Wednesday, June 10, 2026
Home Blog Page 38

Bersama Baznas, Bupati Serahkan Bantuan rehab Rumah Untuk Korban Kebakaran

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menyerahkan bantuan rehab rumah korban kebakaran di Desa Pundungrejo, Tawangsari, Senin (26/6/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyerahkan bantuan rehab rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk dua korban kebakaran. Penyerahan bantuan dilakukan di Kecamatan Tawangari dan Kecamatan Sukoharjo, Senin (26/6/2023).

Bantuan pertama diberikan kepada Bambang Suprapto, warga Dukuh Banaran RT 04/07, Desa Pundungrejo, Kecamatan Tawangsari. Untuk bantuan kedua diberikan kepada Sriyono, warga Dukuh Tegalrejo RT 03/08, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sukoharjo.

Bupati dan rombongan pertama kali mendatangi rumah Bambang di Pundungrejo. Begitu tiba, Bupati langsung melihat-lihat kondisi rumah yang sudah terbakar. Terlihat puing-puing kayu yang hangus berserakan di sekitar rumah.

“Semoga bantuan dari Baznas ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk memperbaiki rumah,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyempatkan diri menemui warga yang terlihat bergerombol di sekitar lokasi. Warga terlihat meminta foto bersama Bupati dan kesempatan itu digunakan oleh Etik untuk membagi-bagikan alat tulis kepada anak-anak yang ada.

Penerima bantuan Bambang Suprapto mengaku senang dan bersyukur karena mendapatkan bantuan dari Bupati melalui Baznas. “Alhamdullilah didatangi Bupati bersama Baznas untuk memberikan bantuan. Terima kasih kepada Bupati yang telah peduli,” ujarnya.

Hal sama juga dilakukan oleh Bupati saat mendatangi rumah Sriyono di Kelurahan Dukuh. Rumah korban sendiri terlihat sudah mulai diperbaiki, meski masih banyak kusen dari kayu yang belum diganti dan terlihat hangus.

Bupati juga sempat berdialog dengan korban menderita luka bakar di bagian kaki kirinya. “Saya harap bantuan bisa segera dimanfaatkan sehingga rumah bisa kembali layak untuk ditempati,” ujarnya.

Usai penyerahan bantuan, Bupati pun menyempatkan diri foto bersama warga dan juga membagikan alat tulis pada anak-anak yang ada di lokasi.

“Sekali lagi semoga rumah yang terbakar bisa kembali dibangun dan kembali layak huni,” tambah Bupati. (*)

Bupati Buka Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Polokarto

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat acara Gerakan Pangan Murah di hala,an Kantor Kecamatan Polokarto, Senin (26/6/2023).

SUKOHARJO – Gerakan Pangan Murah (GPM) masih diandalkan Pemkab Sukoharjo untuk memenuhi kebutuhan pokok pangan dengan harga murah kepada masyarakat. Kegiatan dilakukan sampai menyasar di wilayah pinggiran sebagai bentuk pemerataan. Pemenuhan dilakukan termasuk dalam menghadapi Hari Raya Idul Adha 2023. Kali ini, GOM digelar di Kecamatan Polokarto dan dibuka Bupati Etik Suryani.

“GPM sangat efektif dan mampu diandalkan Pemkab Sukoharjo dalam memenuhi kebutuhan pokok pangan untuk masyarakat. Sebab barang yang dijual tersebut memiliki harga lebih murah dibandingkan dipasaran. Penyediaan barang berupa bahan kebutuhan pokok pangan dilakukan dengan melibatkan sejumlah pihak seperti Bulog, petani, peternak, kelompok wanita tani (KWT) dan lainnya,” ujar Bupati.

Menurutnya, GPM juga menjadi jaminan masyarakat bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok pangan tanpa khawatir kehabisan. Sebab pemenuhan sepenuhnya sudah dijamin pemerintah melalui Bulog Surakarta.

“Saya lihat tadi animo masyarakat sangat tinggi. Pemkab Sukoharjo masih mengandalkan GPM ini untuk memenuhi kebutuhan pokok pangan masyarakat. Barang melimpah dan harga murah,” ujarnya.

Bupati menambahkan, Pemkab Sukoharjo masih akan melakukan GPM secara merata baik ditengah kota maupun di wilayah pinggiran. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pemerataan dan mempermudah akses bagi warga saat membeli bahan kebutuhan pokok pangan.

Sedangkan Plt Kepala Dinas Pangan Sukoharjo, Kepala Iwan Setiyono, mengatakan, program gerakan pangan murah masih diandalkan Pemkab Sukoharjo dalam menjamin memenuhi kebutuhan pokok pangan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga dipasaran. Program sudah berjalan cukup lama dan masih berlanjut sampai sekarang.

