Wanita Persatuan (DWP) di Lantai 10 Gedung Menara Wijaya, Jumat (22/12/12023).

SUKOHARJI – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menghadiri acara Peringatan HUT Ke-24 Dharma Wanita Persatuan (DWP). Kegiatan dilakukan di Lantai 10 Gedung Menara Wijaya, Jumat (22/12/12023). Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati, Agus Santosa, Sekda Widodo, dan pejabat Pemkab lainnya.

Bupati menyampaikan, perempuan dapat menjadi aktor strategis di dalam pembangunan menuju kehidupan masyarakat Indonesia menjadi lebih baik dan sejahtera. Dalam konteks pembangunan, pengarusutamaan gender, dan pemberdayaan perempuan begitu erat kaitannya dengan memperbaiki kualitas generasi penerus bangsa. Mengingat, perempuan adalah pendidik pertama di dalam keluarga.

“Pemberdayaan perempuan dalam pembangunan berkelanjutan adalah upaya meningkatkan kemampuan perempuan untuk memperoleh akses, partisipasi, kontrol dan manfaat dalam pembangunan berkelanjutan. Maka, program pemberdayaan perempuan diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup khususnya kaum perempuan dan peran sertanya yang aktif di masyarakat,” ujarnya.

Bupati melanjutkan, menyadari pentingnya peran perempuan dalam pembangunan, pemerintah telah membidik empat sektor utama yakni di bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta terkait pencegahan kekerasan. Di samping itu, langkah strategis disiapkan untuk mengatasi isu pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, sekaligus mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG’s), terutama tujuan kesetaraan gender.

Bupati juga memberikan ucapan kepada jajaran Dharma Wanita Persatuan Sukoharjo atas prestasinya, meraih penghargaan Unsur Pelaksana Tergiat Ke-2 DWP Kabupaten/ Kota Tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Saya berharap, seluruh jajaran Dharma Wanita Persatuan Sukoharjo dapat menjadi pelopor pembawa perubahan, pelopor peningkatan kualitas hidup bagi keluarga dan lingkungan untuk perubahan ke arah yang lebih baik sehingga dapat mewujudkan diri sebagai center of excellence,” tambahnya. (*)

Berkebaya, Bupati Pimpin Upacara Peringatan Hari Ibu Ke-95 2023

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ibu 2023, Jumat (22/12/2023).

SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo menggelar Upacara Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-95 Tahun 2023. Upacara digelar di halaman Setda Pemkab Sukoharjo. Dalam kesempatan itu, Bupati terlihat mengenakan kebaya warna putih.

“Mengawali sambutan ini, saya atas nama pribadi, dan Pemkab Sukoharjo mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan pada 19 Desember 2023 yang lalu, Kabupaten Sukoharjo berhasil meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dengan Tingkat Madya dari Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Dengan penghargaan itu diharapkan dapat memberikan motivasi bagi semuanya untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Kabupaten Sukoharjo.

Selanjutnya, saat membacakan sambutan dari Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dalam Peringatan Hari Ibu Ke-95 Tahun 2023, menyampaikan PHI dirayakan oleh seluruh masyarakat Indonesia baik di dalam maupun luar negeri setiap tanggal 22 Desember. PHI bagi bangsa Indonesia bukanlah “mother’s day” karena PHI didasari oleh momentum diselenggarakannya Kongres Perempuan Pertama pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

“Momentum bersejarah ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Ibu oleh Presiden Soekarno melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-Hari Nasional yang Bukan Hari Libur,”ujarnya.

Menurutnya, PHI di Indonesia esensinya bukan hanya untuk mengapresiasi jasa besar ibu, yang tentunya juga sungguh istimewa, namun lebih dari itu, untuk mengapresiasi seluruh perempuan Indonesia, atas peran, dedikasi, serta kontribusinya bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

Diperingatinya Hari Ibu setiap tahunnya diharapkan dapat menjadi daya ungkit untuk mendorong semua pemangku kepentingan dan masyarakat luas, agar memberikan perhatian dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. PHI mengingatkan kita semua bahwa keadilan, kesejahteraan dan perdamaian yang kita dambakan tidak akan pernah tercapai tanpa peran serta perempuan.

Dengan mempertimbangkan kondisi dan isu-isu prioritas hingga saat ini, PHI ke- 95 Tahun 2023 masih mengangkat tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”, dengan sub tema yang disesuaikan pada tahun berjalan dan saling terkait untuk membingkai semangat dan pergerakan perempuan.