Menjelang Hari Raya Idul Adha dikhawatirkan terjadi masalah seperti keterlambatan pengiriman bahan pokok pangan dan berdampak pada kenaikan harga dipasaran. Selain itu juga terkait kemungkinan meningkatnya permintaan masyarakat yang juga berdampak pada kenaikan harga.

“Gerakan pangan murah rutin sudah digelar setiap hari Jumat di halaman kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) Sukoharjo. Selanjutnya juga dilakukan di tingkat kecamatan untuk lebih memudahkan masyarakat menjangkau kebutuhan pokok pangan yang kami sediakan,” ujarnya. (*)

Gowes Jumat Pagi, Lintasi Alaska, Bupati Sapa Warga Kecamatan Polokarto

0
Agenda Gowes Jumat Pagi Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat melintas di alas karet (Alaska) Kecamatan Polokarto, Jumat (23/6/2023).

SUKOHARJO – Agenda Gowes Jumat Pagi Bupati Sukoharjo, Etik Suryani kali ini berpindah ke Kecamatan Polokarto. Gowes mengambil start dari Balaidesa Kemasan dan finih di Balaidesa Bulu. Jarak tempuh gowes kali ini sekitar 8 kilometer dan melewati alas karet (alaska).

Bupati juga mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar gowes semata. Pasalnya, dirinya sekaligus melihat kiri kanan, memantau kondisi seperti jalan rusak, dan lainnya.

“Melihat-lihat kondisi sekitar dan sekaligus memberikan solusi jiga memang membutuhkan solusi dari pemerintah. Rutenya menarik karena melewati alaska,” kata Bupati.

Terkait agenda gowes tersebut, Plt Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Pemkab Sukoharjo, Budi Santoso menyampaikan bahwa agenda tersebut dibuat rutin setiap dua minggu sekali.

“Dulu berawal dari agenda gowes di kompleks Kantor Setda Sukoharjo yang kemudian dibuat keliling di semua kecamatan,” ujarnya. (*)

Bupati Dampingi Ketua DPR RI Puan Maharani Tinjau Imunisasi IPV-2 di Sukoharjo

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mendampingi Ketua DPR RI, Puan Maharani, Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat meninjau Imunisasi IPV-2 di Balaidesa Gumpang, Kartasura, Rabu (21/6/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mendampingi Ketua DPR RI, Puan Maharani melakukan peninjauan pencanangan Imunisasi Inactivated Polio Virus Vaccine (IPV-2) di Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, Rabu (21/6/2023) sore.

Terlihat hadir Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dan pejabat lainnya. Kegiatan serupa juga dilakukan di Kabupaten Klaten sebelumnya.

Acara pencanangan Imunisasi IPV-2 sendiri digelar di Balai Desa Gumpang. Saat tiba di Balai Desa, Puan Maharani bersama Menkes dan Gubernur Jateng langsung meninjau pelaksanaan imunisasi IPV-2. Kedatangan Puan Maharani sendiri mendapat sambutan meriah masyarakat yang hadir dalam acara.

“Kegiatan ini merupakan lanjutan tournya setelah di Kabupaten Klaten dimana untuk pencanangan Imunisasi Inactivated Polio Virus Vaccine (IPV-2) secara Nasional,” ujarnya.

“Setelah dari Klaten kami langsung kesini (Sukoharjo) untuk melihat pencanangan Imunisasi Inactivated Polio Virus Vaccine (IPV-2) secara Nasional, dengan mentri Kesehatan,” sambung Puan.

Menurutnya, pencanangan Imunisasi IPV-2 di Jawa Tengah (Jateng) merupakan tempat pencanangan pertama yang digelar di Klaten dan dilanjutkan di Sukoharjo.

Imunisasi IPV-2 sendiri akan dilaksanakan secara bertahap secara nasional. Imunisasi polio sangat penting untuk mencegah bayi atau anak terkena polisi. Terlebuh lagi, selama ini dalam satu tahun angka kelahiran bayi mencapai 4,6 juta hingga 5 juta bayi. (*)

Bupati Pimpin Apel Ketua Satkamling Persiapan Tahapan Pemilu 2024

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat memimpin apel ketua satkamling, Rabu (21/6/2023)>

SUKOHARJO – Dalam upaya melibatkan masyarakat menjaga keamanan lingkungaN selama tahapan pemilu 2024, Polres Sukoharjo menggelar Apel Ketua Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di halaman Setda Pemkab Sukoharjo, Rabu (21/6/2023).

Apel sendiri dipimpin Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, yang didampingi Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit, dan Dandim 0726 Sukoharjo, yang diwakili Kasdim Mayor Inf Mokchklisin. Saat membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Bupati menyampaikan, apel yang dilaksanakan tersebut merupakan salah satu upaya Polri untuk mempercepat Revitalisasi Satkamling.