Pengambilan tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”, didasari oleh situasi dan kondisi di masyarakat saat ini, manakala persoalan kekerasan terhadap perempuan, kesenjangan akses ekonomi perempuan, dan keterwakilan perempuan dalam pengambilan keputusan masih sangat tertinggal dibandingkan laki-laki. Namun di sisi lain, telah banyak bukti besarnya peran dan kontribusi perempuan dalam pembangunan.

“Di Indonesia, telah banyak kaum perempuan yang memiliki peran dan posisi strategis yang awalnya terkesan mustahil dilakukan perempuan. Hal ini membuktikan bahwa perempuan, apabila diberi peluang dan kesempatan, mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara mandiri. Perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara juga mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of change),” ujar Bupati saat membacakan sambutan. (*)

Pemkab Sukoharjo Tingkatkan Kualitas Permukiman Kumuh Secara Bertahap

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat meresmikan program peningkatan kualitas permukiman kumuh di Desa Ngrombo, Baki, Kamis(21/12/2023).

SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo secara bertahap melakukan peningkatan kualitas permukiman kumuh. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan bantuan hibah kepada Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM). Seperti yang diberikan kepada Dukuh Sengon, Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol dan Dukuh Pundung Kidul, Desa Ngrombo, Kecamatan Baki yang diresmikan Bupati Etik Suryani, Kamis (21/12/2023).

Bupati menyampaikan, permukiman kumuh merupakan permukiman yang tidak layak huni karena ketidakteraturan bangunan, tingkat kepadatan bangunan yang tinggi dan kualitas bengunan serta sarana dan prasarana yang tidak memenuhi syarat. Mengingat permasalahan permukiman yang sangat komplek, pencegahan tumbuh dan berkembangnya permukiman kumuh memerlukan kolaborasi antara beberapa pihak.

“Kolabotrasi itu antara pihak pemerintah, mulai dari pemerintah pusat sampai dengan pemerintah desa/ kelurahan, pihak swasta, pihak masyarakat, dan pihak terkait lainnya,” ujar Bupati.

Menurutnyaa, salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Sukoharjo dalam meningkatkan kualitas permukiman kumuh menjadi permukiman layak huni antara lain adalah dengan memberikan bantuan Belanja Hibah. Sepeti yang diberikan kepada Dukuh Sengon RT.01 RW.11 Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol dan Dukuh Pundung Kidul, Desa Ngrombo, Baki.

Dana hibah digunakan untuk pembangunan saluran drainase dan pengadaan Alat Pemadam Api Berat (APAB), Pengadaan Bak/tempat sampah 3R (reduce, reuse, recycle), dan pembangunan jalan lingkungan.

“Semoga sarana dan prasarana yang telah dibangun dan diadakan dapat mengurangi permasalahan permukiman kumuh yang ada yaitu terjadinya genangan air hujan, ketidaktersediaan saluran drainase, ketidaktersediaan sarana proteksi kebakaran, kondisi pengelolaan persampahan yang tidak sesuai dengan persyaratan dan standar teknis, serta kualitas permukaan jalan lingkungan yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis,” kata Bupati.

Sedangkan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Sukoharjo, Lanjar Budi Wahono, menyampaikan peningkatan kualitas permukiman kumuh mendukung capaian indikator kinerja utama DPKP pada RPJMD Tahun 2021-2026. “Mendukung pencapaian indikator karena akan mengurangi luasan permukiman kumuh di Sukoharjo,” ujarnya.

Lanjar menyampaikan, bantuan hibah untuk peningkatan kualitas permukiman kumuh di Desa Langenharjo dan Desa Ngrombo masing-masing Rp90 juta. (*)

Bersama TPID, Bupati Pantau Harga di Pasar Tradisional Jelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat melakukan pantauan harga jelang Nataru di pasar tradisional, Rabu (20/12/2023).

SUKOHARJO – Bupati Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan pantauan harga kebutuhan pokok, Rabu (20/12/2023). Pantauan dilakukan menhhadapi libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) di pasar tradisional, yakni Pasar Bekonang, Kecamatan Mojolaban dan Pasar Kartasura, Kecamatan Kartasura.

“Bersama TPID, hari ini melakukan pantauan harga jelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2023. Alhamdullilah dari pantauan di Pasar Bekonang, dan Pasar Kartasura tidak ada kenaikan harga signifikan,” papar Bupati.