“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan semangat dan mengoptimalisasikan peran awak Satkamling dalam mengemban fungsi kepolisian terbatas guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat secara swakarsa,” ujar Bupati.

Menurutnya, Polri terus mengembangkan potensi masyarakat melalui pengamanan swakarsa sebagai upaya memperkuat sistem keamanan lingkungan. Salah satu bentuk pengamanan swakarsa yang berada di bawah pembinaan Polri adalah Satuan Keamanan Lingkungan atau Satkamling.

Satkamling adalah garda terdepan di setiap lingkungan RT/RW pada Kelurahan/Desa. Oleh karena itu, kehadirannya diharapkan mampu menjadi “early warning” potensi kejahatan dan dapat melakukan tindakan pencegahan secara cepat sebagai bagian dari pemolisian yang prediktif.

“Oleh karena itu, solidaritas warga adalah kunci utama kesuksesan penyelenggaraan Satkamling,” lanjut Bupati.

“Kita harus mendukung penyelenggaraan pesta demokrasi, karena keberhasilan ini akan menjadi lompatan besar bagi Indonesia untuk mewujudkan demokrasi yang mapan dalam menyongsong Visi Indonesia Emas yang kita cita-citakan bersama,” tambahnya.

Sedangkan Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit, mengatakan, dengan Apel Ketua Satkamling ini, Polri juga akan melaksanakan kegiatan peningkatan kemampuan para Awak Satkamling melalui pelatihan, antara lain penjagaan dan patroli lingkungan, perbantuan dalam menyelesaikan masalah warga, serta tindakan lain demi keselamatan masyarakat.

“Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis dan taktis operasional di lapangan, sehingga penyelenggaraan Satkamling dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya. (*)

Sebanyak 399 Warga Terima Bantuan Rehab RTLH dari Ketua DPR RI Puan Maharani

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan bantuan rehab RTLH, Selasa (20/6/2023).

SUKOHARJO – Sebanyak 399 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Sukoharjo mendapatkan bantuan Peningkatan Kualitas-Rehab Rumah Tidak Layak Huni (PK-RTLH). Bantuan tersebut berasal dari aspirasi Ketua DPR RI, Puan Maharani. Secara simbolis diserahkan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, didampingi Wakil Bupati, Agus Santosa di Lantai 10 Gedung Menara Wijaya, Selasa (20/6/2023).

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, program PK-RTLH bertujuan untuk meningkatkan kualitas RTLH dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui perbaikan tempat tinggal. Jumlah total bantuan PK-RTLH Tahun 2023 di Sukoharjo dari sumber APBN Aspirasi Ketua DPR RI, Puan Maharani berjumlah 399 dengan nilai bantuan Rp7,980 miliar.

“Atas bantuan PK-RTLH ini saya atas nama pribadi dan Pemkab Sukoharjo serta masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan teriring doa semoga Ibu Puan Maharani selalu diberi kesehatan, keselamatan, kesuksesan dan kelancaran dalam mengemban amanah,” jelas Bupati.

Bupati juga berpesan kepada para penerima bantuan, agar bantuan dapat dimanfaatkan dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan rumah yang telah diperbaiki dari penggunaan dana tersebut, agar dipelihara dengan baik sehingga bisa dijadikan tempat tinggal yang nyaman dan layak.

“Untuk OPD terkait untuk selalu berkoordinasi dengan Camat dan Kepala Desa/Lurah dari Desa/ Kelurahan penerima bantuan agar selalu dapat mengawasi perkembangan pelaksanaan Program Bantuan PK-RTLH ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo, Lanjar Budi Wahono, menyampaikan bahwa bantuan PK-RTLH aspirasi dari Ketua DPR RI, Puan Maharani tahun 2023 yang bersumber dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program PK-RTLH sendiri untuk membantu meningkatkan kualitas rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Untuk itu, secara bertahap bantuan rehab RTLH terus diberikan.

“Harapannya program bantuan rehab RTLH ini dapat menuntaskan permasalahan RTLH di Sukoharjo,” ujarnya.

Lanjar juga mengatakan, bantuan rehab RTLH aspirasi Puan Maharani 2023 sebanyak 399 unit yang akan dialokasikan di empat kecamatan. Masing-masing Kecamatan Baki 73 penerima, Gatak 120 penerima, Grogol 125 penerima, dan Kecamatan Kartasura 81 penerima. Nantinya, setiap penerima akan menerima bantuan stimulan senilai Rp20 juta. (*)

Sukoharjo Kirimkan 77 Atlet Ikuti Popda Provinsi Jawa Tengah

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Wabup Agus Santosa saat melepas atlet Popda Provinsi Jateng, Selasa (20/6/2023).

SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo mengirim sebanyak 77 atlet dan 20 official untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng) 2023. Para atlet dan official tersebut dilepas oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Selasa (20/6/2023). Terlihat hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati, Agus Santosa.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia pelajar merupakan usia yang tepat untuk melaksanakan pembinaan atlet usia dini. Untuk itu, Popda Tingkat Provinsi Jawa Tengah merupakan momentum untuk memberikan motivasi kepada atlet-atlet muda di berbagai cabang olahraga agar selalu semangat dan pantang menyerah sehingga dapat meraih prestasi yang diimpikan.

Bupati melanjutkan, Pemkab Sukoharjo akan terus mendukung dan berupaya untuk membantu dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat keolahragaan agar keolahragaan di Kabupaten Sukoharjo dapat berkembang dan menuju kearah yang lebih baik sehingga akan meningkatkan prestasi olahraga.

“Dalam prosesnya Pemkab Sukoharjo berharap akan terus mengadakan kegiatan pembibitan dan pembinaan sehingga atlet di Kabupaten Sukoharjo akan terus bergenerasi dan tetap hidup,” ujarnya.

Bupati juga berpesan kepada official (pelatih) untuk membimbing dan melatih para atlet untuk menjadi atlet-atlet berprestasi yang kelak akan mengharumkan nama Kabupaten Sukoharjo. “Kami juga berharap setelah ini atlet-atlet Popda kita dapat masuk kedalam Tim Provinsi Jawa Tengah untuk melaju mewakili kontingen Provinsi Jawa Tengah ke Popnas dan menjadi Atlet Nasional dimasa mendatang,” tambahnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Sukoharjo, Setyo Aji Nugroho, menyampaikan bahwa pelaksanaan Popda Jateng dibagi dalam dua tahap, yakni tahap 1 pada 20-23 Juni untuk tujuh cabang olahraga (cabor) dimana Sukoharjo memberangkatkan 32 atlet dan 13 official/pelatih. Popda Jateng digelar di Kota Semarang.

“Untuk tahap 2 dilaksanakan pada 25-28 Juni 2023 untuk delapan cabor dan Sukoharjo akan memberangkatkan 44 atlet dan delapan official atau pelatih. Jadi, total kontingen Sukoharjo untuk event Popda Jateng ada 77 atlet dan 20 official,” ujar Aji. (*)

Grand Final Mas Mbak Sukoharjo 2023, Eksa Fauzi dan Aisyah Chustiya Cahyaningsih Raih Gelar

0
Bupati Sukoharj, Etik Suryani foto bersama pemenang Mas Mbak 2023, Minggu (18/6/2023) malam.

SUKOHARJO – Grand Final Pemilihan Mas Mbak Sukoharjo 2023 digelar di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Minggu (18/6/2023) malam. Dari 10 finalis yang tampil di grand final, akhirnya terpilih Eksa Fauzi dan Aisyah Chustiya Cahyaningsih sebagai Mas Mbak Sukoharjo 2023.

Grand Final Mas Mbak Sukoharjo 2023 juga dihadiri Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Wakil Bupati, Agus Santosa serta sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bawah pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata dilaksanakan sebagai salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dalam peningkatan partisipasi, prestasi, inovasi dan kreasi para remaja. Disamping mewujudkan generasi muda yang saling berkoordinasi dan berintegritasi dalam mengusung dunia kepariwisataan baik dibidang destinasi objek wisata yang menjadi tujuan para wisatawan, maupun dalam bidang pemasaran promosi wisata untuk menarik wisatawan.

“Dalam membangun dunia kepariwisataan, sudah tentu dibutuhkan sinergitas kerjasama dari semua komponen dan elemen masyarakat. Siapapun kita dan apapun profesi keahlian kita, marilah kita satukan visi dan satukan tekad untuk membangun dan mengembangkan dunia kepariwisataan di Kabupaten Sukoharjo ini, khususnya kepada Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Sukoharjo,” ujarnya.

Bupati juga mengatakan, pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata jangan hanya sebagai acara seremonial semata, namun harus dapat menjadi contoh dan teladan yang baik bagi seluruh anak muda di Kabupaten Sukoharjo.

“Saya berharap, Mas dan Mbak Duta Wisata memiliki kepribadian baik, banyak berkarya, kreatif dan inovatif, sehingga mampu menjadi generasi penerus yang handal dimasa yang akan datang,” pesan Bupati.

Selain itu, lanjutnya, diharapkan kepada seluruh finalis Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Sukoharjo Tahun 2023, agar dapat mempromosikan seluruh potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Sukoharjo.