Menurutnya, harga sejumlah kebutuhan relatif stabil meski ada komoditas yang mengalami kenaikan harga. Seperti harga cabai yang sempat naik mendekati Rp100 ribu per kilogram (kg) sudah turun di kisaran Rp80 ribu per kg. Harga bawang merah, bawah putih, telur, beras dan lainnya juga cenderung stabil.

“Untuk pasokan juga tidak ada masakah sehingga stok kebutuhan pokok masyarakat menghadapi Nataru ini aman,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopumdag) Sukoharjo, Iwan Setiyono, menyampaikan pantauan harga dan stok kebutuhan pokok pangan menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 rutin digelar.

“Secara umum harga di pasaran masih stabil meski ada yang mengalami kenaikan. Sedangkan stok barang masih aman dan distribusi lancar,” ujarnya.

Hasil pantauan diketahui perkembangan harga kebutuhan pokok pangan beras IR 64 premium naik Rp 500 per kg dari Rp13.500 per kg menjadi Rp14.000 per kg. Beeras IR 64 medium naik Rp500 per kg dari Rp12.500 per kg menjadi Rp13.000 per kg.

Untuk gula pasir Rp17.000 per kg, minyak goreng curah Rp14.400 per liter, minyak goreng kemasan premium Rp17.000 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp15.000 per liter, daging ayam turun Rp1.000 per kg dari sebelumnya Rp33.000 per kg menjadi Rp32.000 per kg.

Sedangkan telur ayam Rp26.000 per kg, cabai merah besar teropong turun Rp12.000 per kg dari sebelumnya Rp70.000 per kg menjadi Rp58.000 per kg, cabai merah keriting turun Rp16.000 per kg dari sebelumnya Rp73.000 per kg menjadi Rp57.000 per kg, cabai rawit merah turun Rp13.000 dari sebelumnya Rp90.000 per kg menjadi Rp77.000 per kg, dan cabai rawit hijau Rp50.000 per kg.

Begitu juga untuk harga bawang merah jugastabil Rp31.000 per kg, bawang putih jenis sin chung Rp32.000 per kg bawang putih kating Rp36.000 per kg, dan bawang bombay Rp29.000 per kg. (*)

Bantuan Percepatan Penanganan Kemiskinan Bank Jateng Sukoharjo, Simbolis Diserahkan Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat penyerahan simbolis Program Percepatan Penanganan Kemiskinan Bank Jateng, Selasa (19/12/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyerahkan secara simbolis program “Corporate Social Responsibility” (CSR) Bank Jateng Sukoharjo yang diwujudkan dalam Program Percepatan Penanganan Kemiskinan (PPPK) di Kabupaten Sukoharjo. Penyerahan bantuan dilakukan di Gedung Menara Wijaya Lantai 10, Selasa (19/12/2023).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan apresiasi kepada Bank Jateng Sukoharjo yang telah menyalurkan anggaran CSR untuk Program Percepatan Penanganan Kemiskinan. Menurut Bupati, salah satu ukuran yang dipakai untuk melihat seberapa jauh tingkat kemakmuran/kesejahteraannya, adalah dari angka kemiskinannya.

“Data BPS tahun 2022, menunjukkan angka kemiskinan di Sukoharjo 2022 sebesar 7,61% turun 0,60% dari tahun 2021 sebesar 8,21%,” kata Bupati.

Menurutnya, CSR Bank Jateng tersebut merupakan bentuk kepedulian dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) dalam rangka mendukung percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2023 Non APBD.

“Melalui program ini, saya harap mampu mendorong percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah khususnya di Kabupaten Sukoharjo, serta dapat meningkatkan ketangguhan para penerima bantuan untuk keluar dari kondisi kemiskinan,” tambahnya.

Sedangkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Sukoharjo, Richard Tri Handoko mengatakan, program PPPK Bank Jateng dilaksanakan oleh empat OPD.

“Total anggaran CSR dalam Program Percepatan Penanganan Kemiskinan dari Bank Jateng Sukoharjo mencapai Rp2,622 miliar,” ujar Richard.

Menurutnya, anggaran tersebut masing-masing digunakan untuk rehab RTLH 100 unit masing-masing Rp15 juta (Rp1,5 miliar) melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukinan, pengadaan sumur dalam di Desa Kedungjambal dan Desa Watubonang Kecamatan Tawangsari, serta Desa Kemasan Kecamatan Polokarto sebesar Rp480 juta melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), pengadaan toren air dan pralonisasi jaringan air bersih Dukuh Temuwuh RT 02/01 Desa Watubonang, Kecamatan Tawangsari Rp25 juta melalui DPUPR.