Selain Juara 1 Mas Mbak, untuk Juara 2 Mas diraih oleh Salahudin Alayubi, Juara 2 Mbak Sukoharjo, Nita Puspasari. Keduanya berhak atas hadiah trophy dan uang pembinaan sebesar Rp6 juta. Juara 3 Mas diraih Muhammad Rizky Widyasmoro dan Juara 3 Mbak Sukoharjo diraih oleh Lovita Gustiafa Ayu Nabila. Untuk Juara 3 mendapatkan uang pembinaan Rp5 juta.

Sedangkan Juara Persahabatan diraih oleh Rayhan Arva Pradipta dan Tiara Anindita. Juara Favorit Calvin Tegar Nur Khoirulloh dan Ayla Dzakiyah Zayyan. Juara Lingkungan diraih oleh Muhammad Hanas Yasin Basayevo dan Jelisha Athiyyah Putri.

Sedangkan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sukoharjo, Setyo Aji Nugroho menyampaikan bahwa sebelum para finalis tampil dalam Grand Final terlebih dahulu dilakukan pembekalan. Materi pembekalan sendiri meliputi “Table Manner Cource”, manajemen perhotelan, “ngadi saliro ngadi busono”, “Beauty Class”, bahaya narkoba, “public speaking”, serta materi lainnya.

“Kami berharap ajang ini mampu memperoleh generasi muda yang bertanggungjawab dengan kepemimpinan dan keteladanannya,” ujarnya. (*)

Bupati Buka Musyda Muhammadiyah Sukoharjo di Pondok Pesantren Modern Imam Syuhada

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani foto bersama segenap pengurus Muhammadiyah dan Aisyiyah Sukoharjo, Minggu (18/6/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, membuka Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah dan Asisyiyah Sukoharjo Periode Muktamar Ke-48. Musyda digelar di Pondok Pesantren Modern Imam Syuhada, Minggu (18/6/2023).

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sukoharjo dan semua pihak, yang telah ikut berpartisipasi dalam menyukseskan penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini nanti dapat berjalan dengan lancar dan membawa barokah bagi kita semua,” ujar Bupati mengawali sambutan.

Menurut Bupati, sebagai salah satu organisasi Islam di Indonesia, Muhammadiyah dan Aisyiyah mempunyai peran strategis dalam perjalanan bangsa kita sejak jaman sebelum merdeka hingga saat ini. Oleh sebab itu, keberadaan Muhammadiyah dan Aisyiyah serta organisasi-organisasi di bawah naungannya sangat membantu pemerintah daerah dalam pembangunan sekarang ini.

Melalui Musyawarah Daerah ini, lanjutnya, Bupati berharap agar dijadikan sebagai sarana untuk evaluasi program-program kerja Muhammadiyah dan Aisyiyah terdahulu, sehingga dapat dijadikan sebagai masukan bagi penyusunan program-program kedepan. Dengan harapan akan membawa Muhammadiyah dan Aisyiyah semakin maju dan berkembang dan dapat memberikan kontribusi dalam rangka untuk membangun Kabupaten Sukoharjo yang lebih baik lagi.

“Oleh karena itu, saya menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh jajaran Muhammadiyah dan Aisyiyah atas perannya untuk ikut serta dalam upaya besar kita membangun bangsa, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dapat terus berkontribusi dalam pembangunan, serta ikut serta dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa,” kata Bupati.

Bupati juga mengajak kepada seluruh Keluarga Besar Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk membekali dan membentengi serta bersinergi bersama, melawan radikalisme, intoleransi, penebar ujaran kebencian, berita-berita hoaks yang sudah merambah di lingkungan masyarakat yang dapat berakibat pada perpecahan umat.

“Saya juga mengajak kepada seluruh Keluarga Besar Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk selalu seiring seirama dalam memajukan pembangunan di Kabupaten Sukoharjo, demi membawa dan mendukung terciptanya Kabupaten Sukoharjo yang Lebih Makmur lagi, baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” tambah Bupati. (*)

Grebeg Penjalin Desa Trangsan Selesai, Ditutup Oleh Bupati

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani secara simbolis menyerahkan gunungan kepada Dalang Ki Gondo Wartoyo saat penutupan Grebeg Penjalin Desa Tranggsan, Sabtu (17/6/2023).

SUKOHARJO – Acara Grebeg Penjalin di Desa Trangsan, Kecamatan Gatak resmi selesai dan ditutup oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Sabtu (17/6/2023) malam. Penutupan acara ditandai dengan Pagelaran Wayang Kulit dengan dalang Ki Gondo Wartoyo dengan lakon “Wahyu Sri Sadono”.

“Mengawali sambutan pada malam hari ini, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Trangsan, Ketua Panitia Grebeg Penjalin dan semua pihak, atas terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar dan sukses,” ujar Bupati

Bupati melanjutkan, seperti diketahui, Grebeg penjalin ini merupakan event seni dan budaya kerajinan rotan yang telah berlangsung selama delapan hari. Grebeg ini merupakan sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas karunianya sehingga Desa Trangsan menjadi sentra industri mebel rotan. Kegiatan ini tidak saja meriah, namun telah menampilkan kreativitas masyarakat dan inovasi para pengrajin rotan, sehingga hal ini menjadi magnet bagi warga masyarakat untuk menyaksikan rangkaian kegiatan Grebeg Penjalin ini.

“Malam ini, kita juga akan menyaksikan pagelaran wayang kulit dengan lakon “Wahyu Sri Sadono”. Seperti kita ketahui bersama, bahwa pewayangan merupakan suatu ensiklopedia yang hidup, tentang perilaku kehidupan manusia yang banyak mengandung falsafah hidup, etika, estetika, kesetiaan, pengabdian dan cinta tanah air,” ujar Bupati.

Bupati juga mengatakan, pakeliran jangan hanya dilihat sebagai tontonan semata, namun juga harus kita jadikan sebagai tuntunan dan falsafah hidup, sehingga mampu menjadi dasar dalam pengabdian kita kepada masyarakat dan Bangsa Indonesia tercinta. (*)

Bupati Ambil Sumpah dan Lantik Direktur Perumda Air Minum Tirta Makmur

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengambil sumpah dan melantik mat Hasyim sebagai Direktur PDAM Tirta Makmur, Jumat (16/6/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani melantik Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Makmur di Lobi Kantor Bupati, Jumat (16/6/2023). Posisi direktur BUMD Pemkab Sukoharjo tersebut dijabat oleh Mat Hasyim.

“Pada kesempatan ini saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengucapkan selamat dan sukses kepada Saudara Mat Hasyim yang telah diambil sumpah dan dilantik sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Makmur Kabupaten Sukoharjo,” ujar Bupati mengawali sambutannya.

Dikatakan Bupati, jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara institusional dan konstitusional kepada masyarakat, pemerintah. Sedangkan secara moral kepada Allah Swt., Tuhan Yang Maha Esa, sehingga wajib dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, sesuai dengan sumpah yang telah saudara ikrarkan sesaat tadi.

Sebagai badan usaha milik daerah, lanjutnya, keberadaan Perumda Air Minum Tirta Makmur mempunyai peran ganda di satu sisi sebagai institusi yang berorientasi sosial untuk memberikan layanan publik. Namun di sisi lain juga berorientasi ekonomi, yaitu untuk mendapatkan profit atau keuntungan yang bisa mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Oleh karena itu, pesan saya kepada Direktur PDAM Tirta Makmur yang baru dilantik untuk melakukan pembenahan baik internal maupun eksternal, demi peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan Perumda Air Minum Tirta Makmur kepada masyarakat,” kata Bupati.

Menurutnya, pelantikan tersebut ini bukanlah akhir dari perjuangan, namun justru merupakan awal perjuangan saudara yang sangat dibutuhkan untuk mengapresiasikan diri dalam mengembangkan dan memajukan Perumda Air Minum Tirta Makmur Kabupaten Sukoharjo. Hal itu dengan mengoptimalkan segala potensi yang ada, yang pada akhirnya akan dapat membantu mewujudkan kesejahteraan rakyat dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas layanan publik.

“Tentunya tetap mengedepankan aturan bisnis yang sehat dengan prinsip-prinsip transparansi, kemandirian, akuntabilitas, bertanggung jawab dan wajar dan meningkatkan kinerja Perumda Air Minum Tirta Makmur serta kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sukoharjo,” pungkas Bupati. (*)

Bupati Ikuti Olahraga Bersama Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-77 Tahun 2023

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat mengikuti jalan sehat Hari Bhayangkara Ke-77 tahun 2023 bersama pejabat Forkopimda, Jumat (16/6/2023).

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti olahraga bersama dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-77 2023 di Polres Sukoharjo, Jumat (16/6/2023) pagi. Olahraga bersama tersebut berupa jalan sehat dan juga senam bersama.

Dalam sambutannya Bupati mengucapkan “Selamat Hari Bhayangkara Ke-77 Tahun 2023” kepada seluruh anggota Polri khususnya dilingkungan Polres Sukoharjo dan Polsek Se Kabupaten Sukoharjo.

“Dengan bertambah matangnya usia ini, saya berdoa semoga seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia, senantiasa dilindungi oleh Allah SWT dalam melaksanakan tugas mulia dan melindungi masyarakat. Semoga institusi Polri senantiasa berjaya, berkeadilan dalam melayani masyarakat, serta mampu menjadi rekan setia yang humanis dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Bupati melanjutkan, tema Hari Bhayangkara ke-77 Tahun 2023 ini, yaitu “Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Emas”. Hal itu selaras dengan pelaksanaan Pemilu Serentak yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 yang akan datang. Agenda besar demokrasi Pileg, Pilpres, dan Pilkada serentak harus diantisipasi dengan baik dan membutuhkan dukungan dari POLRI.

“Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh angota Polri khususnya Jajaran Polres Sukoharjo agar memberikan dukungan kamtibmas secara maksimal supaya pesta demokrasi yang akan datang bisa berjalan dengan baik. Saya berharap agar terciptanya bentuk dan komitmen bersama dalam menciptakan Pemilu yang aman, damai, tertib dan kondusif,” kata Bupati.

Bupati juga mengajak dengan momentum peringatan hari lahir Bhayangkara sebagai sarana refleksi atas pengabdian yang telah dilakukan selama ini. “Saya berpesan kepada seluruh anggota Polri yang ada disini, untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang sudah baik ini, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara penegak hukum dengan masyarakat,” lanjutnya.

“Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan langkah tepat untuk menjalin silaturahmi, keakraban dan kebersamaan antara TNI, Polri dengan masyarakat, selain itu kegiatan ini dapat membiasakan diri untuk gemar berolahraga, sebagai upaya untuk mewujudkan kesehatan jasmani dan rohani,” tambahnya. (*)

Dibuka Bupati, DLH Sosialisasikan Pengelolaan Lingkungan Hidup

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat membuka Sosialisasi Pengelolaan Lingkungan Hidup, Kamis (15/6/2023).

SUKOHARJO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukoharjo menggelar acara Sosialisasi Pengelolaan Lingkungan Hidup dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia di, Kamis (15/6/2023). Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani di Lantai 10 Gedung Menara Wijaya.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diselenggarakan setiap tanggal 5 Juni, dimulai ketika Majelis Umum PBB tahun 1972 menetapkan 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada saat Konferensi Stockholm. Peringatan Hari lingkungan Hidup Sedunia tahun 2023 ini mengambil tema “Solusi untuk Polusi Plastik (Solutions to Plastic Pollution)” dengan mengusung kampanye tagar (#) beatplasticpollution.

“Polusi plastik adalah ancaman nyata yang berdampak pada setiap komunitas di seluruh dunia,” ujar Bupati.

Hal itu diproyeksikan oleh UNEP bahwa pada tahun 2040 akan terdapat 29 juta ton plastik masuk ke ekosistem perairan. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di tahun 2022, Indonesia menghasilkan sekitar 68,5 juta ton sampah dan sekitar 18,5% diantaranya berupa sampah plastik.

“Diperlukan upaya dan peran serta bersama baik pemerintah, swasta, dunia usaha dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan sampah plastik, mengingat semakin mengkhawatirkannya permasalahan sampah plastik yang ikut berperan dalam tiga jenis krisis yang melanda planet kita seperti perubahan iklim, kehilangan biodiversitas, serta polusi,” terangnya.

Menurutnya, Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup merupakan upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, dan penegakan hukum.

Bupati berharap dengan kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan lingkungan kita yang pada gilirannya akan terwujud lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan asri, demi keberlangsungan hidup anak cucu kelak.

Melalui kegiatan ini diharapkan pula dapat memberikan pemahaman bagi kita untuk mewujudkan komitmen bersama dalam rangka menjaga keseimbangan manusia dan alam melalui gerakan mengurangi sampah plastik serta melaksanakan pergeseran pola hidup (life style) dan pola konsumsi masyarakat khususnya dalam penggunaan plastik sekali pakai. (*)

Wabup Berangkatkan Jemaah Calon Haji Sukoharjo, Total 919 Jemaah

0
Wakil Bupati Sukoharjo, Agus Santosa saat melepas jemaah calon haji Sukoharjo, Senin (12/6/2023) sore.

SUKOHARJO – Wakil Bupati (Wabup) Sukoharjo, Agus Santosa memberangkatkan jemaah calon haji Kabupaten Sukoharjo dari Pendopo Graha Satya {raja (GSP), Senin (12/6/2023) sore. Tahun 2023 ini, jumlah calhaj dari Kabupaten Sukoharjo sebanyak 919 jemaah.

Wabup sendiri memberangkatkan jemaah calon haji Sukoharjo untuk kelompok terbang (kloter) 67 SOC.
“Inilah moment yang sangat ditunggu-tunggu oleh para jamaah calon haji setelah dengan sabar menanti untuk memperoleh kesempatan menunaikan Rukun Islam yang ke-5, yaitu melaksanakan ibadah haji,” ujar Agus membacakan sambutan bupati.