Kemudian Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) bagi kader KB dalam rangka pencegahan stunting sebesar Rp125 juta melalui pada Dinas PPKBP3A, dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebanyak 289 Balita Stunting dan 75 ibu hamil kurang energi kronik sebesar Rp491 juta melalui Dinas Kesehatan. (*)

Bupati Pimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-75

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-75, Senin (19/12/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-75 tahun 2023. Upacara digelar di halaman Setda Pemkab Sukoharjo, Selasa (19/12/2023). Terlihat hadir mengikuti upacara pejabat Forkopimda dan juga Wakil Bupati, Agus Santosa.

“Mengawali sambutan ini, saya atas nama pribadi, dan Pemkab Sukoharjo mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada panitia dan semua pihak, atas penyelenggaraan kegiatan pada pagi hari ini,” ujar Bupati.

Selanjutnya, Bupati membacakan sambutan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), yang menyampaikan tantangan ke depan semakin tidak terduga. Tantangan bukan hanya menghadapi ancaman fisik, tetapi juga ancaman yang tak kasat mata. Pandemi, konflik global, revolusi teknologi, hingga krisis iklim telah membawa dampak dan risiko ketahanan negara.

“Kita harus memiliki jiwa Bela Negara sebagai pilar utama yang menjadikan kita tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi yang tidak menentu. Semangat Bela Negara bukan hanya tanggung jawab aparat pertahanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Ini adalah tugas kita bersama dalam menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap Bupati saat membacakan sambutan Presiden Jokowi.

Menurutnya, Bela Negara di Indonesia bukan hanya terkait pada aspek militer tetapi harus lebih luas lagi, merangkul semua lapisan masyarakat dalam kehidupan sehari- hari. Setiap tindakan, sekecil apapun, yang dilandasi cinta kepada bangsa dan negara, cinta kepada Pancasila dan NKRI adalah wujud konkrit Bela Negara.

Pada Peringatan Hari Bela Negara ke-75 Tahun 2023 ini, Presiden Jokowi mengajak masyarakat Indonesia untuk mengobarkan semangat Bela Negara dan meningkatkan rasa cinta tanah air. (*)

Bupati Simbolis Serahkan Bantuan Rehab RTLH Untuk 190 Penerima

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan bantuan rehab RTLH, Senin (18/12/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada 190 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Simbolisasi penyerahan bantuan dilakukan di Lantai 10 Menara Wijaya, Senin (18/12/2023). Bantuan ini dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Jawa Tengah dan CSR Bank Jateng tahun 2023.

Bupati Etik Suryani mengatakan, pemberian bantuan rehab RTLH adalah bentuk nyata Pemkab Sukoharjo peduli terhadap kondisi masyarakat, utamanya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), agar dapat membangun rumahnya dan dapat menempati rumah yang layak huni dan nyaman.

“Program rehab RTLH yang berasal dari sumber Pemprov Jateng dan CSR Bank Jateng ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui perbaikan tempat tinggal,” kata Bupati.

Menurutnya, dari 190 penerima, terdiri atas 90 MBR penerima bantuan dari Pemprov Jateng masing-masing menerima Rp20 juta dan yang 100 orang penerima bantuan Bank Jateng menerima masing-masing Rp15 juta.

“Saya berpesan kepada para penerima bantuan, agar bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan rumah yang telah diperbaiki dari penggunaan dana tersebut, agar dipelihara dengan baik sehingga bisa dijadikan tempat tinggal yang nyaman dan layak,” ujar Bupati.

Sedangkan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Sukoharjo, Lanjar Budi Wahono, menyampaikan jika bantuan tersebut sudah direalisasikan dan secara simbolis baru dilaksanakan hari ini. Menurutnya, tahun ini Sukoharjo menerima bantuan rehab RTLH dari berbagai sumber seperti pemerintah pusat, provinsi, CSR Bank Jateng, Baznas, dan lainnya.

“Khusus yang Bankeu Pemprov Jateng ada 90 MBR yang menerima bantuan dan dari CSR Bank Jateng ada 100 MBR yang tersebar di 12 kecamatan,” ujarnya.

Lanjar mengatakan, selama tahun 2023 ini total ada 1.661 unit RTLH yang mendapat bantuan rehab dan masih tersisa 8.275 unit RTLH yang belum tertangani. “Untuk itu, setiap tahun Pemkab Sukoharjo selalu mengalokasikan dana untuk rehab, termasuk yang dibiaayi pusat, provinsi, dan lainnya,” ujarnya. (*)

22,952FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Recent Posts