Dalam kesempatan itu Wabup beresan agar calhaj mengawali ibadah dengan niat yang tulus dan ikhlas, semata-mata hanya beribadah kepada Allah SWT. Jauhi hal-hal yang dapat mengurangi dan bahkan menghilangkan kemabruran haji.

“Laksanakanlah ibadah dengan tertib dan khusyu’ dengan mentaati semua aturan dan jadwal yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi, serta mengikuti petunjuk, arahan dan panduan yang telah diberikan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji setempat,” ujarnya.

Selain itu, Agus juga berpesan kepada seluruh jamaah calon haji, jagalah kekompakan, persatuan dan kesatuan diantara sesama jamaah. Jagalah nama baik bangsa Indonesia khususnya Kabupaten Sukoharjo, dan tidak lupa mendoakan agar Kabupaten Sukoharjo semakin maju, makmur dan sejahtera.

“Selamat menunaikan ibadah haji, mudah-mudahan perjalanan ibadah bapak, ibu dan saudara-saudara sekalian dapat berjalan dengan lancar, tanpa ada rintangan, dapat melaksanakan semua rukun, sunah dan wajib haji, serta dapat kembali pulang ke tanah air dengan selamat dengan predikat haji yang mabrur,” tambah Wabup.

Seperti diketahui, tahun ini jumlah calhaj Sukoharjo sebanyak 919 orang yang terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter). Dari 919 calhaj tersebut terdiri dari 882 orang kouta reguler, 26 orang kuota 2022 yang tertunda keberangkatannya, dan 14 orang mutasi dari luar daerah.

Untuk calhaj tertua dari Sukoharjo sendiri tercatat atas nama Sadimun Kromo Pawito, 94 tahun 5 bulan dari Kecamatan Bendosari. Untuk calhaj termuda atas nama Muhammad Mirza Mumtaz, 19 tahun 1 bulan dari Kecamatan Grogol. (*)

Bupati Sukoharjo Raih Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Bidang Pembangunan Pertanian

0
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat mendapatkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Bidang Pembangunan Pertanian yang disematkan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/6/2023).

SUKOHARJO – Penghargaan kembali diraih oleh Bupati Sukoharjo. Kali ini, Bupati Etik Suryani meraih Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tanda kehormatan disematkan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam acara Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan ke-16 di Padang, Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (10/6/2023).

Dalam Surat Keputusan yang ditandatangani Presiden Jokowi, Bupati Etik Suryani berperan aktif dalam bidang pertanian melalui Gerakan Membangun Petani Milenial (Gerbang Tami) kolaborasi multi pihak berupa pembentukan Forum Petani Milenial dengan mengoptimalkan peran desa, Forkopimcam, serta kerja sama dengan pihak swasta, akademisi, dan perbankan sehingga terwujudnya regenerasi petani, kemandian, dan ketahanan pangan Kabupaten Sukoharjo.

“Tentunya penghargaan Satyalancana Wira Karya Bidang Pertanian ini patut disyukuri dan juga dijadikan pemacu semangat agar ke depan bisa lebih baik lagi. Tentunya penghargaan ini untuk seluruh masyarakat Sukoharjo,” ungkap Bupati.

Terkait program yang mengantar dirinya meraih Satyalancana Wira Karya Bidang Pembangunan Pertanian, Etik mengaku regenerasi petani sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, saat ini petani di Kabupaten Sukoharjo didominasi oleh petani berusia tua.

Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo mencatat ada 92,61% petani berusia diatas 45 tahun dan 7,30% dibawah usia 45 tahun. Dominasi petani yang sudah berusia diatas 45 tahun dibutuhkan regenerasi yang harus dilakukan sejak saat ini dengan mendorong munculnya petani milenial.

Terlebih lagi, Kabupaten Sukoharjo menjadi daerah yang menerapkan IP 400 dengan lahan terbesar di Indonesia, yakni 10.000 hektar. Program IP 400 sendiri merupakan program tanam dan panen empat kali dalam satu tahun.

“Sektor pertanian sangat penting bagi Kabupaten Sukoharjo dan nasional karena itu perlu disiapkan petani muda yang akan melanjutkan kedepan,” lanjutnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Bagas Windaryatno, yang ikut mendampingi Bupati menyampaikan bahwa proses cukup panjang sebelum mendapatkan tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya tersebut. Termasuk proses verifikasi dan kunjungan dari pemerintah pusat ke Sukoharjo.

“Secara umum Bidang Pembangunan Pertanian, dan lebih spesifiknya terkait regenerasi petani melakui Program Gerakan Membangun Petani Milenial atau Gerbang Tami,” ujar Bagas.

Bagas mengaku, Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya tersebut sangat membangggakan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sukoharjo. Diharapkan pertanian di Kabupaten Sukoharjo ke depan semakin maju, mandiri, dan modern. (*)

22,952FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Recent Posts